Institut Seni Indonesia Denpasar

ISI Denpasar | Institutional Repository
Not a member yet
    5337 research outputs found

    Media Pembelajaran

    Full text link
    Media pembelajaran adalah alat bantu dalam proses belajar-mengajar yang berfungsi menyampaikan pesan dan informasi secara efektif. Bentuknya bisa visual, audio, audiovisual, hingga digital seperti video dan aplikasi, yang membantu peserta didik memahami materi lebih mudah dan menarik. Pemilihan media harus sesuai dengan tujuan, materi, dan karakteristik siswa. Media yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar, mengurangi kebosanan, serta membuat pembelajaran lebih nyata. Guru pun dituntut kreatif dan mengikuti perkembangan teknologi dalam merancang media yang relevan

    Katalog WASKITA RUPA (Pameran Seni Rupa dan Desain Nasional): Warma Bhuwana Wangsa Derma Manusia Dunia

    Full text link
    Pameran ini berangkat dari kesadaran bahwa warna bukan sekedar unsur visual, melainkan pancaran hidup yang menandai hubungan manusia dengan alam semesta. Dalam kebudayaan Bali, warna adalah bahasa kosmos, menjadi tanda arah, unsur alam, dan kekuatan ilahi yang menyatukan Bhuwana Agung (alam semesta) ddengan Bhuwana Alit (diri manusia). Melalui karya seni, tema ini mengajak kita untuk kembali memahami posisi manusia bukan sebagai penguasa alam, tetapi sebagai bagian dari jaringan kehidupan yang saling bergantung dan harus dijaga dengan kesadaran

    B-GIDME: BALI-GLOBAL INNOVATIVE DESIGN MAP EXHIBITION 2024 (Time-Human-Term Kala Manawa Kalpa Waktu-Manusia-Momenta) Catalog

    Full text link
    The Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) is a series of B-GAAD activities, short for Bali-Global Axis of Arts and Design, is a program and brand initiative of the Asia Pacific Axis of Arts and Design. The Indonesian Institute of The Arts Denpasar pioneered B-GAAD as a platform for dialog, strategic partnership, and collaboration among institutions that share the common goals of excellence in art and design, commitment to prosperity, preservation of local culture, and environmental sustainability. B-GIDME in 2024 is titled ‘Raga-Rong-Paraga’, bodies or entities meet in space in one moment. This activity is a dissemination expanse that is fully dedicated to providing a space for dialogue, interaction, and appreciation for Asia Pacific global designers. Raga-Rong-Paraga ” which implies bodies in and around nature, provides an understanding of the quality of interaction and connectivity between humans (Bhuana Alit) and the universe (Bhuana Agung) that takes place all the time. In this context, design positions itself to strengthen or clarify the quality of these connections. The B-GIDME exhibition in 2024 is a momentum for the meeting of global design works from 5 (five) professional dimensions which include dedicated professionals; teaching practitioners; reputable alumni; lecturers from various universities, and Business-World-Industry Partners (DUDI) of the Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) programme. This period presents 68 design works held at the Nata Citta Art-Space (NCS) ISI Denpasar buildin

    PERANCANGAN ASET KARAKTER ANIMASI DUA DIMENSI DENGAN TEKNIK CUT OUT UNTUK ANIMASI HOROR “LEMBAR DIARY KIRANA” DI RED TAIL ANIMATION, DENPASAR

    Full text link
    Program magang di Red Tail Animation bertujuan untuk memahami alur kerja produksi animasi Lembar Diary Kirana serta menerapkan teknik ilustrasi aset karakter animasi horor menggunakan teknik cut out. Metode pengerjaan paralel dan penggunaan software Clip Studio Paint mendukung efisiensi produksi. Pemahaman ilustrasi dasar, pengelolaan layer, dan visual storytelling menjadi keterampilan kunci dalam pembuatan aset animasi. Teknik cut out menuntut ilustrator untuk memisahkan setiap bagian karakter dalam layer terpisah agar dapat dianimasikan dengan fleksibel. Alur kerja produksi yang terstruktur mencakup pembagian peran dalam tim, desain karakter, dan kontrol kualitas yang ketat oleh director dan executive producer. Hasil magang menunjukkan keselarasan antara teori perkuliahan dan praktik industri, terutama dalam penerapan ilustrasi dasar, pengelolaan layer, dan visual storytelling. Pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang standar industri animasi skala kecil dan tantangan produksi. Metode penulisan yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan data deskriptif. Kesimpulannya, program magang ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan profesional penulis, serta memberikan kontribusi nyata terhadap produksi animasi Lembar Diary Kirana. Kata kunci: ilustrasi, animasi, teknik cut out, Lembar Diary Kirana, Red Tail Animation

    PERANCANGAN MERCHANDISE UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA PERUSAHAAN WAVES COMPANY ADVENTURE

    Full text link
    Waves Company Adventure yang merupakan salah UMKM Clothing Brand dari banyaknya Clothing Brand di Bali. Waves Company Adventure berdiri sejak tahun 2023 yang kini telah berkembang serta menjadi salah satu Clothing Brand yang cukup terkenal di Bali dan tak hanya itu, Waves Company Adventure juga rutin mengikuti Event seperti NK 13 BRAT RACE, Balapan Jalur Datar. Dalam studi/proyek independen program MBKM dengan Waves Company Adventure, Kompetensi yang dimiliki diterapkan untuk menambah produk di Waves Company. Disini penulis merancang Desain untuk Merchandise di Waves Company Adventure dengan penggambaran yang beragam. Setelah dibuatnya desain Ilustrasi Merchandise di Waves Company Adventure, untuk meningkatkan jumlah peminat, penulis juga akan membuat desain feeds maupun instastory untuk disebar luaskan melalui akun Instagram maupun Tiktok dari Waves Company Adventure itu sendiri. Kata kunci : Clothing, Merchandise, Adventure, Waves Company Adventur

    PERANCANGAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL BERTEMA “TRI HITA KARANA” DI ABIAN DESA RICE TERRACE TEGALLALANG GIANYAR

    Full text link
    Abian Desa Rice Terrace merupakan salah satu tempat wisata alam yang terletak di Jalan Banjar Pakudui, Kedisan, Tegallalang, Gianyar – Bali dengan menghadirkan suasana hamparan sawah dengan sistem terasering yang begitu indah sehingga dapat menarik para wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut Walaupun Abian Desa Rice Terrace masih tergolong belum lama beroperasi disana. Terdapat kekurangan -kekurangan yang ada dalam pengoprasian pada tempat wisata tersebut terutama pada media komunikasi visual seperti Billboard, Brosur, Signage dan lain sebagainya membuat tempat wisata Abian Desa Rice Terrace terlihat kurang menarik dibandingkan kompetitor sejenisnya. Dalam perancangan media komunikasi visual ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan mengadaptasi metode Hawkins yang melibatkan tahap eksplorasi, eksperimen, dan perwujudan,. Berdasarkan fenomena tersebut, maka perancangan media komunikasi visual merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam memasarkan destinasi tempat wisata, Termasuk tempat wisata Abian Desa Rice Terrace. Dikarenakan media visual bukan hanya alat untuk menarik perhatian, tetapi juga menjadi sarana utama dalam membangun dan memperkuat identitas, citra, dan daya tarik sebuah tempat wisata Abian Desa Rice Terrace itu sendiri di mata dunia. Kata Kunci: Abian Desa Rice Terrace, Media, Media Komunikasi Visua

    “NARASI DI BALIK SENI TRADISI”(Representasi Naskah Lontar Calonarang)

    Full text link
    Paceklik yang bermuara pada kehancuran hidup manusia bersumber dari ulah manusia yang mengikuti ketamakan, kerakusan dalam memenuhi asrat duniawi. Dalam memenuhi asratnya berbagai cara dan siasat ditempuh, meskipun bertentangan dangan norma-norma etika dalam menjalin kehidupan baik terhadap alam lingkungan, sema-sama manusia, dan kepercayaan terdahap Tuhan. Ketidak jujuran manusia terhadap alam bermuara pada semua lini kehdupan seperti krisis moral, kerusakan lingkungan, dan mindset manusia dalam mengelola kehidupannya. Fenomena ini terselip pada karya seni lukis tradisi berjudul judul: “Pasrah” dengan tema calonarang yang menyajikan adegan nakula sebagai teks visual korban pesembahan pemujaan Dewi Durga, agar berkenan untuk memberikan restu serta memulihkan kondisi Kerajaan Astina Pura dari paceklik, kekeringan, kemarau, wabah penyakit dan kematian umat manusia tiada hentinya. Kelelawaran hadir merepresentasi suasana malam yang mencekam. Karanda sebagai teks menegaskan tempat sebauah kuburan. Tokoh rangda diusung dua rakasa menggambarkan Dewi Durga dan tokoh Kalika dengan komposisi bersimpuh adalah abdi Dewi Durga. Lukisan yang menyajikan komposisi informal dimana penempatan obyek dipadatkan padan satu sisi bidang, merepresentasikan adegan Nakula yang terikat pada batang pohon di tengah kuburan, sebagai teks pembacaan “kepasrahan” dalam menghadapi berbagai permasalahan yang menimpa Kerajaan Astina Pura, dampak dari tidak harmonisnya manusia merajut hubungan kehidupan dengan alam lingkungannya, dengan sesamanya, serta dengan Tuhannya, yang bermuara pada terjadinya krisis moral yang berimplikasi terhadap terjadinya ketidakseimbangan alam. Intinya Teks lontar Penyalorangan, karya Empu Bradah menyimpan fisilofi kehidupan yang patut dipahami dan ditauladani dalam menjalin dan menata kehidupan di bumi ini

    SURAT PENCATATAN CIPTAAN: Figur Condong dalam Lukisan Wayang pada Pot Gerabah

    Full text link

    Sosiologi Karawitan: Harmoni Budaya dalam Dinamika Sosial

    Full text link
    Karawitan, sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional yang kaya akan nilai filosofis, seringkali hanya dipandang dari dimensi estetik dan teknis musikalnya. Namun, lebih dari sekadar alunan melodi dan ritme, karawitan adalah cerminan dari sistem nilai, struktur sosial, dan dinamika budaya suatu masyarakat. Melalui lensa sosiologi, buku ini mengajak pembaca untuk menyelami lebih dalam fungsi, peran, dan implikasi karawitan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, mulai dari ritual keagamaan, kohesi komunitas, hingga adaptasinya di era modern. Kami berharap, buku ajar ini dapat menjadi referensi yang komprehensif bagi mahasiswa, akademisi, praktisi seni, dan masyarakat umum yang memiliki minat terhadap interkoneksi antara seni, budaya, dan masyarakat. Semoga buku ini dapat memperkaya khazanah keilmuan dan meningkatkan apresiasi kita terhadap kekayaan budaya bangsa

    B-GIDME: Bali-Global Innovative Design Map Exhibition 2025 Tutur Bhuawana Tuwuh(Myths-World-Memories) Catalog

    Full text link
    Bali Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME), yang diselenggarakan oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, menyediakan platform kuratorial berskala internasional untuk memetakan dan memamerkan praktik desain inovatif global, serta berfokus pada dialog antara kearifan lokal dan visi global. B-GIDME periode tahun ini mengangkat tema “Tutur Bhuawana Tuwuh”. Tema ini merupakan frasa yang berakar kuat pada kearifan lokal Bali, secara konseptual diterjemahkan sebagai “Myths-World-Memories” (Mitos Dunia-Memori).Tema dibagun dari kerangka konseptual fundamental bertumpu pada tiga pilar saling berkaitan: Tutur, Bhuawana, dan Tuwuh yang membentuk landasan filosofis bagi praktik desain. Pilar pertama, Tutur, yang dapat dipadankan dengan konsep “mitos”, berfungsi sebagai sistem pengetahuan berbasis narasi dan kearifan adiluhung membingkai cara pandang dunia, etika, serta nilai-nilai fundamental kebudayaan. Oleh karena itu, dalam konteks desain, Tutur menjadi sumber inspirasi primer sekaligus landasan filosofis bagi perwujudan karya. Landasan filosofis ini kemudian berdialektika dengan pilar kedua, Bhuawana (dunia), yang merepresentasikan realitas faktual dan arena kontekstual tempat desain beroperasi, mencakup berbagai tantangan global kontemporer seperti krisis ekologi, akselerasi transformasi digital, kompleksitas interkoneksi sosial, serta realitas pasar. Interaksi antara kedalaman filosofis Tutur dan tantangan faktual Bhuawana melahirkan pilar ketiga, yakni Tuwuh (tumbuh/bersemi), yang dalam kerangka ini dimaknai secara spesifik melalui keterikatannya yang erat dengan memori kolektif. Implikasinya, pertumbuhan yang autentik tidak lahir dari ruang hampa, melainkan berakar dan bersemi secara kontekstual dari warisan yang diingat, dirawat, dan diolah kembali

    4,402

    full texts

    5,337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ISI Denpasar | Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇