5337 research outputs found
Sort by
IKAN BUNTAL IDE KONSEP BERKARYA KRIYA GERABAH TERACOTTA
Ungkapan pikiran dalam sebuah angan-angan penciptaan karya seni, disetiap seniman akan
selalu ada, sebelum memulai keinginan untuk membuat bentuk karya cipta seni. Pikiran-pikiran
jenius seperti ini, seharusnya menjadi nilai lebih, untuk mendukung karya seni, yang telah
diciptakannya. Pada umumnya, seniman dalam menjelaskan karya secara vocal, sangat jelas dan
tertata rapi dalam ucapannya, tapi dalam kenyataan, dituang dalam bentuk sastra, sangat susah,
bahkan tidak ada, kebanyakan berupa judul, dan penjelasan singkat dari tema karyanya.
Munculnya seniman-seniman akademik, memberikan ruang lebih banyak, untuk
menuangkan karya sastranya, sebagai senjata ampuh, dalam menjembatani, antara hasil karya
seniman, seniman pencipta, dan pengguna karya seni. Sehingga tidak perlu menjelaskan secara
panjang lebar, pada setiap penikmat seni, dengan pendukung karya sastra, karya seni bisa dipahami
secara jelas oleh pengguna.
Pemahaman penilaian pada unsur-unsur seni rupa, oleh seniman dan pengguna, akan
melahirkan pemahaman yang sama, dalam proses penciptaan karya seni, bahkan memberikan
nilai-nilai ples estetika, pada karya tersebut. Proses wujud karya, dalam pikiran, dan dituangkan
kedalam bentuk karya seni berdimensional, harus dijelaskan kedalam sastra, tidak ada yang
disembunyikan, sehingga para pengguna tidak merasa di bohongi, dalam penciptaan karya seni
itu.
Penampilan karya seni, perlu dikedepankan, untuk memberikan nilai lebih dan
berkwalitasnya, karya seni, yang diciptakan oleh seniman, sehingga para pengguna, berlombalomba,
ingin menikmati karya seni, yang dihasilkan, bahkan ingin memilikinya. Untuk
menghasilkan kesempurnaan hasil karya seniman, harus dipersiapkan dokumentasi, proses
pembuatan, dan penampilan, pemajangan karya, saat di pamerkan, sehingga mendapat apresiasi
nilai-nilai esteika di hati pengguna.
Kata Kunci: Ide konsep, berkarya seni, pameran
PEER Review Jenis Dan Bentuk Pepalihan Peciren Bebadungan Pada Pemesuan : Studi Kasus Desa Kesiman
PEER Review Study of Video Tutorials on the Increased Interest in Reading Among High School Students In Field Of Fine Arts in Denpasar
BRANDING USAHA LAK-LAK BIU MEN BAYU DI BABAHAN SENGANAN, PENEBEL, TABANAN
Branding adalah perancangan mengkomunikasikan suatu produk atau jasa yang dilakukan oleh
perusahaan dalam bentuk kasat mata dengan cara mempengaruhi konsumen secara langsung
maupun tidak langsung untuk menciptakan jual beli dalam pemasaran. Pentingnya branding
adalah untuk menunjukan sisi keunikannya sebuah bisnis, semakin unik sebuah usaha akan
semakin memancing banyak konsumen. Saat ini di era yang serba digital, media promosi dapat
dibagi kedalam dua media yaitu media online dan offline, dengan kata lain promosi melalui
internet dan tidak menggunakan internet. Media promosi dengan internet (online) misalnya
dengan menggunakan media sosial, market place, dll. Sedangkan untuk promosi secara offline
kita sering melihatnya menggunakan media famplet, spanduk, brosur, siaran radio, siaran
televisi, dll.
Branding suatu usaha pada artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif, wawancara
langsung dengan pemilik usaha. Informasi yang di dapat saat wawancara, informan mengatakan
omset penjualan merosot sejak pandemi, dan dengan itu media promosi dibutuhkan agar dapat
menstabilkan kembali ataupun menaikkan omset serta memperluas segmentasi pasar sehingga
semakin dikenal oleh masyarakat, terlebih usaha ini memiliki suatu keunikan sebagai pembeda
dari usaha pesaing dengan jenis produk yang sama. Media promosi yang digunakan akan
menggunakan beberapa media yang dianggap ampuh dalam pemasaran usaha ini.
Kata kunci : Branding, Media Promosi, Omset Merosot
DESAIN PENJENAMAAN BALI PERANCANGAN MEDIA PROMOSI UMKM SARI MINA AYU
Branding merupakan pencitraan agar suatu produk dapat menarik dan melekat
di benak konsumen. Bisa dibilang bahwa branding bisa diartikan sebagai bentuk
komunikasi perusahaan dengan konsumen yang menjadi sasaran.. Tujuan utama dari
suatu branding adalah untuk mengenalkan brand perusahaan. Selain itu, branding
juga bertujuan untuk membangun citra positif dan reputasi perusahaan agar selalu
bagus di mata konsumen. Pencitraan yang dilakukan perusahaan ini dapat
membangun kepercayaan konsumen terhadap perusahaan.. salah satu perusahaan
yang sangat memerlukan branding adalah UMKM Sari Mina Ayu di sangsit, UMKM
sari mina ayu adalah usaha yang bergerak di bidang panganan berbahan dasar ikan
dengan olahan khasnya yaitu sudang lepet. Sudang lepet merupakan makanan khas
Desa Sangsit yang berbahan dasar ikan. Sudang lepet menjadi salah satu varian
olahan makanan ikan asin. Ikan yang umumnya digunakan ialah ikan pari,lemuru dan
lepet itu sendiri.Selanjutnya, ikan ini diolah dengan cara di jemur di bawah terik
matahari, lalu di pukul atau di gepengkan hingga menjadi seperti keripik, dan proses
terakhirnya adalah di panggang diatas arang hingga garing. UMKM sari mina ayu ini
belum memiliki branding yang kuat, maka dari itu branding sangat diperlukan untuk
mengenalkan umkm ini semakin dikenal masyarakat luas dan juga meningkatkan
penjualan dari umkm sari mina ayu yang berlokasi di desa sangsit
keyword : Branding,promosi,UMKM,Konsumen,Pencitraa
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI UNTUK PRODUK KUE BOLONG DI DESA SADING KABUPATEN BADUNG
Kue bolong merupakan camilan yang sudah tidak asing lagi terdengar di
masyarakat Bali. Kue bolong lebih sering digunakan saat hari raya bagi umat Hindu
di Bali sebagai persembahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media
promosi dalam bentuk media papan nama, poster, label, logo dan kartu nama yang
nantinya dapat membantu pemilik UMKM kue bolong. Penelitian ini menggunakan
rancangan deskriptif dengan metode kualitatif diaman data yang dikumpulkan
berasal dari hasi wawancara dan observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Dari
hasil penelitian, ditemukan adanya permasalahan berupa media promosi yang
kurang sesuai dengan kriteria desain. Perancangan media promosi dilakukan
dengan melakukan observasi, dokumentasi serta melakukan wawancara,
menemukan permasalahan, melakukan brainstorming, menentukan konsep yang
sesuai dengan produk, proses pembuatan desain dan menemukan hasil desain
perancangan media promosi dan mendapatkan hasil perancangan. Konsep yang
digunakan yaitu mengangkat kebudayaan lokal di daerah Sading, Kecamatan
Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Tujuan dari perancangan media komunikasi
visual ini yaitu ada dua jenis yaitu umum dan khusus. Tujuan umumnya yaitu, untuk
membantu UMKM dalam mempromosikan produknya serta sebagai pelengkap
dalam menyelesaikan tugas dari matakuliah Penjenamaan Bali. Tujuan khususnya
yaitu, Untuk mengetahui media yang efektif dalam mempromosikan Kue Bolong
di Badung. Dan untuk merancang media komunikasi visual dalam mempromosikan
Kue Bolong di Badung.
Kata Kunci : Kue Bolong di Badung, Perancangan Media Promosi, UMKM,
Kabupaten Badung
PENGGUNAAN IJUK SEBAGAI MATERIAL ATAP ALAMI
Hunian atau rumah tinggal yang tergolong baik adalah hunian yang dapat memaksimalkan dalam
pemanfaatan potensi alam untuk menggunakan material yang berasal dari alam. Atap merupakan salah
satu komponen yang utama pada sebuah bangunan yang berfungsi untuk melindungi ruangan dari
panas matahari maupun hujan. Selain menjadi pelindung dari sebuah ruangan, atap juga memiliki peran
penting pada bagian bangunan yang mejadikan mahkota pada bangunan serta memiliki fungsi untuk
menambah keindahan atau estetika pada bangunan. Ijuk yang mayoritas digunakan sebagai material
atap alami pada bangunan-bangunan yang ada di Bali masih tetap dilestarikan dan dirawat dengan baik
khususnya beberapa bangunan pura yang sering ditemui di Bali. Dalam penggunan material yang
berasal dari alam seperti ijuk ini adapun juga beberapa kekurangannya yang kerap dialami yaitu tidak
jarang terjadinya kebakaran pada beberapa bangunan suci atau pura yang menggunakan material atap
jenis ini. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tentang sifat, karakteristik, dan
kenyamanan pada ruangan yang menggunakan material atap alami ijuk menjadi alternatif dan menjadi
pelindung ataupun atap yang sangat sering dijumpai pada bangunan yang berada di Bali sebagai dasar
dari bahasan pada tulisan ini.
Kata Kunci : Atap, Alami , Iju