5337 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI UNTUK PONDOK MAKAN SARI MERTHA DI BADUNG
Sate ikan tuna merupakan salah satu wisata kuliner di Bali terutama di
daerah Badung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media promosi dalam
bentuk media kartu nama, banner, logo, feeds Instagram, dan daftar menu yang
nantinya dapat membantu pemilik UMKM rumah makan sate ikan tuna. Penelitian
ini menggunakan rancangan deskriptif dengan metode kualitatif dimana data yang
dikumpulkan berasal dari hasi wawancara, observasi, dokumentasi dan studi
pustaka. Dari hasil penelitian, ditemukan adanya permasalahan berupa media
promosi yang kurang dan media promosi yang kurang sesuai dengan kriteria desain.
Perancangan media promosi dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara
dan melakukan dokumentasi, menemukan permasalahan, melakukan brainstorming
perancangan desain, menentukan konsep yang sesuai, proses pembuatan desain dan
menemukan hasil desain perancangan media promosi dan mendapatkan hasil
perancangan. Konsep desain yang akan digunakan adalah desain sederhana namun
terkesan modern, selain itu juga didampingi oleh ilustrasi ornamen khas Bali yang
menjadikan identitas masakan khas dari Bali. Tujuan dari perancangan media
komunikasi visual ini yaitu ada dua jenis yaitu umum dan khusus. Tujuan umumnya
yaitu, untuk membantu UMKM rumah makan sate ikan tuna dalam
mempromosikan produknya serta sebagai pelengkap dalam menyelesaikan tugas
dari matakuliah Desain Penjenamaan Bali. Tujuan khususnya yaitu, untuk
mengetahui media apa saja yang efektif untuk mempromosikan kuliner sate ikan
tuna khas Bali di Badung dan untuk merancang media komunikasi visual dalam
mempromosikan sate ikan tuna di Badung.
Kata Kunci : Sate Ikan Tuna, Perancangan Media Promosi, UMK
PEER Review Sinkretisasi Masa Majapahit Sebagai Dasar Untuk Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Pemberdayaan menggambar wayang Bali bagi penyandang disabilitas di Banjar Bernasi, Desa Buduk Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali
Kemampuan jiwa seni dalam tubuh manusia, sangat berbeda dan masing-masing
mempunayi kelebihan dan kekurangan, sesuai kekuatan otak kiri dan kanan, atau sebaliknya otak
kanan dan kiri, saling mempunyai kekuatan dalam memahami ketrampilan masing-masing.
Keunggulan itu bisa langsung muncul begitu saja, tanpa ada yang melatihnya, dan ada juga
perlu latihan untuk memunculkan kelebihannya. Manusia normal akan mudah memahami apa
yang diajarkan oleh pengajaranya atau melalui pendidikan formal, dan bagi masyarakat yang
mengalami bentuk tubuh yang tidak normal seperti anak yang termasuk fable atau disabilitas,
akan sulit menerima apa yang diajarkan oleh pendidikan formal.
Maka akan memerlukan penanganan kusus seperti: sekolah luar biasa atau SLB. Di
masyarakat anak disalibitas akan memerlukan pendidik yang khusus menanganin kemampuan
ketrampilan berkarya seni rupa, yang nantinya akan menunjang mata pencahariannya melalui
karya seni, untuk kelangsungan kehidupannya kelak.
Kata Kunci: Ketrampilan, karya seni rupa, disabilita
Cahaya dan Bayangan
Seni topeng yang hadir di tengah-tengah masyarakat,bisa dibilang cukup monoton
karena kurang berkembang dalam mengikuti alur jaman. Dari dulu, hingga kini, seni topeng
yang dihasilkan oleh perajinnya, masih seputar tokoh-tokoh ilusi atau pewayangan. Bahwa
topeng tidak sekedar perwujudan dari karakteristik yang menakutkan, tetapi menyimpan
banyak rahasia. Seni topeng di Indonesia masih terjaga kelestariannya saat ini karena, topeng
merupakan gambaran metamorphosis manusia dari waktu ke waktu untuk menemukan jati
dirinya
Beyond The Blooms
Karya ini merupakan cetakan foto kegiatan pribadi saya di atas kertas linen yang saya anyam dengan
dengan potongan-potongan motif hasil digital art saya, kemudian di atasnya dilukis dengan cat akrilik
menggunakan teknik pallette. Hal yang paling membuat nyaman bagi saya adalah ketika dapat
mengkondisikan hal-hal dengan detail dalam kondisi 'All Set', termasuk dalam merajut dan mengejar
mimpi-mimpi dalam hidup. Kegiatan menganyam membawa saya ke perasaan hal-hal kecil bisa
dikondisikan sebisa mungkin teratur dan tepat. Begitu pula dalam menjalin kehidupan hal-hal sepele
yang diatur dengan baik membawa kita menjadi lebih liar dalam meraih yang lebih besar nantinya.
Detail-detail sederhana yang sering dianggap membosankan, tapi ketika kita tekun dalam
menganyamnya akan menjadi rangkaian yang tepat seperti tujuan hidup. Dan kita tak pernah tahu kapare-
'Sekar-sekar ' indah akan bermekaran dan membuat kita sadar ketekunan itu membuat kita melampaui
lebih dari sekedar keteraturan sederhana