5337 research outputs found
Sort by
PEER Review Rachana Yid.hi: Metode Desain Interior Berbasis Budaya Lokal dan Revolusi lndustri 4.0
PEER Review The Ideology of Cultural Preservation in the Legong Sambeh Bintang Dance in Bangli Village, Karangasem
BRANDING USAHA SATE GEN DI DESA KEROBOKAN, BADUNG,BALI
Pada usaha ini sangat memerlukan yang namanya branding, usaha yang saya
ambil yaitu usaha SATE GEN yang menjual olahan sate yang dibuat dari bahan
premium yang digunakan untuk menjaga kualitas produknya, dimana sate merupakan
salah satu makanan khas dari bali yang berasal dari olahan daging ayam,babi,ikan yang
dipadukan dengan bumbu khas, dan juga parutab kelapa lalu diaduk sampai tercampur
rata, setelah menjadi adonan kemudian kita lilitkan ke pada bambu yang telah di bentuk
.Usaha ini merupakan usaha rumahan yang didirikan mulai awal adanya pandemi,
untuk membranding ini saya akan menggunakan media Logo, Kartu Nama, Kartu
Hampers, Label Kemasan, Paper Bag , melalui dari media-media yang dibuat agar lebih
memajukan dan mempromosikan usahanya lebih luas untuk dikenal oleh masyarakat
luas. This business really needs branding, the business that I took was the SATE GEN
business which sells processed satay made from premium ingredients that are used to
maintain the quality of its products, where satay is one of the typical foods from Bali
which comes from processed chicken, pork, fish combined with special spices, and also
grated coconut and then stirred until well blended, after it becomes a dough then we
wrap it on the bamboo that has been shaped. This business is a home-based business
that was founded at the beginning of the pandemic, for this comparison I will using
media such as Logos, Business Cards, Hampers Cards, Packaging Labels, Paper Bags,
through media that are made to further advance and promote their business more
broadly to be known by the wider community
PERANCANGAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MEMPROMOSIKAN SUWITA WOOD CARVING DI SUKAWATI GIANYAR
Pada mata kuliah ini saya ditugaskan untuk membuat sebuah rancangan media promosi
kepada sebuah salah satu usaha yang telah saya survei terlebih dahulu yaitu usaha pahat patung
kayu Buddha yang bernama Suwita Wood Carving. Tujuan dibuatnya perancangan media
promosi pada Suwita Wood Carving adalah kurangnya media promosi untuk memperkenalkan
produk-produk yang dihasilkan. Terutama kurangnya identitas pada usaha Suwita Wood
Carving mengakibatkan usaha yang dimiliki oleh bapak I Nyoman Suwita kurang menonjol.
Meskipun pemesanan patung Buddha yang dibuat telah dikirim ke berbagai daerah didalam
negeri maupun luar negeri, namun dengan adanya media promosi maka diharapkan usaha
Suwita Wood Carving lebih menonjol dan unik daripada usaha patung Buddha yang berada di
daerah Sukawati maupun daerah lainnya.
Kata Kunci : Media Promosi, Desain Komunikasi Visual, Bal
PEER Review Story of Epos Sutasoma As Dance Oratorium Idea Creation In lmproving Unity And Harmony Of Nation
PEER Review Penguatan Ketahanan Budaya Daerah dan ldentitas Bangsa Melalui Rekonstruksi Tari Legong Tombol di Desa Banyuatis, Bali
LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: KEGIATAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT MELUKIS KOBER, JEMPANA DAN SARANA UPAKARA, DI PURA DALEM TANJUNG SARI, DESA ADAT TANJUNG BUNGKAK, DESA SUMERTA KELOD DENPASAR TIMUR
Salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap
dosen suatu lembaga perguruan tinggi sebagai tenaga pendidik adalah kegiatan Pengabdian
Kepada Masyarakat ( PKM ) sesuai dengan peraturan pemerintah no 37 tahun 2009 tentang
dosen dan beban kerja dosen. Pada umumnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat
diselenggarakan atau diinisiasi oleh perguruan tinggi atau bisa bekerja sama dengan lembaga
lain dan juga bisa dilakukan secara mandiri. Secara teknis, pengabdian masyarakat diawali
dengan penjajagan lokasi untuk menentukan tempat yang paling membutuhkan
pendampingan atau peran serta dosen dalam melakukan kegiatan pengabdian Kegiatan
Pengabdian Kepada Masyarakat, atau juga dari pihak masyarakat yang mengajukan
permohonan kegiatan pengabdian ke pihak institusi yang dituju. Dalam kegiatan pengabdian
kali ini, Program Studi Kriya diminta melakukan pengabdian melalui surat permohonan dari
masyarakat pengempon Pura Tanjung Sari, Desa Adat Tanjung Bungkak-Denpasar untuk
melakukan kegiatan pengabdian melukis kober, jempana dan sarana upacara. Pada
pelaksanaannya kegiatan ini dilakukan oleh seluruh dosen Program Studi Kriya dan Prodi
Desain Produk, serta beberapa dosen dari Prodi Seni Murni, Program Studi Desain
Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar.
Pengabdian yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 4 s/d 5 Mei 2022 dengan
melakukan pengabdian dalam bentuk ngayah melukis kober, merada jempana dan sarana
upacara lainnya, dalam rangka menyambut Karya Mamungkah Ngenteg Linggih, Padudusan
Agung Lan Tawur Balik Sumpah Utama yang akan dilaksanakan pada Tileming Sasih Sadha
Anggara Kliwon Medangsia 28 Juni 2022 di Pura Dalem Tanjung Sari, Desa Adat Tanjung
Bungkak, Denpasar Timur
LAPORAN KEGIATAN: PEMBUATAN BARONG-BARONGAN DALAM RANGKA MENDUKUNG PERTUNJUKAN DI DANAU BATUR, KINTAMANI BANGLI
Barong adalah sosok wajah yang berwujud binatang mitologi, memiliki
kekuatan gaib dijadikan pelindung bagi masyarakat Bali. Dipandang dari bentuk
topeng, barong yang ada di Bali, sebagai perpaduan kebudayaan Hindu dengan
kebudayaan Bali kuno. Dipandang dari aspek ekonografi barong merupakan
transformasi dari binatang-binatang buas. Gigi dan taringnya nampak
dipermukaan, walaupun mulutnya dikatupkan, matanya besar dan bulat,
menggunakan jenggot dari rambut manusia atau bulu kuda.kupingnya lebar.
Selain Barong Ket, ada beberapa jenis barong, salah satunya Barong Macan
DINAMIKA PERKEMBANGAN SENI UKIR BATU PADAS DI SILAKRANG GIANYAR BALI (Kajian Estetik dan Sosial Kultural
Seni ukir batu padas Silakarang sudah berlangsung sejak tahun 1832 pada saat
dibangunnya pura Puseh Desa Adat Silakarang. Dalam waktu yang panjang
pertumbuhan dan perkembangannya mengalami pasang-surut sampai saat ini.
Kehadirannya berawal dari ngayah (rasa pengabdian) dalam memenuhi tuntutan
kepentingan keagamaan yaitu mengukir tempat suci seperti pura, puri, dan tempat
suci keluarga (sanggah). Seiring dangan perkembangan zaman, aktivitas seni ukir
batu padas ini berkembang, baik dari karya yang dihasilkan menyangkut struktur,
fungsi, gaya, dan sebagai mata pencaharian pokok perajinnya dalam bentuk
kelompok-kelompok usaha. Terjadinya perkembangan ini, tentunya tidak terlepas
dari faktor-faktor yang mempengaruhi, dan berdampak positif maupun negatif
terhadap sosial, ekonimi, dan budaya masyarakat. Untuk mengetahui faktor-faktor
yang memengaruhi dan dampak perkembangan tersebut, maka desain penelitian yang
digunakan adalah wadah penelitian kualitatif, dengan pendekatan estetis merupakan
pendekatan utama, didukung beberapa pendekatan lainnya, seperti pendekatan
sejarah, antropolgi etnografi dan sosial-kultuaral. Dalam proses penelitian yang
dilakukan lebih mengarah pada sifat eksploratif, karena bertujuan untuk
menggambarkan keadaan atau status fenomena. Peneliti hanya ingin mengetahui hal-
hal yang berhubungan dengan perkembangan seni ukir batu padas di daerah
penelitian.
Kata Kunci: Seni ukir batu padas, dan perkembanga