5337 research outputs found
Sort by
TURNITIN Pengembangan Gending Gender Wayang Cecek Megelut Dalam Komposisi Karawitan "Mutusake"
SURAT PENCATATAN CIPTAAN Naskah Drama / Pertunjukan NASKAH NARASI TEATER TARI TANTRI DARMASWAMI
Rangkuman BEBAN KERJA DOSEN GANJIL AGUSTUS-PEBRUARI 2022/2023 a.n I Gusti Ngurah Agung Jaya CK. SSn.,M.Si
SPIRITUALITAS DAN SENI PEREMPUAN PERUPA BALI DI MASA PANDEMI
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayahNya sehingga laporan penelitian mandiri dengan judul:
“Spiritualitas dan Seni Perempuan Perupa Bali Dimasa Pandemi” berjalan
dengan lancar dan dapat di selesaikan dengan baik.
Penulis menyadari, banyak pihak yang telah memberi dorongan, bimbingan,
bantuan maupun arahan sejak awal sampai selesai proses penelitian ini. Oleh
karena itu pada kesempatan ini penulis sampaikan ucapan terima kasih yang
sedalam-dalamnya kepada: Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar Prof. Dr.
Wayan Adnyana, S.Sn. M,Sn., Ketua LP2MPP ISI Denpasar Dr. Komang
Arba Wirawan, M.Si., Dekan FSRD ISI Denpasar Dr. A A Gede Bagus
Udayana, S.Sn,, M.Si, Koordinator Prodi Seni Murni FRSD ISI Denpasar Dr.
I Wayan Setem, S.Sn, M.Sn., Ketua gallery Seni 10 Bandung, atas segala
bantuannya.
Akhirnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penelitian ini, penulis
ucapkan terima kasih.
Denpasar, Januari 2022
2
Penuli
PEMBUATAN ASET DESAIN KARAKTER ASTONOT 3D SEBAGAI ACUAN DALAM PRODUKSI FILM UNTUK VEKTOR PICTURES DI TUKSEDO STUDIO
Kurikulum MBKM merupakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk memungkinkan mahasiswanya belajar secara
langsung, menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, kompetensi mahasiswa harus
disiapkan untuk kebutuhan zaman. ISI Denpasar pada tahun 2021-2022 turut serta melaksanakan kurikulum tersebut dengan
salah satu program didalamnya yaitu magang/praktik kerja. Vektor Pictures merupakan sebuah divisi yang bergerak dalam
bidang desain grafis, film, fotografi yang berada di perusahaan Tuksedo Studio, tempat penulis melaksanakan program
magang/praktikerja. Di tempat magang, penulis diberikan kesempatan untuk belajar serta turut berpartisipasi dalam proses
pembuatan film berjudul “Antariksa V” yang masih dalam tahap riset dan pengembangan, yaitu salah satunya pada bagian
kostum astronot dan helm astrnot yang digunakan dalam film dinilai kurang memuaskan sehingga butuh penyesuaian agar
dapat digunakan dalam film. Untuk mengatasi kekurangan dalam kostum dan helm astronot tersebut penulis melakukan metode
penelitian berupa dokumentasi, studi pustaka/literatur, serta wawancara dengan ketua divisi Vektor Pictures. Sehingga
berdasarkan hasil wawancara, studi literatur serta dokumentasi yang penulis lakukan tersebut menghasilkan solusi yaitu penulis
membuatkan aset desain karakter astronot 3D menggunakan aplikasi Blender untuk memvisualkan secara 3D terlebih dahulu
agar memudahkan dalam memberikan gambaran kostum yang dikenakan oleh pemeran film dalam bentuk karakter 3D dan
nantinya desain karakter 3D tersebut akan dapat digunakan sebagai acuan pembuatan kostum serta helm astronot yang
digunakan dalam film secara nyata. Selain itu dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang desain karakter
astronot 3D ini juga dapat dimanfaatkan dalam teknologi CGI nantinya pada saat proses produksi film Antariksa V untuk
memudahkan dalam mengambil adegan dalam film.
Kata Kunci : Blender, CGI, Karakter 3
The Manifestation of Western Culture in Karangasem Nobleman’s Attire
For Balinese noble in Karangasem clothe serves as cultural representation since it has the
power to communicate social hierarchy. Balinese traditional stratification strongly influenced
by Hinduism social strata, where the noble are the tip most of all. Those are kings and king’s
family, patih or top brass general followed by middle-rank palace officers. The cultural
collaboration of local and foreign especially westerners produces a distinctive fashion style.
There are traces of western influence in baju, accessories, motives, and materials in
Karangasem nobleman’s attire. The paper explored the characters of Karangasem nobleman
attire. This study aimed to examine the influence of western culture. The study based on the
qualitative descriptive method. Overall, the result indicated that western fashion was very
strong predisposed to the characters of Karangasem nobleman attire. The history of trading
between Bali and outsider played a significant role in social culture interaction. The
Karangasem foreign policy had an impact on the lifestyle of Karangasem’s noblemen which
was westernized.
Keywords: Manifestation, Western Culture, Karangasem, Nobleman, Attire