21560 research outputs found
Sort by
OPTIMASI KLASIFIKASI SERANGAN SIBER PADA SERVER MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMER DAN TRANSFER LEARNING
Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya jumlah serangan siber, terutama pada sistem server yang menjadi target utama. Deteksi dini dan klasifikasi yang akurat terhadap jenis serangan sangat penting untuk meningkatkan keamanan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi proses klasifikasi serangan siber dengan memanfaatkan metode Transformer dengan pendekatan Transfer Learning. Dataset yang digunakan terdiri atas log aktivitas server dan data lalu lintas jaringan, mencakup tiga jenis kelas: Normal, SQL Injection dan DDoS, yang dikumpulkan dari hasil simulasi serangan menggunakan tools seperti Apache Server dan Wireshark. Model Transformer yang digunakan adalah model BERT dan RoBERTa, mempunyai lapisan klasifikasi yang dapat menyesuaikan dengan data spesifik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model BERT dan RoBERTa yang dioptimasi menggunakan Transfer Learning mampu mencapai akurasi masing-masing hingga 97%, dengan nilai precision, recall, dan f1-score yang tinggi pada sebagian besar kelas, kecuali pada kelas DDoS yang masih memerlukan penyempurnaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis Transformer yang dioptimasi dengan Transfer Learning sangat potensial untuk mendeteksi serangan siber secara otomatis dan akurat
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus murr.) DI KECAMATAN BUMIAJI KABUPATEN BATU
Indonesia merupakan negara dengan potensi sumber daya lahan yang besar untuk pengembangan sektor pertanian. Salah satu komoditas unggulan yang banyak dibudidayakan adalah tanaman durian (Durio zibethinus Murr.), yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kecamatan Bumiaji di Kota Batu merupakan wilayah yang memiliki topografi perbukitan dan potensi lahan pertanian cukup luas, menjadikannya sebagai salah satu sentra produksi durian. Namun, untuk mengoptimalkan produktivitas durian, diperlukan pemahaman terhadap tingkat kesesuaian lahan berdasarkan karakteristik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan tanaman durian di Kecamatan Bumiaji berdasarkan sifat kimia tanah, meliputi pH, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), dan kandungan karbon organik (C-organik). Penelitian dilakukan dengan metode survei menggunakan teknik purposive random sampling berdasarkan satuan peta lahan (SPL). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar lahan tergolong dalam kelas S1 untuk parameter KTK dan C-organik, dengan nilai KTK berkisar antara 18,89 – 35,97 cmol/kg dan C-organik di atas 1,2%. Namun demikian, parameter pH dan KB menunjukkan adanya keterbatasan, dengan sebagian wilayah masuk ke dalam kelas S2 dan S3. Upaya peningkatan kesesuaian lahan dapat dilakukan melalui pengelolaan tanah yang tepat, seperti pengapuran menggunakan dolomit untuk meningkatkan pH dan kejenuhan basa. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan manajemen lahan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas tanaman durian secara berkelanjutan di Kecamatan Bumiaji
TEKNIK BUDIDAYA DAN PRODUKSI BENIH SEBAR TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) VARIETAS BP8 DI CV. AURA SEED INDONESIA
ANALISIS PRODUKTIVITAS TOWER CRANE (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA KEMAH TABERNAKEL PANTAI INDAH KAPUK 2)
The implementation of project work often encounters obstacles, with delays in time being the most common issue. The use of heavy equipment is one of the factors that helps accelerate the project execution to align with the project plan. This study aims to compare the productivity of tower crane on site with the productivity based on specification. In this research, two types of tower cranes were used, namely the Potain MC 465 and the Potain MC 310 K12. The study was conducted over 20 days, observing the volume of materials transported and the cycle time required to lift the materials. The results of the study show that the average productivity of the Potain MC 465 tower crane on-site is 11,135.492 kg/hour, while the specification indicates 12,286.752 kg/hour. For the Potain MC 310 K12 tower crane, the on-site productivity is recorded at 8,506.263 kg/hour, and 9,197.890 kg/hour according to the specifications. The difference in productivity between the actual site conditions and specifications reflects a decrease in equipment performance, with a percentage reduction of 9.37% for Potain MC 465 and 7.519% for Potain MC 310 K12. This decrease in productivity is caused by the difference in cycle time observed on-site compared to the time specified in the equipment specifications. The average cycle time for Potain MC 465 on-site is 3.256 hours, while the specification indicates 2.961 hours. For Potain MC 310 K12, the cycle time on-site is 3.948 hours, while the specification is 3.658 hours. The difference in cycle time between actual site conditions and specifications shows a reduction of 9.96% for Potain MC 465 and 7.93% for Potain MC 310 K12.
Keywords: Productivity, Cycle Time, Heavy Equipment, Volume Of Materia
Pabrik Dextrose Monohydrate dari Tepung Tapioka dengan Proses Hidrolisis Asam
Judul Pabrik
Sistem operasi : Kontinyu
Waktu operasi : 330 hari/tahun ; 24 jam/hari
Luas tanah : 20.000 m2
Lokasi pabrik : Desa Jatimlerek, Kec. Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa
Timur
Jumlah karyawan : 194 orang
Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Struktur organisasi : Garis dan staff
Perencanaan Pabrik Dextrose Monohydrate dari Tepung Tapioka dengan
Proses Hidrolisis Asam ini direncanakan dengan kapasitas produksi sebesar 80.000
ton/tahun layak didirikan. Dextrose Mohohydrate merupakan bahan kimia yang
banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman sebagai pemanis pada
produk. Secara singkat uraian proses dari pabrik dextrose monohydrate sebagai
berikut : pertama – tama tepung tapioka di campur dengan air dan kemudian di
tambahkan HCl dan dipanaskan sehingga terbentuk larutan dextrose. Larutan
dextrose kemudian dipekatkan menggunakan evaporator, dikristalkan
menggunakan crystallizer dan dikeringkan menggunakan rotary dryer lalu
diseragamkan ukurannya menggunakan ball mill dan siap untuk dipasarkan.
Analisa Ekonomi :
1. Masa Konstruksi : 2 tahun
2. Umur pabrik : 10 tahun
3. FCI : Rp. 867.241.111.696
4. WCI : Rp. 378.734.787.732
5. TCI : Rp. 1.245.975.899.702
6. Biaya bahan baku (1 tahun) : Rp. 1.038.967.965.742
7. Biaya utilitas
Listrik
Air
Bahan bakar
Steam
8. Biaya produksi total
9. Hasil penjualan
10. Bunga Bank
11. ROI (Sebelum Pajak)
12. ROI (Sesudah Pajak)
13. Payback Time
14. IRR
15. BEP
: Rp. 88.200.274.499
: 1.169,5650 kWh/jam
: 937 m3
/jam
: 279.923,24 Liter/tahun
: 96.550,0138 kg/jam
: Rp. 1.514.939.150.929,16
: Rp. 1.760.000.000.000,00
: 8,05% /tahun
: 13,76%
: 10,32%
: 8 tahun 10 bulan
: 2,47%
: 34,33
Analisis Pengaruh Social Media Instagram Terhadap Brand Loyalty Melalui Brand Trust dan Brand Equity Pada Penjualan Produk Supermarket Bilka di Surabaya
This research aims to identify the characteristics of Bilka Supermarket consumers, analyze the impact of Instagram on sales through brand loyalty, trust, and equity, and examine the management strategies Bilka uses to maintain product purchases via social media. A quantitative approach with questionnaires was used, involving active Instagram users. Descriptive statistical analysis and SEMPLS were applied. The results show the characteristics of young female consumers with middle income and a Bachelor's degree. Instagram significantly influences brand loyalty, trust, and equity, which positively impacts sales. The management strategies include continuous promotions, active consumer interaction, and attractive offers. In conclusion, Instagram is an effective tool for strengthening consumer relationships and boosting sales when the right strategies are applie
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK FISH DUMPLING DENGAN KAJIAN JENIS TEPUNG DAN KONSENTRASI IKAN NILA (Oreochromis Niloticus)
Fish dumpling is a steamed product made from fish meat or surimi with the addition of several additional ingredients in the processing. The aim of this research was to determine the effect of tapioca flour, cornstarch, red bean flour, green bean flour, soybean flour formulations with tilapia fish formulations on the physicochemical and organoleptic properties of fish dumplings. This research used a 1 factor Completely Randomized Design (CRD) with 9 treatments in three repetitions. The observation data were analyzed using ANOVA with a significance level of 5%, if there was a real effect then it was continued with a further 5% DMRT test. There is a real interaction with water content, ash content, fat content, protein content, starch content, carbohydrate content, elasticity level and emulsion stability. The best treatment results based on physicochemical and organoleptic parameters were fish dumplings treated with a proportion of tilapia fish of 85%, tapioca flour 9%, cornstarch 4%, soybean flour 2% which obtained a water content of 37.37%; ash content 1.03%; fat content 8.02%; protein content 38.15%; starch content 3.85%; emulsion stability 98.18%; carbohydrate content 15.40% elasticity 320.47 gf; as well as the white QDA (Quantitative Descriptive Analysis) orngaoleptic test; fish aroma; pleasant aroma; salty taste; savory taste; chewy texture
PENGEMBANGAN FRONT-END APLIKASI STREAMING JTV REK DI PT. JAWAPOS MEDIA TELEVISI BERBASIS ANDROID
PT. Jawapos Media Television is a private broadcasting institution based on a legal entity that operates a local television station in East Java through JTV. Various programs have been launched to reflect the cultural diversity and uniqueness of East Java, which sets JTV apart from other television stations. Therefore, JTV can attract the attention of many viewers, especially in East Java, through programs in Javanese or local languages. However, it is not impossible that through these distinctive features, JTV can gain new viewers outside East Java, allowing them to indirectly appreciate the art and culture of East Java through diverse programs.
In order to further develop the potential held by JTV, the television station needs its own information media to facilitate viewers in watching all programs on JTV. Besides creating a website, PT. Jawapos Media Television can create an application to cater to the diverse needs of viewers. Through the application, users can easily and quickly access content without the need to open a browser first. Therefore, the author will design the front-end interface of the JTV Rek streaming and news application so that users can easily understand the selection and use of features in the application.
The author's two main steps to directly contribute to the development of JTV are first to design the UI/UX using the Figma platform for phone, tablet, and Smart TV devices. After that, the author will attempt to implement some of the designed elements, especially for phones, into the Android Studio software so that the design created can function as an Android-based application
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN YAMAHA AEROX TAHUN 2017 YANG BERMASALAH KODE 12 (STUDI KASUS DEALER YAMAHA DI SIDOARJO)
Studi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang diterima oleh konsumen
Yamaha Aerox tahun 2017 yang mengalami masalah teknis “Kode 12”, dengan studi kasus pada
komunitas pengguna Aerox di Sidoarjo. “Kode 12” merupakan salah satu masalah kerusakan yang
sering muncul pada model sepeda motor tersebut dan menimbulkan keluhan dari konsumen terkait
kinerja kendaraan yang tidak optimal. Studi ini difokuskan pada upaya produsen dalam
menangani masalah ini dan sejauh mana konsumen memperoleh perlindungan hukum yang sesuai
dengan UUPK No. 8 Tahun 1999.
Penelitian memakai pendekatan yuridis empiris, dengan metode pengumpulan data melalui
wawancara mendalam, studi dokumen, serta survei terhadap anggota komunitas Aerox di
Sidoarjo. Analisis dilaksanakan untuk mengevaluasi efektivitas perlindungan hukum yang
diberikan oleh produsen, baik dari segi pemenuhan tanggung jawab garansi, layanan purna jual,
maupun upaya mediasi dalam menyelesaikan sengketa konsumen.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat kesenjangan antara hak-hak konsumen yang
diatur dalam peraturan perundang-undangan dengan praktik di lapangan. Konsumen sering kali
tidak mendapatkan solusi yang memadai dari pihak produsen, terutama terkait perbaikan masalah
Kode 12. Di sisi lain, komunitas pengguna berperan penting sebagai wadah berbagi informasi dan
advokasi terhadap pabrikan, namun belum mampu memberikan pengaruh signifikan dalam
menyelesaikan masalah secara hukum.
Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa meskipun ada peraturan yang melindungi hak-hak
konsumen, implementasinya masih kurang efektif dalam menyelesaikan masalah teknis spesifik
seperti Kode 12 pada Yamaha Aerox. Perlu adanya peningkatan pada mekanisme penyelesaian
sengketa dan pengawasan yang lebih ketat terhadap tanggung jawab produsen dalam
menyediakan layanan purna jual.
Kata Kunci: Perlindungan hukum, konsumen, Yamaha Aerox, Kode 12, komunitas
pengguna, Sidoarjo