IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
    14739 research outputs found

    Museum Bandar Cimanuk Kabupaten Indramayu dalam Pelestarian Pengembangan dan Pemanfaatan Peninggalan Sejarah tahun 2015-2023.

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji peran Museum Bandar Cimanuk Kabupaten Indramayu dalam pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan peninggalan sejarah pada kurun waktu 2015 hingga 2023. Museum ini merupakan lembaga berbasis komunitas yang berperan aktif dalam mendokumentasikan, merawat, dan menyajikan warisan sejarah lokal kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pelestarian dilakukan melalui kegiatan kuratorial dan konservasi, mengidentifikasi upaya pengembangan fasilitas, koleksi, serta kualitas layanan, dan menganalisis pemanfaatan museum sebagai ruang edukasi, pariwisata, dan pemberdayaan komunitas. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan pendekatan kualitatif, yang meliputi empat tahapan utama: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) interpretasi, dan (5) historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi arsip, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pengelola museum serta pihak-pihak yang terkait dalam proses pendiriannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak diresmikan pada tahun 2015, Museum Bandar Cimanuk mengalami perkembangan signifikan, mulai dari revitalisasi ruang pamer, digitalisasi koleksi, hingga kemitraan dengan institusi pendidikan. Namun demikian, tantangan terkait dukungan anggaran, perawatan gedung, dan kesinambungan program edukatif masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Secara keseluruhan, keberadaan Museum Bandar Cimanuk memberikan kontribusi nyata dalam melestarikan identitas sejarah lokal sekaligus mengedukasi generasi muda akan pentingnya nilai-nilai budaya daera

    Kajian yuridis terhadap urgensi Pembentukan mahkamah kehormatan majelis permusyawaratan rakyat Dalam rangka penegakan kode etik dan peningkatan integritas lembaga Legislatif.

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji urgensi pembentukan Mahkamah Kehormatan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai upaya pelembagaan etika untuk menegakkan kode etik dan meningkatkan integritas lembaga legislatif. Ketiadaan lembaga pengawas etik internal di MPR berbeda dengan DPR yang telah memiliki Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sehingga memunculkan kebutuhan mendesak akan adanya mekanisme pengawasan etika yang independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui studi pustaka terhadap sumber hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Mahkamah Kehormatan MPR penting untuk meningkatkan akuntabilitas, profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap MPR sebagai lembaga negara. Selain itu, lembaga ini juga dianggap strategis dalam menangani tantangan etis yang muncul di lingkungan MPR. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Mahkamah Kehormatan MPR sebagai langkah konkret dalam implementasi nilai-nilai Etika Kehidupan Berbangsa sebagaimana diamanatkan dalam Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2001. Dengan adanya lembaga ini, diharapkan tercipta budaya politik yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab di tubuh MPR

    Problematika kewenangan mahkamah konstitusi dalam menangani phpu nomor 1/phpu.pres-xxii/2024.

    Full text link
    Pemilihan umum merupakan sarana penting bagi rakyat Indonesia sebagai negara demokrasi untuk mengekspresikan suara dalam memilih pemimpin. Pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024, terdapat gugatan yang diajukan oleh pasangan calon nomor 01 yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ke Mahkamah Konstitusi untuk menguji kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menyelesaikan perselisihan hasil pemilihan umum terkait keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024. Dalam praktiknya, ditemukan beberapa problematika kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menangani Perselisihan Hasil Pemilihan Umum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menangani perselisihan hasil pemilihan umum Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk memeriksa kebenaran informasi dari berbagai sumber. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian, dan penyimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menangani perselisihan hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 ditemukan adanya beberapa masalah, seperti keterbatasan waktu penanganan, kewenangan yang terbatas, serta keterbatasan sumber hukum yang dapat digunakan oleh hakim. Meskipun Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan final, namun putusan yang dihasilkan masih perlu ditingkatkan kualitasnya. Penelitian ini merekomendasikan adanya perpanjangan waktu penyelesaian perselisihan hasil pemilihan umum, perluasan kewenangan Mahkamah Konstitusi dan kerja sama lembaga pemerintahan serta regulasi yang memadai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan dalam rangka memperbaiki sistem hukum pemilihan umum di Indonesia

    Sejarah Dan Perkembangan Pondok Pesantren Bani Syahir Cibingbin Kuningan Tahun 1996-2019

    Full text link
    Pondok Pesantren merupakan salah satu bagian lembaga pendidikan yang berbasis Islam di Indonesia, tujuan didirikannya untuk memenuhi kebutuhan ilmu agama yang dimana telah disediakan tempat tinggal khusus para santri untuk memudahkan melakukan kegiatan belajar mengajar bersama para guru, dan kyai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama, sejarah berdirinya Pondok Pesantren Bani Syahir Cibingbin Kuningan. Kedua, untuk mengetahui perkembangan Pondok Pesantren Bani Syahir Cibingbin Kuningan Tahun 1996-2019. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang meliputi beberapa tahapan yaitu: : (1) Heuristik, Proses pengumpulan data (2) Verifikasi atau kritik sejarah, penulis menilai kebenaran data sejarah (3) Interpretasi, penulis melakukan analisis dan penyusunan kembali fakta sejarah (4) Historiografi, menuliskan fakta sejarah secara berurutan. Pondok pesantren Bani Syahir didirikan tahun 1948 M oleh Kiai Syahir sebagai bangunan mushola. Pada tahun 1950 M, pondok Bani Syahir mengalami musibah yaitu dibakar oleh penjajah Belanda yang pada saat itu sedang melakukan aksi teror kepada penduduk setempat. Setelah terbakar, pondok tersebut berhenti berkegiatan seperti sebelumnya selama 5 tahun. Perkembangan pondok pesantren Bani Syahir pada masa kepemimpinan KH. Ali Basyar dengan perubahan pada bidang pendidikan dengan menerapkan sistem pendidikan kelas, mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan pembangunan bidang fisik, serta dalam bidang ekonomi mengadakan pelatihan home industry dan pembinaan di bidang pertanian

    Implementasi asas Responsibilitas dan kepentingan umum di kantor Dukcapil kabupaten cirebon berdasarkan uu no 24 tahun 2013 dan fiqh siyasah

    Full text link
    Aspek pelayanan publik di Kantor DUKCAPIL Kabupaten Cirebon sering kali menjadi sorotan masyarakat sekitar utamanya dalam bidang responsif pemberi layanan dan juga pengutamaan kepentingan terhadap masyarakat selaku penerima layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam lagi terkait dengan pengimplementasi asas responsibilitas dan kepentingan umum di Kantor DUKCAPIL Kabupaten Cirebon serta bagaimana UU No. 24 Tahun 2013 dan perspektif fiqh siyasah memandang hal tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa DUKCAPIL Kabupaten Cirebon masih mengalami beberapa kendala dalam bidang pelayanan khususnya bentuk pelayanan yang termasuk kedalam aspek responsibilitas terhadap masyarakat sekitar. Adapun fiqh siyasah memandang UU No. 24 Tahun 2013 serta keterkaitannya dengan asas responsibilitas dan kepentingan umum sebagai bentuk pengaplikasian tanggung jawab yang mengutamakan berbagai aspek kepentingan masyarakat yang menjamin keadilan dan kesejahteraan dan sesuai dengan syariat Islam

    Perkembangan dan Pelestarian Cagar Budaya Masjid Pathok Negoro Plosokuning Sleman Yogyakarta Tahun 1956-2016.

    Full text link
    Sejarah Masjid Pathok Negoro Plosokuning tidak terlepas dari perjuangan Kasultanan Yogyakarta dalam membentuk suatu negara baru. Masjid Pathok Negoro Plosokuning merupakan salah satu dari Masjid Pathok Negoro Yogyakarta dan terletak di wilayah utara Kota Yogyakarta. Masjid ini mempunyai bangunan yang masih terjaga keaslian bangunan dan tradisinya. Hal ini dibuktikan karna hampir seluruh arsitektur masjid ini tidak ada perubahan. Hingga saat ini, Masjid Pathok Negoro Plosokuning masih terus dilestarikan dan dijaga oleh masyarakat di sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejarah berdirinya Masjid Pathok Negoro Plosokuning, perkembangan Masjid Pathok Negoro Plosokuning tahun 1956-2016, dan pelestarian cagar budaya Masjid Pathok Negoro Plosokuning tahun 1956-2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah (historis) yang dari Kuntowijoyo. Hasil dari penelitian ini Masjid Pathok Negoro yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I di Kesultanan Yogyakarta pada abad ke-18, tepatnya pada tahun 1724 oleh Kyai Mursodo. Masjid Pathok Negoro Plosokuning terus mengalami perkembangan tiap tahunnya, mulai dari renovasi bangunan hingga kegiatan-kegiatan yang ada di masjid tersebut. Bentuk pelestarian yang ada di Masjid Pathok Negoro Plosokuning bukan hanya dari masyarakat setempat saja, melainkan juga tanggung jawab pihak Kraton Yogyakarta dan Pemerintah DI

    pengaruh modal usaha dan jam kerja terhadap pendapatan pedagang di pasar tegalgubug

    Full text link
    Sektor perdagangan merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Cirebon yang berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah, salah satunya melalui Pasar Tegalgubug. Pasar ini sudah ada sejak tahun 1970 dan dikenal sebagai pasar sandang grosir terbesar se-Asia Tenggara. Keberadaan pasar memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, pedagang sering menghadapi kendala seperti keterbatasan modal yang dapat menghambat pertumbuhan usaha. Selain itu, jam kerja juga diduga memengaruhi pendapatan karena berkaitan dengan produktivitas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh modal usaha terhadap pendapatan pedagang di Pasar Tegalgubug, (2) menganalisis pengaruh jam kerja terhadap pendapatan pedagang di Pasar Tegalgubug, dan (3) menganalisis pengaruh keduanya secara simultan terhadap pendapatan pedagang di Pasar Tegalgubug. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pedagang di Pasar Tegalgubug. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan metode probability sampling dengan teknik cluster sampling. Data penelitian diolah menggunakan metode analisis regresi liner berganda yang mencakup uji T, uji F dan uji determinasi dengan menggunakan SPSS 26. Hasilnya Penelitian menunjukkan bahwa, pertama: modal usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang Pasar Tegalgubug dibuktikan melalui uji t dengan nilai t hitung > t tabel (2,911 > 1,98472). Kedua: jam kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dibuktikan melalui uji t dengan nilai t hitung < t tabel (1.936 < 1,98472). Ketiga: secara simultan, modal usaha dan jam kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang dibuktikan melalui uji t dengan nilai f hitung > f tabel (10.221 < 3,09). Kemudian melalui uji determinasi ditemukan pengaruh modal usaha dan jam kerja terhadap pendapatan sebesar 15,7% dan sisanya sebesar 84,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam variabel penelitian ini. Kata Kunci: Modal Usaha, Jam Kerja, Pendapatan Pedagang, Pasar Tegalgubug

    Perjalanan Haji Nurhidayat Siba Sebagai Maestro Seni Kaligrafi Islam: Kajian Biografi Dan Jejak Karya

    Full text link
    Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif terkait Perjalanan Haji Nurhidayat Siba Sebagai Maestro Seni Kaligrafi: Kajian Biografi Dan Jejak Karya. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perjalanan Haji Nurhidayat sebagai seorang seniman yang berkecimpung dalam dunia seni kaligrafi Islam. dengan berkembangnya kaligrafi Islam yang sangat pesat tidak lepas dari ajaran Agama Islam. Kitab suci Al-Qur’an mempunyai pengharuh peranan yang sangat besar dalam pertumbuhan seni kaligrafi Islam sepanjang sejarahnya, yang mampu menunjukan bahwa kaligrafi bernuansa dan berpusat pada nilai-nilai Qur’an. Di samping itu juga kaligrafi merupakan sarana ekspresi seniman muslim, yang bersumber pada ketauhidan. Mengenai hubungan antara seni kaligrafi dan spiritualitas, di dalam dunia Islam, kaligrafi tidak hanya sebagai sebuah ekspresi seni, meskipun pola dan ritme geometris yang diukir berasal dari lokasi yang berbeda dan telah berkembang menjadi simbol dan ekspresi spiritual yang memiliki kekuatan membangkitkan semangat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Sejarah yang terdiri dari 4 tahapan yaitu pengumpulan sumber (heuristic), verifikasi, interpretasi dan historiografi. Maka penelitian ini merupakan bentuk penelitian yang mengambarkan nilai dakwah Islam melalui kesenian yaitu seni kaligrafi Islam yang memiliki nilai perjuangan dakwah dan Sejarah asal-usul perkembangan seni kaligrafi Islam di dunia sampai ke Indonesia serta perjalanan Haji Dayat Siba sebagai seorang maestro seni kaligrafi Islam yang berada di Pekalongan, sampai dengan proses pembuatan 30 juz Mushaf Al-Qur’an marmer yang terpajang di Masjid Al-Muhtarom Kajen Pekalongan

    Cyberbullying pada Gen Z Analisis Filsafat Akhlak AlGhazali

    Full text link
    Cyberbullying di kalangan Generasi Z menjadi tantangan serius dalam era digital. Fenomena ini terjadi karena kemudahan akses internet dan media sosial, yang memungkinkan perilaku negatif seperti penghinaan, pelecehan, dan intimidasi secara daring. Dampak dari cyberbullying sangat luas, mulai dari gangguan psikologis hingga penurunan kepercayaan diri korban. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tepat untuk mencegah dan mengatasi masalah ini. Dalam perspektif akhlak Al-Ghazali, cyberbullying mencerminkan degradasi moral yang harus diperbaiki melalui pendidikan etika Islam. Al-Ghazali menekankan pentingnya hubungan baik dengan sesama manusia dan Tuhan sebagai dasar pembentukan karakter. Ia mengajarkan bahwa akhlak bukan hanya tindakan, tetapi juga kesiapan mental untuk berbuat baik secara konsisten. Dengan demikian, pendidikan akhlak dapat menjadi solusi dalam mengatasi perilaku negatif di dunia digital. Pencegahan cyberbullying menurut Al-Ghazali dapat dilakukan melalui metode pendidikan yang mencakup keteladanan, pembiasaan, dan nasihat. Orang tua dan lingkungan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar terhindar dari perilaku negatif. Selain itu, latihan spiritual seperti mujahadah dan riyadhoh juga dapat membantu individu mengendalikan diri dan menghindari perilaku merugikan orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika Islam dalam kehidupan sehari-hari dapat mengurangi kasus cyberbullying di kalangan remaja. Dengan memahami konsep akhlak Al-Ghazali, Generasi Z dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan berinteraksi secara positif dengan orang lain. Kesadaran akan pentingnya etika dalam dunia digital perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta lingkungan daring yang lebih sehat. Sebagai kesimpulan, analisis akhlak Al-Ghazali memberikan wawasan berharga dalam menangani cyberbullying di kalangan Generasi Z. Pendidikan moral yang berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi efektif dalam membentuk karakter yang baik dan mencegah perilaku negatif di dunia digital

    Analisis Tantangan Karyawan Dalam Menerapkan Hospitality Di Wisata Skyworld Taman Mini Indonesia Indah

    Full text link
    Industri pariwisata merupakan sektor penting di Indonesia yang berperan besar dalam meningkatkan pendapatan daerah dan nasional. Salah satu elemen kunci dalam industri ini adalah hospitality, yang melibatkan pelayanan ramah dan memuaskan bagi pengunjung. Wisata skyworld TMII sebagai destinasi wisata edukatif, menghadapi berbagai tantangan dalam menerapkan hospitality. Tantangan tersebut mencakup keterbatasan pelatihan karyawan, kurangnya komunikasi antara manajemen dan karyawan, serta fluktuasi jumlah pengunjung yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi oleh karyawan dalam menerapkan konsep hospitality di wisata skyworld TMII. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi hospitality di lokasi wisata tersebut. Dengan mengetahui tantangan dan faktor-faktor tersebut, diharapkan penelitian ini dapat memberikan solusi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan hospitality di wisata skyworld TMII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode CARL (capability, accessibility, readiness, leverage), yang membantu menentukan prioritas masalah berdasarkan skor pada kriteria tertentu. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dengan membandingkan data dari berbagai metode pengumpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan hospitality di wisata skyworld TMII adalah kurangnya pelatihan karyawan, kurangnya komunikasi antara manajemen dan karyawan, serta fluktuasi jumlah pengunjung. Strategi yang disarankan untuk mengatasi tantangan tersebut meliputi peningkatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penguatan komunikasi antara manajemen dan karyawan, serta adaptasi terhadap perubahan jumlah pengunjung melalui peningkatan fasilitas dan teknologi, sehingga mampu memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengunjun

    14,364

    full texts

    14,739

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Syekh Nurjati Cirebon
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇