3183 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA TUNJANG (SATUAN PANJANG) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI PETAPAN 1
Siswa kelas III SDN Petapan 1 menghadapi berbagai kesulitan dalam pembelajaran
Matematika karena kurangnya media pembelajaran yang memadai. Kesulitan ini
mempengaruhi pemahaman mereka terhadap konsep-konsep Matematika, sehingga hasil
belajar mereka kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan yang
dihadapi siswa kelas III SDN Petapan 1 dalam mempelajari mata pelajaran Matematika
akibat kurangnya media pembelajaran yang memadai. Dalam upaya meningkatkan minat
dan hasil belajar siswa, peneliti mengembangkan media pembelajaran berbasis tunjang.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan
analisis data menggunakan Flow Model. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tunjang terbukti
efektif dalam meningkatkan pembelajaran Matematika. Efektivitas media ini terukur dari
skor validasi ahli desain sebesar 97,22%, validasi ahli materi sebesar 83,3%, dan
validasi guru mata pelajaran sebesar 80,55%. Uji coba lapangan juga menunjukkan
hasil yang signifikan, dengan nilai N-Gain siswa sebesar 0,85, yang mengindikasikan
peningkatan minat dan hasil belajar siswa secara efektif.
Kata kunci: Pengembangan, Media Tunjang, Matematik
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 PETERONGAN JOMBANG
Pada penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sikap toleransi terhadap siswa-siswi
di SMP NEGERI 1 Peterongan Jombang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
meningkatkan sikap toleransi pada diri siswa melalui pembelajaran PAI di SMP NEGERI
1 Peterongan Jombang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan
menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian pada pengaruh
pembelajaran PAI tergolong baik dan nilai presentasenya sebesar 66,7%, hasil penelitian
pada sikap toleransi beragama siswa tergolong baik dan nilai presentasenya sebesar
63,3%, hasil penelitian pada pengaruh pembelajaran PAI tergolong cukup baik, hal ini
dibuktikan dengan hasil nilai korelasinya sebesar 0,439 yang masuk pada interval
interprestasi 0,40%-0,60%, dan pada uji regresi linier sederhana tabel coefficients
diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,015<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa
variabel X berpengaruh terhadap variabel Y, yang artinya ada pengaruh pembelajaran
Pendidikan Agama islam terhadap sikap toleransi beragama siswa kelas VIII-F di SMP
Negeri 1 Peterongan Jombang.
Kata Kunci : Pengaruh pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Sikap Toleransi
UPAYA GURU AQIDAH AKHLAQ DALAM MENANGGULANGI DEGRADASI AKHLAQ SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 12 JOMBANG
Kenakalan anak usia sekolah tidak hanya meresahkan orang tua dan masyarakat,
tetapi juga guru di sekolah. Namun, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, dianggap
paling bertanggung jawab atas hasil pendidikan termasuk akhlaq siswa. Oleh karena itu,
perluh upaya guru dalam menanggulangi degradasi akhlaq siswa.Tujuannya siswa
memiliki kepribadian yang lebih baik dalam menanamkan nilai- nilai keagamaan. Peneliti
menggunakan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bentuk- bentuk degradasi
akhlaq siswa di MTsN 12 Jombang seperti: Terlambat, kurang mematuhi peraturan
sekolah, dll. Upaya guru aqidah akhlaq dalam menanggulangi degradasi akhlaq siswa
yaitu: Upaya preventif, upaya represif , dan upaya Pembinaan. Faktor penghambat
disebabkan oleh kurangnya kesadaran diri siswa, kurangnya perhatian guru maupun
orangtua, dan pengaruh lingkungan. Sedangkan solusinya adanya kegiatan Islami
disekolah dan kerja sama antara guru serta walimurid. Kesimpulan hasil penelitian adalah
mengajak siswa menanamkan nilai-nilai keagamaan, kegiatan positif, serta mengajak
siswa disiplin dalam mematuhi peraturan disekolah.
Kata Kunci: Upaya Guru, Aqidah Akhlaq, Degradasi
THE EFFECT OF ENGLISH POPULAR SONGS ON STUDENTS’ MOTIVATION TO LEARN ENGLISH
This research aims to investigate the impact of English popular songs on students' motivation to
learn English at a school in Jombang using a quantitative method. This study focuses on
implementing English popular songs that have been popular in the last 15 years and remain
popular today. A sample of 42 students from two different classes participated in the study. Data
were gathered using a questionnaire and analyzed statistically with SPSS version 20. The
findings indicate that students' motivation to learn English was moderate, based on their
responses to the Likert scale questionnaire. Furthermore, the Spearman’s rank correlation test
found a moderate correlation between students’ motivation and the use of English popular songs.
In light of these findings, the use of English popular songs does not significantly affect students'
motivation. However, it was noted that students' learning experiences, a component of the L2
Motivational Self System, improved. Additionally, a Chi-square test of independence examined
the relationship between the frequency of students listening to English popular songs and their
motivation. The results suggest that students who frequently listen to English songs tend to have
higher motivation. This study provides insights into the potential benefits of incorporating
popular music into English language learning to enhance student engagement and motivation.
Keyword: Motivation, English Songs, L2 Learning Experience
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LKPD BERBANTUAN WIZER.ME UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DI ERA MERDEKA BELAJAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan serta
menghasilkan media pembelajaran berbantuan wizer.me guna mendukung kemampuan literasi
numerasi siswa di era merdeka belajar. Karena itu penelitian ini termasuk penelitian
pengembangan maka menggunakan model penelitian pengembangan model ADDIE yang
didalamnya terdapat lima tahapan yaitu : (1) Analisis (analysis), (2) Desain (Design), (3)
Pengembangan (Development), (4) Implementasi (Implementation), dan (5) Evaluasi
(Evaluation). Media pembelajaran menggunakan website wizer.me ini di uji cobakan dengan
dua uji coba yakni dua uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan
untuk penelitian ini berupa : lembar validasi, angket respon siswa, angket respon guru dan tes
kemampuan literasi numerasi.
Secara umum hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah : media pembelajaran
menggunakan website wizer.me untuk mendukung kemampuan literasi numerasi siswa di era
Merdeka belajar ini telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil
validasi media pembelajaran menggunakan website wizer.me secara keseluruhan diperoleh
83% yang menunjukkan bahwa media pembelajaran menggunakan website wizer.me ini dapat
dinyatakan valid. Hasil kepraktisan media pembelajaran menggunakan website wizer.me ini
ditentukan oleh angket respon siswa dan angket respon guru dalam uji coba lapangan, untuk
angket respon siswa didapatkan 88,8 %. hal ini menjukkan bahwa media pembelajaran
menggunakan website wizer.me dinyatakan praktis dan untuk angket respon guru diperoleh
84,3% . hal ini juga menunjukkan media pembelajaran menggunakan website wizer.me
dinyatakan praktis. Kemudian untuk hasil uji keefektifan media pembelajaran menggunakan
website wizer.me ditentukan dari tes kemampuan literasi numerasi siswa dengan presentase
sebesar 81% sehingga memenuhi kriteria sangat efektif.
Kata kunci :media pembelajaran, wizer.me, kemampuan literasi numerasi, dan Merdeka
belaja
ASUHAN KEBIDANAN MULAI KEHAMILAN TRIMESTER III SAMPAI DENGAN NIFAS DAN KB PADA NY “E” DI TPMB YUNI WIDARYANTI, S.Tr.Keb.Bd. DESA SUMBERMULYO KECAMATAN JOGORORO KABUPATEN JOMBANG
Tiap perempuan akan mengalami yang namanya proses hamil, melahirkan,
nifas dan merupakan suatu hal yang fisiologis. Semasa melalui proses tersebut
kemungkinan dapat terjadi masalah kesetahan pada ibu dan bayinya terlebih lagi
pada ibu yang tidak memperoleh asuhan yang berkesinambungan dari hamil
hingga keluarga berencana. Oleh karena itu dibutuhkan solusi untuk mencegah
ataupun mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan Continuity of Care.
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah memberikan asuhan dengan metode
Continuity of Care dari masa kehamilan hingga keluarga berencana dengan
menggunakan Enam Standar Asuhan Kebidanan.
Asuhan dilakukan di TPMB Yuni Widaryanti dimulai dari tanggal 16
Maret 2024 hingga 7 Mei 2024. Kunjungan dilakukan di rumah ibu dan TPMB
dengan kunjungan hamil sebanyak 3 kali, bersalin sebanyak 1 kali, nifas 4 kali,
neonates 3 kali dan KB 2 kali. Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny. “E”
pada hamil Trimester III adalah melakukan kunjungan hamil sebanyak 3 kali
dengan Resiko sangat tinggi, persalinan 60 langkah, nifas berjalan sampai minggu
ke 4 dan sudah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan serta asuhan pada
neonatus sampai usia 28 hari.
Setelah melakukan asuhan Continuity of Care maka dapat disimpulkan
bahwa Asuhan Kebidanan Mulai dari pengkajian sampaii dengan catatan
perkembangan berlangsung secara normal dan terdapat beberapa kesenjangan
antara teori dan fakta yaitu pada KF 4 dilakukan 29 hari post partum sedangkan di
teori KF 4 pada masa nifas 6-8 mgg post partum. Begitupun pada kunjungan KB
pertama dilakukan 29 hari setelah nifas sedangkan pada teori di jelaskan
kunjungan KB pertama 6-8 mgg post partum karena mengikuti masa nifas selesai.
Kata kunci : Kehamulan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencan
ASUHAN KEBIDANAN MULAI KEHAMILAN TRIMESTER III SAMPAI DENGAN NIFAS DAN KB PADA NY. I DI TPMB SRI INDAH WAHYUNINGSIH S.ST.Bd, DESA MAYANGAN KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG
Setiap wanita akan mengalami proses kehamilan, bersalin dan nifas, hal tersebut
merupakan proses fisiologis. Saat menjalani proses tersebut memungkinkan terjadinya
yang membahayakan ibu dan bayinya mengenai masalah kesehatan terutama pada ibu yang
tidak melakukan asuhan dari kehamilan, bersalin, nifas, neonatus serta pemasangan alat
kontrasepsi. Oleh karena itu, solusi untuk mencegah maupun mengatasi masalah tersebut
dengan metode COC (Continuity of care). Tujuan dilakukan penelitian ini untuk
memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada wanita mulai kehamilan, bersalin,
nifas, neonatus dan keluarga berencana (KB) dengan menggunakan standar asuhan
kebidanan dan SOAP.
Metode yang digunakan adalah metode Continuity of care merupakan asuhan
kebidanan yang dimulai sepanjang kehamilan, bersalin, nifas, neonatus serta KB. Asuhan
yang diberikan di TPMB Sri Indah Wahyuningsih yang dimulai dari tanggal 27 januari
2024 sampai 30 april 2024. Pada persalinan penulis menambahkan asuhan akupresure LI4
dan SP6, dan nifas dengan pijat oksitosin.
Hasil asuhan kebidanan yang dilakukan oleh Ny. “I” yakni sepanjang kehamilan
trimester III dengan 3 kali kunjungan hasilnya normal, pada persalinan kala I penulis
memberikan asuhan tambahan akupresure titik LI4 dan SP6 dan persalinan dengan 60
langkah hasil ibu menurunkan nyeri dan ibu merasa tenang, tidak gelisah dan rileks , nifas
berjalan sampai minggu ke 6 dengan 4 kali kunjungan serta asuhan tambahan pada nifas
yakni pijat oksitosin dengan hasilnya ibu merasa rileks dan ASI bertambah lancar dan
menggunakan kontrasepsi pada minggu ke 7 serta neonatus dengan 3 kali kunjungan dan
hasilnya normal .
Setelah melakukan COC maka dapat disimpulkan asuhan kebidanan mulai dari
kehamilan trimester III, bersalin, nifas, neonatus serta KB berjalan normal yang artinya
tidak ada kesenjangan antara teori dan fakta. Maka dari itu dapat dijadikan acuan dalam
memberikan asuhan kebidanan yang komprehensif secara COC (Continuity of Care) serta
tambahan ilmu dan wawasan ketika mahasiswi sudah berada di lapangan di kemudian hari.
Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencana
PENERAPAN PENDAMPINGAN KELUARGA PADA SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS DUKUHKLOPO KECAMATAN PETERONGAN KABUPATEN JOMBANG
Hipertensi sering di sebut sebagai silent killer karena jenis penyakit yang
mematikan. Di negara berkembang seperti indonesia, penanganan hipertensi
belum memuaskan disebabkan latar belakang masyarakat indonesia yang
kurang terpapar informasi kesehatan sehingga menyebabkan keluarga tidak
tahu tentang hipertensi serta cara perawatannya.Tujuan dari penelitian ini
adalah memberikan asuhan keperawatan keluarga yang sakit.
Desain penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses
asuhan keperawatan. Lokasi penelitian di Desa penjalinan Kecamatan
peterongan. Responden dari penelitian ini adalah 2 keluarga dengan salah satu
angota keluarga menderita hipertensi. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan metode wawancara pemeriksaan fisik, dan observasi
Kasus pada 2 keluarga dengan salah satu anggota keluarga yang sakit
hipertensi di dapatkan masalah keperawatan prioritas manajemen kesehatan
keluarga tidak efektif. Dengan fokus implementasi penerapan pendampingan
keluarga, masalah keluarga manajemen keluarg tidak efektif teratasi pada hari
ke 3 dan ke 5 terdapat perbedaan waktu implementasi pada 2 pasien karena ada
perbedaan latar belakang dari ke 2 keluarga, dimana keluarga Tn.A saling
mendukung sedangkan pada keluarga Tn.K tidak mendukung karena Tn.K
hidup sendirian dan istrinya sudah meninggal.
Penerapan pendampingan keluarga dengan tindakan pemberian edukasi
tentang hipertensi efektif dalam mengatasi masalah manajemen kesehatan
keluarga tidak efektif karena dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam
memberikan perawatan pada anggota keluarga yang sakit sehingga fungsi
kesehatan keluarga berjalan dengan baik.
Kata kunci : pendampingan Keluarga dengan salah satu anggota keluarga
menderita hiperten
IMPELEMENTASI STRATEGI PEMASARAN 7P PRODUK TABUNGAN HAJI BANK SYARIAH INDONESIA KCP PP DARUL ULUM JOMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi strategi pemasaran
produk tabungan haji pada bank syariah indonesia KCP Darul Ulum Jombang. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan informan dan
key informan. Informan disini yaitu Security dari BSI KCP PP Darul Ulum, dan key informan
yaitu BSOM dari BSI KCP PP Darul Ulum.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di BSI KCP PP Darul Ulum Jombang telah
menerapkan berbagai strategi pemasaran produk tabungan haji, seperti bersilaturahmi kepada
pengasuh, mengikuti acara lembaga unti yang di ikuti oleh guru, karyawan beserta staf dan
jajaran lainnya, menyebarkan brosur kepasa santri darul ulum, dan penyuluhan langsung kepada
masyarakat.
Kata kunci: Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran, Tabungan Haj
-3.70ADAT SANDUNG WATANG MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA NGUMPUL KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG)
Sandung watang secara bahasa terdiri dari kata "sandung"
yang artinya kesandung dan "watang" artinya halangan.
Perkawinan sandung watang adalah perkawinan yang disebutkan
oleh suatu halangan yaitu meninggalnya orang tua calon mempelai
diantara waktu khitbah/lamaran sampai hari pelaksanaan yang
sudah disepakati ketika khitbah. Dalam prakteknya, perkawinan
sandung watang adalah perkawinan yang dilaksanakan di depan
jenazah salah satu orang tua calon mempelai yang meninggal
sebelum waktu yang disepakati pada saat khitbah/lamaran untuk
melaksanakan perkawinan. Orang yang terkena tradisi sandung
watang diharuskan untuk memilih antara menikah langsung
didepan jenazah orang tuanya atau menikah namun harus
menunggu setahun selepas meninggalnya orang tuanya. Orang
yang tidak mematuhi aturan tersebut, masyarakat Desa Ngumpul
Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang mempercayai bahwa akan
ada bala/musibah dikemudian hari dengan urusan rumah
tangganya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field
research). Untuk mempermudah mencari data penelitian, penyusun
menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi.
Sehingga dengan metode tersebut, penelitian ini diharapkan
mempunyai data-data yang akurat. Penelitian ini termasuk jenis
penelitian kualitatif dimana dengan menggunakan pendekatan urf
sebagai pisau analisisnya. Hasil dari penelitian ini menyebutkan
bahwa pelaksanaan perkawinan sandung watang tidak selaras
dengan kaidah fiqih dan termasuk kedalam kategori urf fasid karena
tradisi sandung watang menghilangkan sesuatu hal yang wajib dalam
perkawinan yaitu kesiapan dari calon mempelai, sementara tradisi
ini juga merupakan prosesi perkawinan yang terkesan dipaksa
untuk dilaksanakan.
Kata Kunci: Pernikahan, Sandung watang, Hukum Isla