3183 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN SISTEM PENDAFTARAN SANTRI BARU MENGGUNAKAN PAYMENT GATEWAY BERBASIS MOBILE DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM JOMBANG
PondokiPesantrenaDaruliUlum Jombang merupakan
salahasatu pondok pesanten besarayang berada di wilayah
Jombang. Di mana dalam penerimaan santri baru (PSB) sudah
menggunakan sistem penerimaan berbasis daring. Beberapa
tahun yang lalu, PSB sudah mengembangkan satu aplikasi
yaitu PSB unipdu yang bisa digunakan untuk gawai sehingga
lebih memudahkan untuk melakukan pendaftaran. Akan tetapi,
masih ada kendala yaitu dalam pembayaran yang
mengharuskan pendaftar untuk melakukan pembayaran
melewati bank hanya yang sudah bekerjasama. Sehingga
untuk pendaftar yang memiliki jarak yang jauh dengan bank
kesulitan untuk melakukan pembayaran. Metode
pengumpulanadata yangidigunakan dalam penelitianiini yaitu
denganawawancara, studiapustaka, danaobservasialapangan.
Salah satu solusi yaitu penambahan fitur untuk pembayaran
pendaftaran menggunakan payment gateway (midtrans). Di
mana pendaftar yang ingin membayar tidak harus pergi ke
bank, cukup menggunakan payment gateway yang tersedia.
Sistem pendaftaran santri baru ini dibangun menggunakan
metode waterfall dengan tahapan yaitu Analisis kebutuhan
(Requirements Analisys),adesain sistem (system design),
pengkodean (coding), pengujiani(testing), serta penerapan dan
perawatan (implementation and maintenance). Pembuatan
sistemainformasi ini menggunakaniBahasaipemrograman PHP
dengan Framework 7 dan database MySQL. Sistem
pendaftaran santri baru yang pembayaran nya terintregasi
melalui pihak ke 3 atau payment gateway dapat diakses melalui
banyak metode pembayaran yang ada dan penambahan fitur
notifikasi pengumuman serta penunjuk lokasi sekolah kepada
wali santri.
Kata Kunci: Framework 7, Pendaftaran santri baru, Mobile,
Pembayaran, Payment Gatewa
SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA SERVICE SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN FRAMEWORK 7 BERBASIS MOBILE (STUDI KASUS RAN MOTOR JOMBANG)
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Service Sepeda
Motor Menggunakan Framework7 Berbasis Mobile merupakan
sistem yang digunakan untuk mengatasi masalah dalam
pelayanan di bengkel sepeda motor. Adanya penelitian ini
adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi SiBengkel pada studi kasus penelitian yakni di bengkel Ran Motor
Jombang. Berdasarkan Proses Pelayanannya masih
menggunakan cara yang manual yaitu pelanggan datang ke
bengkel membawa sepeda motor setelah itu mengantri
menunggu sepeda motor pelanggan lain selesai. Adapun kasus
pelanggan menduga-duga berapa total harga yang dikeluarkan
nantinya oleh pelanggan, tidak hanya itu menunggu antrian di
bengkel juga menjadi salah satu masalah yang terjadi.
Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut bisa
mengambil keputusan dengan memanfaatkan tekhologi
informasi yaitu sistem informasi. Sistem informasi ini dibangun
dengan metode Fountain menggunakan Bahasa pemrograman
Framework 7 berbasis mobile. Beberapa fitur pada sistem ini
adalah Tambah servis otomatis, estimasi harga otomatis, status
servis otomatis, serta cetak invoice otomatis. Hasil pengujian
black box yang dilakukan peneliti menunjukan sistem mampu
menjalankan fungsi dengan baik. Sistem ini juga berjalan
dengan baik bisa membantu pelanggan dalam mengetahui
harga yang akan dikeluarkan pelanggan dan memperlihatkan
status sepeda motor.
Kata Kunci: Bengkel, Framework7, Fountain, Blackbox,
Pelayanan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN ALAT KESEHATAN BERBASIS WEB DI LAB FIK UNIPDU JOMBANG
Fakultas Ilmu Kesehatan merupakan salah satu fakultas
unggulan di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum di
kabupaten Jombang. Salah satu sarana dan prasarana yang
mendukung di FIK UNIPDU Jombang adalah Laboratorium FIK
UNIPDU yang menyediakan alat-alat kesehatan yang
diperlukan oleh mahasiswa saat kegiatan praktikum sesuai
dengan mata kuliah yang diambil. Alat-alat kesehatan tersebut
dipinjamkan kepada mahasiswa agar mereka bisa mengikuti
kegiatan praktikum dengan baik, namun sistem peminjaman
alat-alat kesehatan masih dilakukan secara manual belum ada
sisitem informasi yang terkomputerisasi. Untuk membantu
permasalahan tersebut maka dibutuhkan sistem informasi
berbasis web yang dapat digunakan dalam proses peminjaman
alat-alat kesehatan yang lebih efektif dan efisien tentunya.
Dalam membangun sistem informasi peminjaman alat-alat
kesehatan ini penulis menggunakan bahasa pemrograman
PHP, database management MySQL serta dibangun
menggunakan metode rekayasa Prototyping. Sistem telah
berjalan dengan baik dengan uji coba yang dilakukan
menggunakan pengujian black box testing.
Kata Kunci: Sistem Informasi Peminjaman, Alat
kesehatan, PHP, Black Box Testing
PENGUJIAN MODEL MULTIPLICATIVE HOLT WINTER’S EXPONENTIAL SMOOTHING UNTUK MEMPREDIKSI JUMLAH PENUMPANG KERETA API DI JABODETABEK (Studi Kasus: Jumlah Penumpang Kereta Api di Jabodetabek Periode Januari 2018 – Desember 2021)
Train is one of the most common modes of
transportation used by the public to travel. The data of
the number of train’s passengers in Jabodetabek for all
types of classes is a time series data which has a seasonal
pattern. However, in 2019, the Covid-19 outbreak
occurred which had an impact on all sector include
train’s passengers. Therefore, in this thesis, the
Multiplicative Holt – Winter exponential smoothing
model will be tested to predict the number of train
passengers in Jabodetabek on Januari 2018 – Desember
2021 periode. Holt – Winter exponential smoothing is
one of the prediction method which has predict the time
series data which has seasonal pattern. Holt – Winter
exponential smoothing has three smoothing parameters,
namely α, β, and γ. In parameter selection, RMSE and
SSE will be used to optimize α, β, and γ. Next, the
determination of the optimal parameters will be selected
based on the MAPE value generated after the
optimization process. In this study, the optimal
parameters were obtained, namely α = 0,97, β = 0,03, and γ
= 1 with the resulting SSE value of 4.81E+08 and the
MAPE value of 9.98%.
Keywords: forecasting, Multiplicative model, Holt –
Winter exponential smoothin
Pembiasaan Kegiatan Istighosah Dalam Membentuk Religiusitas Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Palrejo 1 Sumobito Jombang
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI MADRASAH TSANAWIYAH DARUL MA’ARIF DESA TINGGARBUNTUT KECAMATAN BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO
Dampak Globalisasi membuat remaja sebagai generasi penerus bangsa
mengabaikan pendidikan karakter. Oleh karena itu, pembentukan karakter
religius siswa melalui kegiatan keagamaan ditanamkan sejak dini. Tujuan
Penelitian untuk menganalisis bagaimana upaya pembentukan karakter religius
siswa melalui kegiatan keagamaan. Metode Penelitian menggunakan deskriptif
kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara
serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di
MTs Darul Ma’arif berlangsung dengan baik. terdapat beberapa macam kegiatan
keagamaan yang sudah terlaksana, meliputi pembinaan pembacaan Al-Qur’an,
Sholat dhuha berjamaah, Istighosah, sholat dzuhur berjamaah, tadarus keliling
(Darling), dan PHBI. Upaya pembentukan karakter religius siswa melalui
kegiatan keagamaan di MTs Darul Ma’arif ialah dengan mewajibkan siswa
untuk mengikuti kegiatan keagamaan yang wajib (sholat dhuha, tadarus alqur’an, sholat dzuhur, dan istighosah) maupun kegiatan keagamaan yang sunnah
(ekstrakurikuler banjari dan qiro’ah). Faktor pendukung adalah sarana
prasarana dan aturan-aturan dalam kegiatan keagamaan. Sedangkan faktor
penghambatnya ialah faktor bawaan lahir, dan faktor dari lingkungan bermain.
Kata Kunci: Pembentukan karakter, Religius, Kegiatan Keagamaa
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI PEMBELAJARAN KITAB ĀL ĀL Ā DI MADRASAH ALIYAH RADEN RAHMAT SELOREJO MOJOWARNO
Penguatan pendidikan karakter disiplin melalui pembelajaran kitab Āl āl ā di MA Raden
Rahmat Selorejo merupakan program pendidikan karakter yang bertujuan untuk
merubah sikap disiplin siswa dalam menuntut ilmu yang bersumber pada kitab Alala.
Realita penelitian yang diteliti oleh penulis adalah tentang menurunya prilaku
yang kurang baik dan menurunya akhlakul karimah pada siswa dalam
pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan instrumen
pengambilan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang di peroleh
dalam penelitian ini adalah (1) Meningkatnya minat belajar siswa dalam mengikuti
pembelajaran, (2) Adanya perubahan sikap atau prilaku tidak disiplin siswa menjadi
lebih disiplin, (3) Dalam proses belajar mengajar harus menggunakan metode sesuai apa
yang diinginkan siswa, (4) Meningkatnya karakter baik siswa dilingkungan sekolah
maupun luar sekolah.
Kata kunci: Pendidikan Karakter, Disiplin, Kitab Āl āl
PENGARUH PENGAJIAN RUTIN JUM'AT KLIWON TERHADAP RELIGIUSITAS REMAJA DI DUSUN SUMBER PENGANTEN JOGOROTO JOMBANG
Religiusitas atau keberagamaan sangat penting bagi kehidupan manusia sebab manusia
dalam berbagai dimensi kehidupan akan dimintai pertanggungjawaban setelah
meninggal. sehingga dibutuhkan pembekalan agama salah satunya melalui pengajian
karena pengajian merupakan salah satu sarana kegiatan yang bertujuan membentuk
seorang muslim yang baik, beriman, bertaqwa dan berbudi pekerti. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui religiusitas remaja melalui pengajian rutin jum’at kliwon di
dusun Sumber Penganten Jogoroto Jombang. di Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket atau kuesioner, dan
dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian melalui uji analisis product moment, maka
diperoleh nilai dari rxy atau r hitung sebesar 0,516. Sedangkan r table pada taraf
signifikansi 5% sebesar 0,361. Jadi dapat dikatakan 0,516 > 0,361. Maka hal ini
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pengajian rutin jum’at Kliwon terhadap
religiusitas remaja di dusun Sumber Penganten Jogoroto Jombang.
Kata Kunci: Pengajian Rutin, Religiusitas, Remaj
NURSE PERCEPTIONS TO IMPLEMENT FIVE MOMENTS OF HAND WASHING
Background: Hand washing is one of the actions to clean hands and fingers to reduce nosocomial infections. Correct and appropriate nurse’s behavior in carrying out hand washing determines the adequate hand washing.
Objective: This study purpose was to determine the perceptions of the nurse to implement five moments of hand washing.
Methods: The study design used a description. Sampling used in this study was 20 respondents. The perceptions were measured by questionnaire. The statistical test data was analyzed using univariate.
Results: The study results showed that the majority of respondents had a good perception (75%), while a small number of respondents had a fairly good perception (25%).
Conclusion: The nurse's perception of carrying out the five moments of hand washing in the emergency room at Unipdu Medika Hospital was good. Hence, doing the correct hand washing procedure can prevent nosocomial infections
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA KUSTA
Background:
Kusta merupakan penyakit infeksi yang kronik, penyebabnya adalah Mycobacterium leprae yang berfungsi sebagai intraseluler obligat. Penyakit kusta dapat menimbulkan masalah yang sangat kompleks baik dari segi medis maupun meluas sampai sosial, ekonomi, lingkungan dan lain-lainnya. Kasus kusta terus meningkat pada tahun 2014 menjadi 17.025, kasus terus meningkat pada tahun 2015 menjadi 17.202 per 1.000.000 penduduk.
Objectives:
Keluarga dengan salah satu anggota keluarga yang menderita kusta.
Design:
Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi literatur dari empat keluarga yang menggunakan 3 karya tulis ilmiah. Proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi.
Data Sources:
Hasil dari pelaksanaan asuhan keperawatan pada 4 keluarga didapatkan 1 sampai 3 diagnosa keperawatan dapat teratasi dalam 2-3 kali kunjungan. Setelah dilakukan pengkajian, diagnosa keperawatan yang muncul pada keluarga 1 perubahan proses keluarga, keluarga 2 dan 3 defisit pengetahuan, dan keluarga 4 ketidakpatuhan. Etiologi pada diagnosa keluarga 1 adalah dampak adanya anggota keluarga yang sakit, sedangkan pada keluarga 2,3, dan 4 karena ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan.
Results:
Perbedaan penyebab dari diagnosa keempat keluarga disebabkan karena masalah pada keluarga 1 karena adanya dampak dari anggota keluarga yang sakit, sedangkan pada keluarga 2,3, dan 4 karena keluarga tidak mampu mengenal masalah kesehatan seperti tidak mengetahui tanda dan gejala penyakit kusta.
Conclusions:
Cara penyuluhan kesehatan pada kusta dan memantau upaya kesehatan didalam setiap keluarga
Background:
Kusta merupakan penyakit infeksi yang kronik, penyebabnya adalah Mycobacterium leprae yang berfungsi sebagai intraseluler obligat. Penyakit kusta dapat menimbulkan masalah yang sangat kompleks baik dari segi medis maupun meluas sampai sosial, ekonomi, lingkungan dan lain-lainnya. Kasus kusta terus meningkat pada tahun 2014 menjadi 17.025, kasus terus meningkat pada tahun 2015 menjadi 17.202 per 1.000.000 penduduk.
Objectives:
Keluarga dengan salah satu anggota keluarga yang menderita kusta.
Design:
Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi literatur dari empat keluarga yang menggunakan 3 karya tulis ilmiah. Proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi.
Data Sources:
Hasil dari pelaksanaan asuhan keperawatan pada 4 keluarga didapatkan 1 sampai 3 diagnosa keperawatan dapat teratasi dalam 2-3 kali kunjungan. Setelah dilakukan pengkajian, diagnosa keperawatan yang muncul pada keluarga 1 perubahan proses keluarga, keluarga 2 dan 3 defisit pengetahuan, dan keluarga 4 ketidakpatuhan. Etiologi pada diagnosa keluarga 1 adalah dampak adanya anggota keluarga yang sakit, sedangkan pada keluarga 2,3, dan 4 karena ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan.
Results:
Perbedaan penyebab dari diagnosa keempat keluarga disebabkan karena masalah pada keluarga 1 karena adanya dampak dari anggota keluarga yang sakit, sedangkan pada keluarga 2,3, dan 4 karena keluarga tidak mampu mengenal masalah kesehatan seperti tidak mengetahui tanda dan gejala penyakit kusta.
Conclusions:
Cara penyuluhan kesehatan pada kusta dan memantau upaya kesehatan didalam setiap keluarg