3183 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID 19 DENGAN PERIILAKU MENJAGA PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR PETERONGAN JOMBANG
Pandemi Covid-19 akan diprediksi menjadi endemi akan tetapi masih
belum diketahui secara pasti kapan akan terjadi. Munculnya varian-varian baru
yang lebih berbahaya dan lebih menular bisa saja terjadi. Pemerintah telah
berupaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 seperti
pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan di
berbagai daerah di Indonesia. Untuk menjamin keberhasilan program pemerintah
tersebut, kepatuhan masyarakat terhadap upaya pencegahan sangat penting, yang
sebagian besar dipengaruhi pengetahuan dan prilaku terhadap Covid-19, jika
seseorang memiliki pengetahuan baik, maka prilaku positif akan terbentuk dan
akhirnya dapat mengadopsi praktik yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang Covid-19 dengan
perilaku tentang menjaga protokol kesehatan Covid-19. Desain penelitian ini
adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Variabel independen
adalah pengetahuan dan variabel dependennya adalah perilaku menjaga protokol
kesehatan. Populasi penelitian ini adalah sebagaian masyarakat di pasar
Peterongan Jombang. Sampel diambil sebanyak 66 orang dengan menggunakan
teknik purposive sampling. Uji analisis dengan menggunakan uji analisis
Spearman. Hasil Uji spearmen di dapatkan nilai p (0, 602). artinya p>0,05 maka
tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku 3M pada
masyarakat di pasar Peterongan Jombang. Hasil penelitian ini menunjukkan
perilaku 3M tidak dipengaruhi oleh pengetahuan dan kemungkinan ada faktor
lain yang mempengarui perilaku perilaku 3M. Meskipun demikian perilaku
masyarakat sebagaian besar adalah baik dan cukup.
Kata kunci: Pengetahuan, perilaku, Covid-1
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA YOU TUBE HAND WASHING DANCE TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTIK MENCUCI TANGAN PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN MUSLIMAT 7 PETERONGAN JOMBANG
Mencuci tangan pakai sabun merupakan tindakan membersihkan tangan
menggunakan air yang mengalir dan sabun dengan langkah yang benar agar
terhindar dari penyebaran penyakit yang menular. Anak usia dini sering
mengalami masalah perilaku kesehatan sehingga rentan terkena penyakit. Media
YouTube adalah salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran
mencuci tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh
pendidikan kesehatan media you tube hand washing dance terhadap kemampuan
praktik mencuci tangan pada anak usia dini di Kelompok bermain Muslimat 7
Peterongan Jombang. Desain penelitian ini adalah one group pretest post test
design. Populasi penelitian ini adalah semua anak di kelompok bermain muslimat
7 perterongan Jombang sebanyak 30 anak, sampelnya 30 anak dengan teknik total
sampling. Variabel independen pendidikan kesehatan media YouTube. Variabel
dependen kemampuan praktek mencuci tangan. Pengumpulan data dengan lembar
observasi mencuci tangan yang baik dan benar. Kemudian data dikelola dengan
cara coding, editing, scoring, tabulating dan uji statistiknya menggunakan uji
Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian dari 30 responden sebelum diberikan
media YouTube mencuci tangan sebagian besar bisa melakukan pernyataan nomor
1 dan 5 sebanyak 6 responden (20%) dan setelah diberikan media YouTube
mencuci tangan sebagian besar bisa melakukan mencuci tangan sesuai SOP
sebanyak 2 responden (7%). Dari uji statistic menunjukkan P value < 0,05
sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan media YouTube terhadap
kemampuan praktik mencuci tangan pada anak usia dini. Ada pengaruh media
YouTube hand washing dance terhadap kemampuan praktik mencuci tangan pada
anak usia dini di Kelompok Bermain Muslimat 7 Peterongan Jombang.
Kata kunci: Youtube Hand Washing Dance, Mencuci Tangan, Anak Usia Din
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN MUSLIMAT 7 PETERONGAN JOMBANG
Menyikat gigi merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki
setiap manusia untuk menjaga kesehatan rongga mulut, Personal hygiene dan
lingkungan berperan penting dalam tumbuh kembang anak usia dini dan Menggosok
gigi dengan waktu dan cara yang tepat sangat penting karena gigi dan mulut yang
sehat mencerminkan kualitas gigi yang baik. Hal ini Peneliti mengambil sasaran anak
usia dini karena pendidikan anak usia dini merupakan pondasi bagi dasar
perkembangan anak, Dan juga diusia dini merupakan kelompok yang masih mudah
diberikan suatu pemahaman yang berkaitan dengan pengetahuan, perilaku, dan sikap
yang nanti dapat berpengaruh jika umurnya semakin bertambah atau semakan
dewasa.
Desain penelitian ini menggunakan pendekatan pra eksperimen, variabel
indepent pendidikan kesehatan melalui media youtube dan variabel dependen
kemampuan menggosok gigi pada anak usia dini.populasi dalam penelitian ini
sebanyak 30 responden.sampel penelitian sebanyak 30 responden menggunakan
tehnik total sampling .alat ukur yang di gunakan menggunakan lembar
observasi.kemudian hasil data lembar observasi di uji menggunakan uji wilcoxcon
dengan signifikan (α=0,000 )
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan
melalui media youtube terhadap peningkatan kemampuan menggosok gigi pada
anak usia dini dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (p <0,005).
Kesimpulan diharapkan anak dapat menggosok gigi dengan baik dan benar
setelah melihat video youtube tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar
sehingga meningkatkan kemampuan anak dalam menggosok gigi
Kata kunci : Kesehatan Gigi,Media Youtube, Anak Usia Din
PENGARUH AKUPRESUR PADA TITIK QIHAI (CV6) DAN TITIK SANYIJIAO (SP6) TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID (DYSMENORHOEA) DI ASRAMA PUTRI II AL-KHODIJAH DARUL ULUM
Dysmenorhea merupakan nyeri haid yang dapat disertai mual, muntah, diare,
berkeringat dingin dan pusing. Namun belakangan diketahui bahwa nyeri haid tidak
hanya dirasakan dibagian perut bawah saja. Beberapa remaja terkadang merasakan
dibagian punggung bagian bawah, pinggang, panggul, otot paha hingga jika masalah
ini dibiarkan dan tidak diatasi maka akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Intervensi
nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid adalah pemberian
akupresur pada titik qihai (CV6) dan titik sanyijiao (SP6). Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pemberian akupresur pada titik qihai (CV6) dan titik sanyijiao
(SP6) terhadap penurunan intensitas nyeri haid (dysmenorhea).
Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Experiment dengan
pendekatan Two Group Pretest-Postets Design, pengambilan sampel menggunakan
teknik Simple Random Sampling. Jumlah populasi yang mengalami nyeri haid adalah
67 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden, masing-masing
responden berjumalah 26 responden pada kedua kelompok. Pemberian akupresur pada
titik qihai (CV6) dan titik sanyijiao (SP6) diberikan pada hari pertama dysmenorhea
selama 20 menit. Intensitas nyeri haid di ukur dengan Numeric Rating Scale (NRS).
Analisis uji yang menggunakan Uji Wilcoxon dan Mann Whitney dengan P value
<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan intensitas nyeri dysmenorhea sebelum diberikan
intervensi pada kedua kelompok adalah sebanding. Pada kelompok akupresur titik
qihai (CV6) intensitas nyeri dysmenorhea menurun secara signifikan dari median 6
menjadi 3, sedangkan pada kelompok akupresur pada titik sanyijiao (SP6) intensitas
nyeri haid menurun dari 5 menjadi 3. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan
antara pemberian akupresur pada titk qihai (CV6) dan titik sanyijiao (SP6) terhadap
dysmenorhea.
Intervensi akupresur pada titik qihai (CV6) dan titik sanyijiao (SP6) secara
signifikan dapat menurunkan intensitas nyeri dysmenorhea dan dapat digunakan
sebagai alternatif dalam mengurangi nyeri dysmenorhea.
Kata Kunci : Nyeri dysmenorhea, akupresur, titik qihai (CV6), titik sanyijiao (SP6
PENGARUH MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DAN MOTIVASI TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 8 JOMBANG
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen
pendidikan karakter, motivasi, dan kedisiplinan siswa, serta bagaimana pengaruh
manajemen pendidikan karakter dan motivasi terhadap kedisiplinan siswa kelas 7
MTs Negeri 8 Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kuantitatif dengan pendekatan survey, dimana pengumpulan datanya
menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan angket yang disebarkan
kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 7
berjumlah 146 siswa yang dibagi menjadi 4 kelas. Sedangkan teknik pengambilan
sampel menggunakan purposive sampling di mana setiap kelas diambil masingmasing 10 siswa dengan total sampel adalah 40. Berdasarkan hasil analisis data
jawaban kuesioner siswa dengan menggunakan program SPSS For Windows Ver.
25 didapatkan bahwa manajemen pendidikan karakter siswa kelas 7 di MTs
Negeri 8 Jombang berada dalam kategori cenderung rendah dengan nilai nilai
rata-rata (mean) sebesar 194,43. Sedangkan motivasi siswa cenderung berada
dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 105,78. Dan
kedisiplinan siswa tergolong berada dalam kategori cenderung rendah dengan
nilai rata-rata (mean) sebesar 145,08. Uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh
antara manajemen pedidikan karakter dan motivasi terhadap kedisiplinan siswa
kelas 7 MTs Negeri 8 Jombang. Berdasarkan uji F atau ANOVA diperoleh nilai F
hitung > dari F tabel sebesar 157,386 > 3.245 dengan tingkat signifikan (angka
probabilitas) sebesar 0.000. Karena F hitung > dari F tabel, maka hipotesis
diterima. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.946 dengan pengaruh sebesar R
2
0,895 atau 89,5%. Sedangkan sumbangan efektif (SE) pada variabel manajemen
pendidikan karakter adalah 39,8%, sedangkan pada variabel motivasi adalah
49,7%. Sumbangan relatif (SR) pada variabel manajemen pendidikan karakter
adalah 44,5%, sedangkan pada variabel motivasi adalah 55,5%.
Kata Kunci: Manajemen, Pendidikan Karakter, Motivasi, Kedisiplinan Sisw
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DIARE DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA DI RUANG SRIKANDI RSUD JOMBANG
Diare adalah suatu keadaan dimana terjadi perubahan pola dengan sering
buang air besar lebih dari tiga kali sehari dan konsistensi tinja encer atau lebih
encer, baik tanpa darah maupun tanpa lendir. Data RSUD Jombang sejak tahun
2021 hingga Januari 2022 menunjukkan 95 anak dirawat di ruang srikandi untuk
berobat karena diare. Diare masuk dalam daftar 10 besar penyakit di ruang srikandi
,dan ini menandakan bahwa diare merupakan penyakit yang sering menyerang
anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari asuhan keperawatan pada
klien anak dengan diare.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian
deskriptif adalah metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama
membentuk gambaran situasi yang objektif dengan menggunakan pendekatan studi
kasus.
Setelah dilakukan tindakan keparawatan pada ke dua klien maka hasil yang
ditemukan diagnosa keperawatan yang ditegakkan pada klien 1 ialah hipovolemia,
diare, gangguan pola tidur, defisit pengetahuan, resiko defisit nutris, dan pada klien
2 diare, resiko hipovolemia, gangguan pola tidur, defisit pengetahuan, resiko defisit
nutrisi.
Asuhan Keperawatan pada ke dua klien dengan diare dapat dilakukan melalui
5 proses keperawatan dan semua masalah yang ditemukan dapat teratasi secara
optimal.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan Pada Anak Diare Dengan Masalah Keperawatan
Hipovolemi
PEMANFAATAN MOBILE MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK DI TOKO ELUNS FACTORY MOJOKERTO
Pemasaran dalam dunia bisnis sangatlah dibutuhkan untuk
memperkenalkan produk serta dapat menambah konsumen lebih banyak. Dengan
mengikuti perkembangan zaman, pemasaran dapat dilakukan menggunakan
mobile marketing dengan memanfaatkan aplikasi pada smartphone untuk media
promosi supaya dapat menjangkau konsumen secara meluas serta memudahkan
konsumen untuk mendapatkan informasi produk yang ditawarkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai
media pemasaran dalam mobile marketing yang digunakan untuk meningkatkan
penjualan produk. Metode dalam penelitian tersebut menggunakan kualitatif
dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah
analisi deskriptif dengan menggunakan 4 orang sebagai informan dan 2 orang
sebagai triangulator didapatkan hasil bahwa pemanfaatan Mobile Marketing dapat
meningkatkan penjualan produk dan informasi yang diberikan oleh penjual dapat
sampai dengan cepat kepada konsumen.
Kata Kunci: Pemasaran, Mobile Marketing, Peningkatan Penjualan, Produk,
Konsume
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DI MADRASAH IBTIDAIYAH TANWIRUL AFKAR PURI MOJOKERTO
Penelitian ini dilakukan berdasarkan kajian awal yang memberikan kemampuan
pemahaman konsep IPA pada siswa kelas IV yang masih rendah berdasarkan hasil
wawancara dengan guru kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan
pemahaman konsep IPA dengan menggunakan desain penelitian PTK model
Kemmis dan Mc Taggart. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu
wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Untuk teknik analisis data
menggunakan flow model dengan tiga tahap yaitu data reduction, data display, dan
conclusion drawing. Sebelum melakukan tindakan, peneliti melakukan pra siklus
dan hasil pra siklus diperlukan tindakan untuk meningkatkan kemampuan
pemahaman konsep IPA siswa. Kemudian peneliti melakukan tindakan pada siklus
1 dengan persentase ketuntasan 46%, hal ini masih rendah. Peneliti melakukan
siklus 2 dengan persentase ketuntasan 100% dan dapat ditarik kesimpulan bahwa
penerapan media Pop Up Book dapat meningkatkan pemahaman konsep dibuktikan
dengan nilai rata-rata pada tahap pra siklus 47,27, siklus 1 nilai rata-rata 59,54, dan
siklus 2 nilai rata-rata 80.
Kata kunci: Penerapan, Media Pop Up Book, Pemahaman Konsep IP
STRATEGI PENGEMBANGAN JASA WISATA AER MATA EBUH DENGAN WORD OF MOUTH SEBAGAI DESTINASI WISATA RELIGI DI AROSBAYA BANGKALAN MADURA
Pariwisata merupakan bagian penting dalam perkembangan ekonomi.
Destinasi pariwisata di Indonesia tidak hanya wisata ala tetapi juga wisata religi.
Seperti halnya di pulau madura jawatimur yang mayoritas masyarakatnya kental
terhadap keislaman dan juga patuh kepada para pemuka seperti kyai. Bangkalan
merupakan salah satu kabupaten yang memiliki destinasi wisata religi yaitu wisata
pasarean aer mata ebuh. Selain sebagai obyek wisata, wisata aer mata ebuh ini
menyimpan nilai sejarah dimana wisata aer mata ebuh ini dipercaya memiliki
khasiat. Kondisi dan perkembangan dari wisata aer mata ebuh ini semakin
meningkat dengan adanya renovasi secara berkala agar menarik pengunjung.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai
kondisi dan Strategi perkembangan jasa wisata aer mata ebuh sebagai destinasi
wisata religi di Arosbaya Bangkalan Madura. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan tekhnik pengambilan data
menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.
Tekhnik analisis data yang digunakan adalah reduksi, reduksi dat dan
penyajian data dengan dengan memilih juru kunci sebagai tringulator pengelola
makam aer mata ebuh, pengelola sumber mata air, pengelola bukit kapur serta dua
pengunjung sebagai informan dengan hasil bahwa strategi yang digunakan melalui
promosi Dengan memperbaiki produk secara berkala sehingga wisata aer mata
ebuh ini termasuk 10 wisata terfavorit dan menyediakan paket objek wisata seperti
wisata religi makam aer mata ebuh dan sumber mata air dan wisata alam yaitu bukit
kapur yang betujuan untuk menarik wisatawan.
Kata kunci : Strategi pengembangan, wisata religi, dan pulau Madur
PENGARUH MEDIA PEMASARAN ONLINE, DESAIN PRODUK DAN KEUNIKAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI KERAJINAN MAHAR PADA EL-MAHAR MOJOKERTO
Persaingan usaha yang semakin tinggi dan semakin kompleks sehingga
setiap pengusaha dituntut untuk memperbaiki hal-hal yang terkait dalam setiap
produk bisnis dan cara pemasarannya. Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh media pemasaran online, desain produk dan keunikan produk terhadap
minat beli kerajinan mahar pada El-mahar Mojokerto. Penelitihan ini
menggunakan teknik non-probability sampling, dengan jumlah sampel calon
pembeli atau customer El-mahar Mojokerto sebanyak 69 orang. Data yang
diperoleh diolah menggunakan software IBM SPSS 26.
Berdasarkan analisis data statistic, indikator bersifat valid dan variabelnya
bersifat reliable. Pada pengujian asumsi klasik, model regresi bebas
multikolineritas, tidak terjadi heterokedastisitas dan berdistribusi normal. Dengan
hasil persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y =15,199 + 0,289 +
0,052 + 0,129 + e 3,597 > 1,99
Hasil uji t diketahui variabel Media pemasaran online secara parsial
maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai hitung
3,597 > tabel 1,99, variabel desain produk dengan nilai t hitung 0,376 > t tabel
1,99 dan variabel keunikan produk dengan nilai t hitung 0,997 > t tabel 1,99.
Berdasarkan uji F diketahui bahwa signifikasi 0,002 < 0,05 sehingga variabel
media pemasaran online, desain produk dan keunikan produk berpengaruh secara
simultan terhadap kinerja karyawan dengan F hitung > F tabel (5,670 > 2,74).
Hasil penelitihan ini menjunjukkan bahwa variabel media pemasaran
online, desain produk dan keunikan produk berpengaruh signifikan sebesar
60,7%. Sedangkan sisanya 39,3% dipengaruhi oleh variabel luar yang tidak
diteliti.
Kata kunci: media pemasaran, desain produk, keunikan produk, minat Bel