Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Unipdu Jombang
Not a member yet
    3183 research outputs found

    GENDER OPPRESSION AND LIBERAL FEMINISM VALUES THROUGH VERBAL AND NON-VERBAL EXPRESSION REFLECTED IN ENOLA HOLMES 2 MOVIE

    No full text
    This study focused in analyzing the gender oppression and liberal feminism values experienced by women characters in Enola Holmes 2 movie. The aims of this study were: (1) To identify the gender oppression through verbal and nonverbal expression experienced by women characters (Enola, Sarah, Edith, Eudoria, Mira Troy, and Female Factory Workers) depicted in Enola Holmes 2 movie, (2) To identify the liberal feminism values through verbal and non-verbal expression experienced by women characters (Enola, Sarah, Edith, Eudoria, Mira Troy, and Female Factory Workers) showed in Enola Holmes 2 movie. The method applied in this analysis was descriptive qualitative method. This study applied the theory of liberal feminism proposed by Mary Wollstonecraft (1999) and the theory of gender oppression proposed by Iris Marion Young. The results of this study showed that the women characters in Enola Holmes 2 movie experienced the gender oppression through verbal expression in the form of speaking that is done directly from conversation and non-verbal expression in the form of facial expression and kinesics experienced by women characters such as, women being considered weak, unworthy of getting position, and unsuitable to do masculine jobs. In addition, they were fighting for equal rights that show about liberal feminism values through verbal expression in the form of speaking that is done directly from conversation and non-verbal expression in the form of artifactual and kinesics such as, getting an education and going on strike in order to get decent rights as women. Keywords: Enola Holmes 2 movie, Gender Oppression, Liberal Feminism Values, Verbal Expression, and Non-verbal Expression

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEUANGAN PONDOK PESANTREN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SCRUM

    Get PDF
    Pondok pesantren Darul Ulum dalam pelayanannya terutama di bidang adminitrasi keuangan masih menggunakan cara yang konvensional, dimana pengurus asrama akan mencatat alur keuangan baik uang keluar atau uang masuk pada pembukuan keuangan manual, dan penyusunan laporan keuangan akan dilakukan setiap 3 bulan bahkan 6 bulan sekali, sedangkan bukan tidak mungkin ketika petugas pencatatan berganti maka data keuangan juga ikut hilang. Beberapa hal diatas dapat menimbulkan masalah seperti kesalahan pencatatan uang keluar ataupun uang masuk, minim akses sehingga kurangnya transparasi keuangan dan kurang up to date, data hilang atau rusak yang bisa disebabkan oleh kesalahan orang ataupun lupa dalam menyimpan data, pengawasan rendah sehingga saat terjadi kecurangan oleh seseorang akan sulit untuk dilacak dan juga lama dalam mengetahuinya sehingga kerugian akan semakin besar, tidak adanya pembukuan yang rapi sehingga tidak ada acuan anggaran belanja dari yang sudah dihabiskan di tahun-tahun sebelumnya, dan juga akan memakan waktu lama dalam pembuatan laporan keuangan. Untuk mengatasi masalah diatas maka penulis merancang dan membangun sistem informasi administrasi keuangan pondok pesantren berbasis web ini menggunakan metode scrum dengan pendekatan agile dan memanfaatkan framework laravel, dalam bahasa pemrogaman menggunakan PHP native dan untuk database menggunakan my sql sebagai database management system. Hasil dari pembuatan aplikasi ini memiliki fitur pencatatan pemasukan, pengeluaran serta perekapan data keuangan, history keuangan. Laporan keuangan seperti selisih uang masuk dan uang keluar, sehingga diketahui sisa uang yang digunakan. Hasil penelitian menunjukan sistem dapat membantu pihak pondok pesantren lebih tepatnya pembina asrama dalam mengelola dan menyebarkan informasi terkait administrasi keuangan pondok pesantren. Kata Kunci: Administrasi Keuangan, Pondok Pesantren, Scrum

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT JANGUNG UNGGUL MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT BERBASIS WEB

    Get PDF
    Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang penting di Indonesia. Jagung memiliki banyak manfaat, baik sebagai bahan pangan, pakan ternak, maupun bahan baku industri. Pemilihan bibit jagung yang tepat merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi hasil panen. Bibit jagung yang unggul memiliki karakteristik seperti tahan hama dan penyakit, adaptif terhadap iklim dan tanah, berumur pendek, berpotensi hasil tinggi, dan berkualitas baik. Namun, pemilihan bibit jagung yang unggul tidaklah mudah, karena terdapat banyak jenis bibit jagung yang tersedia di pasaran dengan berbagai kriteria dan harga yang berbeda-beda Untuk membantu petani dalam memilih bibit jagung yang unggul, diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi berdasarkan kriteriakriteria yang diinginkan oleh petani. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk sistem pendukung keputusan adalah metode Weighted Product (WP). Kelebihan metode weighted product mudah dipahami karena metode tahapan perhitungan sangat simple dan perhitungan dengan metode weighted product tetap terperinci. Metode WP telah banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, manajemen, teknik, dan lain-lain. Hasil dari penelitian ini beruapa sebuah Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan bibit jagung terbaik yang dapat membantu Petani menentukan bibit jagung yang tepat sesuai alternatif dan kriteria yang diinginkan. Kata Kunci: Jagung, Bibit Jagung, Weighted Produc

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN DAN PENJADWALAN PERNIKAHAN DI KUA PETERONGAN

    Get PDF
    Kantor Urusan Agama (KUA) Sebagai Lembaga yang bertanggung jawab dalam mengurus pernikahan, untuk mengelola data pernikahan dengan akurat dan terorganisir, proses pengolahan data pernikahan meliputi pencatatan data calon pengantin, persiapan dokumen pernikahan, dan pengarsipan data pernikahan, namun dalam hal pengolahan pencatatan data pernikahan di KUA Kecamatan Peterongan masih dilakukan secara manual, hal ini seringkali memakan waktu dan rentan mengalami banyak kesalahan yang dapat mempengaruhi tingkat akurasi data pernikahan dan memperlambat proses pengelolaan data. Dari permasalahan tersebut penulis mengusulkan sistem informasi berbasis web yang menjadi solusi bagi calon pengantin untuk mendaftar nikah agar tidak perlu datang ke KUA. sistem ini berbasis web yang dibangun menggunakan framework PHP yaitu Laravel yang berbasis MVC sehingga menghasilkan struktur penulisan kode yang rapi dan mudah dipahami, dan MySQL sebagai database management sistem serta framework bootstrap untuk desain user interface sehingga tampilan sistem menjadi lebih menarik dan responsif. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas sistem menggunakan Blackbox Testing dapat disimpulkan Sistem Informasi yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengelola daftar pernikahan mulai dari proses pendaftaran dan penjadwalan sehingga mempermudah user (calon pengantin) dan Admin (Petugas KUA). Dengan adanya sistem informasi berbasisweb ini memudahkan pihak kantor urusan agama peterongan dalam menangani dan mengelola data calon pengantin sehingga lebih cepat, bagi calon pengantin tidak perlu dating ke KUA untuk mengurus dan mendaftar nikah sehingga mempercepat waktu mendaftar nikah. Kata Kunci: Sistem Informasi, KUA, Laravel, Blackbox

    MANAJEMEN PERENCANAAN KURIKULUM DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X DI MADRASAH ALIYAH FATTAH HASYIM TAMBAKBERAS JOMBANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen perencanaan kurikulum dalam peningkatan kemampuan membaca kitab kuning dan kemandirian belajar siswa di kelas X Madrasah Aliyah Fattah Hasyim Tambakberas Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen perencanaan kurikulum dalam peningkatan kemampuan membaca kitab kuning dan kemandirian belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Fattah Hasyim Tambakberas Jombang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu Perencanaan strategis, Perencanaan program dan Perencanaan pembelajaran. Faktor pendukung Manajemen Perencanaan Kurikulum Dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Kitab Kuning dan kemandirian siswa di kelas X Madrasah Aliyah Fattah Hasyim Tambakberas Jombang adalah keaktifan guru dan kreativitas guru, membaca kitab kuning bersama-sama satu kelas, saling menyima’ bacaan teman, adanya mata pelajaran pego dan siswa memiliki rasa ingin tahu yang besar. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kemampuan siswa tidak merata, keragaman bahasa asal siswa dan rendahnya kemampuan siswa dalam gramatika Arab Kata Kunci : Manajemen Perencanaan Kurikulum, Kitab Kuning, Kemandirian belaja

    PENGARUH MANAJEMEN MODEL KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL DAN KEDISIPLINAN GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 PETERONGAN JOMBANG

    Get PDF
    Manajemen kepemimpinan sangat penting perannya dalam merubah, mempertahankan, serta mengembangkan keberadaan organisasi atau lembaga. Kepemimpinan dapat di percaya sebagai kekuatan kunci penggerakan organisasi hingga bisa membangun dalam suatu budaya baru dengan sesuai hal perubahan. Kepemimpinan yang memiliki model kepemimpinan demokratis kepada guru diharapkan guru memberi umpan balik dengan memiliki kompetensi profesional dan kedisiplinan yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan memajukan sekolah. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data dengan populasi seluruh guru diSekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang yaitu berjumlah 72 dengan menggunakan rumus slovin. Dari Populasi 72 guru yaitu hasil yang diperoleh adalah 61 sampel. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis Penelitian1Lapangan (field research). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan statistik analisis regresi linier ganda dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini adalah Ada pengaruh positif dan signifikan antara manajemen model kepemimpinan demokratis kepala sekolah (X) terhadap kompetensi profesional guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang (Y1), dengan diperoleh nilai t hitung 4.432 > 2.008 dan nilai signifikan 0.000 < 0,05. Ada pengaruh positif dan signifikan antara manajemen model kepemimpinan demokratis kepala sekolah (X) terhadap kedisiplinan guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Peterongan Jombang (Y2), dengan diperoleh nilai t hitung 4.432 > 2.008 dan nilai signifikan 0.000 < 0,05. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama variabel manajemen model kepemimpinan demokratis (X) terhadap kompetensi profesional guru (Y1) dan kedisiplinan guru (Y2). Diketahui F hitung (14,659) lebih besar dari F tabel (3,19) dan nilai uji t signifikan (0,000) < (0,05). Kata Sandi: Kedisiplinan guru. Kompetensi profesional guru, Manajemen Kepemimpinan demokratis

    STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS GURU DAN PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 WIDANG TUBAN)

    Get PDF
    Banyak faktor yang mempengarui kemajuan sekolah, begitu juga tantangan yang dihadapi sekolah berkaitan dengan maraknya kenakalan remaja pun juga banyak, oleh karena itu seorang kepala sekolah sebagai pemegang komando kebijakan harus mampu membawa lembaga kearah yang lebih baik, menuntun para guru dan peserta didik untuk lebih mengenal dan mendalami agamanya sebagai solusi menghadapi tantangan diatas, oleh karenanya dibutuhkan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan budaya keagamaan masyarakat sekolah.Penelitian ini bertujuan mengetahui, (1) langkah-langkah kepala sekolah dalm meningkatkan budaya religius, (2) budaya religius di sekolah yang sudah ada, (3) dukungan orang tua murid, komite sekolah, guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya religius, (4) cara mengatasi masalah meningkatkan budaya religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMPN 2 Widang Tuban. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) langkah kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius diawali dengan perencanaan (rapat dengan guru, mendorong siswa lebih giat menjalankan agama, membuat piket jadwal kontrol kegiatan, (2) bentuk-bentuk budaya religius yang ada di sekolah adalah Shalat Dhuha, Salat Dhuhur berjamaah, Baca dan Tulis Al Qur’an, penambahan jam untuk materi ilmu agama, Peringatan Hari Besar Islam, penerapan 3 S, istighasah, LDS, Pondok Ramadlan. Sedangkan implementasinya adalah strategi yang sudah dirancang dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi (3) dukungan dari guru dan warga sekolah dalam meningkatkan budaya Religius meliputi, siswa datang ke sekolah di sambut oleh OSIS dan guru piket, siswa menuju musholla untuk menunaikan shalat dhuha bersama dibimbing oleh guru piket, kemudian masuk kelas dimulai dengan doa bersama, shalat dhuhur berjama’ah baik, siswa maupun guru dimushalla. Dukungan orang tua adalah orang tua menyisihkan sebagian hartanya untuk membangun mushalla di sekolah. Kata kunci: Strategi, Kepala Sekolah, Budaya Religiu

    PEER GROUP EDUCATION ON PHBS ABOUT WASTE DISPOSING IN THE GIRLS' DORMITORY

    Get PDF
    Objective: Healthy problems are often experienced by students in Islamic boarding schools among others diarrhea, typus, and cholera. This is influenced by the behavior of throwing waste, especially in dormitories, which still need special attention. Peer group education as an effort to improve the behavior of throwing waste in its place. It aims to was to determine the influence of peer group education on PHBS about taking out waste. Methods: The research design used pra eksperiment with one group pretest posttest, a population of 189 santriwati at 4I Ainusyams Ponpes Darul Ulum girls' dormitory, approach purposive sampling technique with the criteria for class XI senior high school students and participated in all activities as many as 34 Santriwatiwati. The instrument of measuring knowledge and attitudes uses questionnaires, while the action are carried out in the way of observation. The analysis is the wilcoxon test (α<0.05). Results: Knowledge 0.015, attitude 0.011, and to do 0.000, while the behavior of disposing of waste P value 0.000 (p-value ≤ α) means that there is an influence of peer group aducation on PHBS's behavior about disposing of waste. Conclusion: This is based on the respondent's desire to improve the degree of health where the peer group education method is considered effectively applied in the dormitory in overcoming problems that occur in the dormitory, especially related to changes in health behavior

    GAMBARAN TINGKAT STRES PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2

    Get PDF
    iabetes Mellitus patients experience chronic metabolic disorders characterized by increased blood glucose due to several factors. Stress is one factor that can cause blood sugar levels to increase. The aim of this research is to determine the description of stress levels in people with type 2 diabetes mellitus. This research used a descriptive design. The place of this research is in the Humaira Room at PMC Hospital. The research sample was taken by non-probability sampling with random sampling technique. The data collection process using two DASS 42 was applied with a rating scale format. The stress levels in this study were normal, light, moderate, severe, very severe, to determine the level of stress in diabetes mellitus patients with a total of 14 questions. Data analysis used univariate. The results of this study were mostly male, namely 17 people (56.7%) and aged 40-60 years. Most of the respondents had no school education, no work and had suffered from diabetes mellitus < 5 years. Respondents experienced mild stress levels of 8 respondents (26.7%), moderate stress 19 respondents (63.3%) and severe stress 3 respondents (10%). The most serious source of stress comes from within themselves, namely, feeling that diabetes controls their life. Another source of stress still comes from outside but originates from interpersonal or relationships with others, sufferers feel that friends and family lack support and respect in treating diabetes mellitus. Therefore, they really need support from family and those closest to them. Keywords: Stress level, Diabetes mellitus patients, Chronic diseases

    EFFECTIVE COMMUNICATION STRATEGIES UTILIZED BY AN INSTRUCTOR IN TEACHING ENGLISH TO CHILDREN: A CASE STUDY OF A HIGH-POPULARITY YOUTUBE VIDEO

    Get PDF
    This study examines the communication strategies of educators within a specific video, drawing on Bandura's theory. Through qualitative analysis, this research scrutinizes data gleaned from a YouTube video. The findings of this study reveal that the teacher adeptly employs a range of impactful communication strategies when teaching language to children. Notably, the teacher captures the children's attention by incorporating captivating elements, including vivid colors, pertinent visuals, enjoyable and lively vocal tones, and fostering positive interactions between the teacher and the children

    1,047

    full texts

    3,183

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Unipdu Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇