3183 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH BERBASIS PONDOK PESANTREN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN DAYA SAING LULUSAN (STUDI KASUS: DI MADRASAH ALIYAH MAZRO’ATUL ULUM PACIRAN LAMONGAN)
Transformasi di era globalisasi membawa kemajuan dan perkembangan teknologi
yang mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam menyiapkan era
society 5.0. Pendidikan menciptakan peradaban manusia yang berdampak pada semua
aktivitasnya dengan mengasah ketajaman dan kelembutan hati. Manajemen kepala
madrasah bisa meningkatkan sumber daya manusia dan daya saing dengan peran dan
strategi untuk meningkatkan kompetensi professional guru dengan cara memberikan
pembinaan mental, spiritual dan artistic yang bernuansa pondok pesantren.
Adapun tujuan tesis ini, diantaranya:Untuk mendiskripsikan manajemen kepala
madrasah berbasis pondok pesantren, realita kompetensi profesional guru, Daya Saing
lulusan,dan faktor pendukung dan penghambat manajemen Kepala Madrasah berbasis
pondok Pesantren untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dan daya saing
lulusan di Madrasah Aliyah Mazro’atul Ulum Paciran Lamongan.
Meteode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara,
observasi dan dokumentasi. Sedangkan sumber data diperoleh penliti dari kepala
madrasah, para waka dan guru. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data
dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data (kesimpulan)..
Berdasarkan penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa Kepala Madrasah
dalam menerapkan manajemen yang berbasis Pondok Pesantren menggunakan
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi agar visi, misi dan tujuan
madrasah dapat terintregrasikan dengan pondok pesantren yang mengutamakan prinsip
keberkahan. Peningkatan kompetensi professional guru melalui pelatihan, diklat,
seminar, workshop, studi lanjutan dan penyedian fasiltas. Daya saing lulusan melalui
ketrampilan, studi kampus dan organisasi alumni. Faktor pendukung adalah motivasi
dari kepala madrasah, pendidik sudah terkualifikasi sarjana dan magister dan dukungan
dari orang tua. Sedangkan factor penghambat meliputi belum semua guru tersertifikasi,
terbatasnya waktu dan masalah internal beserta eksternal yang dihadapi oleh peserta
didik.
Kata Kunci : Manajemen Kepala Madrasah, Kompetensi Profesional Guru, Daya Saing
Lulusa
PENGARUH MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PENGASUH PESANTREN TERHADAP KOMPETENSI SOSIAL DAN KEDISIPLINAN GURU DI MADRASAH DINIYYAH MIFTAHUSSA’ADAH MOJOAGUNG JOMBANG
Kepemimpinan sangat penting perannya dalam merubah, mempertahankan, serta
mengembangkan keberadaan organisasi atau lembaga. Kepemimpinan dapat di percaya
sebagai kekuatan kunci penggerakan organisasi hingga bisa membangun dalam suatu
budaya baru dengan sesuai hal perubahan. Kepemimpinan diharapkan guru memberi
umpan balik dengan memiliki kompetensi sosial dan kedisiplinan yang tinggi dalam
melaksanakan tugas dan memajukan madrasah.tujuan peneliti untuk membuktikan
pengaruh manajemen kepemimpinan pengasuh pesantren terhadap kompetensi sosial dan
kedisiplinan guru di madrasah diniyyah miftahussa’adah mojoagung jombang.Penelitian
ini menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data dengan populasi seluruh
guru diMadrasah Diniyyah Miftahussa’adah Mojoagung Jombang yaitu berjumlah 20
dengan menggunakan rumus slovin. Dari Populasi 20 guru yaitu hasil yang diperoleh
adalah 16 sampel. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis
Penelitian Lapangan (feld research). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
statistik analisis regresi linier ganda dengan bantuan SPSS versi 18.Hasil penelitian ini
apakah manajemen kepemimpinan pengasuh pesantren berpengaruh terhadap kompetensi
sosial guru adalah Tidak pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan pengasuh
pesantren (X) terhadap kompetensi sosial guru di madrasah diniyyah miftahussa’adah
mojoagung Jombang (Y1), dengan diperoleh nilai t hitung 1.105 < 2.145 dan nilai
signifikan 0.288 > 0,05. apakah manajemen kepemimpinan pengasuh pesantren
berpengaruh terhadap kedisiplinan guru berpengaruh positif dan signifikan antara
kepemimpinan pengasuh pesantren (X) terhadap kedisiplinan guru di madrasah diniyyah
miftahussa’adah mojoagung Jombang (Y2), dengan diperoleh nilai t hitung 2.569 > 2.145
dan nilai signifikan 0.022 < 0,05. Tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
secara variabel kepemimpinan pengasuh pesantren (X) terhadap kompetensi sosial guru
(Y1).Diketahui F hitung (3,81) lebih besar dari F tabel (1,221) dan ada pengaruh terhadap
kedisiplinan guru (Y2). Diketahui F hitung (6.598) lebih besar dari F tabel (3,81) dan
nilai uji t signifikan (0,000) < (0,05).
Kata Sandi: Kedisiplinan guru. Kompetensi profesional guru, majemen
Kepemimpinan pengasuh pesantre
ASUHAN KEBIDANAN MULAI KEHAMILAN TRIMESTER III SAMPAI DENGAN NIFAS DAN KB PADA Ny. N DI TPMB SITI ROFI’ATUN, S.ST.Bd. DESA SAMBIREJO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG
Setiap wanita akan melalui proses kehamilan, bersalin dan nifas. Hal tersebut
merupakan proses fisiologis. Selama menjalani proses tersebut kemungkinan
terjadi masalah kesehatan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayinya,
terutama pada ibu yang tidak mendapatkan asuhan yang dimulai dari kehamilan,
bersalin, nifas, neonatus dan pemasangan alat kontrasepsi. Oleh karena itu,
diperlukan solusi untuk mencegah maupun mengatasi masalah tersebut, salah
satunya adalah (Continuity of Care). Tujuan penelititan ini adalah memberikan
asuhan secara Continuity of Care dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus
dan KB dengan menggunakan standar Asuhan Kebidanan dan SOAP.
Metode yang digunakan adalah Continuity Of Care yaitu asuhan kebidanan yang
dimulai dari masa kehamilah, persalinan, nifas, neonatus,dan keluarga
berencana. Asuhan diberikan di TPMB Siti Rofi’atun yang dimulai dari tanggal
28 Januari 2023 sampai 14 Mei 2023. Kunjungan asuhan Kebidanan dilakukan
di rumah Ibu dan di TPMB dengan kunjungan hamil sebanyak 3 kali, bersalin 1
kali, nifas 4 kali, neonatus 3 kali dan KB 2 kali
Hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan pada Ny.”N”yaitu pada masa
hamil Trimester III adalah normal dengan melakukan kunjungan hamil sebanyak
3 kali dengan risiko tinggi, persalinan 60 langkah berjalan dengan normal, nifas
berjalan sampai minggu ke 6 dengan normal dan belum menggunakan kontasepsi
serta asuhan neonatus sampai usia ≥28 hari dengan berat badan bayi melebihi
kenaikan normal.
Setelah melakukan asuhan Continuity of Care maka dapat disimpulkan bahwa
Asuhan kebidanan mulai kehamilan Trimester III sampai dengan Nifas
berlangsung secara normal dan ibu belum menggunakan kontrasepsi sehingga ada
kesenjangan antara teori dan fakta.
Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencan
ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PRODUKSI NATA DE COCO DI UMKM JAYA KELAPA TROWULAN MOJOKERTO
Setiap perusahaan akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan
produktivitas, efisiensi dan untuk mengembangkan produk supaya tetap unggul
dan terkemuka. Jika fungsi manajemen operasi untuk mendukung strategi
perusahaan secara keseluruhan, maka supply chain management bisa digunakan
untuk mendukung strategi manajemen operasi. Permasalahan yang terjadi dalam
hal manajemen rantai pasok pada produksi Jaya Kelapa meliputi bahan baku yang
terlalu jauh dan terbatas, permintaan yang cukup tinggi, kurangnya jumlah
pemasok, jaminan kulitas dan pengiriman barang yang tidak tepat waktu
menyebabkan tidak efisiennya kinerja rantai pasokan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang
supply chain management (SCM) pada produksi nata de coco di UMKM Jaya
Kelapa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
pengumpulan data melalui obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan
dalam penelitian ini terdiri dari 6 informan dan 1 trianggulator.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM Jaya Kelapa dalam
supply chain management memiliki 3 aliran yang meliputi aliran material, aliran
finansial, dan aliran informasi. Pelaku rantai pasokan diataranya petani kelapa,
pedagang pengumpul, produsen UMKM Jaya Kelapa, dan pabrik.
Kata kunci: Supply chain management, nata de coc
TANGKEPPAN PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (STUDI KASUS PERNIKAHAN DI KEPULAUAN KANGEAN KABUPATEN SUMENEP
Pernikahan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita
sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluaraga atau rumah tangga yang
bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang maha Esa. Dalam Islam
pernikahan di nilai sebagai ibadah dan bentuk pemenuhan kebutuhan seksual yang
sah dan benar, sehingga dalam pelaksanaannya pun harus sesuai dengan rukun
dan syarat yang telah ditentukan dalam Islam. Sebelum menikah manusia
memulainya dengan lamaran dan hal itu adalah normal, namun terdapat juga
beberapa proses pernikahan yang terjadi melalui sebuah peristiwa dan memang ke
absahannya masih perlu dipertanyakan, seperti dalam penelitian kali ini. Yaitu
Tangkeppan dalam perspektif maslahah mursalah (studi kasus pernikahan di
Kepulauan Kangean). Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan desain
penelitian studi kasus. Diketahui Tangkeppan merupakan kegiatan yang digunakan
untuk menikahkah dua orang yang bukan muhrim yang telah melanggar tata tertib
desa yang berhubungan dengan zina, dalam realisasinya Tangkeppan dijadikan
sebagai kontrol sosial dan bentuk hukuman.
Kata Kunci: Pernikahan, Tangkeppan, Maslahah Mursala
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN BARANG BEKAS SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN LAIN Di PT. INDOMARCO PRISMATAMA CABANG JOMBANG
Pendapatan merupakan hasil penjualan barang atau jasa dalam bisnis
selama periode waktu tertentu. Pendapatan perusahaan juga bisa berasal dari
bunga, dividen, royalti, dan lainnya yang digunakan orang lain atas aset
perusahaan dengan baik.
Tujuan dari penelitian ini ntuk mengetahui proses pengelolaan barang
bekas khususnya kardus bekas diperusahaan PT. Indomarco Primatama
cabang Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa barang bekas khususnya
kardus bekas dapat menjadi sumber pemasukan bagi perusahaan diluar usaha
pokok atau usaha utama.
Kata Kunci: Pengelolaan, Barang Bekas, Kardus Bekas, Pemasuka
COMMUNITY SERVICE ACTIVITIES THROUGH THE IMPLEMENTATION OF HEALTH EXAMINATION SERVICES AND COMPLEMENTARY THERAPIES: CUPPING AND ACUPUNCTURE
A healthy society is the main ideal in health development in Indonesia. Complementary therapy has now become the main alternative for people seeking treatment, because it is considered cheaper and less painful. The aim of this activity is to provide health examination services and complementary therapy of cupping and acupuncture to the community in Mayangan Village, Jombang District. This activity consists of a health examination, implementation of complementary cupping and acupuncture therapy, administration of medication and health counseling. There were 80 participants who took part in this activity. Most of the participants in this activity were pre-elderly (57%), with the largest gender being female (66%). The age range of participants is relevant to the complaints that arise during the health examination. The most common complaints are bone pain (40%), headaches (20%) and tingling in the feet (34%). This is in accordance with the symptoms that appear in metabolic diseases. In theory, the aging process will cause changes in all body systems in the elderly, one of which is metabolic changes which cause complaints as mentioned above. Cupping therapy or acupuncture is relatively safe for all diseases and for the elderly. The comfortable response from participants after therapy shows that this therapy can be carried out continuously in the community
PENGARUH LINGKUNGAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA PRODUK SKINCARE MS GLOW DI OUTLET MS GLOW STORE JOMBANG
Lingkungan kosumen adalah aspek dari luar diri konsumen yang ikut andil
dalam penentuan keputusan pembelian. Dalam menentukan suatu keputusan
pembelian seorang konsumen dipengaruhi oleh lingkungan atau pihak luar dari
diri konsumen yang terdiri dari budaya, kelas sosial, perngaruh pribadi, keluarga
dan situasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lingkungan konsumen
memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare Ms Glow di
Outlet Ms Glow Store Jombang. Dalam penelitian ini, pendekatan penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data ini
menggunakan kuesioner dan wawancara, responden pada keputusan pembelian
adalah konsumen skincare Ms Glow Jombang yang diambil secara random
berjumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non
probability sampling yaitu accidental sampling. Hasil dari penelitian ini mendapat
persamaan regresi Y = 8,548 + 0,859 X, sehingga dapat dijelaskan bahwa :
Konstanta sebesar 8,548 mengandung arti bahwa : (1) Nilai konsisten variabel
keputusan pembelian adalah 8,548, (2) Koefisien regresi X sebesar 0,859
menyatakan bahwa setiap penambahan 1 % nilai lingkungan konsumen, maka
nilai keputusan pembelian bertambah sebesar 0,859. Koefisien regresi tersebut
bernilai positif. Sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X
terhadap variabel Y adalah positif, hasil uji t dengan nilai nilai signifikansi dari
tabel coefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar < 0,001 yang lebih kecil
dari 0,05, sehingga dapat diseimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
Maknanya adanya pengaruh antara variabel lingkungan konsumen (X) dan
variabel keputusan pembelian (Y).
Kata Kunci : Lingkungan Konsumen, Faktor Budaya, Faktor Kelas Sosial,
Faktor Perngaruh Pribadi, Faktor Keluarga, Faktor Situasi
Dan Keputusan Pembelia
BIMBINGAN PRA NIKAH RAPAK BAGI CALON PENGANTIN DI KUA MOJOWARNO JOMBANG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Adanya bimbingan pranikah sangat
bermanfaat bagi kehidupan pasangan sebelum menikah, saat berumah tangga dan
masa memiliki anak-anak. Bimbingan pranikah merupakan salah satu layanan
konseling yang semakin memiliki pengaruh penting seiring dengan kompleksitas
manusia dimasa kini. Pentingnya bimbingan pranikah karena beberapa aspek,
diantaranya masalah perbedaan individu, masalah kebutuhan, masalah
perkembangan individu dan masalah latar belakang sosio kultural. Hal ini yang
mendorong peneliti untuk melakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan
metode Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif, dan Lokasi penelitian ini
diadakan di KUA Kecamatan Mojowarno, serta pengumpulan data nya
menggunakan metode wawancara, observasi yang di ambil dari pejabat KUA
Kecamatan Mojowarno dan beberapa perserta bimbingan pra nikah. Hasil
penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan Bimbingan Pra Nikah di KUA
Kecamatan Mojowarno sudah cukup baik dalam merealisasikan peran dan
fungsinya sebagai bukti banyak nya jumlah keluarga yang berhasil di nasehati dan
tidak terjadi kekerasan rumah tangga. Sebagai bahan masukan yang positif dan
membangun di harapkan pola kerja KUA Kecamatan Mojowarno bisa lebih
ditingkatkan lagi untuk merealisasikan dalam melaksanakan tugas Bimbingan Pra
Nikah yang lebih efektif.
Kata Kunci: bimbingan, pra nikah, kantor urusan agam
THE TRANSLATION OF THE FIGURATIVE LANGUAGE IN THE AL-QUR’AN SURAH ASY-SYUARA’ BY. DR. SHEHNAZ SHAIKH AND MS. KAUSAR KHATRI
This study is Translation of Figurative Language in the English Al-Qur'an
Translation of Surah Asy-Syuara by Dr. Shehnaz Shaikh and Ms. Kausar Khatri to
identify the verses containing figurative language contained in the English translation
of the Al-Qur'an and the application of the meaning of each figurative language based
on the theory proposed by Perrine. This study also discusses the translation of the AlQur'an into English based on Eugene Nida's equivalence theory, in this translation
theory the researcher also identifies the application of translation techniques based on
Molina and Albir, and provides the accuracy of translation proposed by Nababan.
And this research uses descriptive qualitative method by doing translation approach.
The results of this study found 28 verses containing figurative language. Of the 28
verses, metaphor is the most common figurative language found because metaphors
in this surah provide an artistic dimension and help bring the stories of the Prophets
to life, making them more interesting and memorable. In addition to finding 28 verses
containing figurative language, this study also provides translation techniques used
for each figurative language found, there are 66 translation techniques of figurative
language found in surah Ash-Syuara', and the established equivalent technique is the
most common technique found in this surah, because this technique maintains the
same or similar meaning to the original language, and respects the sacred and
authoritative character of the original text. From the 66 techniques found, there is a
percentage of the accuracy of the quality of translation, the majority of which is
98.5% have accurate translation quality and 1.5% have less accurate translation
quality. Based on the data obtained from the Al-Qur'an Surah Asy-Syuara', this surah
explains the story of the prophets and the destruction of those who did not follow
their teachings ordered by Allah SWT which concerns Tawheed, the inevitability of
the apocalypse, the justification of revelation, and threats against the disobedient. In
this surah is also very easy for readers and listeners to understand.
Keywords : Translation, Al-Qur’an Surah Asy-Syuara’, Figurative Language,
Tafsir Al-Misba