3183 research outputs found
Sort by
PEMENUHAN HAK HAK ISTRI DAN ANAK PASCA PERCERAIAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 3810/PDT.G/2023/PA.SBY)
Perkawinan adalah ikatan janji suci antara suami dan istri yang dimana terdapat
suatu pertanggung jawaban oleh belah pihak. Perkawinan juga merupakan suatu
bentuk ibadah yang bersifat sakral dan suci akan tetapi dari sebagian banyak
masyarakat berpendapat bahwa perkawinan hanya dianggap sebagai penghalal
hubungan antara laki-laki dan perempuan, jika dimana perkawinan tidak lagi
dianggap oleh masyarakat dan dipahami sebagai ibadah yang suci.Ada pula
perceraian biasanya proses hukum yang mengakhiri ikatan pernikahan antara dua
orang. Ini terjadi ketika pasangan yang menikah memutuskan untuk berpisah dan
tidak lagi hidup bersama sebagai suami istri. Seperti penyebab yang terjadi di
Pengadilan Agama Surabaya, bagaimana pemenuhan dari seorang ayah/suami
dalam memenuhi hak hak istri dan anak pasca perceraian yang terjadi di
Pengadilan Agama Surabaya. Faktor penyebab dari masalah yang ada di dalam
penelitian ini bahwasannya telah terjadinya suatu pertengkaran yang dimana
suami lalai dalam tanggung jawab memberikan hak hak istri dan anak.Teknik
pengunpulan data adalah metode observasi, dokumentasi dan wawancara.Tugas
akhir ini di pengadilan Agama Surabaya. Hasil dari penelitian ini bisa disimpulkan
bahsawannya penyebab dari perceraian ini adalah suami yang tidak memenuhi hak
haknya terhadap istri dan anak dan lebih memilih pergi dengan wanita lain yang
bukan istri sahnya.Islam mengajarkan pentingnya mempertahankan dan
memperbaiki pernikahan, serta menekankan pentingnya kesetiaan, komunikasi
yang baik, dan saling pengertian antara suami istri.
Kata Kunci : Cerai Talak, Hak-hak istri dan anak, Perimbanga
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF ONLINE AUDITORY (PILAR) BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPAS DI SDI AL MUHAJIRIN JANTI JOGOROTO JOMBANG
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis
website pada mata pelajaran IPAS materi panca indra serta menganalisis kelayakan
media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan desain Research and
Development dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket
dan test.Subjek ujicoba media pembelajaran ini adalah siswa Kelas IV SDI Al Muhajirin
janti jogoroto jombang. Peneliti mengembangkan media Pilar berbasis website dengan
tujuan meningkatkan minat belajar siswa yang nantinya juga akan berdampak pada
motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
media Pilar dinyatakan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan hasil
belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata validasi materi sebesar 97,9%,
validasi ahli desain sebesar 89,5% dan validasi guru mata pelajaran IPAS sebesar
100%. Selain itu, hasil uji coba pemakaian pada uji coba 1 dan uji coba 2 juga
membuktikan bahwa media Pilar dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, hal
ini diketahui dari perolehan angket siswa sebesar 80,7% dan hasil uji N-Gain terhadap
nilai siswa sebesar 0,86. Berdasarkan hasil uji validasi dan keefektifan, penelitian ini
telah menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan dalam pembelajran IPAS
materi Panca Indra di kelas IV.
Kata kunci: Pengembangan, IPAS, website, media Pila
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOTAK SATUAN MASSA DAN PANJANG (KOSMAPA) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS III SEKOLAH DASAR ISLAM
Siswa di SDI Al Muhajirin Janti Jogoroto mengalami kesulitan memahami materi
dikarenakan pembelajaran yang konvensional dan tidak adanya media pembelajaran
sehingga hasil belajar siswa kelas III rendah. Peneliti mengembangkan media Kosmapa
dengan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan
penelitian Reseach and Development dengan menggunakan pengembangan media dan uji
validasi para ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara,
obervasi, dan angket. Implementasi media dilakukan pada siswa kelas III SDI dengan
menganalisis kefektifan penggunaan media Kosmapa alam pembelajaran Matematika.
Untuk uji kevalidan dilakukan oleh tiga validator, validator pertama dengan persentase
96% kategori “sangat valid”, validator kedua dengan persentase 98% kategori sangat
valid, sedangkan validator ketiga dengan persentase 95% kategori “sangat valid”. Hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa media Kosmapa valid dan efektif untuk
meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDI dalam materi Satuan Massa dan satuan
Panjang dibuktikan dengan nilai NGain sebesar 0,71 kategori “tinggi”.
Kata Kunci: hasil belajar siswa, Kosmapa, media pembelajara
PENGEMBANGAN MEDIA KOTAK BAGIAN TUMBUHAN (TAGIHAN) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS IV MI BUSTANUL ULUM JOHOWINONG MOJOAGUNG JOMBANG
Media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) berfungsi untuk membantu guru
menyampaikan ilmu pengetahuan. Tujuan pengembangan media Tagihan ini adalah
untuk mengkongkritkan pemahaman dari materi yang disampaikan dan dapat lebih
mudah memahami materi tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya.
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Devolopment dengan melakukan
pengembangan media dan uji validitas pada para ahli. Teknik pengumpulan data
yang digunakan meliputi wawancara, observasi, tes, dan angket. Implementasi
media dilakukan pada siswa kelas IV MI dengan analisis keefektifan penggunaan
media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) dalam pembelajaran IPAS. Pada tahap
uji coba pertama pemakaian media diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 52,22
dan posttest sebesar 63,33. Pada uji coba kedua diperoleh nilai rata-rata pretest
sebesar 70 dan posttest 86,11. Berdasarkan hasil uji coba I dan II dapat disimpulkan
bahwa media Kotak Bagian Tumbuhan (Tagihan) valid dan efektif untuk
meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MI dalam materi bagian-bagian
tumbuhan dan fungsinya.
Kata kunci: media pembelajaran, Kotak Bagian Tumbuhan, hasil belajar IPA
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS XII SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI DESA MOROSUNGGINGAN KECAMATAN PETERONGAN JOMBANG
Latar belakang penulis melakaukan penelitian dengan judul ini yaitu
dalam pendidikan motivasi sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan
belajar. Motivasi didapatkan salah satunya dari orang tua. Orang tua yang
berpendidikan diharapkan mampu memberi motivasi kepada anak. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh antara tingkat pendidikan orang tua terhadap
motivasi belajar siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas di Desa
Morosunggingan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
penelitian kuantitatif dengan menggunakan pengujian variabel dengan uji-t.
Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua siswa
berada pada presentase sebesar 47,3% (kurang baik). Sedangkan motivasi siswa
berada pada presentase sebesar 66,4% (cukup baik). Dari analisis data
menggunakan uji-t didapatkan hasi
PENGEMBANGAN E-MEDIA NEARPOD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Penelitian ini ialah penelitian pengembangan dengan tujuan untuk (1)
mendeskripsikan proses pengembangan media Nearpod untuk pembelajaran matematika
dengan tujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi matematika yang
valid, efektif, dan praktis, dan (2) mendeskripsikan hasil media pembelajaran Nearpod untuk
pembelajaran matematika dengan tujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah
pada materi matematika yang valid, efektif, dan praktis. Penelitian ini menggunakan model
pengembangan ADDIE oleh Dick and Carey dengan melalui 5 tahapan yakni tahap analisis,
tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. E-media
nearpod ini dilengkapi dengan video pembelajaran interaktif dan juga quiz untuk melatih
peserta didik meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Pada penelitian
ini e-media nearpod diujikan sebanyak dua kali yakni uji coba terbatas yang dilakukan
dengan 15 peserta didik kelas VIII-1 SMP Darul Ulum 1 dan uji coba lapangan yang
dilakukan dengan 31 peserta didik kelas VIII-2 SMP Darul Ulum 1. Pada penelitian ini
diperoleh 2 jenis data, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari
angket terbuka dari respon peserta didik dan angket terbuka dari validasi media. Sedangkan
data kuantitatif diperoleh peneliti dari skor lembar validasi, skor angket respon peserta didik,
dan skor tes kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik.
Secara umum penelitian pengembangan menghasilkan produk yaitu e-media
nearpod untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika telah memenuhi
kriteria valid, praktis, dan efektif. E-media nearpod memenuhi kriteria valid dengan
persentase 86,46%. Kepraktisan e-media nearpod dapat dilihat dari hasil angket respon
peserta didik, pada uji coba lapangan angket respon peserta didik memperoleh persentase
sebesar 81,17%. Keefektifan e-media nearpod dilihat dari hasil tes kemampuan pemecahan
masalah, dimana nilai post-test peserta didik lebih tinggi dari pada nilai pre-test, sehingga
terbukti bahwa e-media nearpod efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan
masalah matematika.
Kata kunci: E-Media, Media Pembelajaran, Nearpod, Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel, Kemampuan Pemecahan Masalah, Matematik
THE USE OF NEGATIVE POLITENESS-HEDGING STRATEGY BETWEEN MALE AND FEMALE IN “YOU HURT MY FEELINGS” MOVIE (A PRAGMATIC APPROACH)
This study was entitled The use of Negative Politeness-Hedging Strategy Between Male and
Female in “You Hurt My Feelings” Movie. The purpose of this study was to identify who used
the most negative politeness hedging strategies between male and female characters in the film
"You Hurt My Feelings", and to explain how male and female characters use negative politeness
hedging strategies in their communication with their speech partners. In this research used
descriptive qualitative research method of negative politeness strategies proposed by Brown and
Levinson (1987). The research found that the hedging strategies used by both male and female
characters, if showed an overall higher frequency of hedging among female characters (79
instances) compared to male characters (71 instances). The movie "You Hurt My Feelings"
revealed Hedge of Illocutionary Force (HIF) was the most frequently used strategy by male and
Hedges Encoded in Particles (HEP) was the most frequently used strategy by female. Males were
more likely to use HIF to protect their self-image. The use of HIF was a way for males to balance
this expectation with the need to be polite and not too aggressive. While Females used HEPs to
soften their speech, showed politeness and avoided appearing too direct or aggressive. HEP was
used to add emotional nuance to speech, females used this strategy to express their feelings more
subtly and indirectly, in line with social expectations of female emotional expression. Thus, it
could be concluded that there were gender differences in the use of hedging strategies for negative
politeness between males and females. Female characters often used small particles to soften
their statements, while male characters used hedges that encoded illocutionary force at a slightly
lower frequency.
Keywords: Pragmatics, Politeness Strategy, Negative Politeness-Hedging Strategy, You
Hurt My Feeling
ANALISIS PEMASARAN DIGITAL MENGGUNAKAN OMNICHANNEL UNTUK MENINGKATKAN OMSET RUJAK CIRENG NIQMATIN MOJOKERTO
Setiap Perusahaan perlu adanya perencanaan dan sistem yang baik untuk menjaga
keberlangsungan perusahaannya. Perlu adanya perencanaan pemasaran dan strategi
pemasaran yang baik agar Perusahaan terus eksis dalam dunia bisnis. Dengan
strategi pemasaran digital menggunakan media omnichannel pada proses penjualan
diharapkan mampu menambah jaringan pemasaran yang lebih luas sehingga
konsumen lebih banyak dan omset penjualan yang didapat meningkat.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan suatu pelaksanaan strategi
pemasaran digital pada rujak cireng niqmatin untuk meningkatkan omset penjualan
yang didapat, bagaimana strategi pemasaran yang digunakan untuk menarik
konsumen terhadap produk, sehingga tidak akan mengurangi omset penjualan rujak
cireng niqmatin.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan analisi
domain dan taksonomi. Satu orang sebagai key informan, dua orang sebagai
informan dan pemilik atau penasihat sebagai triangulator yang memberikan hasil
wawancara dari pembahasan tentang strategi pemasaran digital untuk
meningkatkan omset rujak cireng niqmatin menggunakan omnichannel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan rujak cireng niqmatin
menggunakan media omnichannel sebagai tempat pemasaran produk. Dimana rujak
cireng niqmatin menggunakan strategi promosi produk dan mengubah packaging
yang menarik minat pelanggan atau konsumen. Dengan sistem trade selling yakni
Perusahaan memberikan kebebasan kepada pengecer untuk melakukan perbaikan
pada distribusi produk yang mereka lakukan, selain itu distributor juga diberikan
ruang untuk menjual produk rujak cireng niqmatin dengan brand mereka sendiri.
Kata Kunci : Strategi Pemasaran Digital, Meningkatkan Omset Rujak Cireng
Niqmatin, Media Omnichannel
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PERIZINAN DAN PEMANFAATAN CAGAR BUDAYA DI BPCB JAWA TIMUR
Rancang Bangun Sistem Informasi Perizinan Dan
Pemanfaatan Cagar Budaya Di BPCB Jawa Timur adalah
sistem yang digunakan untuk mempermudah masyarakat
untuk melakukan perizinan tempat bersejarah. Cagar budaya
sering kali menjadi lokasi strategis yang digunakan untuk
berbagai kegiatan, baik itu acara hari besar maupun lomba
yang diselenggarakan oleh masyarakat atau instansi tertentu.
Proses perizinan ini membutuhkan persetujuan dan pemohon
perlu membawa proposal untuk pengajuan pemakaian situs
budaya, dengan sistem perizinan yang masih dilakukan
secara manual membuat calon penyewa situs bersejarah
menjadi kesulitan dan terjadinya pemborosan waktu dan
tenaga. Maka dari itu Penulis merancang dan membangun
Sistem Informasi Perizinan Dan Pemanfaatan Cagar Budaya
di BPCB Jawa Timur yang berbasis web dengan
menggunakan metode Waterfall, PHP sebagai bahasa
pemrograman dan MySQL sebagai databasenya, serta
framework yang digunakan adalah Laravel, sementara tahap
uji coba menggunakan metode BlackBox. Sistem ini
diharapkan dapat mengatasi proses perizinan pemanfaatan
cagar budaya antara kantor BPK Wilayah XI dan calon
pemanfaat situs brsejarah. Agar masyarakat di luar kota atau
luar provinsi dapat dengan mudah untuk melakukan
permohonan permanfaatan perizinan cagar budaya. Dan
mempermudah pihak BPK Wilayah XI dalam mengelola
permohonan perizinan yang masuk dari masyarakat,
Kata Kunci : Cagar Budaya, Perizinan, Sistem informasi,
Waterfall, PHP, MySQL, Laravel
PENCEGAHAN PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH RISIKO PERILAKU KEKERASAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUKUHKLOPO
Prevalensi risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di Indonesia
semakin mengalami peningkatan. (DINKES, 2020) Di Jawa Timur jumlah
gangguan jiwa 75.427 jiwa. Gejala perilaku (behavior) seperti suara keras,
mengepalkan tangan, dan kekerasan fisik terhadap orang lain dan lingkungan.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus ini
menggunakan desain dekriptif secara umum yang mengeksplorasi masalah
penerapan terapi pengontrolan marah pada pasien risiko perilaku kekerasan di
Puskesmas Dukuhklopo.
Berdasarkan studi kasus pada 2 pasien dengan skizofrenia penyebab faktor
predisposisi adalah faktor psikologis dengan faktor presipitasi kehilangan dan
masalah keperawatan pada 2 pasien adalah risiko perilaku kekerasan. Fokus
intervensi adalah pencegahan perilaku kekerasan dengan mengontrol marah,
tindakan keperawatan dilakukan pada pasien 1 sebanyak 5 x pertemuan dan pasien
2 sebanyak 4 x pertemuan masalah risiko perilaku kekerasan teratasi.
Pencegahan perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia dengan cara
mengontrol marah dengan tindakan keperawatan melatih nafas dalam, pukul
bantal, perilaku asertif, dan berdzikir efektif dilakukan karena mampu mengontrol
amarah, dapat melampiaskan emosi terhadap sesuatu yang tidak berbahaya, dan
membuat pasien menjadi lebih tenang. Pertemuan dengan pasien 1 lebih lama
karena pasien sedang mengalami proses berduka (fase marah), dan kurangnya
motivasi untuk beribadah. Sedangkan pada pasien 2 lebih cepat teratasi karena
pasien memiliki motivasi untuk beribadah,pasien sedang tidak mengalami proses
berduka,dan dukungan dari keluarga.
Kata kunci : Risiko perilaku kekerasan, terapi pengontrolan mara