63894 research outputs found
Sort by
Perbedaan Motivasi Berlatih Bola Voli pada Mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa besar motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia. (2) mengetahui seberapa besar motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di UKM UNY. (3) mengetahui perbedaan motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia dan UKM UNY.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia dan peserta UKM bola voli UNY. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriteria dalam penentuan sampel ini meliputi: (1) mahasiswa aktif berlatih di Pusat Sukan UPSI Malaysia dan UKM UNY, (2) bersedia menjad sampel, (3) mengisi penuh angket yang dikirim oleh peneliti. Berdasarkan kriteria tersebut, sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia yang berjumlah 17 mahasiswa dan peserta UKM bola voli UNY berjumlah 22 mahasiswa. Instrumen motivasi berlatih bola voli menggunakan angket. Analisis data menggunakan independent sample test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0,00% (0 mahasiswa), “rendah” sebesar 11,76% (2 mahasiswa), “cukup” sebesar 58,82% (10 mahasiswa), “tinggi” sebesar 23,53% (4 mahasiswa), dan “sangat tinggi” sebesar 5,88% (1 mahasiswa). (2) Motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di UKM UNY berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0,00% (0 mahasiswa), “rendah” sebesar 0,00% (0 mahasiswa), “cukup” sebesar 27,27% (6 mahasiswa) “tinggi” sebesar 50,00% (11 mahasiswa), dan “sangat tinggi” sebesar 22,73% (5 mahasiswa). (3) Ada perbedaan yang signifikan motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia dan UKM UNY, degan t hitung 3,103 > t tabel 1,687, dan p-value 0,002 < 0,05. Motivasi berlatih bola voli pada mahasiswa UKM UNY lebih baik daripada mahasiswa di Pusat Sukan UPSI Malaysia, dengan selisih rata-rata sebesar 10,95. Bagi mahasiswa yang motivasinya kurang diharapkan untuk meningkatkan motivasinya untuk berlatih bola voli karena banyak manfaatnya
Tingkat Pengetahuan Guru PJOK Tentang Pencegahan dan Perawatan Cedera di SD Negeri Se-Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat pengetahuan guru PJOK tentang pencegahan dan perawatan cedera di SD Negeri se-Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-17 Januari 2024. Subjek dalam
penelitian ini adalah guru PJOK SD Negeri se-Kapanewom Pleret Kabupaten Bantul yang berjumlah 19 guru dari 14 sekolah dasar. Dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan guru PJOK tentang pencegahan dan perawatan cedera di SD Negeri se-Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0% (0 guru),
“rendah” sebesar 0% (0 guru), “cukup” sebesar 15,79% (3 guru), “tinggi” sebesar 78,95% (15 guru), “sangat tinggi” sebesar 5,26% (1 guru). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan guru PJOK tentang pencegahan dan perawatan cedera
di SD Negeri se-Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul sebagian besar dalam kategori “tinggi”
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK EDUKATIF PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR SE-GUGUS JOGOTIRTO KAPANEWON BERBAH
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk media komik edukatif
yang layak digunakan oleh siswa kelas V sekolah dasar pada Tema 7 (Peristiwa
dalam Kehidupan) Subtema 2 (Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi
Kemerdekaan) khususnya pada mata pelajaran IPS.
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan
prosedur pengembangan Borg & Gall dengan tujuh langkah, meliputi: 1)
penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan produk awal, 3)
mengembangkan produk awal 4) uji coba lapangan awal, 5) revisi produk, 6) uji
coba lapangan utama, 7) revisi produk operasional. Uji coba lapangan awal
dilakukan pada guru dan siswa kelas V di SD Muhammadiyah Bulu sebanyak 12
siswa. Uji coba lapangan utama dilakukan di SD Negeri Jagamangsan 2, SD
Negeri Jagamangsan 3, dan SD Negeri Kranggan sebanyak 48 siswa.
Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan angket. Analisis data
menggunakan analisis statistik deskriptif dengan mencari rerata.
Hasil penelitian menunjukan media komik edukatif proklamasi
kemerdekaan yang dikembangkan telah layak digunakan dalam pembelajaran.
Hasil validasi ahli materi 4,9 (sangat baik) dan validasi ahli media 4,3 (sangat
baik). Hasil uji coba lapangan awal guru 4 (sangat baik) dan siswa 3,9 (sangat
baik) sedangkan hasil uji coba lapangan utama guru 4,3 (sangat baik) dan siswa
4,1 (sangat layak). Media komik edukatif proklamasi kemerdekaan mampu
menarik minat dan motivasi siswa mempelajari proklamasi kemerdekaan dan
menambah variasi media pembelajaran.
Kata kunci: komik, pembelajaran IPS, Kelas V, peristiwa sekitar proklamasi
kemerdekaan
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA TEMA 8 SUBTEMA 3 SISWA KELAS V SD NEGERI MANGUNJAYAN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca
pemahaman siswa kelas V SD Negeri Mangunjayan menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition
(CIRC). Model pembelajaran CIRC merupakan model pembelajaran yang
digunakan untuk mengajarkan pelajaran membaca kepada siswa dengan
memberikan kesempatan untuk bekerja sama dengan temannya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini
menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan,
tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V
SD Negeri Mangunjayan tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 19 siswa.
Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi,
tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan
analisis data kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat
meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri
Mangunjayan. Meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa didukung
oleh peran guru sebagai fasilitator dan keterlibatan siswa dalam bekerja sama tim
mengerjakan tugas. Peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa
ditunjukkan dengan meningkatnya persentase siswa yang berhasil mencapai nilai
KKM. Pada pratindakan sebesar 31,57%, siklus I 52,63% dan siklus II 84,21%.
Kata kunci: membaca pemahaman, model pembelajaran CIR
PENGEMBANGAN MEDIA PANJURA (PAPAN PENJUMLAHAN PENGURANGAN) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DI KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI 2 CANAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran
bernama PANJURA (Papan Penjumlahan Pengurangan) yang layak, praktis dan
efektif digunakan pada pembelajaran matematika materi penjumlahan dan
pengurangan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas II sekolah dasar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di kelas II SD Negeri 2
Canan yaitu kurangnya pemahaman siswa mengenai materi operasi hitung
penjumlahan dan pengurangan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and
Development (R&D). Adapun model pengembangan dalam penelitian ini mengacu
pada model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe
Branch pada tahun 2009. Model Pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan
yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Penelitian
dilakukan di SD Negeri 2 Canan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Subjek
implementasi pertama adalah 3 siswa dan subjek implementasi kedua adalah 12
siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket validasi
media, angket validasi materi, angket respon guru dan angket respon siswa. Data
hasil penelitian tersebut dianalisis dengan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa media PANJURA dinyatakan layak,
praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas II sekolah dasar.
Hasil validasi materi mendapatkan skor rata-rata 4,86 dengan kategori “Sangat
Layak”. Hasil validasi media mendapatkan skor rata-rata 4,7 dengan kategori
“Sangat Layak”. Hasil uji kepraktisan pada 3 siswa mendapatkan skor rata-rata 4,88
dengan kategori “Sangat Praktis”. Hasil uji kepraktisan pada guru mendapatkan
skor rata-rata 5 dengan kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil perhitungan
pre-test dan post-test menunjukan bahwa media PANJURA memiliki skor 0,75
masuk dalam kategori “Tinggi” dan skor 75% masuk dalam kategori “Efektif”.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran PANJURA termasuk
dalam media yang memiliki tingkat efektifitas tinggi dan dapat meningkatkan
pemahaman kemampuan konsep matematika materi penjumlahan dan
pengurangan.
Kata Kunci: PANJURA, penjumlahan dan penguranga
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SELOMULYO NGAGLIK SLEMAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode role playing pada
siswa kelas V SD Negeri Selomulyo. Keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri Selomulyo masih termasuk
rendah sehingga perlu ditingkatkan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas kolaborasi. Subjek dari
penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Selomulyo Ngaglik Sleman yang berjumlah 24 siswa. Desain
penelitian tindakan ini menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan
dan observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi
dengan instrumen berupa lembar observasi dan lembar penilaian keterampilan berbicara atau rubik penilaian.
Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Kriteria keberhasilan tindakan yang
ditentukan adalah 75% dari jumlah siswa mendapatkan nilai KKM ≥ 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi
peningkatan keterampilan berbicara dari keadaan awal (diagnostic assessment), siklus I, dan siklus II. Tahap
diagnostic assessment menunjukkan keterampilan berbicara siswa masih tergolong dalam kategori kurang sekali
dengan jumlah siswa tuntas 11 siswa (41,67%). Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas yaitu 16 siswa (66,67%).
Sedangkan, pada siklus II, dengan adanya perbaikan dari siklus I yaitu guru menjelaskan kembali aspek-aspek
keterampilan berbicara, guru memberikan naskah sebelum pembelajaran agar siswa lebih menguasai materinya serta
ketika diskusi dan evaluasi siswa diberikan lembar kerja. Dengan adanya perbaikan dari siklus I jumlah siswa tuntas
mengalami peningkatan menjadi 23 siswa (95,83%). Keterampilan berbicara pada siklus II telah memenuhi kriteria
keberhasilan yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu 75% dari jumlah siswa mendapatkan nilai KKM ≥ 75.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berbicara dapat ditingkatkan menggunakan
metode role playing pada siswa kelas V SD Negeri Selomulyo Ngaglik Sleman.
Kata kunci: keterampilan berbicara, metode role playing, siswa kelas
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS III PADA PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DI SD NEGERI SIDOMULYO
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas III
di SD Negeri Sidomulyo menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make
A Match dalam pembelajaran tematik. Model pembelajaran kooperatif tipe Make a
Match merupakan model pembelajaran kooperatif yang menggunakan teknik
mencari pasangan dan permainan mencocokkan kartu di dalamnya.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc Taggart dengan model siklus
berulang yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.
Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Sidomulyo yang
berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah observasi, wawancara dan angket dengan instrumen pengumpulan data
berupa lembar observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe
Make A Match dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas III pada
pembelajaran tematik di SD Negeri Sidomulyo. Hal ini dapat dilihat dari
peningkatan rata-rata hasil observasi siswa dari siklus I yaitu 63 meningkat menjadi
72 pada siklus II dengan persentase keberhasilan 44,3% pada siklus I dan
meningkat menjadi 88,8% pada siklus II. Hasil rata-rata angket keaktifan belajar
siswa mengalami peningkatan dari rata-rata 66 dengan persentase keberhasilan
49,9% pada siklus I dan meningkat menjadi 78 dengan persentase keberhasilan
88,8% pada siklus II.
Kata kunci: keaktifan belajar, Make A Match, siswa kelas II
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KARAKTER TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS IV SD NEGERI KOTAGEDE 4 YOGYAKARTA (STUDI KASUS)
Penelitian ini menganalisis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi
karakter tanggung jawab pada peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi karakter
tanggung jawab peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas 4 SD Negeri
Kotagede 4 Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (studi kasus) dengan
menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah peserta didik, Wali
kelas, dan Orang tua. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah
dokumentasi. Data yang diambil tentang faktor faktor karakter tanggung jawab
peserta didik. Pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan
instrumen panduan observasi, panduan wawancara dan panduan dokumentasi.
Analisis data penelitian ini terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara
bersamaan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
triangulasi. Triangulasi dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan
triagulasi teknik.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) faktor-faktor yang
mempengaruhi karakter tanggung jawab peserta didik dalam proses pembelajaran
di kelas IV SD Negeri 4 Kotagede adalah peran orang tua, peran wali kelas, dan
lingkungan belajar peserta didik; (2) peran orang tua sebagai pendidik,
pendamping, fasilitator, dan motivator tercapainya karakter tanggung jawab
peserta didik; (3) peran wali kelas menanamkan dan menerapkan karakter
tanggung jawab peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas; (4) lingkungan
mendorong karakter tanggung jawab peserta didik dan dapat menumbuhkan minat
serta motivasi peserta didik.
Kata kunci : faktor-faktor,karakter, tanggung jawa
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Mungkid
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PJOK di SD Negeri se-Kecamatan Mungkid.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan instrumen angket. Populasi dalam penelitian ini seluruh guru PJOK di SD Negeri se-Kecamatan Mungkid yang berjumlah 19 guru. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 November sampai 1 Desember 2023. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah teknik total sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran PJOK di SD Negeri se-Kecamatan Mungkid mencapai 78,9% terlaksana dengan sangat baik dengan menjalankan setiap faktor. Faktor perencanaan pembelajaran mencapai 63,2%, faktor pelaksanaan pembelajaran mencapai 73,6% dan faktor evaluasi pembelajaran mencapai 78,9%. Dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran PJOK di SD Negeri se-Kecamatan Mungkid berada di kategori “Sangat Baik”
Tingkat Pemahaman Pelatih Pada Peran Statistik Pertandingan Dalam Kompetisi DBL Yogyakarta Series 2023
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Pemahaman Pelatih Pada Peran Statistik Pertandingan Dalam Kompetisi DBL Yogyakarta Series 2023.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei kuantitatif karena data pada penelitian ini berpusat kepada angka-angka (quantity). Subjek dalam penelitian ini adalah pelatih basket Sekolah Menengah Atas peserta kompetisi DBL Yogyakarta Series 2023 sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase.
Hasil penelitian diketahui Tingkat Pemahaman Pelatih Pada Peran Statistik Pertandingan Dalam Kompetisi DBL Yogyakarta Series 2023 sebagian besar berkategori baik dengan persentase 40 %, kategori cukup baik dengan persentase 20 %, kategori kurang sebesar 26,67 %, kategori sangat kurang sebesar 13,33 % dan kategori sangat baik 0 %. Hasil yang baik tersebut mengindikasikan jika pelatih cukup memahami betapa pentingnya sebuah statistik pertandingan, yang mana pelatih harus bisa memahami kejadian penting yang terjadi dalam sebuah pertandingan. Hal ini dikarenakan akan menjadi sebuah catatan khusus bagi pelatih untuk mengamati segala kelemahan dari tim musuh dalam sebuah pertandingan. Dengan demikian untuk pertandingan berikutnya maka pelatih akan mengevaluasi
kesalahan-kesalahan yang di lakukan tim, sehingga langsung diperbaiki