63894 research outputs found
Sort by
Analisis Peta Cognitive Competence Revolusi Industri 4.0 untuk Pengembangan Media Virtual Reality Structure Volume Estimation (VR-SVE).
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran teknik
sipil dengan nama Virtual Reality For Structure Volume Estimation (VR-SVE)
berdasarkan analisis kebutuhan awal terkait peta kebutuhan cognitive competence
di era Revolusi Industri 4.0, mengetahui kelayakan materi dan media serta tingkat
keberterimaan pengguna terhadap media yang telah dikembangkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dengan model
pengembangan Waterfall yang memiliki langkah-langkah penelitian yaitu (1)
Requirement, (2) Design, (3) Implementation, (4) Verification, dan (5) Maintenance.
Instrumen penelitian terdiri atas instrumen observasi dan angket untuk uji kelayakan
materi, media, dan keberterimaan VR-SVE oleh pengguna. Penelitian ini dilakukan
di Universitas Negeri Yogyakarta pada Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan
Perencanaan. Subjek penelitian adalah satu orang ahli materi, satu orang ahli media,
dan 40 orang mahasiswa. Penerapan media dilakukan melalui alpha testing (ahli
materi dan media) dan beta testing (pengguna). Data hasil penilaian ahli materi dan
media dianalisis secara deskriptif sedangkan data observasi dan tingkat
keberterimaan menggunakan analisis Fuzzy Delphi Method (FDM).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peta cognitive competence
mengungkap tiga cognitive competence yaitu geometri, spasial ruang, dan numerik
yang dibutuhkan oleh mahasiswa teknik sipil untuk perhitungan rencana anggaran
biaya, (2) media dirancang dalam bentuk model bangunan dua lantai yang
dilengkapi dengan detail struktur, penulangan, dan sambungan, serta komponen
perhitungan volume yang diimplementasikan dalam aplikasi VR berdasarkan peta
cognitive competence yang telah diidentifikasi, dan (3) pada alpha testing media
VR-SVE mendapatkan hasil pengujian ahli materi kategori “Layak” dan ahli media
dengan kategori “Sangat Layak”. Sedangkan beta testing mendapatkan skor 81,4%-
100% dari skor minimal 75% menandakan bahwa media “Diterima” oleh pengguna
Survei Tingkat Kemampuan Kebugaran Komponen Kesehatan Pada Siswa Paskibra SMA N 1 Ngluwar di Kabupaten Magelang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil kebugaran jasmani komponen kesehatan siswa paskibra SMA N 1 Ngluwar yang meliputi :daya tahan kardiovaskular, daya tahan otot, kekuatan otot, fleksibilitas, dan komposisi tubuh.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan Teknik pengambilan data menggunakan tes pengukuran. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh anggota paskibra SMA N 1 Ngluwar sejumlah 32 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan kardiovaskular, leg and back dynamometer dan handgrip dynamometer untuk mengukur kekuatan otot, push up dan sit up untuk mengukur daya tahan otot, sit and reach untuk mengukur fleksibilitas, dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk mengukur komposisi tubuh. Pengambilan data dilakukan di komplek SMA N 1 Ngluwar. Data yang telah terkumpul akan diproses dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif presentase.
Hasil penelitian pada komponen daya tahan kardiovaskular menunjukan bahwa 58,3% memiliki status daya tahan kardiovaskular yang kurang sekali. Pada komponen kekuatan otot tungkai menunjukkan bahwa 56,3% berada pada kategori kurang sekali. Pada komponen kekuatan otot pungung menunjukkan bahwa 31,3% berada pada kategori kurang. Pada komponen daya tahan otot perut dalam kategori kurang 56,3%. Pada komponen daya tahan otot lengan kategori cukup sebesar 43,8%. Pada komponen tingkat fleksibilitas berada pada kategori baik sekali sebesar 87,5%. Dan pada komponen tingkat komposisi tubuh ditinjau dari tingkat indeks massa tubuh yang berada pada kategori berat badan normal sebesar 46,9%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebugaran jasmani komponen kesehatan siswa paskibra SMA N 1 Ngluwar masih perlu untuk ditingkatkan
Pengembangan Skema Uji Sertifikasi Kompetensi Berdasarkan Hasil Evaluasi Model Context, Input, Process, Product pada Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan Dan Informasi Bangunan di SMK N 1 Sedayu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) capaian pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi di kompetensi keahlian desain permodelan dan informasi bangunan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sedayu ditinjau dari aspek context, input, process, product; dan (2) hasil pengembangan pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi berupa buku pedoman skema pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi pada kompetensi keahlian desain permodelan dan informasi bangunan di SMK N 1 Sedayu.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode research and development dan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop dan disseminate) dari Thiagarajan berdasarkan hasil penelitian evaluasi model CIPP (context, input, process, product). Pengumpulan data evaluasi menggunakan angket, wawancara dan melalui dokumentasi. Validasi instrumen menggunakan penilaian angket validitas instrumen oleh para ahli. Analisis data menggunakan pendekatan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa capaian pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi pada kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di SMK N 1 Sedayu dari aspek context, input, process, dan product secara berturut- turut adalah 79,20%, 77,19%, 77,78%, dan 72,85%, yang masuk ke dalam kriteria memadai. Hasil ini digunakan untuk penyempurnaan pelaksanaan uji sertifikasi yang diwujudkan dalam pedoman skema pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi pada kompetensi keahlian DPIB di SMK N 1 Sedayu dan oleh para ahli produknya telah dinyatakan layak untuk digunakan
Kesiapan Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dalam Penerapan Pembelajaran Building Information Modeling (BIM) pada SMK Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) kesiapan penyelenggaraan pembelajaran
building information modeling (BIM) di program keahlian Desain Pemodelan dan
Informasi Bangunan (DPIB) sekolah menengah kejuruan (SMK) di Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY), dan (2) faktor penunjang dan penghambat dalam
pelaksanaan pembelajaran BIM di program keahlian DPIB SMK di DIY.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek
penelitian ini adalah siswa dan guru program keahlian DPIB, kepala sekolah, dan
manajemen sekolah pada 12 SMK di DIY. Pengumpulan data menggunakan
angket serta melalui observasi dan wawancara. Validasi instrumen didasarkan
pada validasi isi yang dilakukan oleh satu ahli yang merupakan dosen
pembelajaran vokasional. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesiapan pembelajaran BIM
pada program keahlian DPIB SMK di DIY berada dalam kondisi “sebagian besar
siap”; (2) faktor internal dan eksternal yang menunjang pembelajaran BIM di
SMK meliputi kesehatan siswa, kesehatan guru, intelegensi siswa, intelegensi
guru, bakat keterampilan siswa dalam BIM, bakat keterampilan guru dalam BIM,
minat siswa dalam BIM, minat guru dalam BIM, motivasi siswa, motiavasi guru,
kondisi keluarga, kondisi sekolah, dan kondisi lingkungan masyarakat, sedangkan
faktor penghambat utama pelaksanaan pembelajaran BIM di program keahlian
DPIB SMK DIY adalah keterbatasan sarana prasarana, keterbatasan kompetensi
dan jumlah SDM guru, dukungan manajemen yang belum optimal, keterbatasan
ekonomi siswa, dan akses terhadap bahan ajar yang kurang memadai
Korelasi Keseimbangan, Koordinasi, dan Power Otot Tungkai Terhadap Kualitas Kemampuan Shooting Permainan Futsal
Teknik shooting merupakan teknik dasar penentu dalam cabang olahraga
futsal untuk mendapatkan point kemenangan. Kemampuan dalam mengukur teknik
shooting memerlukan unsur-unsur komponen penting salah satunya keseimbangan,
koordinasi, dan power otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
korelasi keseimbangan, koordinasi, dan power otot tungkai terhadap kualitas
kemampuan shooting menggunakan punggung kaki dalam permainan futsal.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan
dengan subjek yang berjumlah 20 atlet dari tim Escape FC. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu tes koordinasi dengan menggunakan Soccer
Wall Volley Test, keseimbangan menggunakan Modifield Bass Test, power otot
tungkai menggunakan Standing Broad atau Long Jump dan keterampilan shooting
menggunakan area sasaran tes keterampilan shooting. Teknik analisis data dalam
penelitian ini dengan menggunakan analisis uji korelasi sederhana menggunakan
rumus korelasi product moment dan korelasi ganda menggunakan persamaan garis
regresi.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan: (1) hubungan antara
koordinasi terhadap kemampuan shooting futsal menggunakan punggung kaki R
sebesar 0,623 dengan nilai sig. sebesar 0,003, (2) hubungan antara keseimbangan
terhadap kemampuan shooting futsal menggunakan punggung kaki R sebesar 0,472
dengan nilai sig. sebesar 0,002, (3) hubungan antara power otot tungkai terhadap
kemampuan shooting futsal menggunakan punggung kaki R sebesar 0,045 dengan
nilai sig. sebesar 0,000, (4) hubungan antara koordinasi, keseimbangan, dan power
otot tungkai terhadap kemampuan shooting futsal menggunakan punggung kaki R
sebesar 0,809, R2 sebesar 0,654 dengan nilai sig. sebesar 0,001. Maka dapat
disimpulkan bahwa hubungan koordinasi, keseimbangan, dan power otot tungkai
dengan kemampuan shooting futsal menggunakan punggung kaki pada olahraga
futsal yaitu signifikan
Tingkat Kemampuan Pukulan Forehand Drive Peserta Ekstrakurikuler Tenis Meja di Sekolah Menengah Se-Kabupaten Magelang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pukulan forehand drive peserta ekstrakurikuler tenis meja di Sekolah Menengah se-Kabupaten Magelang.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah Sekolah Menengah se-Kabupaten Magelang yang berjumlah 94 Sekolah Menengah. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu: (1) Sekolah Menengah di Kabupaten Magelang yang mengadakan ekstrakurikuler tenis meja, (2) bersedia untuk dilakukan pengambilan data, (3) peserta masih aktif mengikuti ekstrakurikuler tenis meja. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi yaitu tiga Sekolah Menengah se-Kabupaten Magelang dengan sampe berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan survei. Instrumen menggunakan tes pukulan forehand drive selama 30 detik. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan forehand drive peserta ekstrakurikuler tenis meja di Sekolah Menengah se-Kabupaten Magelang berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 3,33%, “rendah” sebesar 43,33%, “sedang” sebesar 26,67%, “tinggi” sebesar 13,33%, dan “sangat tinggi” sebesar 13,33%
Pengembangan Aplikasi Scoresheet Bola Voli Berbasis Digital
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan produk aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital sebagai sarana pertandingan. (2) Mengkaji validitas dan reliabilitas pada aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital. (3) Mengetahui tingkat kelayakan pada aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital. (4) Mengetahui tingkat efektivitas pada aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital.
Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan desain 4D yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Subjek penelitian yaitu ahli materi berjumlah 5 orang, ahli media berjumlah 5 orang, subjek uji coba terbatas berjumlah 13 wasit, subjek uji coba skala luas berjumlah 22 wasit dan uji efektifivitas berjumlah 6 wasit. Disiminasi dilakukan melalui penyebaran melalui youtube, buku panduan serta jurnal bereputasi internasional. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan angket. Analisis data menggunakan; (1) statistik deskriptif, (2) uji validitas Aiken, (3) uji realibilitas ICC, dan (4) uji beda menggunakan formula Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital dikemas dalam bentuk website, buku panduan serta tutorial penggunaan dalam bentuk video, (2) aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital memperoleh nilai validitas pada meteri sebesar V aiken 0,91 dengan kategori sangat baik dan nilai reliabilitas sebesar koefisien ICC 0,794 kategori baik. Sedangkan validitas terhadap media sebesar V aiken 0,90 kategori sangat baik dan reliabilitas sebesar koefisien ICC 0,828 kategori baik, (3) aplikasi scoresheet bola voli berbasis digital yang dikembangkan layak. Berdasarkan penilaian ahli materi sebesar 0,91 ahli media sebesar 0,90 uji coba terbatas sebesar 85,33%, dan uji coba skala luas sebesar 85,78%. (4) Uji efektivitas pada kelompok manual memiliki rata-rata skor 13.50 dan kelompok digital sebesar 21.50 yang memiliki signifikansi 0.001, maka dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Serta berdasarkan hasil perhitungan menggunakan presentase skor digital lebih tinggi. Sehingga hasil data menunjukan kecenderungan rata-rata lebih besar pada kelompok digital sehingga dapat dikatakan kelompok digital lebih efektiv dari pada manual
Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Futsal Peserta Ekstrakurikuler Futsal di SMA Negeri 1 Gamping Kabupaten Sleman Tahun 2024
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa baik tingkat keterampilan dasar bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Gamping. Keterampilan dasar bermain yang dimaksud meliputi passing, shooting, dribbling, dan controlling.
Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan isi suatu variabel tanpa adanya suatu hipotesis. Penelitian ini menggunakan satu variabel tanpa adanya pembanding dengan variabel lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dengan tes dan pengukuran. Penelitian ini merupakan penelitian yang menyatakan seluruh anggota populasi menjadi
sampel sebanyak 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah “Tes Futsal FIK Jogja” dengan validitas sebesar 0,67 dan reabilitas sebesar 0,69. Analisis data yang digunakan merupakan analisis deskriptif dengan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Gamping 2024 memiliki beberapa kategori keterampilan dasar bermain futsal, dalam kategori “sangat baik” terdapat 0 peserta didik dengan jumlah persentase 0%, pada kategori “baik” terdapat 0 peserta didik dengan jumlah persentase 0%, pada kategori “cukup” sebanyak 0 peserta dengan jumlah persentase 0%, pada kategori kurang sebanyak 2 peserta didik dengan persentase 12,5%, kemudian pada kategori kurang sekali terdapat 14 peserta didik dengan persentase 87,5%
Pemanfaatan Media Sosial untuk Pencarian Informasi Kesehatan Mata Pelajaran PJOK Kelas VII di SMP N 1 Mlati, Kab. Sleman
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara pasti pemanfaatan media sosial untuk pencarian informasi kesehatan mata pelajaran PJOK kelas VII di SMP N 1 Mlati, Kab. Sleman.
Penelitian ini merupakan penelitian deskrpitif kuantitatif dengan mengadopsi teori information motivation behaviour skill model (IMB) dari Fisher. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi penelitian ini adalah kelas VII di SMP N 1 Mlati. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriterianya adalah peserta didik kelas VII di SMP N 1 Mlati dan merupakan pengguna media sosial sehingga di dapatkan 84 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara umum peserta didik kelas VII SMP N 1 Mlati masuk pada kategori tinggi dalam pemanfaatan media sosial untuk mencari informasi kesehatan dalam lingkup capaian pembelajaran mata pelajaran PJOK. Hal tersebut dibuktikan dengan sebanyak 85 % peserta didik memiliki tingkat pemanfaatan media sosial untuk pencarian informasi kesehatan mata pelajaran PJOK kelas VII dalam kategori tinggi dan kemudian sebesar 15 % peserta didik masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil analisis per faktor juga menunjukan data yang tidak jauh berbeda, yaitu; pada faktor informasi jumlah peserta didik yang masuk pada kategori tinggi sebanyak 82 % dan 18 % sisanya sebanyak masuk dalam kategori sangat tinggi; pada faktor keterampilan jumlah peserta didik yang masuk pada kategori tinggi sebanyak 87 % dan 13 % sisanya masuk pada kategori sangat tinggi; pada faktor motivasi jumlah peserta didik yang masuk pada kategori tinggi sebanyak 88 % dan 12 % lainya masuk dalam kategori sangat tinggi
Tingkat Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMP N 1 Turi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan peserta didik kelas VIII dalam pembelajaran PJOK di SMP N 1 Turi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Tempat penelitian dilaksanakan di SMP N 1 Turi. Sampel yang digunakan sebanyak 128 peserta didik yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan uji validasi yang didapat sebesar 0,339, hasil perhitungan dari 30 item pernyataan ada 10 item yang dinyatakan gugur dan 20 item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel. Uji Reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach di dapatkan hasil 0,937 yang berarti reliabilitas baik. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta didik kelas VIII dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 1 Turi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dalam kategori sangat tinggi 14,8%, tinggi 4,7%, sedang 39,8%, rendah 40,7%, dan sangat rendah 0%