21105 research outputs found
Sort by
The Influence of Trust, Social Norms, and Social Networks on Marketing with Innovation as an Intervening Variable (Case Study: Ornamental Plant Farming in Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency)
75 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan, norma sosial, dan jaringan sosial terhadap pemasaran melalui inovasi di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. yang menjadi
populasi adalah seluruh petani usahatani tanaman hias di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang yaitu 160 petani. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dan menetapkan sampel sebanyak 84 petani. untuk mengetahui pengaruh kepercayaan, norma sosial, dan jaringan sosial terhadap pemasaran melalui inovasi di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang digunakan analisis statistik dengan metode path analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara langsung terdapat pengaruh signifikan antara variable kepercayaan, norma sosial dan jaringan sosial terhadap inovasi pada Usahatani Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Secara langsung terdapat pengaruh signifikan antara variabel kepercayaan, norma sosial, jaringan sosial dan inovasi terhadap pemasaran pada Usahatani Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Secara langsung maupun secara tidak langsung variabel kepercayaan, norma sosial dan jaringan sosial melalui pemasaran mempunyai pengaruh signifikan terhadap inovasi, artinya bahwa inovasi dapat memediasi antara norma sosial dengan pemasaran. This study aims to determine the influence of beliefs, social norms, and social networks on marketing through innovation in Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. This research was conducted in Bangun Sari Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. The population is all ornamental plant farming farmers in Bangun Sari Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, namely 160 farmers. The sampling was carried out using the Slovin formula and set a sample of 84 farmers. To determine the influence of beliefs, social norms, and social networks on marketing through innovation in Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, statistical analysis with the path analysis method is used. The results of this study show that there is directly a significant influence between belief variables, social norms and social networks on innovation in ornamental plant farming in Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. There is directly a significant influence between variables of trust, social norms, social networks and innovation on marketing in ornamental plant farming in Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. Directly or indirectly the variables of trust, social norms and social networks through marketing have a significant influence on innovation, meaning that innovation can mediate between social norms and marketing
Differences in Coping with Stress in Mas Darul Students Sincerity Judging from an Extrovert Personality And Introvert
155 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan coping stres pada siswa MAS
Darul Ikhlas ditinjau dari kepribadian ekstrovert dan introvert. Coping stress
adalah usaha yang dilakukan individu untuk mencari jalan keluar dari masalah
baik usaha sehat maupun tidak sehat, positif maupun negatif, usaha kesadaran
atau ketidaksadaran agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi
sehingga dapat membebaskan diri dari masalah yang nyata maupun tidak nyata.
Kepribadian adalah sesuatu yang terdapat dalam diri individu yang mengarahkan
dan membimbing individu tersebut kepada seluruh tingkah laku yang
bersangkutan. Penelitian ini dilakukan di Mas Darul Ikhlas. Pendekatan dalam
penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data
menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel 170 orang siswa.
Metode pengumpulan data screening test untuk melihat tipe kepribadian dan
diperoleh 90 orang siswa memiliki kepribadian ekstrovert dan 80 orang siswa
memiliki tipe kepribadian introvert. Metode skala coping stres untuk melihat
coping stres yand dilakukan oleh siswa. Berdasarkan hasil ini berarti hipotesis
yang diajukan yang berbunyi ada perbedaan coping stres ditinjau dari tipe
kepribadian, dinyatakan ditolak. Kepribadian ekstrovert yang berfokus pada
emotion focused coping sebanyak 60 orang siswa ataupun sebesar 53.57%, dan
yang berfokus pada problem focused coping sebanyak 30 orang siswa ataupun
51.2%. Kepribadian introvert yang berfokus pada emotion focused coping
sebanyak 52 orang siswa ataupun sebesar 46.43%, dan yang berfokus pada
problem focused coping sebanyak 28 orang siswa atau 48.28%. This study aims to look at the differences in stress coping in Darul Ikhlas MAS
students in terms of extroverted and introverted personalities. Coping stress is an
effort made by individuals to find a way out of problems, both healthy and
unhealthy, positive and negative, conscious or unconscious efforts to adjust to the
changes that occur so that they can free themselves from real and unreal
problems. Personality is something that is contained within the individual that
directs and guides the individual to all the behavior concerned. This research was
conducted at Mas Darul Ikhlas. The approach in this study used quantitative
methods. The data collection technique used a total sampling technique, with a
total sample of 170 students. The data collection method was screening test to see
personality and it was found that 90 students had extroverted personality types
and 80 students had introverted personality. The coping stress scale method is to
see the coping stress carried out by students. Based on these results, it means that
the hypothesis proposed which reads that there are differences in coping with
stress in terms of personality, is declared rejected. Extroverted personality who
focused on emotion focused coping were 60 students or 53.57%, and those who
focused on problem focused coping were 30 students or 51.2%. Introverted
personality who focused on emotion focused coping were 52 students or 46.43%,
and those who focused on problem focused coping were 28 students or 48.28%
Description of Premarital Sex Behavior in Adolescents in Tanjung Mangedar Village, Kualuh Hilir District
58 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Di Desa Tanjung Mangedar. Perilaku seks pranikah merupakan segala aktivitas atau kegiatan seksual yang didorong oleh adanya hasrat seksual yang dilakukan sebelum adanya pernikahan baik secara agama maupun hukum Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 281 orang remaja dan 60 orang yang dipilih sebagai sampel. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling (pemilihan sampel berdasarkan kepentingan penelitian). Pengambilan data menggunakan model skala Guttman mulai dari skala perilaku seks pranikah. Subjek penelitian yaitu sebanyak 60orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Analisis data penelitian ini dengan menggunakan deskrpftif . Hasil analisis bahwa bentuk perilaku seks pranikah bergandengan tangan yang memilki frekuensi yang tinggi dengan presentase 40%, pada kategori berciuman memiliki frekuensi dengan presentase 33%, lalu pada kategori bercumbu memiliki frekuensi dengan presentase 22%, dan untuk kategori bersenggama memilki frekuensi dengan presentase 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, makaperilaku seks pranikah pada remaja di Desa tanjung Mangedar pada kategori bergandengan tangan yang paling tinggi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya perilaku.seks Pranikah pada remaja di Desa Tanjung Mangedar banyak melakukan perilaku seks pranikah. This study aims to determine the picture of premarital sex behavior in adolescents in Tanjung Mangedar Village. Premarital sex behavior is any sexual activity or activities that are driven by sexual desire that is carried out before marriage both religiously and legally the approach of this study is descriptive quantitative with a population of 281 adolescents and 60 people selected as a sample. Sample selection using purposive sampling technique (selection of samples based on research interests). Data collection using Guttman scale model ranging from premarital sex behavior scale. Research subjects were as many as 60 people. The sampling technique is purposive sampling. Data analysis of this study by using descriptive . The results of the analysis that the form of premarital sex behavior hand in hand that has a high frequency with a percentage of 40%, in the kissing category has a frequency with a percentage of 33%, then in the category of making out has a frequency with a percentage of 22%, and for the intercourse category has a frequency with a percentage of 5%. Based on the results of the study, the behavior of premarital sex in adolescents in tanjung Mangedar village in the highest category hand in hand.The results showed that the behavior.premarital sex in adolescents in Tanjung Mangedar village many conduct premarital sex behavior
Experience in Utilizing Access to Academic Information (Phenomenological Study of Utilization of Access to Academic Information Systems among Communication Science Students Medan Area University)
77 HalamanSIAKAD online di Universitas Medan masih memiliki beberapa permasalahanyang timbul seperti gangguan internet, serta belum maksimalnya mahasiswa dalam memanfaatkan fitur dan item-item layanan dalam portal SIAKAD online. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengalaman dan hambatan mahasiswa dalam pemanfaatan akses SIAKAD dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan jika pengalaman dalam mendapatkan informasi akademik lebih mudah dengan
menggunakan SIAKAD seperti efisiensi waktu dan biaya menjadi salah satu faktor yang mendorong mahasiswa lebih memilih menggunakan SIAKAD dalam memenuhi kebutuhan akan informasi akademik yang dibutuhkan. Masalah sistem yang kerap kali mengalami gangguan dan keterlambatan pembaharuan infomasi
menjadi hambatan. SIAKAD online at Medan University still has several problems that arise such as internet interference, and students have not maximized in utilizing the features and service items in the online SIAKAD portal. This study aims to determine the experiences and obstacles of students in utilizing SIAKAD access using qualitative
descriptive methods and phenomenological approaches. The results showed that experience in obtaining academic information is easier by using SIAKAD such as time and cost efficiency is one of the factors that encourage students to prefer to use SIAKAD in meeting the needs of academic information needed. System
problems that often experience problems and delays in updating information become obstacles
Comparison of Whirlpool Turbine Performance Using Conical Basin Outlets for Hydroelectric Power Plants
61 HalamanPembangkit Listrik jenis Whirlpool ini menggunakan media tenaga air sebagai bagian utama untuk penggerak turbin serta generator. Turbin jenis Whirlpool akan mengalirkan air sesuai dengan kapasitas tertentu dan disalurkan dengan ketinggian tertentu melalui jalur masuknya aliran air (waterway) menuju rumah turbin. Conical Basin mempelajari bahwa pengaruh struktur cekungan dalam pembentukan aliran pusaran air dapat meningkatkan putaran turbin. Pada penelitian ini turbin yang digunakan yaitu turbin Whirlpool dengan saluran keluar bentuk conical 67° dan 58°. Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja, daya, dan efesiensi turbin Whirlpool dengan menggunakan saluran keluar bentuk conical 67° dan 58°. Pada penelitian ini dilakukan dengan 7 kali percobaan dengan debit yang sama pada setiap percobaan yaitu 0,011 m³/s. Sehingga mendapatkan hasil perhitungan rata – rata pada saluran keluar bentuk Conical Basin 67° daya generator 3,86 Watt, kecepatan keliling turbin dengan beban generator 10,36 rad/s, kecepatan keliling turbin tanpa beban generator 12,89 rad/s, torsi 0,260 Nm, daya turbin dengan beban generator 2,69 Watt, daya turbin tanpa beban generator 3,34 Watt, efesiensi turbin 5,36%. Sedangkan pada saluran keluar bentuk Conical Basin 58° daya generator 2,11 Watt, torsi 0,191 Nm, kecepatan keliling turbin dengan beban generator 7,48 rad/s, kecepatan keliling turbin tanpa beban generator 11,59 rad/s, daya turbin dengan beban generator 1,43 Watt, daya turbin tanpa beban generator 2,22 Watt, efesiensi turbin 2,91%. This Whirlpool type power plant uses hydropower as the main part to drive turbines and generators. The Whirlpool type turbine will drain water according to a certain capacity and channel it at a certain height through the water inlet (waterway) to the turbine house. Conical Basin studied that the influence of the basin structure in the formation of eddy flow can increase the rotation of the turbine. In this study, the turbine used was a Whirlpool turbine with a conical shape outlet 67° and 58°. The main objective of this study is to analyze the performance, power, and efficiency of Whirlpool turbines using conical 67° and 58° . In this study, 7 trials were carried out with the same discharge in each trial, namely 0.011 m³/s. So get resultsaverage calculation at the Conical Basin outlet 67° generator power 3.86 watts, turbine rotational speed with generator load 10.36 rad/s, turbine rotational speed without generator load 12.89 rad/s, torque 0.260 Nm, power turbine with a generator load of 2.69 watts, turbine power without a generator load of 3.34 watts, turbine efficiency of 5.36%. Whereas at the Conical Basin shape outlet 58° the generator power is 2.11 watts, the torque is 0.191 Nm, the rotational speed of the turbine with generator load is 7.48 rad/s, the rotational speed of the turbine without generator load is 11.59 rad/s, the turbine power with load generator 1.43 watts, turbine power without generator load 2.22 watts, turbine efficiency 2.91%
Influence of Halal Food Perception, Brand Image, And Experiential Marketing on Decisions Purchases at Korean Restaurants Patbingsoo Medan
110 HalamanLatar belakang penelitian ini adalah Restoran Patbingsoo Medan belum memiliki label
halal dan menurut pengelola restoran mereka mengunakan bahan-bahan yang halal, tentu
saja berdampak pada tingkat penjualan produk di restoran tersebut. Dibuktikan dengan
pernyataan yang dikeluarkan oleh salah satu pihak pengelola restoran Patbingsoo yang
menyebutkan bahwa jumlah pengunjung restoran Patbingsoo mulai berkurang pasca isu
belum adanya label halal resmi, walaupun pengelola Restoran Korea Patbingsoo Medan
mengatakan telah menggunakan bahan-bahan yang halal untuk penyajian makanan
maupun minumannya, bahkan restoran tersebut juga tidak menjual bir ataupun minuman
berakohol lainnya penurunan jumlah konsumen terjadi tiap tahunnya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Persepsi Halal Food, Citra Merek (Brand Image),
Dan Experiential Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Di Restoran Korea
Patbingsoo Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak
100 orang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara
menyebarkan kuesioner yang pengukuranya dengan skala likert dan diolah secara statistic
menggunakan analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis dengan uji t, uji F
dan koefisien determinasi (R2) yang sebelumnya data telah diuji menggunakan uji
validitas, uji reabilitas dan uji asumsi klasik. Pengolahan data menggunakan program
SPSS for windows 22.0. Hasil penelitian ini adalah Persepsi Halal Food memiliki
pengaruh terhadap Keputusan Pembelian. Citra Merek memiliki pengaruh terhadap
Keputusan Pembelian. dan Experiential Marketing memiliki pengaruh terhadap
Keputusan Pembelian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variable
pengaruh Persepsi Halal Food, Citra Merek dan Experiential Marketing berpengaruh
secara simultan terhadap Keputusan Pembelian. Hal ini terlihat dari nilai Fhitung > Ftabel =
32.274 > 2.70 dengan nilai signifikan 0.000 > 0,05. Uji koefisien determinasi
menunjukkan nilai sebesar 0.592 yang berarti bahwa Persepsi Halal Food, Citra Merek
dan Experiential Marketing berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian sebesar 59.2%
sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. The background to this research is that the Patbingsoo Medan Restaurant does not yet
have a halal label and according to the restaurant manager they use halal ingredients,
which of course has an impact on the level of product sales in the restaurant. This is
proven by a statement issued by one of the Patbingsoo restaurant managers who stated
that the number of visitors to the Patbingsoo restaurant began to decrease following the
issue of the lack of an official halal label, even though the manager of the Patbingsoo
Korean Restaurant in Medan said that he had used halal ingredients for serving food and
drinks, even The restaurant also does not sell beer or other alcoholic drinks, a decline in
the number of consumers occurs every year. This study aims to determine the effect of
perceptions of halal food, brand image, and experiential marketing on purchasing
decisions at the Korean restaurant Patbingsoo Medan. This study used a quantitative
method with a sampling technique using purposive sampling, with a total sample of 100
people. The data collection technique in this study was carried out by distributing
questionnaires which were measured using a Likert scale and statistically processed
using multiple linear regression analysis and hypothesis testing with t test, F test and
coefficient of determination (R2) previously the data had been tested using validity test,
reliability and classical assumption test. Data processing uses the SPSS for windows 22.0
program. The results of this study are that the Perception of Halal Food has an influence
on Purchasing Decisions. Brand Image has an influence on Purchasing Decisions. and
Experiential Marketing has influence on Purchasing Decisions. Based on the results of
the study, it shows that the variables influencing Perceptions of Halal Food, Brand Image
and Experiential Marketing simultaneously influence Purchasing Decisions. This can be
seen from the value of Fcount > Ftable = 32.274 > 2.70 with a significant value of 0.000
> 0.05. The coefficient of determination test shows a value of 0.592 which means that
Perceptions of Halal Food, Brand Image and Experiential Marketing have an effect on
Purchasing Decisions of 59.2% while the rest are influenced by other variables outside
this study
The Effect of E-Marketplace Based Marketing Mix on Marketing Performance of Food Businesses (Case Study of Food Businesses in the Medan Metropolitan Trade Center/Mmtc)
89 HalamanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Marketing Mix Berbasis E-Marketplace Terhadap Kinerja Pemasaran Usaha Makanan Studi Kasus Usaha Makanan di Medan Metropolitan Trade Center. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, Penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, karakteristik dan hubungan antar variabel yang teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Sampel dalam penelitian ini adalah Pelaku UMKM makanan di MMTC yang berjumlah 101 responden. Metode yang digunakan untuk analisis data menggunakan software SmartPLS, yang dijalankan dengan media komputer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diantara tiga dimensi marketing mix yaitu Produk, Harga, dan Promosi adalah memiliki pengaruh terhadap Kinerja Pemasaran. Data reliabel karena memiliki nilai composite reliability > 0,70 dan cronbach’s alpha > 0,60. Dari hasil output SmartPLS tersebut semua konstruk memiliki nilai composite reliability lebih besar dari 0,70 dan cronbach’s alpha lebih besar dari 0,60. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konstruk memiliki reliabilitas yang baik terhadap kinerja pemasaran. This research was conducted with the aim of knowing the Effect of E-Marketplace-Based Marketing Mix on the Marketing Performance of Food Businesses in a Case Study of Food Businesses in the Medan Metropolitan Trade Center. This research uses a type of quantitative research. Quantitative research can be interpreted as a research method based on the philosophy of positivism, used to examine certain populations or samples, characteristics and relationships between variables whose data collection technique uses a questionnaire. Data collection in this study was carried out by distributing questionnaires using a Likert scale. The sample in this study were food SMEs at MMTC, totaling 101 respondents. The method used for data analysis uses SmartPLS software, which is run on computer media. The results of this study indicate that among the three dimensions of the marketing mix, namely Product, Price, and Promotion, they have an influence on Marketing Performance. The data is reliable because it has a composite reliability value of > 0.70 and Cronbach's alpha > 0.60. From the results of the SmartPLS output, all constructs have a composite reliability value greater than 0.70 and Cronbach's alpha greater than 0.60. So it can be concluded that the construct has good reliability on marketing performance
The Correlation between Self-Control and Consumptive Behavior in Early Adult K-Pop Fans Medan City
105 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kontrol diri dengan
perilaku konsumtif pada penggemar K-Pop usia dewasa awal di Kota Medan.
Penelitian ini mengguankan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam
penelitian ini adalah Wanita dewasa awal penggemar K-Pop rentang usia 18-25
tahun yang berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah Teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan model
skala likert dengan dua skala, yaitu skala kontrol diri dan skala perilaku konsumtif
yang disusun oleh peneliti. Hasil penelitian dengan menggunakan Teknik korelasi
product moment ( ) diketahui sebesar -0,789 dengan p = 0,000 < 0,05. Artinya
terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku
konsumtif pada penggemar K-Pop, yang menunjukkan semakin rendah kontrol
diri penggemar K-Pop maka semakin tinggi perilaku konsumtif yang dilakukan
dan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hasil analisis data yang
dilakukan, diketahui kontrol diri penggemar K-Pop tergolong rendah dengan
mean hipotetik (72,5) > mean empirik (59,96) dan selisihnya melebihi satu SD
(10,413), perilaku konsumtif tergolong tinggi dengan mean hipotetik (80) < mean
empirik (92,38) dan selisihnya melebihi satu SD (10,528). Kontrol diri memiliki
kontribusi terhadap perilaku konsumtif sebesar 62,2%. This study aims to examine the correlation between self-control and consumptive
behavior in early adult K-Pop fans in Medan City. This research uses quantitative
research methods. The subjects in this study were early adult woman of K-Pop
fans aged 18-25 years who numbered 50 people. The sampling technique used is
purposive sampling technique. Data collection was carried out using a Likert
scale model with two scales, namely the self-control scale and consumptive
behavior scale complied by the researcher. The results of the research using the
product moment correlation technique ( ) are known to be -0.789 with p =
0.000 < 0.05. This means that there is a significant negative correlation between
self-control and consumptive behavior in K-Pop fans, which shows that the lower
the self-control of K-Pop fans, the higher the consumptive behavior carried out
and the hypothesis in this study is accepted. Based on the results of data analysis,
it is known that K-Pop fans’ self-control is low with hypothetical mean (72.5) >
empirical mean (59.96) and difference exceeds one SD (10.413), consumptive
behavior is high with a hypothetical mean (80) < mean empirically (92.38) and
the difference exceeds one SD (10.528). Self-control contributed 62.8% to
consumptive behavior
Analysis of Heat Transfer in Fire Pipe Boilers Steam Pressure Scale Model 7 Kg/cm2
72 HalamanPenggunaan listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting pada kehidupan manusia sekarang ini. Sebuah pembangkit listrik seperti PLTU merupakan hal utama yang harus ditunjang dengan berbagai peralatan utama seperti boiler ,turbin dan generator untuk menghasilkan listrik.pada bagian pembangkit bagian paling penting yaitu boiler.ketika pada terjadi masalah pada boiler maka seluruh sistem kerja pembangkit PLTU akan terganggu. Dimana memiliki tujuan menganalisis laju perpindahan panas pada boiler skala model dengan tekanan 7,138 Kg/cm2 dan kapasitas 20 Kg/jam dan menganalisis kalor yang dibutuhkan air untuk menjadi uap. Pada penelitian ini menggunakan metode merancang boiler skala model dan melakukan eksperimen pada boiler skala model Dimana pada penelitian ini menggunakan boiler skala model dimana pada boiler sering terjadi permasalahan perambatan panas pada ruang bakar boiler ke boiler itu sendiri. Dimana memiliki tujuan menganalisis laju perpindahan panas pada boiler skala model dengan tekanan 7,138 Kg/cm2 dan kapasitas 20 Kg/jam dan menganalisis kalor yang dibutuhkan air untuk menjadi uap. Pada penelitian ini menggunakan metode merancang boiler skala model dan melakukan eksperimen pada boiler skala model . Pada boiler skala model menggunakan bahan bakar jenis kayu bakar .setelah melakukan penilitian maka hasil yang di dapat dari hasil penelitian adalah pada awal tekanan yaitu 1,02 Kg/cm2 mengalami perpindahan panas sebanyak 157,40 watt mengalami kenaikan perpindahan panas pada tekanan uap berikut nya sampai pada tekanan 7,138 Kg/cm2 dengan terjadi perpindahan panas sebesar 426,38 watt , panas yang masuk dari bahan bakar sebesar 107.830 watt dan besar kalor yang di gunakan air untuk menjadi uap sebesar 731,155 watt. The use of electricity is a very important requirement in human life today. A power plant such as a power plant is the main thing that must be supported by a variety of main equipment such as boilers, turbines and generators to produce electricity. The most important part of the power plant is the boiler. Where has the aim of analyzing the rate of heat transfer on a model scale boiler with a pressure of 7,138 kg / cm2 and a capacity of 20 kg / hour and analyzing the heat needed for water to become steam. In this study using the method of designing model scale boilers and conducting experiments on model scale boilers Where in this study using model scale boilers where in the boiler often the problem of propagation of heat in the boiler combustion chamber to the boiler itself. Where has the aim of analyzing the rate of heat transfer on a model scale boiler with a pressure of 7,138 kg / cm2 and a capacity of 20 kg / hour and analyzing the heat needed for water to become steam. In this study using the method of designing model scale boilers and conducting experiments on model scale boilers. The model scale boilers use fuel wood type fuel. After conducting research, the results obtained from the results of the study are at the beginning of the pressure of 1,02 kg / cm2 experiencing heat transfer as much as 157,40 watts experiencing an increase in heat transfer at the next steam pressure up to pressure of 7,138 kg / cm2 with a heat transfer of 426,38 watts, heat entering from the fuel of 107.830 watts and the amount of heat used for water to steam amounted to 731,155 watts
Integration of Quality Function Development Methods and Analytical Hierarchy Process in Improving the Quality of Library Services at Smkn 3 Medan
43 HalamanArtikel atau tulisan ini bertujuan untuk menjawab masalah mengenai
kurangnya minat membaca siswa dan siswi di perpustakaan SMKN 3 Medan,
sehingga digunakan metedo Quality Function Development (QFD) dan Analytical
Hierarchy Process (AHP) dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan pada
SMKN 3 Medan agar dapat mengetahui apa saja factor penyebab kurang minatnya
membaca siswa dan siswi. Masalah difokuskan pada bagaimana meningkatkan
kualitas perpustakaan agarmeningkatkan m inat membaca di SMKN 3 Medan.
Penelitian ini menggunakan data primer, yang dimana cara memperoleh data
melalui melalui survey ke setiap kelas SMKN 3 Medan yang terletak pada jalan
STM, medan dan google form dan dianalisis menggunakan metode QFD dan AHP.
Kajian ini menyimpulkan bahwa Berdasarkan dari basil dan pembahasan dapat
diambil kesimpulan bahwa metode QFD dan AHP dapat diterapkan pada
perpustakan SMKN 3 medan, faktor terpenting bagi pengunjung perpustakaan,
yang ditunjukkan dengan nilai kepentingan 4,46. Dalam praktiknya, tingkat
kepuasan pengunjung adalah 4,24 untuk buku yang tertata dengan baik. This article or article aims to answe,r the problem regarding the lack of
interest in reading for students in the library of SMKN 3 Medan, so that the Quality
Function Development (QFD) and Analytical Hierarchy Process (AHP) methods
are used to improve the quality of library services at SMKN 3 Medan in order to
find out what only the factors causing the lack of interest in reading students and
female students. The important problem is how to improve the quality of the library
in order to increase interest in reading at SMKN 3 Medan. This study uses primary
data, obtained through surveys to classes located on Jalan STM. Medan and
Google Forms and analyzed using the QFD and AHP methods. This study
concludes that based on the results and discussion it can be concluded that the QFD
andAHP methods can be applied to the SMKN 3 Medan library, the most important
factor for library visitors, which is indicated by the importance value of 4.46. In
practice, the visitor satisfaction rating is 4.24 for well-organized books