Medan Area University

Repository Universitas Medan Area
Not a member yet
    21105 research outputs found

    Evaluation of Tanjung Balai City Regional Regulations No.15 of 2004 concerning the Prohibition of Homelessness and Begging

    No full text
    86 HalamanGelandangan dan pengemis di kota Tanjung Balai merupakan masalah yang serius, karena menimbulkan gangguan kenyamanan masyarakat. Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja bekerjasama dalam mengatasi permasalahan tersebut melalui upaya penertiban, pembinaan dan pemulangan bagi gelandangan dan pengemis yang terjaring operasi razia. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi peraturan daerah kota Tanjung Balai Nomor 15 Tahun 2004 tentang larangan gelandangan dan pengemisan.Penelitian ini menggunakan teori William Dunn meliputi enam indikator yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dari segi efektivitas dan efisiensi masih adanya gelandangan dan pengemis walau adanya operasi penertiban yang dilakukan dari pemertintah kota Tanjung Balai.Dari kecukupan melihat dari segi masih membuat rasa kepuasan maupun tidak dari penerimaan suatu bantuan. Perataan dan responsivitas membuat ketidakpedulian bagi gelandangan dan pengemis dengan adanya peraturan tersebut. Dan untuk perataan belum memberikan dampak yang signifikan dalam perubahan sosial. Ada beberapa hambatan dalam proses larangan gelandangan dan pengemis ini ialah tidak adanya tempat rehabilitasi dan anggaran yang belum ada bagi gelandangan dan pengemis. Homeless and beggars in Tanjung Balai caused inconvenience to community. The research purpose to evaluate the regional regulation of Tanjung Balai Number 15 of 2004. This research used William Dunn's theory. The research used qualitative methods with a descriptive approach. The data collected used interviews, observation documentation and triangulation. The researching result in terms of the effectiveness and efficiency of the homeless and beggars despite the enforcement operations being carried out. From adequacy see satisfaction or not receive from help. There are obstacles found, namely the absence of a place for rehabilitation and a budget that does not yet exist

    Implementation of Medan Mayor Regulation No. 37 of 2020 concerning Online Population Administration Services at the Population and Civil Registry Service

    No full text
    76 HalamanImplementasi pelayanan publik melalui daring di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan masih mempunyai kendala dalam pembuatan akta kelahiran kerena masih banyak masyarakat yang memiliki keluhan seperti adanya pembayaran denda keterlambatan dan kendala jaringan saat pengurusan daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implemenantasi dari kebijakan SIBISA yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, terkait pelayanan akta kelahiran yang di harapkan mampu memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik dan berkulitas sehingga pemerintah membuat kebijakan pelayanan berbasis daring. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Edward III yang terdiri dari komunikasi, sumber daya, disposi, struktur birokrasi dan dilakukan dengan menggunkan metode deskriptif kualitatif, dimana semua rumusan masalah di pecahkan melalui hasil wawancara,observasi, hasil pengamatan dan menggambarkan keadaan berdasarkan fakta yang sesuai kenyataan, dengan informan yang terdiri dari tujuh orang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti diperoleh hasil bahwa implementasi kebijakan SIBISA inibelum berjalan secara maksimal dikarenakan belum tercapainya tujuan dari sasaran kebijakan dan masih memiliki hambatan, sehingga dapat disimpulkan Implementasi Peraturan Walikota Medan No 37 Tahun 2020 Tentang Pelayanan Adminstrasi Secara Daring Di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Medan terkait pelayanan akta kelahiran melalui SIBISA belum maksimal. Diharapkan melalui penelitian ini pelayanan akta kelahiran melalui SIBISA dapat lebih meningkat agar masyarakat lebih mudah dan semangat dalam mendaftarakan dokumen akta kelahirannya. The implementation of online public services at the Medan city population and civil registration service still has problems in making birth certificates because there are still many people who have complaints such as paying fines and network constraints. This study aims to find out how the SIBISA policy issued by the government is implemented, regarding birth certificate services which are expected to be able to provide better quality and quality services so that the government makes online-based service policies. This research was conducted using a qualitative descriptive method, in which all the problem formulations were solved through interviews, observations, observations and describing the situation based on facts that matched reality, with informants consisting of seven people. Based on the results of observations and interviews with researchers, the results show that the implpementation of the SIBISA policy has not run optimally because the objectives of the policy objectives have not been achieved and there are still obstacles, so it can be concluded that the Implementation of Medan Mayor Regulation No. 37 of 2020 Concerning Online Administration Services at the Population and Records Service Medan City civil servants related to birth certificate services through SIBISA have not been maximized. It is hoped that through this research the service of birth certificates through SIBISA can be further improved so that people can more easily and enthusiastically register their birth certificate documents

    Calculation of Slope Stability on Jalan Medan Sembahe KM 40 using the Fellenius Method

    No full text
    71 HalamanPesatnya pembangunan di daerah perkotaan dan besarnya keinginan masyarakat untuk memiliki kediaman dan rumah peristirahatan di dataran tinggi menyebabkan pembangunaan di daerah lereng tidak dapat dihindari lagi. Daerah seperti ini sangat rentaan terhadap keruntuhan atau longsor. Hal – hal ini yang menyebabkan beberapa kerugian yang dapat langsung dialami oleh masyarakat, seperti jatuhnya korban jiwa akibat longsor, hilangnya tempat tinggal dan kerugian lainnya. Maksud dari penelitian ini adalah timbulnya ketertarikan diri untuk meneliti kesetabilan lereng pada lereng yang rawan akan peristiwa longsor. Adapun Tujuan dari penelitian adalah Untuk mengetahui angka keamanan dari lereng dengan menggunakan Metode Fellenius dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi bahaya kelongoran. Penelitian ini berupa Perhitungan Stabilitas Lereng Medan-Sembahe untuk mengetahui parameter-parameter kuat geser tanah dengan mengambil sampel tanah dilokasi penelitian serta menguji dilaboratorium sehingga mendapatkan data yang detail untuk di hitung. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan,Menunjukkan nilai faktor keamanan dari lereng pada Jalan Medan-Sembahe KM 40 adalah 1,421. Itu berarti lereng pada lokasi tersebut dalam kondisi tidak stabil.Hal ini berbahaya karna dapat mengakibatkan longsor pada kemudian hari. Untuk menncegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Maka perlu di buat dinding penahan tanah untuk membantu agar tidak terjadi kelongsoran pada lereng.Dinding penahan tanah dapat memperkecil potensi untuk terjadinya kelongsoran. Lereng pada Jalan Medan-Sembahe KM 40 berada pada kondisi yang tidak stabil. Hal itu dapat menyebabkan kelongsoran sehingga dapat menimbulkan kerugian serta membahayakan penduduk disekitarnya. Hal ini memungkinkan perlu pembuatan/pembangunan dinding penahan tanah untuk membantu dan mencegah terjadinya kelongsoran pada lereng. Adapun Tujuan dari penelitian adalah Untuk mengetahui angka keamanan dari lereng dengan menggunakan Metode Fellenius dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi bahaya kelongoran. The rapid development in urban areas and the great desire of the people to have residences and rest houses in the highlands have made development in the slope areas unavoidable. Such areas are highly susceptible to collapse or landslides. These things cause several losses that can be directly experienced by the community, such as casualties from landslides, loss of homes and other losses. The purpose of this research is to generate interest in examining slope stability on slopes that are prone to landslides. The purpose of this research is to determine the safety factor of the slope using the Fellenius method and find the right solution to overcome the danger of sagging. This research is in the form of Calculation of the Stability of the Medan-Sembahe Slope to determine the parameters of the shear strength of the soil by taking soil samples at the research location and testing them in the laboratory so as to obtain detailed data to be calculated. From the results of the research that has been done, it shows that the value of the safety factor of the slopes on Jalan Medan-Sembahe KM 40 is 1.421. That means the slopes at that location are in an unstable condition. This is dangerous because it can lead to landslides later on. To prevent these things from happening unwanted things, it is necessary to make a retaining wall to help prevent landslides from occurring on the slopes. Retaining walls can reduce the potential for landslides to occur. The slopes on Jalan Medan-Sembahe KM 40 are in an unstable condition. This can cause landslides which can cause losses and endanger the surrounding residents. This allows the need for construction/construction of retaining walls to help and prevent sliding on the slopes. The purpose of the research is to determine the safety factor of the slopes using the Fellenius Method and find the right solution to overcome the danger of slidin

    The Role of National Unity and Political Bodies in the Development of Political Parties (Study on: Indonesian Justice and Unity Party (PKPI) in Asahan Regency)

    No full text
    63 HalamanBadan Kesatuan Bangsa dan Politk (Kesbangpol) memiliki peran fasilitator bagi kelembagaan masih kurangnya peranan Kesbangpol dalam pembinaan Partai Politik di Kabupaten Asahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kesbangpol Asahan dan faktor penghambat peran Kesbangpol dalam pembinaan Parpol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi .Hasil penelitian ini menggunakan teori Horopoetrimenunjukkan peranan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam pembinaan partai politik (Studi pada: Partai PKPI) dapat dibuktikan sebagai berikut: Peran sebagai suatu kebijakan sudah baikterutama dalam partai PKPI salah satunya kebijakan mengenai pendidikan politik, Kesbangpol dalam suatu kebijakan sudah dikatakan baik dengan adanya kebijakan mengenai pendidikan politik yang sudah dilaksanakan oleh setiap Parpol terutama pada Parpol PKPI. Peran sebagai strategi sudah baik karena Kesbangpol sudah melakukan pembinaan seperti pendidikan politik. Peran sebagai alat komunikasi sudah baik sudah terlaksananya tujuan dan informasi yang sudah tersampaikan kepada setiap partai poltik. Peran sebagai alat penyelesaian sengketa cukup baik di mana jika partai politik boleh meminta masukan atau saran dari Kesbangpol. Faktor penghambat yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Kesbangpol khususnya pada bidang politik dalam negeri. The National Unity and Politics Agency (Kesbangpol) had a facilitator role for institutions. This research aims to determine the role and the inhibiting factors of Kesbangpol's in fostering political parties. This research used a qualitative descriptive research with data collection techniques, included interviews, observation and documentation. The results of the research used Horopoetri theory show that the role of National Unity and Politics Agency in fostering political parties can be proven as follows: The role as a policy, as a strategy, as a communication tool, as a dispute resolution tool, the factor was the lack of Human Resources in Kesbangpol

    The Influence of Peer Interaction and Self-Esteem on the Moral Intelligence of Students of SMK Negeri 13 Medan

    No full text
    91 HalamanKecerdasan moral sangat dibutuhkan oleh setiap individu di tengah derasnya arus perkembangan zaman dengan segala bentuk tuntutan dan persaingan global yang semakin ketat. Siswa SMK sebagai remaja yang terus berkembang dihadapkan dengan berbagai tantangan zaman yang terus mengiringi perkembangannya menjadi individu yang dewasa dan sukses. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh interaksi sosial dan harga diri terhadap kecerdasan moral siswa di SMK Negeri 13 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional yang bertujuan unutk mengetahui pengaruh antar variabel. Populasi penelitian adalah siswa SMK Negeri 13 Medan berjumlah 1200 orang. Sampel diambil secara random sebanyak 10% dari jumlah populasi, yaitu 121 orang. Instrumen penelitian adalah angket tentang interaksi sosial, harga diri, dan kecerdasan moral yang didesain dengan Skala Likert. Data dianlaisis menggunakan teknik regresi ganda. Berdasarkan hasil anlaisis, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1) Ada pengaruh interaksi teman sebaya terhadap kecerdasan moral. Hal ini ditunjukkan oleh nilai tx1 y sebesar 2,862 > 1,657 dengan p 1,657 dengan p 2,29 dengan p 1.657 with p 1.657 with p < 0.05, and the r value of 0.311 (31.1%). Thus it can be concluded that the higher the self-esteem of students, the higher their level of moral intelligence. 3) There is an influence of peer interaction and self-esteem on moral intelligence. This is indicated by Fcount = 32.500 > 2.29 with p < 0.05, and the correlation coefficient R = 0.597 with p < 0.05 and R2 = 0.356 (35.6%). Thus, it can be concluded that peer interaction and self-esteem together affect the moral intelligence of students at SMK Negeri 13 Medan. The influence of both variables increase the moral intelligence up to 35.6

    Evaluation of Village Government Performance in Lahemboho Village Alasa District North Nias Regency

    No full text
    83 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Kinerja Pemerintah Desa terutama dalam hal produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas serta mengidentifikasi hambatan kinerja Pemerintah Desa Lahemboho Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah: (1) Evaluasi Kinerja Pemerintah Desa Lahemboho Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara, (2) kurangnya kualitas pelayanan dan (3) faktor penghambat kinerja Pemerintah Desa di Desa Lahemboho Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif sebagai metode Analisa data yang mengambil lokasi penelitian pada kantor Kepala Desa Lahemboho Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara. Sumber data pada penelitian ini adalah Sekretaris Desa, Aparat Desa dan masyarakat Desa setempat.Data dikumpulkan berdasarkan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja Pemerintah Desa Lahemboho Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara di tinjau dari proses penyelenggaraan pemerintahan yang mengedepankan produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas belum mampu memberikan pelayanan yang maksimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dimana para pegawainya masih sebagian banyak yang bermalas malasan untuk bekerja misalnya pegawainya sering terlambat datang ke kantor dan pulang sebelum jam kerja. This study aims to find out about the performance of the Village Government, especially in terms of productivity, service quality, responsiveness, responsibility and accountability and to identify obstacles to the performance of the Lahemboho Village Government, Alasa District, North Nias Regency. The problems raised in this study are: (1) Performance Evaluation of the Lahemboho Village Government, Alasa District, North Nias Regency, (2) lack of service quality and (3) inhibiting factors for the performance of the Village Government in Lahemboho Village, Alasa District, North Nias Regency. The approach used in this study is a qualitative method as a data analysis method that takes the research location at the office of the Head of Lahemboho Village, Alasa District, North Nias Regency. The data sources in this study are the Village Secretary, Village Officials and the local Village community. Data was collected based on interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the performance of the Lahemboho Village Government, Alasa District, North Nias Regency, in terms of the governance process that prioritizes productivity, service quality, responsiveness, responsibility and accountability, has not been able to provide maximum service according to the needs of the community, where most of its employees are still lazy to work, for example employees are often late to the office and go home before working hours

    Implementation of Minister of Home Affairs Regulation No. 8 of 2016 on Electronic KTP Services at the Medan Amplas Sub-District Office

    No full text
    128 HalamanProgram KTP Elektronik ini dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Fokus penelitian ini adalah pelaksanaan implementasi kebijakan Permendagri No. 8 Tahun 2018 pada Kantor Camat Medan Amplas dan faktor yang mempengaruhi kebijakan implementasi. Peneliti menggunakan Teori Edwards III sebagai pedoman analisis dan menggunakan teori Miles, Huberman dan Saldana sebagai teknik analisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pengambilan data primer dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan penelitian yaitu Camat Medan Amplas sebagai informan kunci, Sekretaris Camat dan Kasi Tata Pemerintahan sebagai informan utama, informan tambahan sebanyak tujuh orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan KTP Elektronik di Kantor Camat Medan Amplas sudah cukup baik namun masih memiliki kendala. Komunikasi antara pembuat kebijakan, pelaksana dan warga masyarakat sudah cukup baik, SDM sudah memiliki kompetensi yang sesuai, SOP sudah ditetapkan dan petugas bertindak sesuai dengan SOP yang ada. Namun, masih kurangnya partisipasi dan kesadaran warga masyarakat menyebabkan target perekaman KTP masih belum terpenuhi. Faktor yang mempengaruhi implementasi adalah adanya peraturan pemerintah yang menjadi pedoman pelaksanaan implementasi, sosialisasi kebijakan, SDM yang sudah sesuai, sarana dan prasarana yang lengkap. Electronic Identity Card program is implemented throughout Indonesia, including in Medan Amplas District. Focus of this research is the implementation of Permendagri No. 8 of 2018 at the Medan Amplas Sub- District Office and factors influencing implementation policies. Research used Edwards III's theory for analysis and used the theory of Miles, Huberman and Saldana as an analytical technique. The research used descriptive qualitative with primary data using purposive sampling technique. The Head of Medan Amplas Sub-District as the key informant, the Secretary and Head of Governance as the main informants, seven additional informants. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The results show that the implementation of the Electronic Identity Card policy at the Medan Amplas Sub-district Office is quite good but still has problems. Communication between policy makers, implementers and community members is quite good, human resources have appropriate competencies, SOPs have been established and officers act according to existing SOPs. However, the lack of community participation and awareness has resulted in the target of recording data still not being met. Factors that influence implementation are the existence of government regulations that serve as guidelines for implementing implementation, policy outreach, appropriate human resources, complete facilities and infrastructure

    Security System for Sending Air Quality Monitoring Data in Medan City Using the RSA Cryptographic Algorithm

    No full text
    48 HalamanKota Medan merupakan daerah di Indonesia yang memiliki kualitas udara yang buruk. Menurut indeks kualitas udara (AQI), tingkat polusi udara di Kota Medan berada dalam kategori tidak sehat sehingga diperlukannya perangkat monitoring kualitas udara yang merupakan salah satu perangkat yang bertujuan memantau tingkat polusi udara di Kota Medan. Perangkat secara berkala mengunggah dan mengirim data ke database pada server IoT dan akan dianalisa lebih lanjut untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat mengenai kualitas udara. Untuk mengamankan data polusi udara dari tindak kejahatan melalui jaringan internet, maka penelitian ini memiliki tujuan yaitu merancang sistem pengamanan data monitoring kualitas udara di kota Medan dengan menerapkan algoritma kriptografi RSA agar dapat menghidari terjadinya pencurian data atau peretasan sistem dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari perangkat IoT yang berupa dataset polusi. Perangkat IoT diletakkan di 3 lokasi yaitu di jalan Sei Deli, Tembung, dan KIM. Analisis yang digunakan yaitu dengan menerapkan algoritma RSA, tahapan algoritma RSA yaitu proses pembentukan kunci, enkripsi dan dekripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma RSA dapat diterapkan untuk pengamanan data monitoring kualitas udara di kota Medan pada perangkat IoT dengan jumlah dataset polusi udara yang diperoleh sebanyak 249.364 data. Penerapan algoritma RSA untuk proses enkripsi dan dekripsi berhasil dilakukan pada semua dataset yang tersimpan pada databasedi server. Medan City is an area in Indonesia that has poor air quality. According to the air quality index (AQI), the level of air pollution in the city of Medan is in the unhealthy category, so an air quality monitoring device is needed, which is one of the devices that aims to monitor the level of air pollution in the city of Medan. The device periodically uploads and sends data to a database on the IoT server which will be further analyzed to obtain useful information about air quality. To secure air pollution data from crime via the internet network, this research has the goal of designing an air quality monitoring data security system in Medan City by implementing the RSA cryptographic algorithm to avoid data theft or system hacking from irresponsible parties. This study uses primary data obtained from IoT devices in the form of pollution datasets. IoT devices are placed in 3 locations, namely at Jalan Sei Deli, Tembung, and KIM. The analysis used is by applying the RSA algorithm, the stages of the RSA algorithm are the process of forming keys, encryption, and decryption. The results showed that the RSA algorithm can be applied to secure air quality monitoring data in the city of Medan on IoT devices with a total of 249,364 air pollution datasets obtained. The application of the RSA algorithm for the encryption and decryption process was successfully carried out on all datasets stored in the database on the server

    The Relationship of Self Concep with Self Confidence in Patumbak Vocational School Students

    No full text
    109 HalamanTujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep diri dengan kepercayaan diri pada SMK Negeri 1 Patumbak. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini 108 orang dari sampel 84 orang. Penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil korelasional, diketahui bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan kepercayaan diri dilihat dari koefisien rᵪᵧ= 0,494 dengan sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 yang artinya hipotesis menyatakan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dengan kepercayaan diri diterima. Sementara koefisien diterminan pada variabel yaitu r2= 0,244. Berdasarkan mean hipotetik pada variabel konsep diri ialah 25,000 dengan nilai mean empirik 23,809. Hal ini, tidak melebihi data standar deviasi 4,091. Dan pada kepercayaan diri memiliki nilai mean hipotetik 52,500 dan dan mean empirik 57,833 dengan ini selisih dari mean hipotetik dan mean empirik tidak melebih standar deviasi 7,037. Maka dapat disimpulkan bahwa Konsep Diri dan Kepercayaan Diri keduanya terindikasi sedang. The purpose of this study was to determine self-concept with self-confidence at SMK Negeri 1 Patumbak. This research method uses quantitative methods. The population of this study was 108 people from a sample of 84 people. Research using simple random sampling technique. Based on the correlational results, it is known that there is a significant positive relationship between self-concept and self- confidence seen from the coefficient rᵪᵧ = 0.494 with sig (2-tailed) 0.000 <0.05, which means the hypothesis states that there is a positive and significant relationship between self-concept and trust self accepted. While the coefficient is determined on the variable, namely r2 = 0.244. Based on the hypothetical mean on the self-concept variable is 25,000 with an empirical mean value of 23,809. This does not exceed the standard deviation of 4,091 data. And on confidence it has a hypothetical mean value of 52,500 and an empirical mean of 57,833 with this the difference between the hypothetical mean and the empirical mean does not exceed the standard deviation of 7,037. So it can be concluded that both Self-Concept and Self-Confidence are indicated to be moderate

    Structural Analysis of Reinforced Concrete Round Columns with SAP 2000 Software at the Vihara Prasadha Jinadhammo Medan Project

    No full text
    81 HalamanKolom yang merupakan bagian struktur yang sangat penting, dalam suatu struktur berfungsi sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi. Kolom termasuk struktur utama untuk meneruskan berat sendiri bangunan, beban hidup, dan beban hembusan angin serta gempa. Dengan adanya pemasangan kolom perhitungan struktur kolom berdasarkan SNI - 2847:2019 serta analisis struktur yang dilakukan menggunakan program Aplikasi SAP 2000 sehingga dapat diteliti sekaligus di pahami untuk pengujian sebelum dilakukan pembangunan untuk tahap selanjutnya. Adapun kelebihan untuk melakukan anilisis menggunakan program SAP 2000 dibandingkan dengan metode lainnya seperti metode diatas yaitu pada program SAP 2000 dapat menganalisa jenis struktur apapun dalam tampilan 2 dimensi dan 3 dimensi dengan berbagai macam pembebanan kombinasi yang diberikan dengan penggunaan lebih efektif dan lebih mudah. Sehingga dalam penelitian mendapatkan kekuatan struktur kolom dan tulangan dari hasil analisis perhitungan struktur kolom bulat beton bertulang dengan mengunakan SAP 2000 berdasarkan SNI 2847 - 2019. untuk dijelaskan pada laporan skripsi ini. Sebagai hasil diperoleh desain penulangan kolom 36 D 25 As =17678,57 mm2, dan Pu yan diperoleh 1514511 Kg serta Pn yang diperoleh 2729267,3 kg. The column, which is a very important structural part, in a structure serves as a successor to the load of the entire building to the foundation. Columns include the main structure to carry on the building's own weight, live load, and wind and earthquake gust loads. With the installation of column column structure calculation based on SNI - 2847:2019 and structure analysis carried out using the SAP 2000 application program so that it can be researched as well as understood for testing before development for the next stage. The advantages to perform anilisis using SAP 2000 program compared with other methods such as the method above, namely the SAP 2000 program can analyze any type of structure in 2-dimensional and 3-dimensional view with a variety of loading combinations given with the use of more effective and easier. So that in the study get the strength of the column structure and reinforcement from the analysis of the calculation of reinforced concrete round column structure using SAP 2000 based on SNI 2847-2019. to be explained in this thesis report. As a result obtained column reinforcement design 36 D 25 As=17678.57 mm2, and Pu yan obtained 1514511 Kg and PN obtained 2729267.3 kg

    4,192

    full texts

    21,105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Medan Area
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇