Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    82567 research outputs found

    Hubungan Peran Keluarga Dengan Perawatan Diri Pada Pasien Gangguan Jiwa Di Puskesmas Lamongan

    No full text
    Perawatan diri merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik, emosional, dan psikologis pasien gangguan jiwa. Namun, ketidakmampuan pasien gangguan jiwa dalam merawat diri dapat berdampak negatif pada kondisi kesehatan mereka. Peran keluarga sangat penting dalam mendukung dan membantu pasien menjalankan aktivitas perawatan diri sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara peran keluarga dengan perawatan diri pada pasien gangguan jiwa di Puskesmas Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 48 pasien gangguan jiwa yang dipilih secara acak sederhana. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mengukur peran keluarga dan kemampuan perawatan diri pasien. Data dianalisis menggunakan uji statistik Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan perawatan diri pada pasien gangguan jiwa di Puskesmas Lamongan (ρ = 0.356, p < 0.05). Dukungan keluarga yang baik terbukti meningkatkan kemampuan perawatan diri pasien, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Peran keluarga sangat berpengaruh terhadap kemampuan perawatan diri pasien gangguan jiwa. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk aktif terlibat dalam perawatan pasien dan mendapatkan edukasi yang memadai mengenai cara mendukung pasien dalam melakukan perawatan diri

    Efektivitas “SIENNA” (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi) Berbasis System Application And Product In Data Processing (SAP) (Studi Kasus PT Telkomsel)

    No full text
    PT Telkomsel menerapakan sistem informasi terintegrasi berupa SIENNA (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi) yang berbasis SAP dalam operasional bisnisnya. PT Telkomsel menerapkan SIENNA untuk mempermudah dalam pengolahan data khususnya pada pencatatan akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem kerja SIENNA (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi) yang diterapkan oleh PT Telkomsel. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui mengenai efektivitas dari penggunaan sistem informasi terintegrasi yang berbasis SAP pada PT Telkomsel. Penulis melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk mendukung Tugas Akhir ini penulis juga melakukan penelitian menggunakan pendekatan analisis PIECES untuk menilai tingkat keefektivitasan SEINNA (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi). Analisis PIECES terdiri dari enam unsur yaitu Peformance, Information, Economy, Control, Efficiency, dan Service. Hasil dari analisis penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan SIENNA (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi) yang berbasis SAP yang diterapkan oleh PT Telkomsel telah memberikan dampak positif dan dapat meningkatkan efektivitas dalam kegiatan operasional terutama pada bagian pengolahan data. Namun, dalam penggunaan SIENNA terdapat permasalahan pengolahan data pada bagian pencatatan pendapatannya sehingga mengharuskan melakukan rekonsiliasi secara manual. PT Telkomsel mencatat pendapatannya sesuai dengan PSAK 72 yaitu Pengakuan Pendapatan Dari Kontrak dengan Pelanggan sehingga untuk mengetahui pendapatannya PT Telkomsel melakukan tracing melalui sistem. Permasalahan yang terjadi berupa perbedaan pencatatan pendapatan yang terjadi pada sistem pemakaian (usage) dan sistem pembelian (purchase). Oleh karena itu, menurut analisis PIECES sistem SEINNA (Sistem Informasi Enterprise Terintegrasi) yang diterapkan oleh PT Telkomsel masih belum bisa dikatakan sepenuhnya efektif khusunya pada aspek Control

    Hubungan Kadar Albumin Dengan Sgot Terhadap Pasien Hepatitis B di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo Periode Tahun 2023

    Get PDF
    Hepatitis B merupakan virus penyebab kelainan organ hati yang tersebar di negara berkembang seperti Cina, Asia Tenggara, dan Afrika dengan prevalensi 70 – 95%. Kasus hepatitis B juga menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk penunjang dalam mendiagnosis kelainan hati yaitu albumin dan SGOT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kadar albumin dengan SGOT terhadap penyakit hepatitis B di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo pada tahun 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif obversional pada 49 data pasien hepatitis B untuk menganalisis data sekunder yang sudah ada di rumah sakit. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov-smirnov dan uji korelasi Spearman dengan program SPSS 20. Hasil uji penelitian ini menunjukkan bahwa kadar albumin berdistribusi normal sedangkan kadar SGOT tidak berdistribusi normal. Hasil korelasi spearman menunjukkan bahwa data berkorelasi negatif dengan derajat korelasi sangat lemah (r = -0,090; p value = 0,539). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan signifikan antara albumin dengan SGOT dengan derajat hubungan yang sangat lemah antara kadar albumin dengan SGOT pada penderita hepatitis B di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo periode tahun 2023

    Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Pekerja Bekisting Proyek Pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur

    Get PDF
    Pekerjaan bekisting merupakan salah satu pekerjaan yang berisiko tinggi terjadi kecelakaan kerja tetapi banyak pekerjanya yang tidak patuh dalam menggunakan APD sehingga risiko tinggi terjadi kasus kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja bekisting di Proyek Pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan checklist observasi kepatuhan penggunaan APD. Jumlah sampel penelitian sebanyak 72 pekerja bekisting yang diambil secara acak. Analisa data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Mayoritas responden termasuk dalam kategori usia dewasa akhir (31%), pendidikan dasar (64%), masa kerja lama (56%), pengetahuan kurang baik (49%), sikap kurang baik (51%), kenyamanan tidak nyaman (68%). Terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan APD dengan usia (p-value = 0,017), pendidikan (p-value = 0,041), pengetahuan (p-value = 0,018), sikap (p-value = 0,000), dan kenyamanan APD (p-value = 0,000). Tidak terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan APD dengan masa kerja (p-value = 0,930). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) adalah faktor individu (usia dan pendidikan), faktor predisposisi (pengetahuan dan sikap), dan faktor pemungkin (kenyamanan APD). Perusahaan perlu mengadakan pelatihan tentang APD, menerapkan sistem reward dan punishment, dan meninjau pengadaan alat pelindung diri yang meliputi standar dan spesifikasi, ukuran, dan stok APD

    Gambaran Pelaksanaan Discharge Planning Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ibnu Sina Gresik

    No full text
    Kejadian kurang terpaparnya informasi mengenai pelayanan kesehatan dan permasalahan kesehatan yang dialami, masih sering kali dijumpai. Oleh karena itu, perawat memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada pasien. Namun sejauh ini, pelaksanaan discharge planning di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ibnu Sina Gresik belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh Gambaran pelaksanaan discharge planning yang ada di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ibnu Sina Gresik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana Instalasi Gawat Darurat RSUD Ibnu Sina Gresik. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Penilaian dalam penelitian ini menggunakan Skala Guttman. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan variabel pelaksanaan discharge planning. Indikator penelitian ini meliputi kegiatan penerimaan pasien di ruang IGD, persiapan kepulangan pasien, hingga hari pemulangan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar 30 responden (80%) perawat melaksanakan discharge planning dengan baik sesuai dengan standar yang berlaku. Perawat diharapkan selalu mempertahakankan pelayanan yang baik agar pelaksanaan discharge planning dapat berjalan dengan optimal

    Gambaran Angka Lempeng Total (ALT) Bakteri Guna Peninjauan Keamanan Daging Ayam Yang Diproduksi Menggunakan Sistem Rantai Dingin Di RPA X

    Get PDF
    Rumah potong ayam X di wilayah Kabupaten Malang pada seluruh rantai produksi dijalankan oleh serangakian sistem rantai dingin sebagai bentuk kemajuan sistemasi yang dapat dimanfaatkan guna menyediakan ketersediaan karkas secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan azas ASUH (Aman, Sehat Utuh dan Halal). Sistem rantai dingin menjadi salah satu rantai pasok yang terkontrol suhunya, berperan untuk menekan adanya cemaran bakteri yang ditimbulkan akibat kontaminasi silang selama proses produksi. Tahap monitoring serta evaluasi menjadi langkah penting diawal pendirian industri pangan untuk mencegah adanya acaman bahaya (fisik, kimia dan biologi). Salah satu tindakan yang dapat dijadikan tahap evaluasi dan monitoring yaitu dengan uji Angka Lempeng Total (ALT) sebagai langkah uji awal dalam mengidentifikasi jumlah bakteri mikroba secara umum untuk mendeteksi kualitas, kontaminasi dan status higienitas produk pangan selama proses produksi. Tujuan dilakukan pengamatan yaitu untuk melihat gambaran Angka Lempeng Total (ALT) cemaran bakteri daging ayam yang diproduksi menggunakan sistem rantai dingin di RPA X guna menentukan keamanan produk jika ditinjau dari standar SNI. Metode pengamatan dan pengambilan data yang digunakan yaitu mencakup observasi, wawancara dan dokumentasi langsung dilapangan, serta analisa data hasil pengecekan cemaran ALT bakteri dalam rentang 10 kali pada periode waktu Januari 2023-Maret 2024 di 2 laboratorium yang berbeda. Hasil pengamatan dari gambaran Angka Lempeng Total (ALT) bakteri pada karkas ayam yang di produksi oleh RPA X menggunakan sistem rantai dingin memiliki rerata jumlah ALT di bawah standar SNI 7338:2009 yaitu 1x106 (CFU/g). Dapat disimpulkan bahwa gambaran dari ALT produk daging ayam milik RPA X Memenuhi standar SNI yang telah ditetapkan, sehingga keamanan dari daging ayam yang diproduksi terjamin dan layak untuk di pasarkan serta dikonsumsi oleh masyarakat

    Gambaran Kejadian Hipertensi Pada Pekerja Yang Terpapar Kebisingan Di Area Workshop PT X

    Get PDF
    Paparan kebisingan yang terus-menerus dan berulang dapat bersifat patogenik, menyebabkan peningkatan regulasi otomatis vaskular yang berkelanjutan, sehingga mengakibatkan hipertensi. Hipertensi adalah salah satu penyakit pembuluh darah yang sering disebut sebagai silent killer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi pada pekerja yang terpapar kebisingan di area workshop PT X. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional. Subjek penelitian ini adalah seluruh pekerja yang terpapar kebisingan di area workshop fabrikasi PT X yang berjumlah 25 orang. Hasil peneltian ini didapatkan mayoritas responden berusia 26-45 tahun sebesar 52%, memiliki masa kerja <6 tahun sebesar 80%, serta mayoritas pekerja memiliki kebiasaan merokok sebesar 68%. Pengukuran intensitas kebisingan pada workshop di area A sebesar 90 dBA dan area B sebesar 91 dBA, kedua area tersebut melebihi NAB yaitu 85 dBA berdasarkan Permenaker No 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Terdapat peningkatan jumlah tenaga kerja yang terkena Hipertensi stadium 1 yaitu sebelum terpapar kebisingan sebanyak 5 pekerja dan setelah terpapar kebisingan sebanyak 7 pekerja. Kemudian terdapat peningkatan juga pada klasifikasi Hipertensi stadium 2 yaitu sebelum terpapar kebisingan sebanyak 1 pekerja dan setelah terpapar kebisingan sebanyak 2 pekerja. Kejadian hipertensi memiliki kecenderungan seperti karakteristik individu yaitu usia, masa kerja, dan kebiasaan merokok. Strategi yang dapat dilakukan pada kejadian hipertensi yaitu perusahaan dapat melakukan inspeksi peralatan sesuai kondisi peralatan, pelaksanaan toolbox meeting dengan memberikan pengetahuan singkat mengenai bahaya kebisingan an APD yang harus digunakan, pemasangan rambu penggunaan APD, perusahaan dapat menunjuk salah satu pekerja untuk memiliki tanggungjawab mengenai pendistribusian APT, serta pelaksanaan kesehatan secara berkala untuk memantau kondisi kesehatan pekerja

    Gambaran Kepatuhan Kontrol Glikemik Pada Lansia Yang Mengalami Diabetes Melitus Di Puskemas Deket Kabupaten Lamongan

    No full text
    Kontrol gula darah merupakan suatu pengendali glukosa pada pasien diabetes melitus (DM). Kepatuhan merupakan perilaku seseorang untuk melakukan pengobatan yang telah ditetapkan oleh pihak kesehatan, baik bentuk terapi, diet, pengobatan, dan kontrol atau janji pertemuan dengan dokter. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Deket Kabupaten Lamongan. Metode penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif, sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dengan mengunakan consecutive samplin. mengunakan kuisioner efikasi diri diabetes management self efficacy scale (DMSES). Hasil penelitian ini hampir setengah responden tidak patuh sebanyak 25 orang (48%), sedangkan yang kepatuhanya sedang sebanyak 7 orang (14%), dan yang kepatuhanya tinggi sebanyak 20 orang (38%) dan dapat disimpulkan bahwa lansia yang datang di Puskesmas Deket hampir setengah lansia yang tidak patuh kontrol glikemiknya. Semakin sering untuk kontrol glikemik pada tubuh akan menghasilkan gula darah yang normal, oleh karena itu harus selalu menerapkan pola hidup sehat dan selalu mengontrol glikemik setiap bulan supaya mengurangi resiko komplikasi dari penyakit diabetes melitus

    Perlakuan Akuntansi Lingkungan Terhadap Perlakuan Akuntansi Lingkungan Terhadap Perlakuan Akuntansi Lingkungan Terhadap

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana klasifikasi biaya lingkungan (biaya pengelolaan limbah) berdasarkan teori Hansen dan Mowen serta bagaimana kesesuaian perlakuan akuntansi lingkungan di PT Kimia Farma Tbk. Plant Watudakon berdasarkan PSAK 201. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa pengklasisifikasian biaya lingkungan di PT Kimia Farma Tbk. Plant Watudakon tidak sesuai dengan teori Hansen dan Mowen yang mengklasifikasikan biaya lingkungan menjadi empat kategori diantaranya adalah biaya pencegahan, biaya deteksi, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal. Hal ini terjadi karena di PT Kimia Farma Tbk. Plant Watudakon tidak pernah mengalami kegagalan secara eksternal sehingga tidak terdapat biaya kegagalan eksternal dalam identifikasi biayanya. Selain itu, perlakuan akuntansi lingkungan pada pengelolaan limbah di PT Kimia Farma Tbk. Plant Watudakon yang terdiri atas lima tahapan, seperti identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan telah sesuai dengan PSAK 201. Namun, terkait dengan pengungkapannya dalam laporan keberlanjutan, biaya lingkungan tidak diungkapkan beserta perincian biaya-biaya yang termasuk di dalamnya. Dalam hal ini, diharapkan perusahaan mencatat biaya pengelolaan dan pelestarian lingkungan secara lebih rinci dengan tujuan untuk memberikan keterangan lebih jelas mengenai pengelolaan mutu lingkungan

    Analisis Prosedur Audit Kepatuhan Laporan Dana Kampanye Partai Politik XYZ Provinsi ABC Oleh Kap X Dalam Pemilu 2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengaudit dana kampanye partai politik XYZ Provinsi ABC oleh KAP X sesuai dengan regulasi pemilu yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi langsung, dan penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses audit yang dilakukan oleh KAP X terhadap dana kampanye partai politik tersebut telah mematuhi ketentuan regulasi secara baik. Dokumen-dokumen penting seperti Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPPDK), dan Laporan Pengeluaran Dana Kampanye (LPSDK) telah dilampirkan dengan tepat waktu dan lengkap melalui platform SIKADEKA. Temuan utama dari audit ini mencakup tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi, integritas yang terjaga dalam proses audit, serta transparansi yang dipertahankan dalam pengelolaan dana kampanye. KAP X telah berhasil melakukan audit secara independen tanpa adanya tekanan eksternal yang memengaruhi hasil audit. Rekomendasi yang diberikan termasuk untuk terus meningkatkan kualitas audit dengan memperkuat kompetensi auditor dalam memahami regulasi pemilu yang terus berkembang, serta memastikan pelaksanaan audit yang lebih efektif di masa mendatang. Penyerahan laporan audit melalui SIKADEKA kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa hasil audit dapat diakses dengan mudah dan efisien untuk evaluasi dan pengawasan lebih lanjut. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemilu dan integritas dalam pengelolaan dana kampanye, tetapi juga dalam menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap proses politik dan pemilihan umum

    80,293

    full texts

    82,567

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇