82567 research outputs found
Sort by
Gambaran Resiliensi pada Perempuan Dewasa Awal yang Menjadi Korban Perselingkuhan dalam Hubungan Pernikahan
Perselingkuhan adalah salah satu penyebab utama putusnya suatu hubungan dalam pernikahan. Pada umumnya perempuan akan secara signifikan merasa lebih tertekan dibandingkan dengan laki-laki ketika mereka menjadi korban perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran resiliensi dari perempuan dewasa awal yang menjadi korban perselingkuhan dalam hubungan pernikahan dengan metode kualitatif. Penelitian dilakukan pada individu dewasa awal karena usia tersebut berada dalam fase perkembangan intimacy versus isolation di mana perselingkuhan dapat mengganggu mereka dalam mencapai tugas perkembangan yang utama yakni menjalin hubungan romantis yang sehat dengan pasangan. Kedua partisipan memiliki persamaan di mana keduanya sama-sama meningkatkan ibadah dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan setelah mengalami kejadian tersebut untuk membantu proses resiliensi mereka
FUNGSI KELUARGA DAN STRATEGI KOPING DALAM MENGHADAPI ADIKSI SHORT-FORM VIDEO PADA REMAJA: SEBUAH STUDI KASUS
Short-form video addiction merupakan salah satu jenis adiksi yang marak terjadi,
terutama dengan adanya aplikasi TikTok. Keluarga sebagai salah satu lingkungan
terdekat individu termasuk ke dalam mikro sistem yang dapat memengaruhi individu
dalam membentuk coping strategy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
mengetahui fungsi keluarga dan strategi koping dalam menghadapi adiksi short-form
video pada remaja dengan metode kualitatif desain studi kasus. Peneliti mewawancarai
8 narasumber dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kecanduan TikTok dipengaruhi oleh fungsi keluarga. Penggunaan
TikTok memiliki dampak positif dalam hal edukasi, tetapi juga berisiko mengekspos
remaja pada konten negatif dan perilaku maladaptif. Remaja ditemukan memanfaatkan
TikTok sebagai peralihan dari konflik keluarga. Hasil penelitian ini memberikan catatan
penting bagi orang tua untuk berperan sebagai role model, pengontrol, dan penjaga
komunikasi serta fungsionalitas keluarga
Life satisfaction pada organisasi transpuan: studi kasus Kota Surabaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kepuasan hidup (life satisfaction) pada transpuan. Topik ini dipilih karena masih minimnya penelitian yang mendalami dinamika kepuasan hidup transpuan di Indonesia, terutama dalam konteks penerimaan sosial dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami pengalaman hidup transpuan secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dua partisipan yang merupakan anggota aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan memiliki tingkat kepuasan hidup yang bervariasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti penerimaan diri, dukungan sosial, dan kemampuan menghadapi stigma. Meskipun menghadapi tantangan seperti diskriminasi dan penolakan, kedua partisipan menunjukkan ketahanan dan upaya untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kepuasan hidup transpuan serta implikasi praktis bagi peningkatan kesejahteraan kelompok minoritas gender di Indonesia
IDENTIFIKASI VIRUS INFLUENZA SUBTIPE Hl PADA KELELAWAR DI KEPULAUAN INDONESIA
The aim of the research was to identify the exsistence of Influenza virus subtype HI which observed on bats respiratory organs in Indonesia Island. The study was begin on April - May 201-r" conducted in Avian Influenza Research Centre (AIRC) Airlangga University Surabaya. Total of ninety nine samples was collected represent four archipelago consists of Bawean Island, West Borneo Island, Surnatera Island and Riau Island. Bats respiratory organs that were collected smoothed and mixed with streptomycin and inoculated in chicken embrionated egg. The allantoic fluid was used for haemaglutinin protein activity using microtechnique Haemaglutination test (HA). Sample of HA titre that had more 22 continue with Haemaglutination Inhibition (HI) test using HI antisera. There are 13 samples that found as a positive samples with HA test from inoculated chicken embrionated egg. Which from total 99 of samples then continued with HI test. The result showed that one sample from Bawean Island (BW-3) positive has identified HI virus
PENGARUH BORAKS (Na2.B4.O7.10B20) TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOGONIUM DAN SEL SERTOLI PADA GAMBARAN HISTOPATOLOGI TESTIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
The purpose of this study was to evaluate the histopathological changes in testis of wistar rats after giving borax using different subchronic toxicity doses. The research has been done on July, 9th 2013- September, 29th 2013 at Department of Pathology Veterinary, Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga. Twenty male rats (Rattus norvegicus strain Wistar) 45 days old with body weight 200 g were used. These animals were divided into four groups (PO, PI, P2, and P3). PO were treated with sterile aquadest 0,5 ml/rats/day, PI were treated with borax 19 mg/rats/day, P2 were treated with borax 26 mg/rats/day, and P3 were treated with borax 37 mg/rats/day. This research has been conducted for 14 days to determine the toxic effects of borax on the testis. The data were compared using AN OVA test and Duncan test. Statistical comparisons were performed using SPSS versi 20.0 for windows. The result showed that borax ~ignificantly caused decrease number of spermatogonium cells and sertoli cells on testical histopathology (p<0,05)
Pengaruh Flash Sale Terhadap Keputusan Membeli Konsumen E-Commerce
This study aims to analyze the influence of Flash Sales on consumer purchasing decisions on e-commerce platforms. Flash Sale is a marketing strategy that offers large discounts for a limited time, which can trigger impulsive purchases. The research method used is a quantitative approach with a Likert scale-based survey to measure consumer perceptions and behaviors related to Flash Sales. The research sample consists of 105 respondents aged 18 to 54 years old, with the majority aged 18-29 years old. The results of linear regression analysis show that Flash Sales have a significant influence on purchasing decisions, with an R² value of 0.838, meaning that 83.8% of the variance in purchasing decisions can be explained by the Flash Sale variable. These findings indicate that Flash Sales are an effective marketing strategy in increasing consumer purchasing decisions on e-commerce platforms
Gambaran Internalisasi Seksisme pada Istri yang Mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga di Usia Dewasa Awal
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana internalisasi seksisme terbentuk pada istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di usia dewasa muda. KDRT dipahami sebagai bentuk kekerasan berbasis gender yang berakar pada seksisme. Internalisasi seksisme didefinisikan sebagai proses ketika individu, khususnya perempuan, dalam meyakini dan mengadopsi norma seksis yang ada dalam masyarakat. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa internalisasi seksisme berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis sekaligus membuat perempuan cenderung bertahan dalam relasi KDRT. Tipe penelitian yang adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Unit analisis dalam penelitian ini adalah adalah individu, yakni istri berusia dewasa muda yang mengalami KDRT. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah empat dan berusia 18-40 tahun atau dewasa muda yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur untuk memungkinkan eksplorasi mendalam. dianalisis dengan analisis tematik berbasis teori (theory-driven thematic analysis). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur untuk memungkinkan eksplorasi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan mengalami internalized powerlessness, tiga partisipan mengalami internalized objectification, loss of self, internalized invalidation, dan internalized derogation, sementara tema competition between women hanya muncul sebagian pada seluruh partisipan. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman seksisme sebelumnya serta KDRT berperan dalam membentuk internalisasi seksisme, sekaligus variasi resistensi pada partisipan tertentu
Pengaruh Knowledge Sharing Terhadap Innovative Work Behavior Yang Dimediasi Oleh Psychological Empowerment Pada Sektor UMKM
Perkembangan pesat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menuntut karyawan untuk senantiasa menampilkan perilaku kerja inovatif (Innovative Work Behavior/IWB) agar mampu bersaing. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi kendala dalam hal inovasi dan manajemen pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh knowledge sharing (KS) terhadap IWB, serta peran mediasi psychological empowerment (PE) pada karyawan UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling, melibatkan 68 karyawan UMKM sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form yang disebarkan menggunakan berbagai media sosial. Instrumen penelitian meliputi skala knowledge sharing (Van den Hooff & De Ridder, 2004), skala innovative work behavior (Janssen, 2000), serta skala psychological empowerment (Spreitzer, 1995). Analisis data dilakukan dengan Partial Least Square dari SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovative work behavior. Selain itu, psychological empowerment terbukti menjadi mediator parsial dalam hubungan knowledge sharing dan innovative work behavior. Temuan ini menekankan pentingnya bagi pengelola UMKM untuk membangun budaya berbagi pengetahuan serta memberikan pemberdayaan psikologis kepada karyawan guna mengoptimalkan perilaku kerja inovatif.
Kata kunci: berbagi pengetahuan, perilaku kerja inovatif, pemberdayaan psikologis, UMKM
ABSTRACT
The rapid development of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector in Indonesia requires employees to consistently show innovative work behavior in order to maintain competitiveness. However, a significant number of MSMEs still face challenges regarding innovation and knowledge management. This study aims to examine the effect of knowledge sharing on innovative work behavior, as well as the mediating role of psychological empowerment among MSME employees. The research utilizes a quantitative approach with accidental sampling and involves a total of 68 MSME employees as respondents. Data was collected online using Google Form and distributed through various social media platforms. The instruments used in this study are the Knowledge Sharing Scale (Van den Hooff & De Ridder, 2004), Innovative Work Behavior Scale (Janssen, 2000), and Psychological Empowerment Scale (Spreitzer, 1995). Data analysis was conducted with Partial Least Square using SmartPLS. The results show that knowledge sharing has a significant and positive effect on innovative work behavior. Psychological empowerment is proven as a partial mediator in the relationship between knowledge sharing and innovative work behavior. The implications suggest that MSME management should foster a culture of knowledge sharing and provide psychological empowerment to employees to optimize innovative work behavior.
Keywords: Knowledge Sharing, Innovative Work Behavior, Psychological Empowerment, MSM
Peran Sibling Relationship terhadap Empati pada Emerging Adulthood
Berbagai macam permasalahan sosio-emosional dapat muncul pada masa emerging adulthood, yang dapat mengakibatkan masa ini tidak dilalui dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sibling relationship terhadap empati pada emerging adulthood. Penelitian ini dilakukan terhadap 195 partisipan berusia 18-25 tahun yang memiliki minimal 1 saudara kandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Instrumen yang digunakan meliputi Interpersonal Reactivity Index (IRI) dan Adult Sibling Relationship Questionnare (ASRQ). Ditemukan hasil bahwa sibling relationship tidak memberikan peran signifikan terhadap empati pada emerging adulthood (p= 0,236, F = 1,427). Analisis lanjutan menunjukkan bahwa masing-masing dimensi sibling relationship, yaitu warmth (p=0,751), conflict (p=0,055), dan rivalry (p=0,589) tidak memberikan peran yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa sibling relationship memiliki peran yang memiliki peran yang relatif kecil dalam empati pada masa emerging adulthood dan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar dinamika sibling relationship
Peran Self-Esteem Terhadap Body Dissatisfaction Pada Remaja Perempuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran self-esteem terhadap body dissatisfaction pada remaja perempuan yang ada di Indonesia. Body dissatisfaction merupakan permasalahan yang sering muncul pada masa remaja, terutama pada remaja perempuan. Body dissatisfaction dapat dipengaruhi oleh self-esteem. Seseorang dengan self-esteem yang rendah memiliki kecenderungan untuk menginternalisasi standar kecantikan dan melakukan social comparison, yang kemudian dapat meningkatkan body dissatisfactionnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 182 remaja perempuan berusia 10-19 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan Body Shape Questionnaire (BSQ-34). Hasil analisis menunjukkan bahwa self-esteem memiliki peran terhadap body dissatisfaction, dimana semakin tinggi self-esteem remaja, semakin rendah body dissatisfactionnya