Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    82567 research outputs found

    DAYA ANTIBAKTERIAL EKSTRAK WORTEL (DAUCUS CARROTA) TERHADAP SALMONELLA PUJIORUM SECARA IN VlTRO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antibakterial ekstrak wortel (Daucus carrota) terhadap Salmonella pullorum secara in vitro dan konsentrasi efektifnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dilusi yang dimodifikasi dengan konsentrasi ekstrak wortel 0%,10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%. Suspensi bakteri yang digunakan adalah Salmonella pullorum dalam larutan Physiology Zout (PZ) dan kekeruhannya disesuaikan dengan standar Me. Farland I dengan perkiraan jumlah bakteri 3x108 seVml. Parameter yang diarnati adalah konsentrasi terendah yang tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri (Minimal Bactericidal Concentration). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Khi-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak wortel mempunyai konsentrasi efektif atau Minimal Bactericidal Concentration (MBC) sebesar 40%

    Pengaruh Psychological Capital pada Kinerja Guru SMP Negeri di Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psychological capital pada kinerja guru. Kinerja guru yang dimaksud adalah kemampuan guru mengajar murid-muridnya (task performance) serta kemampuan guru dalam berorganisasi di sekolah (contextual performance). Sebanyak 51 guru SMP dengan pengalaman mengajar minimal 6 bulan, serta mengajar minimal satu mata pelajaran berpartisipasi dalam penelitian ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei dan teknik accidental sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teacher Jobs Performance Scale, dan Psychological Capital Questionnaire-24. Analisis regresi linier dan uji-t dipakai untuk menjelaskan pengaruh psychological capital pada kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, namun psychological capital tidak memiliki pengaruh secara parsial ketika masing-masing dimensinya diuji

    The Relationship Between Sibling Relationships and Mental Health Issues in Adolescence: Scoping Review

    Get PDF
    Due to the rising mental health issues in the adolescence period which threaten adolescents’ mental health and well-being, this study aims to explore the relation of sibling relationship and adolescents experiencing mental health issues. This study uses the scoping review method, utilising PRISMA-ScR to analyse the relationship between sibling relationships and mental health issues in adolescence. This study reviewed five articles and found that positive sibling relationships have been shown to influence and decrease depressive symptoms and serve as a buffer against problems that occur in adolescence. The influence of these relationships is seen stronger during the occurrence of low-quality or no parental relationships. Future research should include no sibling participants in their research and explore the dynamics within sibling relationships, including age, gender, order, race, and socioeconomic background to determine the further analysis of the dynamic of sibling relationships on adolescent mental health

    KEDUDUKAN WAKIL PRESIDEN MENURUT UUD1945: SUATU TELAAH ATAS PERANAN LEMBAGA WAKIL PRESIDEN Dl MASA MENDATANG LEWAT TINJAUAN YURIDIS-NORMATIF DAN PRAKTEK KETATANEGARAAN

    No full text
    Menyoal kedudukan Wakil Presiden tentunya tidak akan terlepas dari peranannya sebagaimana yang telah diatur dalam UUD 1945. Permasalahan mendasar dalam tulisan ini adalah seputar peranan lembaga Wakil Presiden dalam hubungannya dengan Presiden, karena UUD 1945 sendiri hanya memberikan rumusan yang sederhana atas peranan Wakil Presiden ini yaitu sebatas membantu Presiden dalam melaksanakan kewajibannya. Sejauh manakah pembantuannya dan bidang apa saja yang dibantu tidak dirumuskan secara jelas dalam konstitusi. Hal inilah yang pada nantinya akan membuat peranan Wakil Presiden dalam praktek ibarat "ban serep". yaitu sepanjang perlu akan diberi peran yang signifikan, tetapi jika tidak, maka sebaliknya, tidak diberi peran yang turut mempengaruhi kebijakan Preside

    PRODUKSI KIT DIAGNOSTIK CEPAT DAN IMUNOGLOBULIN Y UNTUK IMUNOTERAPI TOKSOPLASMOSIS MASA DEPAN MENGGUNAKAN REKOMBINAN P30

    No full text
    Toksoplasmosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Pengendalian penyakit sampai saat ini kurang efisien karena beberapa faktor antara lain vaksin yang tidak efektif, diagnosis yang mahal dan terapi yang tidak efisien. Salah satu antigen T. gondii yang bersifat imunogenik adalah protein 30 kDa. Protein tersebut dapat dikembangkan untuk pembuatan kit diagnostic dan antigen untuk produksi imunoglobulin Y (Ig Y) yang dapat digunakan sebagai imunoterapi pada penderita toksoplasmosis. Selama ini diagnosis toksoplasmosis didasarkan atas ditemukan antibodi dalam serum menggunakan teknik ELISA sebagai uji gold standard Uji ini membutuhkan waktu lama, peralatan dan teknisi khusus serta biaya mahal. Dipstick adalah salah satu uji serologi yang memanfaatkan teknik imunokromatografi. Teknik ini mempunyai sensitivitas dan spesifitas tinggi seperti ELISA, dapat dikeijakan dengan waktu cepat, murah dan praktis. Penggunaan lg Y sebagai alternatif pengobatan imunoterapi dimungkinkan untuk menggantikan pengobatan yang ada khususnya pada penderita dengan defisiensi sistem imun. Penggunaan imunoterapi ini aman karena tidak menyebabkan respon penolakan pada penderita. Penelitian ini dilakukan selama 3 tahun. Tahun ke-1 meliputi: pembuatan, produksi, uji sensitivitas dan spesifitas protein rekombinan 30 kDa dan rancang bangun dipstick. Tahun ke-2 meliputi: uji dipstick pada hewan coba, produksi, pemurnian dan uji preklinik lgY. Tahun ke-3 meliputi: uji dipstick pada penderita toksoplasmosis, diseminasi dipstick, uji preklinik lanjutan dan uji klinik Ig Y pada man usia

    FASILITAS BAGI INVESTOR ASING

    No full text
    Untuk mendirikan sebuah perusahaan dalam rangka penanaman modal asing, salah satu yang perlu diperhatikan adalah mengenai bentuk perusahaan dalam rangka penanaman modal asing. Sesuai ketentuan dalam pasal 3 UU No. 11 1967 Tentang Penanaman Modal Asing, perusahaan penanaman modal asing harus berbentuk Badan Hukum Indonesia (Perseroan Terbatas) yang tunduk pada Hukurn Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. Dengan ketentuan ini maka pihak asing yang akan menanamkan modalnya ke Indonesia tidak bisa berkedudukan sebagai perseorangan, tetapi harus berbentuk suatu Badan Hukum Indonesia

    PENGANIAYAAN DALAM PASAL 351 AYAT (3) KUHP (STUDI KASUS NY. ITA)

    No full text
    Usaha untuk mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, yang bertujuan untuk mensejahterakan dan membahagiakan seluruh bangsa Indonesia, mutlak perlu dilaksanakan pembangunan disegala bidang. Faktor yang sangat penting dalam melaksanakan pembangunan adalah manusia maka dari itu seyogyanya mental setiap manusia Indonesia perlu ditingkatkan untuk memperoleh kesatuan gerak dan langkah dalam masyarakat demi suksesnya pembangunan nasional

    Hubungan Maskulinitas terhadap Mencari Bantuan Psikologis Pada Laki-laki

    Get PDF
    Rendahnya perilaku mencari bantuan psikologis pada laki-laki merupakan fenomena yang konsisten ditemukan dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Meskipun laki-laki menghadapi berbagai permasalahan kesehatan mental, mereka cenderung kurang bersedia untuk mengakses layanan kesehatan mental profesional dibandingkan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan maskulinitas terhadap perilaku mencari bantuan psikologis pada laki-laki melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah penelaahan dan analisis kritis terhadap literatur ilmiah yang membahas maskulinitas, norma gender, stigma kesehatan mental, serta perilaku pencarian bantuan psikologis pada laki-laki. Hasil kajian menunjukkan bahwa norma maskulinitas yang menekankan kemandirian, kekuatan, dan pengendalian emosi berperan signifikan dalam menghambat kesediaan laki-laki untuk mencari bantuan psikologis. Selain itu, stigma kesehatan mental dan ketakutan akan penilaian sosial memperkuat penghindaran laki-laki terhadap layanan kesehatan mental. Temuan ini menegaskan bahwa maskulinitas merupakan faktor psikososial penting yang memengaruhi perilaku pencarian bantuan psikologis pada laki-laki. Oleh karena itu, upaya peningkatan akses dan pemanfaatan layanan kesehatan mental pada laki-laki perlu mempertimbangkan konstruksi maskulinitas dan norma gender yang berlaku agar intervensi yang dilakukan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan laki-laki

    Pengaruh Work Family Balance dan Entrepreneurial Networking Terhadap Entrepreneurial Performance Pada Mompreneur

    Get PDF
    Perkembangan di dunia usaha pada saat ini tidak hanya didominasi oleh laki-laki namun juga mulai banyak digeluti oleh perempuan, khususnya para Ibu (mompreneur) yang ikut merintis dunia bisnis. Seorang mompreneur harus membagi perannya dalam mengurus urusan rumah tangga dan mengembangkan usaha bisnisnya agar usaha bisnisnya memiliki performa yang baik. Penelitian kuantitatif dengan metode survei dilakukan guna menguji pengaruh dari work family balance dan entrepreneurial network terhadap entrepreneurial performance pada mompreneur. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner daring berisikan alat ukur, yaitu work family balance scale, entrepreneurial network scale, dan entrepreneurial performance scale yang diisi oleh 111 orang mompreneur yang bergerak di berbagai macam bidang usaha. Hasil analisis data menggunakan Regresi Linear Berganda menunjukkan bahwa work family balance dan entrepreneurial network berpengaruh positif signifikan secara simultan terhadap entrepreneurial performance pada mompreneur. Implikasinya, seorang mompreneur perlu menjaga keseimbangan dalam kehidupan pribadi dan urusan bisnisnya serta membangun jejaring bisnis guna mencapai kinerja bisnis yang lebih optimal

    Ex-Military Commissioners and Firm Performance: The Case of Indonesia Manufacturing Companies

    Get PDF
    This investigation relates to the new corporate governance (CG) suggestions that using ex-military commissioners can lead to better firm performance. Quantitative analysis was used to analyze the sample of manufacturing sector public companies. The data comprised 906 firm-years (from 2016 to 2021). This study shows that companies whose CG practices involve employing ex-military officers exhibit high firm performance levels. This study emphasizes the value of using a configurational analytical approach to explore firm jointly- and country-specific CG practices that engage firms to achieve the necessary level of performance. The current study calls policymakers’ attention to evalu- ating the current state of regulatory and competitive development in their countries and establishing policies in line with that assessment. The methodology provides connec- tions between firm performance and CG with retired military commissioners. This study broadens the focus of CG studies to provide effective solutions for practitioners, especially Indonesian manufacturing firms. It also highlights the importance of ex-military commis- sioners in a particular company sector and CG procedures specific to a particular nation. It encourages enterprises to reach the desired level of performance. The research impli- cation relates to good governance in board diversity using ex-military as independent commissioners for supervisory roles

    80,293

    full texts

    82,567

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇