Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    82567 research outputs found

    PERAN RUMINASI TERHADAP PEMAAFAN (FORGIVENESS) PADA EMERGING ADULTHOOD YANG PERNAH MENGALAMI PUTUS CINTA

    Get PDF
    Putus cinta merupakan pengalaman emosional yang umum dialami oleh individu dalam masa emerging adulthood. Salah satu strategi koping positif yang dapat membantu individu mengelola dampak psikologis dari putus cinta adalah pemaafan, karena berfungsi untuk mengurangi dan mengubah emosi negatif. Tetapi faktanya, tidak semua individu mampu memaafkan dengan mudah, terutama ketika mengalami ruminasi, yang berarti kecenderungan memikirkan kejadian menyakitkan secara terus menerus berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ruminasi terhadap pemaafan pada emerging adulthood yang mengalami putus cinta. Penelitian melibatkan 125 partisipan dengan instrumen Rumination about an Interpersonal Offense Scale (RIO) dan Heartland Forgiveness Scale. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana melalui program IBM SPSS 30. Hasil menunjukkan bahwa ruminasi berperan negatif secara signifikan terhadap pemaafan sebesar 20,8% (r = -0,456, p = 0,00, R² = 0,208). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat ruminasi, semakin sulit bagi individu untuk memaafkan, sehingga penting untuk mengelola ruminasi dalam proses pemaafan

    Hubungan Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Kecerdasan Moral Remaja Akhir

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kecerdasan moral remaja akhir usia 18–21 tahun. Keterlibatan ayah mencakup interaksi langsung, pemberian kehangatan, kontrol, dan tanggung jawab terhadap anak (Lamb, 2010). Kecerdasan moral merujuk pada tujuh kebajikan utama menurut Borba (2008), seperti empati, hati nurani, dan keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik purposive sampling terhadap 65 partisipan yang masih tinggal bersama ayahnya. Instrumen penelitian berupa skala keterlibatan ayah (IFI) dan skala kecerdasan moral yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan ayah dan kecerdasan moral (r = 0,460; p < 0,01). Temuan ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan sebagai faktor pendukung perkembangan moral remaja

    Pemaknaan Hidup Selibat pada Imam Katolik Keuskupan Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana para imam Katolik di Keuskupan Surabaya memaknai hidup selibat yang mereka jalani sebagai bagian dari panggilan imamat. Hidup selibat dipandang bukan sekadar bentuk penghindaran terhadap relasi pernikahan, tetapi sebagai komitmen spiritual yang dijalani dalam cinta dan pelayanan. Pendekatan fenomenologi digunakan dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Tiga imam Katolik aktif menjadi partisipan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidup selibat dimaknai sebagai bentuk totalitas cinta kepada Tuhan dan umat. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti kesepian dan kelelahan emosional, para imam mengembangkan strategi koping melalui refleksi diri, kehidupan rohani, serta dukungan dari komunitas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemaknaan yang mendalam terhadap hidup selibat sangat dipengaruhi oleh kedalaman spiritual pribadi, hubungan interpersonal, serta struktur dukungan sosial yang tersedia

    PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR DIMODERASI ORGANIZATIONAL AMBIDEXTERITY

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif karyawan dengan organizational ambidexterity sebagai variabel moderasi. Transformational leadership telah diidentifikasi sebagai faktor penting dalam mendorong inovasi di tempat kerja, namun hubungan ini dipengaruhi oleh kemampuan organisasi untuk menyeimbangkan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi. Pengumpulan data dilakukan melalui survey terhadap 128 karyawan di sebuah perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dianalisis dengan menggunakan moderated regression. Instrumen yang digunakan dalam peneltian ini adalah Multifactor Leadership Quistioner (MLQ) untuk mengukur transformational leadership, ambidexterity scale untuk mengukur variabel organizational ambidexterity dan Innovative Work Behavior (IWB) scale untuk mengukur perilaku kerja inovatif pada karyawan. Hasil penelitian dengan mengontrol tingkat pendidikan dan jenis kelamin menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif signifikan antara transformational leadership dan innovative work behavior (β = 0,25 ; p = 0,00 ). (2) Or ganizational ambidexterity menguatkan hubungan positif antara transformational leadership dan innovative work behavior (β = 0,11 ; p = 0,00).Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan perlaku kerja inovatif dan diperkuat dengan adanya moderasi dari organizational ambidexteritt

    Faktor-Faktor yang memengaruhi Work Readiness pada Fresh Graduates: Tinjauan Literatur

    Get PDF
    Tingkat pengangguran terbuka pada lulusan pendidikan tinggi di Indonesia menunjukkan bahwa banyak fresh graduates yang belum siap memasuki dunia kerja. Work readiness menjadi faktor penting yang mencerminkan kesiapan lulusan dalam bersikap, beradaptasi, dan sukses di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi work readiness pada fresh graduates melalui metode systematic review. Artikel diperoleh dari Google Scholar dengan kata kunci "Work Readiness" AND "Fresh Graduates" AND "Factor" dan disaring berdasarkan kriteria inklusi. Dari 430 artikel, sebanyak 9 artikel dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa career self-efficacy, career decision self-efficacy, student engagement, academic life satisfaction, internship experience, work interest, dan soft skills memiliki pengaruh signifikan terhadap work readiness. Sementara itu, work motivation dan social support tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan keterampilan non-akademik dan pengalaman praktis untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan

    Merekonstruksi Perpustakaan di Era Masyarakat Informasi: Mengembangkan Heterotopia Melalui Manajemen Perubahan Berkelanjutan

    Get PDF
    Untuk menggerus image perpustakaan yang kuno dan tertinggal, maupun image negatif yang melekat pada profesi pustakawan, perpustakaan bisa berekspansi dalam melakukan kerja sama, yakni dengan mulai memba ngun branding diri menggunakan media non-konvensional yang banyak digemari. Hal ini bisa mulai dilakukan dengan membangun kerja sarna dengan pihak-pihak yang selama ini tidak ditoleh bahkan tidak pernah dipikirkan, yaitu sutradara film, rumah produksi musik, bahkan sanggar-sanggar tari dan teater yang memiliki penikmat tersendiri. Memperluas kerja sama di berbagai sektor juga berarti memperluas pengaruh dan kontribusi

    PERAN WELAS ASIH DIRI (SELF COMPASSION) DAN DUKUNGAN SOSIAL (SOCIAL SUPPORT) TERHADAP RESILIENSI REMAJA YANG ORANGTUANYA BERCERAI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran welas asih diri dan dukungan sosial terhadap resiliensi remaja yang orangtuanya bercerai. Penelitian ini dilakukan pada 80 subjek remaja akhir berusia 18-21 tahun yang berdomisili di Bojonegoro dan memiliki orang tua yang bercerai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan survei dalam bentuk kuesioner yang disebarkan secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan welas asih diri dan dukungan sosial berperan terhadap resiliensi remaja yang orangtuanya bercerai sebesar 38,8%, sedangkan 61,2% sisanya oleh variabel lain selain variabel independen dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa baik welas asih diri maupun dukungan sosial, masing-masing memiliki peran positif terhadap resiliensi remaja yang orangtuanya bercerai

    Peran Intoleransi Ketidakpastian dan Empty Nest Syndrome terhadap Separation Anxiety pada Orang Tua Dewasa Madya

    Get PDF
    Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran antara intoleransi ketidakpastian dan empty nest syndrome terhadap separation anxiety pada orang tua dewasa madya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian 80 orang tua dewasa madya. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur separation anxiety adalah the self-report questionnaire for adult SA (ASA-27) yang dikembangkan oleh Manicavasagar dkk (2003). Alat ukur yang digunakan untuk mengukur intoleransi ketidakpastian adalah intolerance of uncertainty scale (IUS-12) yang dikembangkan oleh Carleton dkk (2007). Alat ukur yang digunakan untuk mengukur empty nest syndrome adalah empty nest syndrome scale - indian form (ENS-IF) yang dikembangkan oleh Jhangiani dkk (2022). Analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda dengan bantuan Jamovi versi 2.3.28. Hasil analisis data menunjukan bahwa intoleransi ketidakpastian dan empty nest syndrome secara simultan memiliki peran terhadap separation anxiety pada orang tua dewasa madya dengan nilai R² sebesar 0,541 yang termasuk ke dalam kategori kuat

    Pengaruh Burnout dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. X

    Get PDF
    Demi mencapai tujuannya, organisasi bergantung pada individu-individu berkinerja tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui bagaimana peran burnout dan motivasi dalam penurunan ataupun peningkatan kinerja karyawan. Menurut Social Exchange Theory, ketika pekerja mengalami burnout, hal ini dikarenakan karyawan tersebut merasakan bahwa terjadi pertukaran timbal balik yang tidak setara dengan perusahaan, hal ini tentu menghasilkan penurunan motivasi karyawan dalam melakukan usaha terbaik. Dalam penelitian kuantitatif ini, 48 partisipan dipilih dari karyawan PT X melalui random sampling. Dimana tiga alat ukur yang berbeda digunakan dalam penelitian ini yaitu: 18 item Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ), 22 item Maslach Burnout Inventory (MBI), dan 19 item Multidimensional Work Motivation Scale (MWMS). Dampak dari burnout dan motivasi terhadap kinerja dapat diketahui dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Dan dari analisis tersebut ditemukan hasil berupa; kinerja karyawan dipengaruhi secara negatif dan signifikan oleh burnout, dan kinerja dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh motivasi, serta kinerja dipengaruhi signifikan oleh burnout dan motivasi secara bersama-sama Kata kunci: kinerja karyawan, burnout, motivasi kerj

    Peran Penerimaan Diri Terhadap Stres Pengasuhan pada Ibu Bekerja dengan Anak Autism Spectrum Disorder

    Get PDF
    Ibu bekerja dengan anak autism spectrum disorder memiliki dinamika psikologis yang kompleks. Ibu mengemban tuntutan peran ganda sebagai ibu yang mengasuh anak dan ibu yang mempunyai target pekerjaan, serta menghadapi tantangan pengasuhan terhadap anak autism spectrum disorder yang memiliki karakteristik unik. Hal ini membuat ibu memiliki stres pengasuhan yang tinggi, yang dimana disebabkan melalui banyak faktor dan berdampak pada diri ibu, anak, dan hubungan dengan anaknya. Hal ini memerlukan usaha lebih besar untuk ibu yang mempunyai anak dengan autism spectrum disorder. Tidak jarang para ibu menyalahkan diri sendiri karena mempunyai anak berkebutuhan khusus dan mengalami stres saat mengetahui diagnosis anaknya. Penerimaan diri menjadi salah satu cara untuk mendapat keseimbangan kehidupan yang dapat berdampak besar pada kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Skala yang digunakan yaitu skala stres pengasuhan dan skala penerimaan diri. Subjek pada penelitian ini sebanyak 43 orang ibu bekerja dengan anak ASD. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh antara self-acceptance terhadap variabel parental stress (F=26,7; SE=0,0602; t=-5,17; p<0,001). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi penerimaan diri individu semakin rendah stres pengasuhan yang dialami melalui persamaan regresi antara penerimaan diri dan stres pengasuhan adalah Y = 83,1 + (-0,311). Pengaruh self acceptance terhadap parental stress adalah 39,5% dan 60,5% dipengaruhi oleh faktor lain

    80,293

    full texts

    82,567

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇