Airlangga University

Universitas Airlangga Repository
Not a member yet
    82567 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI IKLIM SEKOLAH TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    Full text link
    Terjadinya kecenderungan bullying disekolah disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah persepsi peserta didik terhadap iklim sekolahnya. Berdasarkan wawancara dengan peserta didik dan guru BK SMPN “X” Kediri, ditemukan bahwa berbagai bentuk kecenderungan perilaku bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying. Penelitian dilakukan pada seluruh peserta didik SMPN “X” Kediri dengan rentang usia 12-15 tahun. Jumlah seluruh responden adalah 106 peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying di SMPN “X” Kediri. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi spearman’s rho dengan bantuan SPSS 30. Hasil dari analisis data diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,329 dan nilai (p-value) sebesar 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara variabel persepsi iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying di SMPN “X” Kediri

    Peran Self-Compassion dan Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Quarter-life Crisis pada Lulusan Baru Masa Emerging Adulthood

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion dan dukungan sosial keluarga terhadap quarter-life crisis pada lulusan baru masa emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui metode survei dan diperoleh sebanyak 148 lulusan baru berusia 21-25 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah skala quarter-life crisis yang telah dimodifikasi oleh Adlu dkk. (2025), skala dukungan sosial keluarga yang dikembangkan oleh Khafidza & Andjarsari (2023), dan skala self-compassion yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Sugianto dkk. (2020). Analisis data penelitian menggunakan uji regresi linear berganda melalui software Jamovi 2.6.26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion dan dukungan sosial keluarga secara simultan memiliki peran signifikan terhadap quarter-life crisis sebesar 47%. Selain itu, secara parsial, baik self-compassion maupun dukungan sosial keluarga juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan quarter-life crisis. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self compassion dan dukungan sosial keluarga, maka semakin rendah tingkat quarter-life crisis pada lulusan baru

    Pengaruh Big Five Personality Terhadap Kepuasan Kerja Melalui Self-Efficacy Sebagai Mediasi Pada Karyawan Sektor Industri Barang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Big Five Personality terhadap kepuasan kerja yang dimediasi oleh self-efficacy pada karyawan di sektor industri barang. Pentingnya memahami faktor-faktor psikologis yang memengaruhi kepuasan kerja, terutama dalam konteks sektor industri barang yang cenderung memiliki struktur kerja yang padat, dan tingkat turnover yang tinggi. Partisipan terdiri dari 147 karyawan yang bekerja di perusahaan sektor industri barang dengan rentang usia 20–60 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan meliputi Big Five Inventory (BFI) untuk mengukur kepribadian, Job Satisfaction Survey (JSS) untuk mengukur kepuasan kerja, dan General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur self-efficacy. Data dianalisis menggunakan model 4 dari PROCESS Macro by Andrew F. Hayes melalui aplikasi SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-efficacy memediasi secara parsial pengaruh dimensi extraversion, agreeableness, dan conscientiousness terhadap kepuasan kerja. Selain itu, self-efficacy memediasi secara total hubungan antara openness dan kepuasan kerja. Namun, tidak ditemukan efek mediasi self-efficacy pada hubungan antara neuroticism dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, organisasi di sektor industri barang disarankan untuk mengintegrasikan pelatihan peningkatan self-efficacy dalam program pengembangan sumber daya manusia mereka

    MANI BEKU ANDALAN PENYIMPANAN PLASMA NUTFAH DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIFITAS DAN MUTU GENETIK TERNAK

    Full text link
    Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini yang secara langsung menyebabkan terjadinya kebuntingan yaitu motilitas, kapasitasi dan reaksi akrosom. Ketiga variabel ini saling bekerjasama dalam penetrasi oosit. Motilitas berfungsi untuk mencapai keberadaan oosit, sedangkan kapasitasi menjadikan spermatozoa menjadi hiperaktif sehingga lebih kuat dalam menembus lapisan oosit, dan reaksi akrosom merupakan aktivitas dari spermatozoa untuk mengadakan penetrasi ke oosit, yaitu dengan jalan menempel pada zona pelusida dan mensekresikan ensim-ensim yang berada di akrosom. Tetapi kapasitasi merupakan vaiiabel yang sangat menentukan terjadinya fertilisasi, hal ini bisa dijelaskan bahwa kapasitasi adalah proses peningkatan motilitas yang berfungsi untuk menerobos lapisan oosit serta tersekresinya ensim-ensim yang ada di membran plasma spermatozoa sehingga lapisan oosit mudah lebur (Hayati, 2011). Kapasitasi juga menjadikan permukaan membran spermatozoa responsif terhadap sinyal- sinyal untuk bertemu dengan oosit, yang kemudian menginduksi terjadinya reaksi akrosom (Amin, 2000). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penambahan FAA ke dalam semen sapi Simental dapat meningkatkan viabilitas, motilitas, MPU serta dapat menurunkan influks Ca2+, kapasitasi dan reaksi akrosom post thawing sehingga kualitas semen beku yang dihasilkan meningkat yang pada gilirannya fertilisasi meningkat

    Analisis DIF pada Skala The Indonesian Version of Poisonous Parenting Scale Style (IVPPSS)

    Full text link
    Penelitian berkaitan dengan skala pengasuhan beracun melalui persepsi anak di Indonesia masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis adanya potensi bias pada alat ukur IVPPSS menggunakan pemodelan Rasch. Proses analisis dilakukan melalui tahapan penyesuaian alat ukur The Indonesian Version of Poisonous Parenting Scale Style dengan model Rasch dan identifikasi DIF melalui aplikasi perangkat lunak Winsteps 3.73. Hasil penelitian menunjukkan total 16 item IVPPSS memenuhi kriteria unidimensional (explained variance >20%) dan independensi lokal (korelasi residual <0.70). Namun, pada item DP8 memiliki catatan pada infit dan outfit MNSQ pemodelan Rasch dan item PP5 lolos dengan catatan mempertimbangkan adanya potensi variasi pola respon jawaban partisipan. Rata-rata nilai reliabilitas item meliputi Cronbach’s alpha sebesar 0.59, person reliability sebesar 0.69, dan item reliability sebesar 0.98. Seluruh kategori Likert perlu untuk disederhanakan. Item PP1, PP5, CP13, dan CP15 terdeteksi DIF dengan pada kelompok gender. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan item yang terdeteksi DIF, penggunaan sampel yang lebih besar dalam pengujian, dan penggunaan pendekatan lainnya

    Engendering Representasi Politik: Tantangan Terhadap Maskulinitas Dan Patriarki Politik

    Full text link
    Berpijak pada realitas dalam politik elektoral dan proses pembuatan keputusan politik, maka studi tentang politik gender dan representasi menjadi penting di ilmu politik. Sejak kemunculannya pada tahun 1970-an, kajian feminis mengklaim bersifat korektif dan transformatif. Melalui penelitian tentang pengalaman mayoritas penduduk dunia, yaitu perempuan, para ilmuwan feminis telah berupaya mengoreksi kelalaian dan distorsi yang merasuki ilmu politik. Melalui penggunaan gender sebagai alat analisis, ilmuwan politik feminis telah menjelaskan hubungan sosial dan politik yang diabaikan oleh pandangan umum, dengan mengajukan penjelasan alternatif tentang fenomena politik. Meskipun memiliki prestasi yang mengesankan, ilmu politik feminis belum menjadi paradigma yang dominan dalam disiplin ilmu tersebut. Maka Program Studi Ilmu Politik di Universitas Airlangga, sejak tahun 1990-an mulai mengembangkan bidang konsentrasi dalam pendekatan feminis terhadap studi politik. Beberapa mahasiswa secara rutin memasukkan kajian feminis di dalam bidang ilmu politik dalam penulisan skripsi, tesis dan disertasi

    Alternating Family Menuju Pembangunan Keluarga Berkualitas: Gagasan Kritis Sosiologi Keluarga Di Era Masyarakat Kontemporer

    Full text link
    Keluarga merupakan institusi sosial primer yang memiliki beragam fungsi, di antaranya mensosialisasi individu untuk menjadikannya makhluk sosial. Umumnya, sosialisasi dalam keluarga sarat dengan muatan afeksi, yang membedakannya dengan institusi sosial lainnya. Keluarga memiliki urgensi dalam membentuk karakter individu. Seorang individu pertama kali mengenal individu lain dalam keluarga. Keluarga menanamkan nilai dan norma serta mempersiapkan individu agar dapat hidup bermasyarakat. Di Indonesia, studi-studi sosiologi keluarga kurang diminati. Dibandingkan studi tentang kehidupan politik dan ekonomi, studi tentang sosiologi keluarga boleh dikata masih jauh ketinggalan. Tidak banyak publikasi dan buku yang mengkaji isu-isu seputar keluarga. Jarang sekali jurnal ilmiah yang secara spesifik menerbitkan tulisan-tulisan yang membahas keluarga. Kalau pun ada, jumlah jurnal yang khusus mempublikasikan isu keluarga tidak sebanyak yang lain. Topik keluarga dianggap kurang “seksi”, sehingga tidak terlalu menarik untuk diteliti. Isu keluarga juga tidak dianggap sebagai isu publik. Keluarga merupakan bagian dari keseharian dan rutinitas kita, maka seringkali kita kurang perhatian terhadap hal-hal yang justru dekat dan berada di sekitar kita. Bahkan, tidak jarang terdengar pernyataan pesimis tentang penelitian keluarga, seperti: “untuk apa keluarga diteliti”, “keluarga ya begitu itu”, “selamanya hubungan suami istri ya begitu”, “Apanya yang diteliti”, dan “Apa menariknya meneliti keluarga”

    Pengaruh Literasi Kesehatan Mental terhadap Intensi Mencari Bantuan pada Remaja

    Full text link
    Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental, seiring dengan berbagai perubahan perkembangan yang mereka alami. Tingginya prevalensi gangguan mental pada remaja tidak diimbangi dengan tingkat pencarian bantuan profesional yang memadai. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kecenderungan mencari bantuan adalah tingkat literasi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh literasi kesehatan mental terhadap intensi mencari bantuan pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, melibatkan 224 remaja berusia 15–18 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner Mental Health Literacy Questionnaire (MHLq) dan Mental Help-Seeking Intention Scale (MHSIS). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa literasi kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi mencari bantuan (p < 0,001), dengan kontribusi sebesar 26,3% (R² = 0,263). Hasil ini menegaskan pentingnya meningkatkan literasi kesehatan mental sebagai strategi untuk mendorong perilaku pencarian bantuan adaptif pada remaja

    Hubungan Dysfunctional Family Terhadap Perilaku Non-Suicidal Self-Injury: Disregulasi Emosi sebagai Mediator

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dysfunctional family dan perilaku NSSI dengan disregulasi emosi sebagai variabel mediasi. Melalui analisis ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika dysfunctional family berkontribusi terhadap kecenderungan individu dalam melakukan NSSI, serta sejauh mana disregulasi emosi memediasi hubungan tersebut. Menggunakan metode kuantitatif-eksplanatori. Hasil Penelitian ini memiliki 145 partisipan. Berdasarkan analisis deskriptif mengenai dysfunctional family, ditemukan bahwa 21 partisipan (14,5%) menunjukkan tingkat dysfunctional family yang tinggi. Uji mediasi menunjukkan bahwa efek tidak langsungdDysfunctional family terhadap NSSI melalui disregulasi emosi signifikan (p = 0,109), dengan kontribusi utama berasal dari efek mediasi disregulasi emosi

    Hubungan antara Grit dan Peer Support dengan Career Adaptability Pada Mahasiswa Akhir dengan Pengalaman Magang

    Full text link
    Magang diharapkan mampu mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, tetapi kenyataannya pengalaman yang didapatkan sering kali belum cukup relevan dengan perubahan dalam dunia kerja saat ini. Kondisi ini menunjukkan magang belum cukup untuk membentuk kesiapan karier. Dibutuhkan career adaptability yang dapat membantu individu untuk menyesuaikan diri dan menghadapi perubahan yang ada dalam dunia kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara grit dan peer support dengan career adaptability pada mahasiswa akhir dengan pengalaman magang. Pengambilan data dilakukan secara online menggunakan google form. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini adalah Grit scale, Career Related Peer Support Scale (CRPSS), dan Career Adapt Abilities Scale (CAAS). Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi berganda melalui software jamovi 2.6.26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit dan peer support bersama-sama berhubungan positif dengan career adaptability R= 0,372 (p < 0,001)

    80,293

    full texts

    82,567

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Airlangga Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇