Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    OPTIMASI DECISION TREE DENGAN MENGGUNAKAN RECURSIVE FEATURE ELIMINATION DAN GRIDSEARCHCV UNTUK KLASIFIKASI TAHAP AWAL PENYAKIT DIABETES

    No full text
    KR, Bimo Aryo Bramantyo. 2023. Optimasi Decision Tree Dengan Menggunakan Recursive Feature Elimination Dan GridSearchCV Untuk Klasifikasi Tahap Awal Penyakit Diabetes. Skripsi, Program Studi Teknik Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Endang Sugiharti, S.Si., M.Kom. Kata kunci: Data Mining, Decision Tree, RFE, GridSearchCV, tahap awal penyakit diabetes. Perkembangan teknologi saat ini mulai merambah di berbagai bidang salah satunya kesehatan. Penerapan yang umum hingga saat ini cukup banyak, salah satunya adalah diagnosis penyakit diabetes. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang cukup mengkhawatirkan dengan penderita sekitar 422 juta orang dan terdapat 1,5 juta kematian setiap tahunnya yang memiliki hubungan langsung dengan penyakit ini. Dalam melakukan deteksi penyakit diabetes, diterapkan data mining dengan metode klasifikasi. Data mining dapat membantu prediksi penyakit yang memungkinkan dilakukan deteksi dini dan dapat meningkatkan tingkat kesembuhan. Dalam melakukan klasifikasi, penelitian ini menggunakan Decision Tree sebagai pengklasifikasi dengan RFE sebagai seleksi fitur dan GridSearchCV sebagai hyperparameter tuning dalam mengoptimalkan model klasifikasi pada akurasi. Pada penelitian ini, dataset yang digunakan merupakan dataset publik yang tersedia di UCI Machine Learning. Dalam melakukan seleksi fitur untuk mencari fitur paling berpengaruh, RFE mengambil 10 fitur dari 16 fitur yang ada untuk dipertahankan dalam melakukan klasifikasi. Kemudian dilakukan hyperparameter tuning dengan menggunakan GridSearchCV dengan nilai kombinasi hyperparameter terbaik yaitu min_samples_split = 5 dan min_samples_leaf = 2. Pada klasifikasi dengan Decision Tree tanpa seleksi fitur dan hyperparameter tuning diperoleh akurasi sebesar 93,26%, proses klasifikasi Decision Tree dengan RFE diperoleh akurasi sebesar 96,15%, proses klasifikasi Decision Tree dengan GridSearchCV diperoleh akurasi sebesar 96,15%, dan proses klasifikasi Decision Tree dengan RFE dan GridSearchCV diperoleh akurasi sebesar 98,07%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat peningkatan performa pada Decision Tree setelah menerapkan metode RFE dan GridSearchCV, salah satunya pada akurasi dalam melakukan klasifikasi tahap awal penyakit diabetes

    PENGARUH MOTIVASI MENJADI GURU, PERSEPSI TENTANG PPG DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT MENGIKUTI PPG PRAJABATAN DENGAN LINGKUNGAN KELUARGA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus pada Mahasiswa Prodi Kependidikan Universitas Negeri Semarang Angkatan 2020)

    No full text
    Apriyati, Lisa. 2024. “Pengaruh Motivasi Menjadi Guru, Persepsi Tentang PPG, dan Teman Sebaya terhadap Minat Mengikuti PPG Prajabatan dengan Lingkungan Keluarga sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus pada Mahasiswa Prodi Kependidikan Universitas Negeri Semarang Angkatan 2020)”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ekonomi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Dwi Puji Astuti, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Minat Mengikuti PPG Prajabatan, Motivasi Menjadi Guru, Persepsi Tentang PPG, Teman Sebaya, Lingkungan Keluarga. Minat mengikuti PPG Prajabatan merupakan suatu kecenderungan yang mengandung unsur ketertarikan, perasaan senang, perhatian, keinginan, harapan, kebutuhan, kemauan, dan dorongan untuk melanjutkan atau mengikuti program PPG Prajabatan setelah menyelesaikan studi S1. Banyak mahasiswa kependidikan khususnya mahasiswa prodi kependidikan Universitas Negeri Semarang Angkatan 2020 yang tidak berminat mengikuti PPG Prajabatan. Mahasiswa yang mengambil prodi kependidikan seharusnya menyadari bahwa ouput dari prodi tersebut ialah berprofesi menjadi seorang pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi menjadi guru, persepsi tentang PPG, dan teman sebaya terhadap minat mengikuti PPG Prajabatan dengan lingkungan keluarga sebagai variabel moderasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 4.170 mahasiswa dengan 40 prodi kependidikan Universitas Negeri Semarang angkatan 2020 dan sampel yang didapatkan dengan perhitungan rumus slovin sebanyak 365 mahasiswa. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis data menggunakan alat analisis SmartPLS 4.0 dengan model persamaan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel minat mengikuti PPG Prajabatan, motivasi menjadi guru, teman sebaya dan lingkungan keluarga memiliki nilai rata-rata kategori tinggi. Motivasi menjadi guru, persepsi tentang PPG, teman sebaya, dan lingkungan keluarga bepengaruh positif terhadap minat mengikuti PPG Prajabatan. Kemudian, lingkungan keluarga mampu memoderasi teman sebaya terhadap minat mengikuti PPG Prajabatan, tetapi lingkungan keluarga tidak mampu memoderasi persepsi tentang PPG dan motivasi menjadi guru terhadap minat mengikuti PPG Prajabatan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat lima hipotesis yang diterima dan dua hipotesis yang ditolak. Saran dari penelitian ini yaitu bagi mahasiswa yang minat mengikuti PPG Prajabatan harus memiliki rasa tertarik dan suka terhadap PPG Prajabatan dengan mulai mencari informasi yang berkaitan dengan program tersebut sehingga akan meningkatkan minatnya. Mahasiswa juga harus lebih selektif dalam memilih lingkungan teman sebaya. Bagi orang tua hendaknya mendukung penuh baik secara moral maupun material. Bagi peguruan tinggi dapat mengadakan webinar atau sosialisai tentang PPG Prajabatan

    Pengaruh Ukuran Komite Audit, Frekuensi Rapat Komite Audit, dan Keahlian Komite Audit terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko dengan Komite Pemantau Risiko sebagai Variabel Moderasi

    No full text
    Rahmawati, Lusiana Dwi. 2024. Pengaruh Ukuran Komite Audit, Frekuensi Rapat Komite Audit, Dan Keahlian Komite Audit Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko Dengan Komite Pemantau Risiko Sebagai Variabel Moderasi”. Skripsi. Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Linda Agustina, S.E., M.Si. Kata Kunci : Pengungkapan Manajemen Risiko, Ukuran Komite Audit, Frekuensi Rapat Komite Audit, Keahlian Komite Audit, Komite Pemantau Risiko. Laporan tahunan perusahaan memuat informasi lengkap mengenai kegiatan perusahaan yang penting dalam pengungkapan manajemen risiko. Pengungkapan manajemen risiko memastikan bahwa perusahaan dapat mengelola risiko dengan efektif, sehingga dapat terus berkembang dan terhindar dari kerugian yang dapat mengancam kelangsungan usaha. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis ukuran komite audit, frekuensi rapat komite audit, dan keahlian komite audit terhadap pengungkapan manajemen risiko dengan komite pemantau risiko sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian menggunakan perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2022 sebanyak 47 perusahaan dan menghasilkan sebanyak 29 perusahaan yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian membuktikan bahwa ukuran komite audit berpengaruh positif terhadap pengungkapan manajemen risiko. Frekuensi rapat komite audit tidak berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Keahlian komite audit berpengaruh negatif terhadap pengungkapan manajemen risiko. Komite pemantau risiko tidak mampu memperkuat pengaruh ukuran komite audit, frekuensi rapat komite audit, dan keahlian komite audit terhadap pengungkapan manajemen risiko. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa keterbatasan atau saran. Pertama, variabel pada penelitian hanya terbatas mengenai tata kelola. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lain. Kedua, penelitian selanjutnya dapat memperluas objek penelitian selain perusahaan sektor perbankan sehingga menambah variasi dari jenis perusahaan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat menggunakan standar COSO terbaru yaitu COSO 2017 guna memperbarui pedoman pengungkapan manajemen risiko

    PENGARUH CELEBRITY ENDORSER DAN PRODUCT QUALITY TERHADAP PURCHASE DECISION MELALUI BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Pada Konsumen Pembersih Wajah Wardah di Kota Semarang)

    No full text
    Maharani, Dewi , 2024. “Pengaruh Celebrity Endorser Dan Product Quality Terhadap Purchase Decision Melalui Brand Image Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Konsumen Pembelian Pembersih Wajah Wardah di Kota Semarang”). Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Negeri semarang. Pembimbing : Widya Prananta, S.ST., M.M. Kata Kunci : Celebrity Endorser, Product Quality, Brand Image, Purchase Decison, Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh celebrity endorser dan product quality terhadap purchase decision melalui brand image pada konsumen pembersih wajah Wardah di Kota Semarang. Industri kecantikan di Indonesia mengalami perkembangan pesat, terutama didorong oleh generasi milenial yang aktif menggunakan kosmetik dan skincare. Persaingan di pasar yang semakin ketat membuat perusahaan harus mengadopsi strategi pemasaran yang efektif, termasuk memanfaatkan teknologi, media sosial, dan platform digital. Penelitian ini fokus pada variabel celebrity endorser, product quality, dan brand image, serta bagaimana ketiganya mempengaruhi purchase decision. Populasi penelitian ini adalah konsumen produk Pembersih Wajah Wardah di Kota Semarang. Sampel diambil menggunakan teknik nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner secara online kepada 100 responden. Alat yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan software SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorser dan product quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase decision. Selain itu, brand image juga terbukti memediasi pengaruh celebrity endorser dan product quality terhadap purchase decision. Disarankan kepada perusahaan dari kami sebagai akademisi yaitu untuk perusahaan berhati-hati dalam memilih celebrity endorser yang memiliki daya tarik, popularitas, dan kredibilitas tinggi untuk memperkuat citra merek dan mendorong keputusan pembelian konsumen. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan agar memperluas ruang lingkup objek serta menambahkan atau mengganti dengan variabel bebas lain yang dapat mempengaruhi variabel terikat

    PENGARUH BUDAYA KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA PADA KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PT. GENERAL ALASINDO SEJAHTERA BANDUNG

    No full text
    Nova Khairunnisa Putri. 2024, “Pengaruh Budaya Kerja dan Lingkungan Kerja Pada Komitmen Organisasional Karyawan PT. General Alasindo Sejahtera Bandung”. Skripsi. Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Prof. Dr. S. Martono, M.Si. Kata Kunci: Budaya Kerja, Lingkungan kerja dan Komitmen Organisasional. Komitmen organisasional merupakan suatu keterikatan psikologis dimana individu merasa bangga menjadi anggota dan bekerja di sebuah organisasi. Komitmen organisasional dapat dipengaruhi oleh beberapa variabel seperti budaya kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya kerja dan lingkungan kerja pada komitmen organisasioal. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini yaitu karyawan PT. General Alasindo Sejahtera Bandung. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan metode Simple Random Sampling, penentuan jumlah sampel menggunakan sampel jenuh. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. General Alasindo Sejahtera sebanyak 141 orang. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 104 karyawan. Metode analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan perangkat lunak SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan pada komitmen organisasional, artinya ketika budaya kerja yang dirasakan karyawan baik maka akan meningkatkan komitmen organisasional dan sebaliknya. Terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja pada komitmen organisasional, artinya ketika lingkungan kerja yang dirasakan karyawan baik maka akan meningkatkan komitmen organisasional dan sebaliknya. Simpulan pada penelitian ini adalah untuk membuat karyawan tetap bertahan menjadi bagian dari perusahaan maka perusahaan perlu menghargai kontribusi pegawai, menerapkan budaya tepat waktu serta mengutamakan kerjasama antar pegawai. Saran untuk manajemen PT. General Alasindo Sejahtera Bandung adalah dengan meningkatkan kenyamanan pada karyawan dalam bekerja melalui lingkungan kerja yang bersih serta tata ruangan kerja yang nyaman

    STRATEGI OPTIMALISASI SISTEM MERIT MELALUI FLEKSIBILITAS KINERJA BERBASIS KOLABORATIF DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE

    No full text
    Wijayanto, Adi. 2024. Strategi Optimalisasi Sistem Merit melalui Fleksibilitas Kinerja Berbasis Kolaboratif dalam Perspektif Good Governance. Skripsi Bagian HTN-HAN, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing : Dr. Rofi Wahanisa, S.H., M.H. Kata Kunci : Optimalisasi, Sistem Merit, Manajemen ASN Pelaksanaan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) didasarkan pada suatu sistem yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, keahlian, tanpa membedakan alasan subjektif, yang dikenal dengan sistem merit. Sistem merit dalam manajemen ASN dimaksudkan untuk membentuk pemerintahan yang kompeten dalam pelaksanaan tugas-tugas kepegawaian. Kendati demikian, pelaksanaan merit belum sepenuhnya dapat diimplementasikan dengan baik. Pelanggaran sistem merit terjadi dalam berbagai tingkatan pemerintahan baik pusat maupun daerah. Penelitian ini kemudian mengkaji mengenai pelaksanaan merit pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN RB) selaku perumus kebijakan berkaitan dengan kepegawaian, dan juga sebagai pelopor pelaksanaan sistem merit. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain; apakah kendala penerapan sistem merit pada Kementerian PAN RB, dan bagaimanakah strategi optimalisasi sistem merit pada Kementerian PAN RB. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang didapatkan dari wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen. Sumber data kemudian dianalisis kualitatif induktif, yang merupakan proses analisis data penelitian dihimpun dengan siklus pengumpulan data untuk menghasilkan data deskriptif analitis kumulatif. Hasil penelitian ini didapati bahwa kendala penerapan merit pada Kementerian PAN RB berkaitan dengan pengelolaan kinerja yang mana didapati perancangan proses bisnis belum disusun dengan cukup baik, sehingga menyebabkan beberapa pelaksanaan tugas kepegawaian tidak sesuai dengan jabatan fungsionalnya. Selain itu model birokrasi yang sederhana belum dapat diimplementasikan secara maksimal karena budaya birokrasi pada instansi yang masih dalam taraf penyesuaian. Berdasarkan takaran good governance didapati bahwa strategi Kementerian PAN RB dalam upaya optimalisasi sistem merit, memiliki kekurangan pada aspek efektivitas dan efisiensi, yang diakibatkan atas kendala pengelolaan kinerja pada instansi tersebut masih belum terlaksana dengan baik

    EFEKTIVITAS YURISDIKSI MAHKAMAH INTERNASIONAL DALAM PENYELESAIAN DUGAAN KASUS GENOSIDA (STUDI KASUS KEPUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL NO. 182 SENGKETA ANTARA UKRAINA Vs RUSIA)

    No full text
    Destashya Wisna Diraya Putri. 2024. Efektivitas Yurisdiksi Mahkamah Internasional dalam Penyelesaian Dugaan Kasus Genosida (Studi Kasus Keputusan Mahkamah Internasional No. 182 Sengketa Antara Ukraina Vs Rusia). Skripsi bagian Hukum Pidana. Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Ridwan Arifin, S.H., LL.M. Kata Kunci: Efektivitas, Yurisdiksi, Genosida, Penyelesaian Sengketa Internasional. Kasus invasi yang dilakukan oleh Federasi Rusia terhadap Ukraina merupakan perhatian publik sejak tahun 2022. Banyak daerah serta penduduk rakyat Ukraina telah menjadi korban atas tindakan kejahatan Federasi Rusia, termasuk adanya pelanggaran HAM dan tuduhan genosida. Federasi Rusia menyampaikan keberatan awal (preliminary objection) yang menyatakan bahwa pengadilan tidak memiliki yurisdiksi terhadap diterimanya permohonan Ukraina. Fokus penelitian pada yurisdiksi Mahkmah Internasional serta dampak dari keputusan Mahkamah Internasional No. 182 terkait sengketa antara Ukraina dan Rusia. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, dikarenakan Federasi Rusia tidak mengakui adanya yurisdiksi Mahkakmah Internasioanl dalam penyelesaian sengketa diantara para pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa yurisdiksi mahkamah internasional dalam penyelesaian dugaan kasus genosida dan menganalisa dampak keputusan Mahkamah Internasional No. 182 dalam sengketa antara Ukraina dan Rusia terhadap pencerminan efektivitas yurisdiksi internasional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan analisis kualitatif dari sumber data yang telah diperoleh selama penelitian. Penelitian ini disusun berdasarkan aturan hukum yang bersifat inernasional dalam meyelesaikan dugaan kasus genosida. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan analisis peraturan internasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengadilan menyatakan bahwa (1) Dalam penyelesaian kasus dugaan genosida terkait sengketa antara Ukraina Vs Rusia, memiliki yurisdiksi terhadap aspek pertama sengketa yaitu : pengajuan Ukraina bahwa tidak ada genosida yang disebabkan olehnya yang telah dilakukan di wilayah Donbas. ICJ juga menemukan yurisdiksi terhadap keberadaan dan isi perselisihan atas petimbangan adanya perselisihan antara para pihak saat pengajuan permohonan. Meskipun demikian, Pengadilan mengabulkan atau menegakkan keberatan awal Federasi Rusia penggunaan kekuatan Federasi Rusia berdasarkan tuduhan genosida (aspek sengketa kedua) berada di luar cakupan Konvensi Genosida dan dengan demikian diluar yurisdiksi pengadilan. (2) Dampak keputusan keberatan awal ICJ No. 182 terkait sengketa antara Ukraina Vs Rusia terhadap efektivitas hukum internasional dianggap kurang efektif sebab tanpa adanya yurisdiksi ratione materiae, Ukraina akan menghadapi kesulitan dalam mencari keadilan dan reparasi melalui jalur hukum internasional dan adanya desain kelembagaan Dewan Keamanan PBB menempatkan Rusia sebagai salah satu anggota kursi tetap Dewan Keamanan PBB dan memiliki hak veto merupakan dampak signifikan dari efektivitas hukum internasional

    PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI STRUKTUR BUMI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi guna meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi struktur bumi menggunakan model Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses penelitian diawali dengan tahap analisis yang mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran dan kesulitan siswa dalam memahami konsep struktur bumi. Tahap desain dilakukan dengan merancang storyboard dan skenario animasi yang relevan dengan materi pembelajaran. Pada tahap pengembangan, media animasi dibuat menggunakan perangkat lunak animasi dan melibatkan ahli materi serta teknologi untuk memastikan kualitas dan akurasi konten. Media diterapkan di SMP N 36 Semarang dengan melibatkan 32 Siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Siswa diberikan pretest sebelum menggunakan media animasi dan posttest setelahnya untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep mereka. Evaluasi terhadap media animasi dilakukan melalui kuesioner dan wawancara untuk mendapatkan umpan balik dari siswa dan guru mengenai efektivitas dan daya tarik media yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi struktur bumi. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata siswa dari pretest ke posttest secara signifikan, masing masing nilainya adalah 39,44 untuk rerata pretest dan 85,16 untuk posttest dengan N-Gain sebesar 0,75 yang termasuk ke dalam kategori tinggi. Umpan balik dari siswa dan guru juga menunjukkan bahwa media animasi ini menarik dan memotivasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media animasi dalam pembelajaran struktur bumi dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan penerapan pada materi lain untuk menguji keefektifan media animasi ini secara lebih luas

    KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DITINJAU DARI HABITS OF MIND PADA MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN E-MODUL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan implementasi model pembelajaran problem based learning berbantuan e-modul terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik pada model pembelajaran problem based learning berbantuan e-modul yang ditinjau dari habits of mind. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method dengan desain penelitian sequential explanatory design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 41 Semarang tahun pelajaran 2023/2024 dengan sampel penelitian yakni peserta didik kelas VII F (kelas eksperimen) dan peserta didik kelas VII C (kelas kontrol) yang diambil dengan metode cluster random sampling. Pemilihan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yakni 6 peserta didik dari kelas VII F yang dipilih berdasarkan kategori habits of mind. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran PBL berbantuan e-modul efektif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, yakni: a) Hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik pada model PBL berbantuan e-modul mencapai ketuntasan baik ketuntasan individual maupun ketuntasan klasikal sebesar 90%, b) Rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik pada model PBL berbantuan e-modul lebih baik daripada rata-rata kemampuan peserta didik dengan model PBL. (2) Terdapat pengaruh positif antara habits of mind terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik pada model PBL berbantuan e-modul sebesar 31,1%. (3) Peserta didik dengan habits of mind tinggi memenuhi keempat tahap kemampuan berpikir kritis matematis; peserta didik dengan habits of mind sedang memenuhi tahap klarifikasi, cenderung mampu memenuhi tahap penilaian, serta cenderung kurang mampu memenuhi tahap penyimpulan dan tahap strategi; peserta didik dengan habits of mind rendah memenuhi tahap klarifikasi, cenderung tidak mampu memenuhi tahap penilaian dan penyimpulan, serta tidak mampu memenuhi tahap strategi

    PENGARUH GAME EDUKASI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN TERHADAP LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK

    No full text
    Zakyani, N. N. 2024. Pengaruh Game Edukasi Pada Materi Sistem Pernapasan Terhadap Literasi Digital Peserta Didik. Skripsi, Jurusan IPA Terpadu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Risa Dwita Hardianti, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Game Edukasi; Sistem Pernapasan; Literasi Digital Era industri 4.0 merupakan era globalisasi dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, termasuk dalam dunia pendidikan. Pemerintah mencanangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi era ini, salah satunya yaitu literasi digital. Literasi digital merupakan kemampuan yang perlu dimiliki untuk menggunakan sumber digital, berupa menemukan, memahami, mengevaluasi, membuat dan mengkomunikasikan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat literasi digital peserta didik di MTs Negeri Kota Depok setelah menggunakan game edukasi pada materi sistem pernapasan. Game edukasi yang digunakan berupa Game Educandy. Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik cluster random sampling, dimana kelas VIII A menjadi kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, dengan hasil yang didapatkan diubah terlebih dahulu dari data ordinal menjadi data interval, kemudian dilakukan analisis. Analisis data yang digunakan yaitu uji t-test dan analisis deskriptif. Uji t- test dengan sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan game edukasi. Peningkatan literasi digital peserta didik diukur menggunakan analisis deskriptif, pada pertemuan 1 hasil yang diperoleh 8,93 (rendah), pertemuan 2 diperoleh hasil 11,53 (sedang), dan pertemuan 3 sebesar 17,78 (tinggi). Tingkat literasi digital paling tinggi diperoleh indikator membuat informasi sedangkan indikator terendah diperoleh indikator menemukan informasi. Sedangkan berdasarkan individu, pada pertemuan ketiga sebagian besar peserta didik memperoleh kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini yaitu, game edukasi berpengaruh signifikan terhadap literasi digital peserta didik pada materi sistem pernapasan serta tingkat literasi digital yang diperoleh dalam kategori sangat tinggi dan sangat baik

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇