Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD N 3 BLEBOH PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS)
Berpikir kritis adalah sebuah tindakan yang melibatkan kemampuan kinerja otak
dalam menerima, menganalisis, mengolah, hingga mengkomunikasikan hasil dalam
kegiatan pembelajaran. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hal-hal yang
menjadi kendala untuk siswa dapat berpikir kritis. Oleh karena itu, untuk
menunjang peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa diperlukan strategi,
analisa mengenai kendala, serta menemukan rekomendasi yang tepat berkaitan
dengan masalah yang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi
yang telah diterapkan, kendala yang terjadi, serta rekomendasi yang tepat untuk
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SD N 3 Bleboh. Metode
penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan desain
penelitian kualitatif deksriptif. Sample menggunakan purposive sampling. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) strategi sekolah dalam
meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah dengan merencanakan
pembelajaran dengan beberapa cara seperti penambahan inovasi bahan ajar, serta
pengonsepan proses belajar mengajar, 2) Kendala dalam meningkatkan
kemampuan berpikir kritis lebih disebabkan oleh faktor eksternal seperti faktor
ekonomi dalam keluarga, perhatian orang tua, faktor kondisi sekolah, dan faktor
kebiasaan hidup di Masyarakat, 3) Terdapat beberapa rekomendasi yang dapat
dilakukan seperti mengasah keterampilan abad 21 dan pendekatan pembelajaran
melalui penggunaan teknologi, pembelajaran berpusat pada siswa, dan
pembelajaran autentik, serta kemampuan dalam mengelola kelas dan pembelajaran
TINGKAT PENDIDIKAN IBU TERHADAP PENERAPAN POLA ASUH PADA ANAK USIA DINI DI DESA MEDONO KABUPATEN KENDAL
Pendidikan ibu memberikan keterampilan dan pemahaman tentang tugas
maupun tanggung jawab sebagai orang tua. Adanya keterampilan dan pemahaman
membuat ibu cenderung mampu untuk menghadapi tantangan dan dapat
memutuskan pilihan dalam pola asuh untuk anak. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana hubungan tingkat pendidikan ibu dengan penerapan
pola asuh pada anak usia dini di Desa Medono Kabupaten Kendal.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian
adalah orang tua terkhususnya ibu yang memiliki anak usia dini 0-6 tahun dengan
jumlah 71 ibu. Teknik pengambilan sampel pada penelitan ini menggunakan jenis
nonprobabilty sampling yaitu teknik total sampling. Pada penelitian ini teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Jenis angket yang diberikan
kepada responden merupakan angket tertutup yang responden hanya memberikan
tanda ceklis pada jawaban alternative yang disediakan. Metode analisis penelitian
ini adalah menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan teknik analisis
inferensial yang memfokuskan kepada korelasi product moment.
Hasil penelitian menunjukkan ibu dengan latar belakang pendidikan SD
persentase penerapan pola asuh cenderung berada pada kategori sedang dan rendah.
Pada ibu dengan pendidikan SLTP dan SLTA berada ditiap kategori baik dalam
kategori tinggi, sedang, dan rendah, sedangkan ibu dengan latar belakang
pendidikan Sarjana berada pada kategori tinggi dan sedang. Terdapat hubungan
yang positif dengan nilai person correlation sebesar 0,374 dan nilai signifikansi
sebesar 0,001.
Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat
pendidikan ibu terhadap penerapan pola asuh pada anak usia dini di Desa Medono
Kabupaten Kendal. Saran yang dapat diberikan adalah orang tua dapat untuk terus
belajar, mencari informasi dan meningkatkan pengetahuan terkait pola asuh pada
anak dan desa dapat memberikan penyuluhan terkait dengan pola asuh untuk
menambah wawasan dan pemahaman orang tua terkhususnya para ibu
PENGEMBANGAN E-MODUL PRAKTIKUM DENGAN PENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS (STEAM) PADA KONSEP BUNYI GITAR
Zaharani, A. D (2024). Pengembangan E-modul Praktikum dengan pendekatan
science, technology, engineering, art, and mathematic (STEAM) pada konsep bunyi
gitar. Skripsi. Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Semarang, Pembimbing Dr. Ngurah Made, M. Si
Kata kunci: E-modul praktikum, STEAM, Gitar
Perkembangan teknologi yang semakin pesat merupakan ciri pendidikan abad ke-
21 yang mencakup banyak ketrampilan meliputi sikap, ketrampilan berpikir kritis,
kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Oleh karena itu kegiatan belajar mengajar
harus dilakukan pembaharuan terutama pada pembelajaran fisika. Fisika bukan
hanya sekedar teoretis saja melainkan perlu dilakukan pembelajaran melalui hands-
on activity atau praktikum agar peserta didik lebih memahami materi secara
konseptual dan komprehensif berdasarkan fenomena sekitar. Banyak fenomena
konsep fisika yang jarang dikaji dalam pembelajaran karena terbatasnya media
pembelajaran seperti modul salah satunya pemanfaatan gitar akustik pada
pembelajaran fisika. Hal ini dapat diintegrasi dengan pendekatan STEAM sebagai
bentuk jawaban dari tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan
untuk mendapatkan format modul elektronik dengan pendekatan STEAM pada
konsep bunyi gitar serta mendapatkan nilai validitas e-modul. Desain penelitian
yang digunakan adalah R&D dengan model 4D (Define, Design, Develop, and
Dessiminate). Tahapan penelitian meliputi pendefinisian masalah, perancangan
praktikum yang dilakukan menggunakan gitar akustik, pemilihan format e-modul,
penilaian oleh ahli, lalu uji coba kelayakan melalui calon pengguna yaitu
mahasiswa fisika yang telah menempuh mata kuliah gelombang. Hasil penelitian
didapatkan format e-modul STEAM pada bagian isi materi maupun kegiatan
praktikum dengan menggunakan pendekatan lintas-disiplin. Berdasarkan nilai
validator e-modul praktikum STEAM dikatakan sangat layak dengan rerata
persentase sebesar 90%. E-modul dinilai dari beberapa aspek yaitu aspek materi,
media, teknologi, STEAM, dan soal evaluasi. Selanjutnya hasil penilaian
mahasiswa terhadap e-modul praktikum STEAM dikatakan sangat layak dengan
persentase 86%
SMARTGUARD: SISTEM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN RUMAH PINTAR BERBASIS IOT MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK
Annisa, M.N. 2024. SmartGuard: Sistem Pengawasan dan Pengendalian Rumah
Pintar berbasis IoT menggunakan Aplikasi Blynk. Skripsi, Program Studi Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.
Pembimbing Teguh Darsono, M.Si., Ph.D.
Kata Kunci: SmartHome, IoT, Blynk, Sistem Keamanan, MQ2, Flame, PIR
Ketidakmampuan untuk memantau kondisi rumah secara real-time terutama
dalam menghadapi potensi bahaya seperti kebakaran atau pencurian, masih
menjadi masalah utama bagi keamanan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan sistem SmartGuard yang dapat memberikan perlindungan
optimal dengan memanfaatkan sensor modern dan aplikasi Blynk. Sistem ini
dikembangkan dari penelitian sebelumnya dengan tambahan fitur seperti security
lanjutan, yang secara otomatis memutus sumber arus saat terdeteksi kebakaran
atau kebocoran gas, serta mode pengingat untuk mencegah kelalaian pengguna.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor MQ2, Flame, dan PIR berhasil
memberikan notifikasi langsung ke aplikasi Blynk saat mendeteksi ancaman, fitur
security lanjutan mampu secara otomatis memutus aliran listrik ketika bahaya
terdeteksi, dan mode pengingat berhasil diintegrasikan dengan sistem secara
efektif, sehingga sistem ini dapat meningkatkan keamanan rumah secara
keseluruhan
PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL FOOTBALL TURF DAN NATURAL GRASS TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK DASAR DRIBBLING SEPAKBOLA
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemain SSB UNNES saat latihan atau
bermain pada artificial football turf dapat melakukan dribbling dengan maksimal namun pada saat bermain pada natural grass kurang bisa memaksimalkan keterampilan dribbling. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan artificial football turf dan natural grass terhadap keterampilan teknik dasar dribbling sepakbola.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan tes dribbling kepada sampel pada artificial football turf dan natural grass. Populasi pada penelitian ini yaitu pemain SSB UNNES yang berjumlah 30 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 14 anak.
Hasil Uji Paired Sample T Test mendapat nilai Sig. 2-Tailed sebesar 0.003 < 0.05 maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil tes dribbling pada artificial football turf dan natural grass keputusan hipotesis diterima. Nilai mean tes dribbling pada artificial football turf lebih cepat 1.39 detik (5,86%) dibandingkan dengan penggunaan natural grass terhadap keterampilan teknik dasar dribbling sepakbola.
Simpulan pada penelitian ini adalah penggunaan artificial football turf lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan natural grass terhadap keterampilan teknik dasar dribbling sepakbola. Disarankan bagi pelatih atau manajer tim sepakbola dapat menggunakan artificial football turf untuk meningkatkan fungsi kognitif yang dapat meningkatkan keterampilan teknik dasar dribbling sepakbola
PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR SE-GUGUS MADUKARA KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG TAHUN 2023/2024
Kesehatan memegang peran penting dalam berjalannya belajar mengajar, dengan adanya fasilitas UKS dapat menunjang kesehatan bagi seluruh warga sekolah. Program UKS dilaksanakan melalui tiga program pokok yang sering disebut Trias UKS, dalam Trias UKS banyak terdapat manfaat bagi seluruh warga sekolah melalui Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sehat. Selain program kesehatan dari kementrian pendidikan, pemerintah juga ikut serta dalam menunjang kesehatan bagi warga sekolah melalui program BIAS yang telah terlaksana dengan adanya kerja sama bersama pihak puskesmas setempat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Se-Gugus Madukara, Kecamatan Banyumanik Semarang Tahun 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trias UKS telah terlaksana dengan semestinya, baik dari Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sehat. Itu semua diberikan dengan kegiatan yang bermacam-macam namun tetap memberikan nilai-nlai kesehatan bagi para siswa. Program BIAS juga sudah terlaksana secara rutin dan terjadwal melalui kerja sama bersama pihak puskesmas setempat.
Simpulan penelitian ini adalah 4 dari sekolah dasar di Gugus Madukara seluruhnya telah optimal dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah, hal tersebut terjadi karena seluruh sekolah dasar di gugus Madukara telah menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, serta meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) serta telah melaksanakan poin – poin penting dalam Trias UKS. Serta didukungnya sarana prasarana yang memadahi untuk terlaksananya Usaha Kesehatan Sekolah
ANALISIS BIOMEKANIKA KETERAMPILAN GERAK TOPSPIN TENIS MEJA PADA KLUB REPUBLIK PING-PONG TEGAL (RPT) AKADEMI
Tenis meja adalah olahraga raket/bet yang dimainkan oleh dua pemain (untuk tunggal) dan empat pemain (untuk ganda) kadang disebut ping-pong. teknik dasar topspin merupakan salah satu teknik yang wajib dikuasai dalam tenis meja. Adanya analisis biomekanika dapat bermanfaat untuk menilai ketepatan gerakan, mengurangi resiko cedera, dan kemungkinan meningkatkan performa atlet. Kemampuan teknik forehand topspin bagi atlet di Klub Republik Ping-Pong Tegal (RPT) Akademi belum diketahui, belum tersedianya analisis gerak topspin pada atlet tenis meja diKlub Republik Ping-Pong Tegal (RPT) Akademik. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk menganalisis biomekanika keterampilan gerak topspin tenis meja pada Klub Replubik Ping-Pong Tegal (RPT) Akademi.
Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitatif untuk mengembangkan model teori dari keseluruhan teknik yang efektif dan menggambarkan seperti seharusnya. Dalam penelitian deskriptif yaitu untuk mendeskripsikan, menggambarkan fakta-fakta tanpa ada manipulasi atau hasil penelitian disajikan apa adanya. Desain penelitian ini yaitu untuk menentukan instrumen penelitian, pengambilan data, penentuan sampel sampai dengan analisis data. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang berupa blangko indikator penelitian. Kemudian teknik analisis data menggunakan aplikasi kinovea dan program Microsof Excel.
Dari hasil penelitian pukulan gerak topspin tersebut dengan menggunakan program Microsof Excel menunjukan bahwa rata-rata dengan kriteria “sangat baik”, pada fase awalan rata-rata dengan kriteria “sangat baik”, pada fase backswing rata- rata kriteria “sangat baik”, pada fase perkenaan rata-rata kriteria “sangat baik” dan pada fase lanjutan rata-rata dengan kriteria “sangat baik”. Dari hasil penelitian menggunakan aplikasi kinovea menunjukan bahwa rata – rata sudut tekukan siku yaitu 113.290 dengan standar deviasinya ± 11.14 serta sudut maksimum 124 sudut minimum 97 . Standar deviasi sudut bukaan lengan atas ± 10.17 dan rata-rata sudut bukaan lengan atas 36.590 dengan sudut maksimum 520 dan sudut minimum 25 . Sudut kecondongan tubuh memiliki rata – rata 167.09 dengan standar deviasi 5.83 dan sudut maksimum 175 serta sudut minimum 158 . Rata –
rata sudut tekukan kaki 158.19 dengan standar deviasi 8.46 dan sudut maksimum
174 serta sudut minimum 149 .
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analisi keterampilan, analisis biomekanika, dan analisis kesesuaian keterampilan gerak topspin dalam kategori “Sangat Baik”. Diharapkan dari hasil penelitian dapat dijadikan referensi dalam menggunakan analisis biomekanika untuk mengetahui kesesuaian gerak teknik dalam tenis meja dan juga dijadikan bahan evaluasi dalam pelatihan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENGUKUR KOMPETENSI MINIMUM PESERTA DIDIK PADA MATERI TERMOKIMIA
Bariyah, Achdah Rachmatul (2024). Pengembangan Instrumen Tes Berbasis
Kemampuan Berpikir Kritis untuk Mengukur Kompetensi Minimum Peserta
Didik pada Materi Termokimia. Pembimbing Prof. Dr. Endang Susilaningsih,
M.S.
Kata kunci : Instrumen Tes, Kemampuan Berpikir Kritis, Kompetensi Minimum,
Termokimia
Terjadinya perubahan di kehidupan abad ke-21 memaksa peserta didik
untuk dengan cepat beradaptasi dalam bidang pendidikan terutama pada
kemampuan berpikir kritis dan kompetensi minimum. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan instrumen tes berbasis kemmapuan berpikir kritis untuk
menganalisis tingkat kompetensi minimum peserta didik. Metode penelitian yaitu
Research and Development dengan desain pengembangan 4D (Define, Design,
Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI MIPA
SMA Muhammadiyah 1 Temanggung. Metode pengumpulan data terdiri dari
observasi dan pengujian desain instrumen tes. Instrumen pengumpulan data
menggunakan lembar wawancara, dokumentasi, instrumen tes, lembar validasi
ahli, dan lembar angket respon. Teknik analisis data tes dan non-tes yaitu analisis
kelayakan instrumen tes, validitas dan estimasi reliabilitas, pengukuran tingkat
kompetensi minimum, dan analisis respon angket peserta didik. Hasil observasi
menyatakan bahwa guru sudah pernah menerapkan tes Asesmen Kompetensi
Minimum namun belum optimal. Hasil penelitian kelayakan instrumen valid
berdasarkan validasi ahli. Validitas soal terdapat satu butir soal yang misfit.
Reliabilitas soal cenderung bagus. Hasil analisis tingkat kompetensi diperoleh
mahir 22%, cakap 26%, dasar 28%, dan perlu intervensi khusus 24%. Hasil
respon angket peserta didik menyatakan setuju bahwa instrumen layak dan
berhasil digunakan. Simpulan instrumen hasil pengembangan teruji kelayakan,
validitas isi, serta didapatkan respon yang positif
STRATEGI IMPLEMENTASI KONSERVASI ENERGI DI LINGKUNGAN KAMPUS UNNES SEKARAN
Sultan, H. (2024). Strategi Implementasi Konservasi Energi di Lingkungan
Kampus UNNES Sekaran. Skripsi, Program Studi Ilmu Lingkungan Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.
Pembimbing Prof. Dr. Sri Ngabekti, M.S.
Kata kunci: Jejak karbon, emisi, perubahan iklim, aktivitas kampus
Kampus UNNES Sekaran merupakan pusat kegiatan akademik maupun non
akademik UNNES dengan jumlah civitas akademik yang terus bertambah setiap
tahun. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya aktivitas serta jejak karbon
dari kepentingan akademik maupun non akademik yang menggunakan energi listik,
LPG, maupun BBM. Hingga saat ini, hanya terdapat dua fakultas di Kampus
UNNES Sekaran yang sudah diteliti jejak karbonnya dengan menggunakan metode
IPCC dan tier 1. Penelitian ini akan mengkaji jejak karbon dari penggunaan energi
yang terdapat pada masing-masing fakultas menggunakan metode IPCC dengan tier
1 dan 2. Penelitian ini juga akan merumuskan strategi untuk mengkonservasi energi
yang terdapat di Kampus UNNES Sekaran. Emisi GRK dengan metode IPCC tier
1 dan 2 pada penelitian ini berturut-turut sebesar 2512.72 ton CO2 ekuivalen dan
2302.84 ton CO2 ekuivalen. Strategi konservasi energi yang dapat dilakukan di
Kampus UNNES Sekaran yaitu melakukan kolaborasi dengan stakeholder terkait,
mengoptimalkan produksi energi bersih, meningkatkan kemampuan teknis civitas
akademik terhadap teknologi hijau, melakukan audit energi pada setiap unit
kegiatan maupun gedung, dan mengembangkan sistem kelistrikan yang mandiri
IMPLEMENTASI FINITE STATE MACHINE (FSM) PADA NON PLAYABLE CHARACTER DALAM VIRTUAL MUSEUM
Hakim, Sofrina Muizzun. 2024. Implementasi Finite State Machine (Fsm) Pada
Non Playable Character Dalam Virtual Museum. Skripsi, Jurusan Ilmu Komputer
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeristas Negeri Semarang.
Pembimbing: Riza Arifudin S.Pd., M.Cs.
Kata Kunci: Virtual Reality, Unity, Finite State Machine, Museum, System
Usability Scale
Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak signifikan terhadap
berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk di dalamnya sektor museum. Di era
digital saat ini, di mana teknologi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan
masyarakat, museum dituntut untuk berinovasi agar tetap relevan, terutama bagi
generasi milenial yang sangat terkoneksi dengan teknologi. Salah satu inovasi yang
menarik adalah penerapan Virtual Reality (VR) dalam museum. Penelitian ini
bertujuan untuk merancang museum virtual yang memanfaatkan teknologi VR
sebagai sarana informasi yang mudah dieksplorasi, menarik, dan dapat diakses
secara digital oleh siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Metode Finite State
Machine (FSM) diterapkan untuk mengatur perilaku objek dalam museum virtual
ini. Implementasi VR dan FSM diharapkan dapat memberikan pengalaman
interaktif yang memikat bagi pengunjung, serta memfasilitasi akses yang lebih
mudah terhadap konten peningalan sejarah. Dengan demikian, museum virtual
dapat menjadi solusi efektif dalam mengenalkan dan melestarikan peninggalan
sejarah dalam format yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Pada
penelitian ini juga dilakukan pengujian menggunakan system usability scale,
pengujian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana sistem yang dikembangkan
dapat dipahami dan digunakan oleh pengguna dengan mudah. Berdasarkan hasil
pengujian dan pengukuran yang dilakukan melalui kuesioner SUS kepada 10
responden, diperoleh skor rata-rata sebesar 54,8. Skor ini mengindikasikan bahwa
sistem yang diuji memiliki kegunaan yang masih di bawah standar dan kurang
memuaskan bagi pengguna. Dengan nilai Acceptability Score yang tergolong
“Marginal (low)”, Grade Scale pada tingkat “F”, dan Adjective Rating sebagai
“OK”. Pengguna mungkin merasa bahwa sistem tersebut cukup untuk kebutuhan
dasar, tetapi tidak menawarkan kemudahan atau kenyamanan yang diperlukan
untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan atau efisien