Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH VARIASI GEOMETRI MIXER SCREW EXTRUDER TERHADAP KARAKTERISTIK PELET IKAN APUNG
Faktor utama dalam budidaya ikan adalah pakan. Oleh karena itu, pakan
yang diberikan harus bergizi, mudah dicerna, berlimpah dan lestari . Karena pakan
merupakan penunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan budidaya. Harga
pakan komersial tinggi sehingga pelaku usaha budidaya ikan air tawar dapat
menghabiskan hingga 75% dari total biaya yang dibutuhkan untuk budidaya.
Akibatnya, kami berusaha memberikan solusi terbaik dengan membuat mesin
pembuat pelet untuk memastikan bahwa ikan tetap mendapatkan nutrisi dari pelet
dan juga mengurangi biaya sehingga budidaya ikan dapat berjalan lancar dan
berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi geometri mixer
screw ekstruder terhadap karakteritistik pelet ikan apung. data yang telah
didapatkan dari hasil pengujian dianalisis yang kemudian ditarik menjadi sebuah
kesimpulan. hasil dari penelitian ini, bulk density tertinggi diperoleh dari pelet
keluaran variasi tanpa mixer dengan nilai hasil rata-rata 0,48(g/cm³). sedangkan
presentase floating rate tertinggi diperoleh pelet dari variasi mixer 1 dengan
persentasi mengapungnya 73%.
kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa,
pembuatan mesin pelett ikan dengan variasi geometri mixer dapat mempengaruhi
karakteristik pelet ikan apung yang dihasilkan, dimana terjadi perbedaan dari hasil
pengujian bulk density dan floating rate dari spesimen pelet ikan yang dihasilkan
tiap variasi geometri mixer
ANALISIS PENGARUH FAKTOR MAKROEKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN PDB NEGARA BERKEMBANG G20
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur menggunakan Produk Domestik
Bruto (PDB) yang mana banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi di suatu negara, terutama pada negara berkembang. Faktor makro
ekonomi menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
di suatu negara. Terdapat berbagai macam faktor makroekonomi yang dapat diteliti
dan dianalisis untuk mengetahui bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan
ekonomi di suatu negara. Dalam penelitian ini, faktor makroekonomi yang
digunakan ialah investasi, angkatan kerja, perdagangan, dan sektor indutsri
terhadap pertumbuhan PDB. Pada pertumbuhan negara berkembang khususnya,
faktor makroekonomi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi i negara
berkembang.
Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dimana penelitian ini berisi data
yang terstruktur, sistematis, dan terencana dengan data sekunder. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data panel, dimana
gabungan dari data time-series yaitu periode tahun 2001-2022 dan data cross
section yakni negara berkembang yang tergabung dalam forum G20 yang terdiri
dari Argentina, Brazil, Tiongkok, Indonesia, India, Meksiko, dan Afrika Selatan.
Variabel dalam penelitian ini adalah Foreign Direct Invesment (FDI), angkatan
kerja, trade openness, Industry Value Added (IVA) sebagai variabel independen,
dan pertmbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai variabel dependen. Metode
analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan metode yang terpilih
adalah Common Effect Model (CEM).
Hasil dari penelitian ini secara simultan atau secara bersamaan, seluruh variabel
bebas (independen) yakni Foreign Direct Invesment (FDI), Angkatan Kerja, Trade
openness, dan Industry Value Added (IVA) berpengaruh terhadap variabel terikat
(dependen) yakni Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di negara
berkembang yang tergabung dalam G20. Adapun secara parsial atau individual,
variabel Angkatan Kerja (labor) dan Industry Value Added (IVA) mempunyai
berpengaruh terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan
variabel bebas yang lain yakni Foreign Direct Invesment (FDI) dan Trade openness
tidak berpengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Saran dari penulis adalah untuk melakukan penelitian lebih mendalam sebelum
melakukan investasi pada suatu negara agar tidak salah sasaran dalam
memanfaatkan investasi, melakukan pelatihan kepada angkatan kerja agar output
yang dihasilkan dapat maksimal dan memperluas perdagangan internasional untk
meningkatkan pertumbuhan ekonommi di suatu daerah
PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH, LITERASI KEUANGAN, DAN INOVASI TERHADAP KINERJA UMKM KULINER DI KAMPUNG TEMATIK KOTA SEMARANG
Program Kampung Tematik dari Pemerintah Kota Semarang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur dasar untuk warga miskin Namun, banyak kampung tematik yang hanya ada namanya tanpa perubahan nyata, dan pandemi COVID-19 memperburuk kondisi dengan banyaknya usaha masyarakat yang gulung tikar. Data memunjukkan bahwa jumlah UMKM kuliner di Kota Semarang menurun signifikan dari 7.930 usaha pada tahun 2021 menjadi 3.031 usaha pada tahun 2022.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis adanya pengaruh kebijakan pemerintah, literasi keuangan, dam inovvasi terhadap kinerja UMKM kuliner di Kampung Tematik Kota Semarang. Manfaatnya penelitian ini bisa menjadi masukan dan bahan pertimbangan bagi pemerintah pengelola Kampung Tematik Kota Semarang dan Untuk bagi tempat penelitian agar dapat menjadi sumbangan saran yang baik untuk masyarakat khususnya UMKM kuliner Kampung Tematik Kota Semarang dalam rangka meningkatkan kinerja usaha.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Fokus penelitian adalah UMKM kuliner di kampung tematik dengan metode pengambilan sampel klaster untuk memastikan representasi proporsional. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang ditentukan melalui rumus Lemeshow, mengingat populasi sebenamya tidak diketahui. Penggunaan metode ini bertujuan untuk memperoleh data yang komprehensif dan dapat diandalkan mengenai populasi yang diteliti. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis.
Penelitian ini menunjukan hasil bahwa variabel kebijakan pemerintah, literasi keuangan dan inovasi berpengaruh pada kinerja UMKM kuliner pada Kampung Tematik Kota Semarang. Terdapat pengaruh positif signifikan antara kebijakan pemerintah, literasi keuangan dan inovasi terhadap kinerja UMKM kuliner Kampung Tematik Kota Semaran
EFEK PENGGUNAAN MULTIMEDIA MATERI VIRUS TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 2 SRAGEN
Selama pandemi Covid-19 diterapkan hybrid learning di SMA Negeri 2 Sragen, terdapat pengurangan durasi jam pelajaran dari 90 menit menjadi 50 menit yang menjadikan eksplorasi untuk mendalami materi belum maksimal. Materi virus relevan dengan peristiwa pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. Materi virus yang seharusnya menjadi topik menarik untuk dipelajari namun tidak dikemas secara maksimal pada media pembelajaran yang diberikan dan berdampak pada rendahnya minat belajar peserta didik. Minat belajar rendah mengakibatkan hasil belajar kognitif rendah. Guru memerlukan media ajar materi virus yang dapat membangkitkan minat belajar peserta didik sehingga hasil belajar kognitif peserta didik meningkat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efek penggunaan multimedia materi virus terhadap minat belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ditentukan secara purposive sampling dengan sampel kelas X MIPA 5 dan X MIPA 7 yang berjumlah total 72 peserta didik. Pengambilan data minat belajar menggunakan instrumen angket yang mencakup empat aspek yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan dan perhatian peserta didik. Minat belajar dianalisis menggunakan skor yang diterjemahkan dalam beberapa kategori. Pengambilan data hasil belajar kognitif peserta didik menggunakan instrumen tes dengan soal pilihan ganda. Hasil belajar kognitif dianalisis dengan N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar.
Hasil penelitian minat belajar peserta didik pada aspek perasaan senang sebesar 96,67%, perhatian 96,94%, keterlibatan 95,56% dan ketertarikan 94,17%. Minat belajar peserta didik menunjukkan bahwa >97,22% berada pada kategori minat belajar tinggi sampai sangat tinggi. Data hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan sebelum dan setelah menggunakan multimedia materi virus dengan rata-rata hasil belajar pretest 47,36 dan posttest 83,68. Peserta didik mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar kognitif dengan pengujian SPSS diperoleh nilai N-gain 0,7 yang berada pada kategori tinggi. Peserta didik yang memperoleh nilai di atas batas KKM sebesar 93,06% melebihi target standar ketuntasan klasikal sebesar 80%.
Simpulan penelitian ini yaitu multimedia materi virus memiliki efek positif terhadap minat belajar dan meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X di SMA Negeri 2 Srage
Pengaruh Label Halal dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian melalui Minat Beli sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Konsumen Produk Kosmetik Wardah di Kota Semarang)
Gaya hidup masyarakat Indonesia semakin dipengaruhi oleh modernitas,
khususnya dalam konteks gaya hidup halal yang menawarkan peluang signifikan
bagi pengembangan industri halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh label halal dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian
melalui minat beli sebagai variabel intervening.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
data primer. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100
responden konsumen Wardah di Kota Semarang. Metode pengumpulan data yang
digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan
menggunakan alat analisis Partial Least Square (SmartPLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Label Halal memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, (2) Persepsi Harga
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, (3) Minat Beli
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, (4) Label Halal
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli, (5) Persepsi Harga
berpengaruh tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli, (6) Label Halal
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian melalui minat
beli, (7) Minat Beli tidak memiliki pengaruh yang signifikan sebagai mediator
dalam hubungan antara Persepsi Harga dan Keputusan Pembelian.Saran bagi perusahaan yaitu meningkatkan kesadaran konsumen mengenai
komitmen terhadap produk halal melalui kampanye yang lebih intensif, termasuk
pengembangan fitur pemindaian barcode yang memberikan informasi lengkap
tentang sertifikasi halal, bahan, dan manfaat produk. Bagi peneliti selanjutnya,
diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menambah variabel lain dan
mengembangkan objek penelitian di lingkup yang lebih luas
ANALISIS KEWENANGAN BALAI HARTA PENINGGALAN DALAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN HAK WARIS
Surat Keterangan Hak Waris merupakan surat tanda bukti hak bahwa ahli
waris yang disebutkan dalam suatu surat keterangan waris merupakan ahli waris
yang sah dari pewaris. Berdasarkan PMA 1997 pengurusan surat keterangan waris
dibedakan berdasarkan penggolongan penduduk. Bagi WNI penduduk asli
membuat surat keterangan waris di Kelurahan, bagi WNI keturunan Tionghoa
membuat akta keterangan hak mewaris di Notaris, dan bagi WNI keturunan Timur
Asing membuat Surat Keterangan Hak Waris di Balai Harta Peninggalan. Namun
ketentuan tersebut tidak berlaku lagi setelah adanya perubahan PMA 2021 yang
mengubah pasal yang menyebutkan mengenai penggolongan penduduk. Atas
dasar perubahan PMA 2021 maka untuk mengurus surat keterangan waris tidak
lagi dibedakan berdasarkan penggolongan penduduk.
Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini mengenai 1) kedudukan
surat keterangan hak waris yang dikeluarkan oleh BHP. 2) akibat hukum yang
ditimbulkan bagi pihak yang menerima surat keterangan hak waris setelah
diterbitkan dan prosedur pembatalan surat keterangan hak waris dengan alasan
tertentu. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan
pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Balai Harta Peninggalan
Semarang.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kedudukan surat keterangan hak waris
yang dikeluarkan oleh BHP merupakan suatu akta yang memiliki kedudukan
hukum yang kuat dan dapat dijadikan sebagai alat bukti. 2) Akibat yang
ditimbulkan tidak dapatnya terjadi transaksi jual beli properti dan balik nama atas
tanah yang sudah dilakukan menjadi suatu hal yang tidak sah di mata hukum,
serta untuk prosedur pembatalan melalui dibuatkan kembali surat keterangan hak
waris yang baru dengan data yang benar. Kesimpulan: 1) Kedudukan hukum
SKHW yang dibuat oleh BHP memiliki kekuatan hukum yang tetap dan berfungsi
sebagai bukti atas harta waris yang diperoleh oleh ahli waris serta sebagai alat
bukti tertulis dalam pembuktian hak waris. 2) Akibat hukum atas pembatalan
SKHW adalah para ahli waris tidak dapat melakukan balik nama atas harta waris
yang dilakukan di BPN, dan biasa pihak yang berperkara akan melakukan
pemblokiran atas harta waris tersebut. Prosedur pembatalan atau pencabutan
SKHW dilakukan atas permintaan pemohon dengan bukti kuat atau berdasarkan
putusan pengadilan
IMPLEMENTASI KURIKULUM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI PADA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DISTRIK DILI TIMOR LESTE
Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi kurikulum
Pendidikan Jasmani di delapan sekolah menengah. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data
dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan kekurangan teoritis, metodologis
dan praktis dalam penerapan kurikulum Pendidikan Jasmani di delapan
sekolah menengah. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain
kurangnya persiapan dan pemahaman guru terhadap kurikulum, sarana dan
prasarana yang belum memadai, serta perlunya pengembangan bahan
ajar yang lebih efektif. Pendidikan Jasmani merupakan salah satu
disiplin ilmu wajib yang dimasukkan dalam program kurikuler
pendidikan nasional. Dalam merencanakan pelaksanaannya, sekolah
harus mampu memahami kurikulum yang ditetapkan pemerintah agar
dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran secara efektif. Pentingnya
kurikulum pendidikan jasmani (implementasi silabus) yang baik dan efektif
akan mempengaruhi kualitas pengajaran di sekolah menengah. Disiplin
Pendidikan Jasmani sangat penting sebagai bagian pembelajaran di sekolah
menengah. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan jasmani
peserta didik dalam berbagai jenis aktivitas jasmani, termasuk olahraga
dan kegiatan lain yang meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani,
berdasarkan kurikulum yang menjadi pedoman utama dalam
merencanakan pelaksanaan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini
bertujuan untuk menilai pelaksanaan program Pendidikan Jasmani di
delapan sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian
menunjukkan kekurangan teoritis, metodologis dan praktis dalam
implementasi kurikulum Pendidikan Jasmani di delapan sekolah
menengah. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain kurangnya
pemahaman guru terhadap program, sarana dan prasarana yang belum
memadai, serta perlunya pengembangan bahan ajar yang lebih efekti
PENGARUH KECERDASAN EMOSI DAN BODY IMAGE TERHADAP PENERIMAAN DIRI REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL KELAS X DAN XI MAN 1 KUDUS
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh media
sosial, dimana kecerdasan emosi dan pandangan terhadap tubuh mereka dapat
berperan penting dalam proses penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh kecerdasan emosi dan body image terhadap penerimaan diri
pada remaja pengguna media sosial kelas X dan XI MAN 1 Kudus. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design penelitian ex post facto yang
bersifat korelasional. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Kudus. Populasi pada
penelitian ini berjumlah 864 peserta didik. Sampel penelitian yng digunakan
berjumlah 275 peserta didik kelas X dan XI MAN 1 Kudus yang menggunakan
media sosial. Sampel tersebut diambil dengan teknik stratified random sampling.
Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala kecerdasan emosi, skala body
image, dan skala penerimaan diri. Validitas konstruk dan isi digunakan dalam
penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan dua teknik analisis data yaitu analisis deskriptif
dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diketahui
bahwa kecerdasan emosi, body image dan penerimaan diri peserta didik pengguna
media sosial kelas X dan XI MAN 1 Kudus berada pada kategori sedang. Hasil
analisis regresi linier berganda menyatakan adanya pengaruh antara kecerdasan
emosi dan body image terhadap penerimaan diri sebesar 55%.
Peneliti merekomendasikan kepada konselor sekolah untuk memberikan
layanan responsif dan dasar seperti mengadakan bimbingan kelompok topik tugas
pengaruh kecerdasan emosi dan body image terhadap peneriman diri, dan layanan
dasar berupa workshop dengan tema membangun penerimaan diri melalui
kecerdasan emosi dan body image positif. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya
dapat meneliti variabel lain seperti life satisfaction (Kepuasan hidip)
EVALUASI HASIL KESAMAPTAAN JASMANI TERHADAP KINERJA ANGGOTA POLRI MAPOLDA JAWA TENGAH
Latar belakang kesamaptaan Jasmani merupakan kebutuhan yang di perlukan seorang anggota Polri baik yang bertugas bagian staff dan operasional. Permasalahan bagaimanakah tingkat kesamamptaan jasmani anggota Polri yang bertugas pada bidang staff dan operasional. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis tingkat kesamaptaan jasmani anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas bagian staff dan opersional pada komponen tes lari 12 menit, pull up atau chinning, sit up, push up dan shuttle run.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Desain penelitian studi kasus, fokus penelitian hasil kesamaptaan jasmani anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas bagian staff dan operasional, Data penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder, Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi atau penelusuran dokumen dan Teknik analisis data terdiri dari empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Tingkat kesamaptaan jasmani anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas bagian staff dan operasional periode tahun 2019 s.d. 2023 mendapatkan nilai keseluruhan 53.88 dengan kategori Cukup (C). Hasil tersebut belum bisa optimal dikarenakan masih terdapat 3 (tiga) item tes yang kurang maksimal yaitu pada hasil lari 12 menit mendapatkan kategori Kurang (K1), Pull Up atau Chinning mendapatkan kategori Cukup (C) dan Shuttle Run mendapatkan kategori Cukup (C); 2) faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan faktor eksternal; 3) Ada keterkaitan antara kesamaptaan jasmani anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas pada bagian Staff dan Operasional terhadap tingkat kinerja.
Kesimpulan, tingkat kesamaptaan jasmani belum bisa optimal dikarenakan masih terdapat 3 (tiga) item tes dengan hasil yang kurang maksimal yaitu pada hasil lari 12 menit mendapatkan kategori Kurang (K1), Pull Up atau Chinning mendapatkan kategori Cukup (C) dan Shuttle Run mendapatkan kategori Cukup (C) yang dipengaruhi 2 (dua) faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal hal ini membuktikan adanya keterkaitan antara kesamaptaan jasmani anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas pada bagian Staff dan Operasional terhadap tingkat kinerja. Saran perlu adanya pembuatan kebijakan dalam penyusunan program latihan khususnya peningkatan daya tahan cardiovascular dan kekuatan otot bagi anggota Polri Mapolda Jawa Tengah yang bertugas bagian staff dan operasional
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Konser Musik Yang Batal Diselenggarakan
Pembatalan Konser Gudfest 2022 karena faktor penyelenggara selaku
pelaku usaha melakukan wanprestasi kepada artis pengisi konser dan perbuatan
melawan hukum terhadap penonton selaku konsumen mengakibatkan ketentuan
hak-hak konsumen tidak dapat dipenuhi oleh pelaku usaha. Ketentuan tersebut
sudah tercantum dalam UUPK dimana hak dan kewajiban telah diatur. Sebab tidak
terpenuhinya hak konsumen tersebut mewajibkan penyelenggara bertanggung
jawab mengganti kerugian yang dialami penonton konser. Kewajiban yang tidak
timbul didalamnya membuat konsumen dapat melakukan tindakan pelaporan
sengketa melalui lembaga dan/atau badan perlindungan konsumen guna
menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar pihak sehingga penyelesaian
sengketa konsumen dapat berjalan dengan baik.Tujuan dari penelitian ini ialah
untuk mengetahui bagaimana hukum dapat melindungi pihak konsumen dan untuk
mengetahui bagaimana upaya yang dapat dilakukan konsumen konser musik yang
batal dilaksanakan menurut ketentuan hukum yang berlaku.
Penelitian ini dilakukan dan ditulis menggunakan penelitian hukum empiris
dengan metode kualitatif. Data yang digunakan menggunakan bahan hukum primer
menggunakan kitab undang-undang hukum perdata, undang-undang No. 8 tahun
1999, Peraturan tentang Badan penyelesaian Sengketa Konsumen. Bahan hukum
sekunder yang digunakan menggunakan buku, jurnal serta karya ilmiah hukum.
Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara kepada narasumber yang
dibutuhkan serta responden yang ditujukan langsung kepada identitas penonton
konser Gudfest 2022 dengan menggunakan kuisioner yang dibuat oleh penulis dan
studi kepustakaan.
Penelitian ini memiliki dua hasil simpulan. Pertama, perlindungan hukum
terhadap konsumen dari konser Gudfest 2022 merujuk pada UUPK dengan
setidaknya terdapat ketentuan bagaimana hak konsumen dan kewajiban pelaku
usaha diatur didalamnya. Akan tetapi, dalam praktikya, penyelenggara konser tidak
dapat mematuhi aturan-aturan yang sudah diatur dalam UUPK sehingga
penyelenggara konser Gudfest telah melanggar ketentuan aturan hukum tersebut.
Bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara konser berupa
penyelenggara tidak dapat memenuhi hak konsumennya untuk menyelenggarakan
konser. Kedua, upaya penyelesaian yang dilakukan oleh penyelenggara karena
batalnya konser Gudfest 2022 adalah dengan mekanisme pengembalian dana.
Namun hal yang dijanjikan tersebut juga tidak dilakukan oleh penyelenggara konser.
Tindak lanjut kegagalan penyelesaian tersebut dapat dilanjutkan oleh konsumen
apabila penonton konser secara bersama-sama bergerak aktif untuk menuntut hak
haknya dengan melakukan pengaduan kepada lembaga atau badan perlindungan
konsumen yang berwenang kemudian diproses secara non-litigasi sampai dengan
litigasi hingga putusan berkekuatan hukum tetapi sehingga penyelenggara konser
tidak dapat menghindar dari tanggug jawab tersebut