Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    PENGARUH KOMITE AUDIT, PROFITABILITAS, DAN KONSENTRASI KEPEMILIKAN TERHADAP ENTERPRISE RISK MANAGEMENT DENGAN DEWAN DIREKSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

    No full text
    Enterprise Risk Management (ERM) adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan mengelola risiko guna mencapai tujuan strategis perusahaan. COSO menekankan pentingnya integrasi risiko dengan proses strategis, operasional, dan pengelolaan kinerja organisasi dengan mengeksplorasi elemen-elemen inti dari kerangka kerja COSO, yang meliputi identifikasi risiko, penilaian risiko, respons risiko, dan pemantauan risiko, serta pentingnya komunikasi dan pengawasan yang efektif. Dengan mengintegrasikan ERM ke dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang dan ancaman dengan lebih baik, serta mengelola risiko secara proaktif untuk mencapai tujuan bisnisnya. Hal tersebut dapat diartikan bahwa ERM bukan hanya tentang mengurangi risiko, tetapi juga tentang menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh komite audit, profitabilitas, dan konsentrasi kepemilikan terhadap Enterprise Risk Management (ERM) yang dimoderasi oleh variabel dewan direksi. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam jangka waktu tahun 2020-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari annual report. Sampel penelitian diambil menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 32 perusahaan dengan unit analisis sebanyak 96 unit. Data dianalisis dengan menggunakan metode Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS) dengan software WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap ERM, sedangkan komite audit berpengaruh negatif terhadap ERM. dan konsentrasi kepemilikan tidak berpengaruh terhadap ERM. Selanjutnya, Dewan direksi dapat memoderasi dengan memperkuat pengaruh konsentrasi kepemilikan terhadap ERM dan memperlemah pengaruh komite audit terhadap ERM, namun dewan direksi tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap ERM. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi manajemen perusahaan dalam implementasi enterprise risk management yang lebih akurat. Kerangka kerja ERM yang efektif dapat membantu perusahaan mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai tujuan strategisnya. Selain itu, perusahaan dapat meningkatkan peran komite audit dan mempertimbangkan diversifikasi kepemilikan untuk meningkatkan pengelolaan enterprise risk management. Penelitian mendatang diharapkan dapat mengeksplorasi sektor lainnya dan menambahkan variabel independen lainnya yang secara spesifik memengaruhi ERM untuk meningkatkan nilai R-square

    KRISIS DAN PENEMUAN IDENTITAS TOKOH ELIEZER DALAM ROMAN LE JOUR KARYA ELIE WIESEL (KAJIAN IDENTITAS SOSIAL HENRI TAJFEL)

    No full text
    Elie Wiesel adalah seorang lulusan Universitas Paris yang berhasil menerima penghargaan nobel dari pesan dan karyanya sebagai seorang tokoh perdamaian yang terkenal. Salah satu karyanya, Le Jour, mengangkat kisah hidup dan pengalaman dari seorang tokoh bernama Eliezer yang menjadi korban dari pecahnya perdamaian di peristiwa Holocaust puluhan tahun silam. Eliezer mengalami rasa keterasingan dan keterpurukan di dalam masyarakat karena dirinya adalah seorang Yahudi. Krisis identitas pun muncul dalam tokoh Eliezer, dirinya meragukan eksistensi dan nilai dirinya sebagai manusia di dalam masyarakat dengan dunia yang kejam. Maka dari itu, penelitian ini akan mengkaji lebih lanjut bagaimana bentuk krisis sekaligus penemuan identitas tokoh Eliezer sebagai representasi ideologi pengarang menggunakan konsep identitas sosial dari Henri Tajfel. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan psikologi sastra. Objek material roman Le Jour ini akan dianalisis dengan objek formal yang berfokus pada krisis dan penemuan identitas melalui identifikasi sosial dan kategorisasi sosial berdasarkan kajian identitas sosial milik Henri Tajfel. Data primer yang digunakan hadir dalam bentuk roman Le Jour karya Elie Wiesel yang terdiri dari 168 halaman dan terbagi ke dalam 24 bagian, sedangkan data sekunder yang digunakan berasal dari penulisan ilmiah yang berkaitan dengan kajian identitas sosial Henri Tajfel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Tahap akhir dari penyusunan penelitian ini adalah analisis dengan menggunakan teknik analisis isi laten dan isi komunikasi. Penelitian ini menghasilkan 24 data kutipan yang telah diperoleh dari roman Le Jour. Sementara itu, 16 penemuan menunjukkan bentuk krisis identitas yang dialami oleh Eliezer pasca peristiwa Holocaust. Krisis identitas tersebut terlihat ketika Eliezer menghadapi situasi terkini dalam hidupnya yang kemudian membuatnya teringat kembali kepada peristiwa Holocaust. Penemuan identitas yang muncul didasarkan melalui kategorisasi sosial yang dapat dilihat melalui 8 data kutipan lainnya yang dapat dilihat ketika Eliezer mulai menemukan cara bagaimana dirinya dapat melanjutkan kembali hidupnya dengan melupakan hal-hal yang membuatnya kembali terpuruk. Kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan penelitian ini adalah benar bahwa tokoh Eliezer dalam roman Le Jour mengalami krisis identitas yang didasarkan melalui identifikasi sosial, namun tidak terlepas dari penemuan identitas barunya yang didasarkan melalui kategorisasi sosial

    PENGARUH SELF COMPASSION DAN KEBERSYUKURAN TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMP DI KOTA SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena permasalahan perilaku prososial siswa SMP di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris dan memastikan pengaruh signifikansi antara Self Compassion dan kebersyukuran sebagai variabel independen terhadap perilaku prososial sebagai variabel dependen. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelation rancangan ex post facto dengan sampel melibatkan 268 sreponden yang dipilih menggunakan rumus Isaac dan Michael. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen skala self-compasssion dan kebersyukuran serta skala perilaku prososial. Uji validasi menggunakan product moment, untuk self compassion (X1) jumlah 26 item, valid. Kebersyukuran (X2) jumlah 25 item, valid. Perilaku prososial jumlah 30 item, valid. Uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronboach dengan hasil X1 = 0.835 (Reliabel), X2 = 0.916 (Reliabel), Y = 0.880 (Reliabel). Data analisis dengan cara deskriptif dan regresi hirarki. Uji persyaratan menggunakan uji prasyarat analisis semua variabel penelitian lolos uji normalitas dan regresis hirarki. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji F berbantuan SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Self-compassion memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku prososial (R= 0.583, p < 01); 2) kebersykuran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku prososial (R= 0.71, p < 01); 3) Self-compassion dan kebersyukuran berpengaruh secara simulan terhadap perilaku prosoail sebesar 42%, sedangkan sisanya, yaitu 58% dipengaruhi faktor-faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan pemahaman bagi siswa SMP mengenai keterlibatan self-compassion dan kebersyukuran terhadap perilaku prososial. Self-compassion dan kebersyukuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial pada siswa SMP. Hasil analisis tersebut dapat diinterpretasikan semakin baik nilai signifikansi self-compassion dan kebersyukuran, maka semakin berpengaruh terhadap perilaku prososial siswa SMP. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode analisis lainnya seperti metode kualitatif agar dapat hasil yang lebih mendalam

    IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN EFISIENSI DANA REBOISASI DI WILAYAH KERJA PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TENGAH TAHUN 2018-2022

    No full text
    Dana reboisasi digunakan untuk kegiatan reboisasi, rehabilitasi hutan, dan kegiatan pendukung lainnya. Dana ini diperoleh dari pemegang izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu, dengan pungutan berdasarkan volume kayu yang ditebang. Sesuai dengan tugas dan wewenang Perhutani, pengelolaan sumber daya hutan negara bertujuan untuk mendukung kelestarian lingkungan, serta sistem sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat hutan, sehingga manfaat dari hutan dan kawasan hutan dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Prinsipnya, pemanfaatan semua hutan dan kawasan hutan harus mempertimbangkan sifat, karakteristik, dan kerentanannya tanpa mengubah fungsi utamanya. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data panel yang terdiri dari data runtut waktu 2018-2022 dan data silang sebanyak 20 Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) wilayah kerja Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah. Variabel input yang digunakan adalah variabel dana reboisasi yang terdiri dari biaya penanaman (X1) dan biaya pembibitan (X2), sedangkan variabel output yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas area penghijauan (Y1) dan jumlah pohon yang ditanam (Y2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun secara umum efisiensi dana reboisasi berada dalam kriteria tinggi dengan persentasenya mencapai 81 – 99 persen sebanyak 31 KPH dan 9 KPH yang termasuk kriteria tidak efisien. Pemetaan menunjukkan bahwa KPH dengan efisiensi sempurna (warna hijau tua) dan tinggi (warna hijau muda) cenderung berdekatan, mengindikasikan faktor lingkungan yang mendukung efisiensi. Menariknya, tingkat pengeluaran yang lebih besar tidak selalu berkorelasi dengan efisiensi yang lebih ting

    PENANGGULANGAN TAWURAN ANTARPELAJAR MELALUI INTEGRASI NILAI KARAKTER PADA MATA PELAJARAN IPS (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 SLIYEG DAN MTs NEGERI 3 INDRAMAYU)

    No full text
    Sekolah adalah lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi tempat untuk siswa memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi dan komunikasi antarsiswa, akan tetapi pada kenyataannya sebagian siswa berinteraksi untuk melakukan aksi tawuran. Terdapat kasus tawuran antarpelajar SMPN 1 Sliyeg dan MTsN 3 Indramayu terjadi hampir setiap tahun, hingga membentuk mata rantai tak terputus. Hal ini menunjukkan degradasi moral dalam diri siswa. Sekolah melakukan upaya penanggulangan tawuran melalui integrasi nilai karakter pada kebijakan sekolah lebih khusus terintegrasi pada mata pelajaran di kelas. IPS adalah mata pelajaran dengan objek kajian fenomena sosial dan memiliki tujuan menghasilkan warga negara yang baik, Untuk itu, integrasi nilai karakter kedalam IPS sangat relevan. Untuk itu, penelitian ini memiliki tujuan diantaranya; 1) mengetahui faktor penyebab tawuran, 2) menganalisis upaya sekolah dalam menanggulangi tawuran melalui integrasi nilai karakter, dan 3) menganalisis strategi guru IPS dalam mengintegrasikan nilai karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SMPN 1 Sliyeg dan MTsN 3 Indramayu. Analisis kasus menggunakan tipe 2 Single case design-embaded yakni studi kasus dalam satu konteks sosial, tetapi unit analisisnya dibagi dalam sub-sub unit analisis yang terdiri dari kebijakan sekolah dalam menanggulangi kasus dengan integrasi nilai karakter pada IPS. Teknik pemilihan informan menggunakan Purposive Sampling. Total informan adalah 32 terdiri dari 18 siswa yang terlibat tawuran, 5 guru IPS, kepala SMPN 1 Sliyeg, 2 guru BK, 2 wakil kepala sekolah bidang Kurikulum dan 1 wakil kepala sekolah bidang Kesiswaan, serta 2 masyarakat sekitar sekolah, juga 1 perwakilan kapolsek Sliyeg. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab tawuran pelajar diantaranya; pengaruh dari lingkungan pertemanan siswa yang setelah dilakukan analisis lebih mendalam dari lingkungan keluarga adalah anak-anak broken home, tinggal dengan orang tua tunggal yang mendapatkan fasilitas berupa sepeda motor dan handphone. Selain itu, kelonggaran kegiatan pada lingkungan sekola

    PENGARUH PENAMBAHAN 2,4-D DAN BAP TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb)

    No full text
    Bawang Dayak merupakan tanaman obat yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh masyarakat setempat di Kalimantan yang digunakan untuk mengobati kanker payudara dan peningkatan kekebalan tubuh. Saat ini ketersediaan bibit bawang dayak di alam terbatas karena banyak bibit bawang dayak yang terserang hama penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi yang terbaik dari penambahan 2,4-D dan BAP terhad pertumbuhan tunas bawang dayak dan untuk menentukan interaksi 2,4-D dan BAP terhadap pertumbuhan tunas bawang dayak serta menyediakan bibit bawang dayak berkualitas unggul. Penelitian ini terdiri dari 2 set penelitian, yang pertama penelitian rancangan acak lengkap 2 faktor yaitu konsentrasi 2,4-D terdiri atas 3 taraf (0,5 ppm; 1 ppm, 2 ppm) serta konsentrasi BAP terdiri dari 3 taraf (1 ppm, 2 ppm, 3 ppm) yang dikombinasikan memiliki 9 taraf. Penelitian yang kedua yaitu penelitian rancangan acak lengkap satu faktor (jenis dan konsentrasi ZPT) terdiri dari 6 taraf yaitu 2,4-D (0,5 ppm; 1 ppm, 2 ppm) dan BAP (1 ppm, 2 ppm, 3 ppm). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, waktu muncul tunas, jumlah daun dan persentase tumbuh tunas. Analisis data dilakukan dengan uji Anova one way apabila hasil uji normalitas dan homogenitas memiliki hasil signifikasi lebih dari 0,05 dan uji Kruskal-Wallis apabila hasil uji normalitas dan homogenitas memiliki hasil signifikasi kurang dari 0,05 dan dilakukan uji lanjut apabila hasil uji anova memiliki hasil signifikasi kurang dari 0,05 atau hasil brbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan kombinasi zat pengatur tumbuh 2,4-D dan BAP yang menghasilkan tinggi tanaman optimal pada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm + BAP 2 ppm sebesar 13,367 cm. Waktu muncul tunas tercepat pada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm + BAP 3 ppm yaitu 2,67 hari setelah tanam. Jumlah daun terbanyak pada perlakuan 2,4-D 1 ppm + BAP 2 ppm yaitu 5,33. Sedangkan pada perlakuan tanpa kombinasi ZPT hasil yang paling optimal tinggi tanaman pada perlakuan BAP 2 ppm yaitu 11,333 cm. Waktu muncul tunas tercepat pada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm dan BAP 2 ppm yaitu 6,67 HST, jumlah daun terbanyak pada perlakuan BAP 1 ppm yaitu 2,33. Persentase tumbuh tunas pada penelitian ini mencapai 100%. Simpulan dari penelitian ini bahwa pengaruh 2,4-D dan BAP kombinasi berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman hasil paling optimal pada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm + BAP 2 ppm, waktu muncul tunas hasil paling optimal pada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm + BAP 3 , dan jumlah daun paling optimal pada perlakuan 2,4-D 1 ppm + BAP 2, sedangkan pada persentase tumbuh tunas tidak berpengaruh nyata. Penelitian 2,4-D dab BAP tanpa kombinasi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman paling optimal pada perlakuan BAP 2 ppm, waktu muncul tunas paling optimal ada perlakuan 2,4-D 0,5 ppm, dan jumlah daun paling optimal pada perlakuan BAP 1 ppm

    ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP FENOMENA URBAN HEAT ISLAND DAN TINGKAT KENYAMANAN TERMAL DI KOTA BANDUNG

    No full text
    Kota Bandung menjadi kota terbesar dan terpadat di Provinsi Jawa Barat yang mengalami perkembangan pembangunan yang masif. Peningkatan pembangunan sebagai dampak dari kemajuan perkembangan kota mengakibatkan perubahan tutupan lahan menjadi lahan terbangun yang membuat tutupan lahan sebagai ruang hijau semakin berkurang. Peningkatan lahan terbangun dan penurunan tutupan lahan bervegetasi secara langsung dapat merubah sifat fisik permukaan dan meningkatkan suhu di dalam kota sehingga memicu terbentuknya fenomena UHI pada kawasan perkotaan yang juga berpengaruh terhadap kondisi kenyamanan termal. Tingkat kenyamanan pada kawasan perkotaan dapat diketahui dengan menggunakan metode yaitu Thermal Humidity Index (THI) yang dikembangkan oleh Nieuwolt. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial dan deskriptif kuantitatif guna mengetahui perubahan tutupan lahan yang terjadi dan pengaruhnya terhadap fenomena UHI dan kondisi tingkat kenyamanan termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tutupan lahan terbangun permukiman sebesar 717 Ha yang diiringi dengan penurunan luasan lahan sawah yang mengalami penurunan terbesar yakni mencapai 652 Ha. Terjadi peningkatan UHI dengan intensitas sedang yang mendominasi wilayah seluas 11.828 Ha diringi dengan perubahan tingkat THI dengan kelas kenyamanan sedang yang mendominasi wilayah seluas 9.636 Ha. Perubahan tutupan lahan terhadap fenomena UHI dan tingkat kenyamanan termal yang terjadi dalam rentang 10 tahun terakhir menunjukkan adanya pengaruh yang kuat dan hubungan linier yang positif dimana apabila terjadi peningkatan 1% kelas tutupan lahan terbangun permukiman akan meningkatkan nilai UHI sebesar 0,058 poin dan nilai THI sebesar 0.193°C

    PERLINDUNGAN TERHADAP KONSUMEN LIQUID ELECTRONIC CIGARETTE KADALUWARSA MELALUI MEDIA SOSIAL

    No full text
    Perdagangan liquid e-cigarette melalui media sosial memiliki hubungan hukum yang menimbulkan kewajiban, hak, dan tanggung jawab. Bea Cukai sebagai badan pengawasan pemerintahan memiliki kewajiban dalam mengendalikan peredaran liquid e-cigarette. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Perlindungan hukum konsumen terhadap praktik jual beli liquid e-cigarette kadaluwarsa melalui media sosial dalam melindungi konsumen dari kerugian. (2) Peran badan pengawasan pemerintah yang bertanggung jawab dalam menangani peredaran jual beli liquid e-cigarette kadaluwarsa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empriris. Peneliti menggunakan data yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data sekunder. Data sekunder diperoleh dari undang-undang, buku, dan literatur lain tentang perlindungan konsumen. Peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teori sebagai pengujian dan validitas data. Dalam penelitian ini, Peneliti menganalisis data menggunakan metode Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Konsumen liquid e-cigarette tidak mendapatkan informasi secara benar dan jelas terkait tanggal kadaluwarsa dalam kemasan liquid sehingga tidak mendapatkan hak konsumen yang tertera pada Pasal 4 huruf (a) dan (c) UUPK. (2) Pelekatan cukai dalam kemasan liquid e-cigarette dimaksudkan untuk mengatur peredaran dan membatasi konsumsi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai. Hadirnya cukai guna membatasi barang kena cukai tersebut merupakan upaya dari Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara dan mengendalikan produk yang dampaknya negatif

    EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN PRESTASI BOLA VOLI PBVSI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA NUSA TENGGARA TIMUR

    No full text
    Pembinaan prestasi olahraga bola voli di PBVSI Timor Tengah Utara dibuat oleh PBVSI untuk mengembangkan kualitas para atlet dan tim bola voli PBVSI Timor Tengah Utara di tingkat kabupaten dan provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Antencedents yang meliputi ketersediaan, Mengevaluasi Transaction meliputi proses, Mengevaluasi Outcome meliputi hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan model evaluasi Countenence dengan tiga tahap yaitu, Antencedent yang meliputi visi misi dan tujuan, ketersediaan pengurus, pelatih dan atlet, ketersediaan sarana prasarana dan dana. Transaction yang meliputi koordinasi, seleksi pelatih dan atlet, penggunaan sarana prasarana dan pendanaan, pelaksanaan program pembinaan dan latihan, monitoring dan evaluasi. Outcome yang meliputi prestasi dan hasil kejuaraan. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verivikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu evaluasi Antencedents yang terdiri dari visi misi dan tujuan sudah jelas, ketersediaan pengurus, pelatih dan atlet dalam kategori baik, ketersediaan sarana prasarana dan dana dalam kategori kurang atau masih terbatas, Transaction yang terdiri dari kinerja pengurus baik, seleksi pelatih dan atlet sudah berjalan dengan baik, penggunaan sarana prasarana dan pendanaan dalam kategori baik, pelaksanaan program pembinaan dan latihan baik, Evaluasi Outcome yang berupa prestasi atlet sudah baik hal ini karena banyak prestasi yang diraih baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Simpulan : Antencedents yang terdiri dari visi misi dan tujuan jelas, ketersediaan pengurus, pelatih dan atlet baik, ketersediaan sarana prasarana dan dana kurang, Transaction yang terdiri dari koordinasi pengurus baik, seleksi pelatih dan atlet baik, penggunaan sarana prasarana dan pendanaan baik, pelaksanaan program pembinaan dan latihan baik, dan Outcome yang berupa prestasi atlet bola voli PBVSI kabupaten Timor Tengah Utara Nusa Tenggara Timur sudah baik, hal ini karena banyak prestasi yang diraih baik tingkat kabupaten maupun provinsi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇