Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    IMPLEMENTASI GAME BASE LEARNING QUIZIZZ DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK

    No full text
    Kemampuan berpikir kritis dalam penyelesaian masalah merupakan suatu hal penting bagi peserta didik karena peserta didik dapat menemukan suatu permasalahan yang nyata atau sesuai dengan pengalaman yang mereka hadapi. Kemampuan berpikir kritis penting untuk dikembangkan dan dioptimalkan karena memiliki pengaruh terhadap keberhasilan hidup dan dunia kerja peserta didik nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik menggunakan game base learning Quizizz mata pelajaran IPS kelas VII di SMP Negeri 7 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis pre-eksperiment one group pre-test-posttest. Sumber data meliputi guru, siswa, proses pembelajaran, dokumen dan validator. Data dikumpulkan melalui pbservasi, studi dokumen dan angket. Analisis data menggunakan uji NGain dan uji T-Test dengan kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game base learning Quizizz sangat layak dan efektif. Analisis data dari validator menunjunakn bahwa Game base learning Quizizz untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan rata rata skor 95.7% dari ahli media, 100% dari ahli materi dan 100% dari ahli materi berpikir kritis. 3. Hasil analisis menggunakan N-Gain, pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 29% dengan kategori Kurang Efektif dan pada siklus 2 mengalami peningkatan dengan mendapatkan hasil perolehan N-Gain sebesar 82% dengan kategori Cukup Efektif. Selain itu, nilai signifikasi sebesar 0,00 mengindikasi adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Simpulan dari penelitian ini yaitu implementasi game base learning quizizz di kelas VII B SMP Negeri 7 Semarang materi Aktivitas Kegiatan Ekonomi mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Implementasi game base learning quizizz, diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru bagi guru dalam menerapkan media yang lebih interaktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik

    PERSEPSI EMOSIONAL MAHASISWA PERANTAU DI KOTA SEMARANG TERHADAP EKSPRESI MUSIKAL LAGU “PULANG” KARYA IKSAN SKUTER

    No full text
    kemas dengan unik dan berbeda dengan lagu lainnya. Segmentasi pasar lagu ini adalah para perantau, baik yang untuk bekerja maupun yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah tempat tinggalnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk ekspresi musikal lagu “Pulang” karya Iksan Skuter dan bentuk persepsi emosional mahasiswa perantau di Kota Semarang terhadap lagu “Pulang” karya Iksan Skuter. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kota Semarang. Fokus penelitian ini terletak pada bagaimana persepsi emosional mahasiswa perantau di Kota Semarang terhadap lagu “Pulang” karya Iksan Skuter. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah model Miles and Hurberman dengan langkah analisisnya berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disajikan dalam 2 bagian. Hasil penelitian bagian (1) ekspresi musikal lagu “Pulang” yang terdiri pada tempo, dinamika, dan gaya. Lagu “Pulang” memiliki tempo allegro bersama dengan dinamika yang ringan nan sederhana dan liriknya menggunakan tata bahasa yang lugas. Gaya lagu dijabarkan dalam 4 aspek yaitu aspek suara, aspek gerak, aspek rupa, dan aspek pelaku. Hasil penelitian bagian (2) persepsi emosional mahasiswa perantau terhadap lagu “Pulang” memiliki perbedaan satu sama lain yang dipengaruhi oleh unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Saran hasil satu penelitian ini adalah ekspresi musikal yang dihadirkan dalam kedewasaan bermusik hendaknya dijaga dan ditingkatkan agar mampu menghadirkan ekspresi musikal dalam kedewasaan bermusik pada karya-karya selanjutnya. Saran terhadap hasil penelitian kedua adalah kemampuan dalam menghasilkan karya yang dalam hal ini lagu “Pulang” yang mampu dipersepsikan secara emosional melalui ekspresi musikal oleh mahasiswa perantau hendaknya ditingkatkan secara konsisten agar karya selanjutnya juga mampu memberikan persepsi emosional melalui gambaran di kepala masing-masing pendengarnya

    ANALISIS BIOMEKANIKA TEKNIK PUKULAN JARAK DEKAT, MENENGAH DAN JAUH TERHADAP KETERAMPILAN PUKULAN WOODBALL

    No full text
    Analisis biomekanika merupakan suatu disiplin ilmu pengetahuan yang mempelajari, menyelidiki, memperhatikan, mengamati, dan memecahkan sesuatu atau mencari jalan keluar dari permasalahan tentang gerak tubuh manusia. Tujuan penelitian ini menganalisis biomekanika teknik pukulan jarak dekat, menengah dan jauh pada olahraga woodball. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode mixed methods. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan desain sequential explanatory designs. Urutan metode yang digunakan pada tahap pertama menggunakan metode kuantitatif dan tahap kedua dengan metode kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah atlet putra peringkat empat dunia pada tahun 2019. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes keterampilan pukulan terdiri dari pukulan jarak dekat, menengah dan jauh serta observasi sistematis dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan uji statistik deskriptif dan uji keabsahan data serta teknik triangulasi. Pukulan jarak dekat dengan jarak terdekat dari gate area sebesar 3,47 meter maka pengaruh tertinggi dipengaruhi oleh jarak kaki, waktu pukulan, sudut sasaran, waktu pada fase awalan, sudut flexi siku kiri pada fase awalan, sudut togok tubuh pada fase pelaksanaan, sudut togok tubuh pada fase lanjutan dan sudut flexi siku kanan pada fase lanjutan. Pukulan jarak menengah jika ingin mencapai jarak 7,83 meter dari gate area maka pengaruh tertinggi dipengaruhi oleh rotasi bahu kiri pada fase awalan, sudut flexi siku kiri pada fase pelaksanaan, sudut flexi siku kanan dan kiri pada fase lanjutan. Pukulan jarak jauh jika ingin mencapai jarak 64,35 meter dari start area maka pengaruh tertinggi dipengaruhi oleh waktu pukulan dari fase persiapan sampai dengan fase lanjutan; waktu, sudut flexi siku kiri dan kanan pada fase awalan; serta rotasi bahu kanan dan sudut flexi siku kiri pada fase lanjutan. Berdasarkan data kinematik menunjukkan adanya faktor yang dapat mempengaruhi hasil pukulan yaitu jarak, waktu, dan sudut pada saat melakukan pukulan. Analisis dengan menggunakan pendekatan biomekanika dapat mengidentifikasi bagaimana kinerja dari sebuah gerakan pada olahraga woodball. Penelitian ini dirasa penting dalam memberikan rekomendasi kepada pelatih tentang bagaimana hasil analisis bioemakanika secara kuantitatif dapat mempercepat program latihan khususnya perbaikan teknik gerakan dalam olahraga woodball

    PENERAPAN MODEL PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING BERBANTUAN LMS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP

    No full text
    Pembelajaran pada abad 21 menuntut peserta didik untuk memiliki 4 kecakapan salah satunya memiliki kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk memecahkan suatu permasalahan yang harus dihadapi, mengambil suatu keputusan dari permasalahan yang ada, dan memenuhi keingintahuan akan suatu hal. Hasil observasi dan wawancara dengan guru IPA SMP Negeri 6 Semarang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik rendah dibuktikan dengan hasil analisis soal penilaian akhir semester. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penerapan model process oriented guided inquiry learning berbantuan LMS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP setelah diterapkan model process oriented guided inquiry learning berbantuan LMS. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan kelas VII F sebagai kelas eksperimen. Jenis penelitian yaitu penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan yaitu pre experimental design dengan bentuk one group pretest posttest design. Hasil penelitian menunjukkan dengan diterapkannya model process oriented guided inquiry learning berbantuan LMS berdampak pada peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP. Peningkatan tersebut diukur dengan uji N-Gain, dan didapatkan hasil sebesar 0,66 dan berada pada kategori sedang, dengan peningkatan tertinggi pada indikator mengatur strategi dan taktik. Tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkan model process oriented guided inquiry learning berbantuan LMS yaitu 17 peserta didik memperoleh hasil pada kriteria sangat tinggi, dan 13 peserta didik pada kriteria tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model Process Oriented Guided Inquiry Learning berbantuan LMS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada sub bab mengenal matahari lebih dekat

    KEBIJAKAN GEMEENTE SEMARANG DALAM MASALAH KESEHATAN TAHUN 1906 - 1942

    No full text
    Pada awal abad ke-20 Kondisi kesehatan masyarakat menjadi permasalahan yang harus diperhatikan. Selain karena adanya kepadatan penduduk, kondisi lingkungan dengan permasalahan pemukiman yang kumuh, kekurangan gizi menjadi penyebab bagaimana masyarakat mudah terpapar penyakit. Masyarakat bergantung pada pengobatan individual yang berhubungan dengan kekuatan spiritual, terapi, obat-obatan herbal yang dibuat dari bahan dasar tumbuh tumbuhan diracik oleh sendiri. Kurangnya pemahaman gaya hidup sehat serta penanganan dari pemerintah membuat kondisi semakin memburuk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui permasalahan yang muncul pada masa pemerintahan Gemeente. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Dalam timbulnya permasalahan tersebut, kebijakan apa saja yang sudah diterapkan oleh pemerintah sebagai upaya untuk menangani permasalahan kesehatan. Dalam penerapan kebijakan tersebut apa saja kendala dan juga dampak yang disebabkan oleh kebijakan yang diterapkan pada periode tersebut. Hasil penelitian ini adalah : 1) Mendirikan lembaga kesehatan yaitu Gemeentelijke gezondheidsdienst untuk mengatur masalah kesehatan. Didirkannya rumah sakit dengan nama Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting. Rumah sakit ini menggunakan pengobatan secara medis dilengkapi fasilitas dengan tersedianya dokter spesialis. 2) permasalahan lingkungan, adanya program penataan rumah sehat yang diberi nama Kampongverbetering, untuk mengatasi perumahan masyarakat dengan keadaan yang memperihatinkan. Selain itu, adanya perbaikan sanitasi masyarakat dimulai dari pemeliharaan kondisi lingkungan. Namun dalam pelaksanaanya terdapat kendala yang menghambat jalannya kebijakan tersebut. Seperti kasus pencurian keran tembaga bagian hidran, penolakan biaya ganti rugi oleh pemerintah pada penggusuran rumah. 3) Dampak dari kebijakan kesehatan mulai adanya perubahan yang terjadi pada kondisi masyarakat seperti diperkenalkannya pengobatan secara medis, program rumah sehat dan sanitasi kesehatan masyarakat

    SURVEI TINGKAT KONDISI FISIK PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMA NEGERI 10 KOTA SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi fisik siswa ekstrakurikuler futsal saat bertanding, dalam permainan futsal faktor utama yang mempengaruhi presetasi atlet yaitu salah satunya kondisi fisik. Apabila seorang atlet futsal tidak memiliki kondisi fisik yang baik maka bisa dapat berpengaruh terhadap prestasi atlet, namun pada kenyataannya, terlihat banyak pemain yang kelelahan di menit terakhir pertandingan, hal tersebut mempengaruhi kualitas permainan secara keseluruhan, seperti nafas mulai terengah-engah, konsentrasi menurun, mulai lengah saat berlari mengejar bola, bola mudah direbut pemain lawan dan menurunnya akurasi passing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik siswa esktrakurikuler futsal di SMA Negeri 10 Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan populasi berjumlah 100 siswa, sampel sebanyak 100 siswa dan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tes dan pengukuran menggunakan 5 tes yaitu tes lari sprint 20 meter, Push-Up selama 60 detik, Shutlle Run (lari bolak-balik sebanyak 8 kali dengan jarak 5 meter), Vertical Jump, dan Bleep Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa secara umum memiliki kecepatan dalam kategori “sedang” dengan rata-rata 3,569, kekuatan dalam kategori “kurang” dengan rata-rata 32,6, kelincahan dalam kategori “kurang” dengan rata-rata 13,22, daya ledak otot tungkai dalam kategori “kurang” dengan rata-rata 47,6, dan daya tahan dalam kategori “kurang” dengan rata-rata 48,0. Berdasarkan hasil keseluruhan dari total 100 siswa dengan nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 5,056 poin. Simpulan pada penelitian ini bahwa tingkat kondisi fisik siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 10 Kota semarang secara umum berada pada kategori “kurang”. Sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi pelatih maupun pembina untuk merancang program latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan prestasi siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 10 Kota Semarang

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN POSTER SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI KONSERVASI LINGKUNGAN HUTAN MANGROVE DESA KARANGSONG KABUPATEN INDRAMAYU

    No full text
    Hutan mangrove Karangsong berlokasi di Desa Karangsong Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Permasalahan dan tujuannya yaitu, mengetahui pengetahuan masayarakat nelayan, mengetahui sikap masyarakat dalam melakukan konservasi lingkungan hutan mangrove, mengetahui hasil efektivitas sosialisasi konservasi lingkungan hutan mangrove, mengetahui apakah penggunaan media poster layak untuk dijadikan alat bantu sosialisasi konservasi lingkungan hutan mangrove. Pada penelitian ini hanya terdapat satu variabel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain One Shot Case Study. Populasi penelitian yang digunakan yaitu 30 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase untuk menguji angket kelayakan media poster serta instrument angket penelitian, uji analisis menggunakan uji normalitas dan T-test. Perolehan nilai kelayakan media poster dari dosen ahli materi dan media memperoleh nilai persentase 92,105% untuk aspek media dan 93,421% untuk aspek materi, keduanya dinyatakan dalam kategori layak digunakan sebagai alat bantu ssosialisasi konservasi lingkungan hutan mangrove. Hasil keterbacaan media poster yang diujikan kepada responden yaitu memperoleh skor persentase 82,08% yang artinya poster ini mudah dipahami oleh responden. Pengetahuan konservasi lingkungan hutan mangrove Karangsong menunjukkan hasil perolehan rata-rata 80,1% dengan kriteria tinggi. Sikap konservasi lingkungan hutan mangrove menunjukkan hasil perolehan rata-rata 78,1% dengan kriteria baik. Hasil efektivitas sosialisasi konservasi lingkungan hutan mangrove menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase yaitu total nilai rata-rata skor yang diperoleh dari nilai pengetahuan dan sikap yaitu 94,96 dibagi total nilai ideal 120 dikalikan 100 persen memperoleh rata-rata nilai 79,1% dengan kriteria efektif. Berdasarkan uji test hipotesis yaitu penggunaan media poster efektif untuk mengetahui pengetahuan dan sikap masyarakat dengan nilai P-Value (0,638)

    USING CROSSWORD PUZZLE TO LEARN VOCABULARY OF REPORT TEXT ABOUT ANIMALS AND PLANTS

    No full text
    Vocabulary is such an essential part of English. However, the biggest issue that many learners confront. They still have a limited vocabulary and are unable to learn English effectively. Therefore, the aim of this study is to measure how effective the use of crossword puzzle to learn vocabulary of report text about animals and plants is and the engagement that the students have by using crossword puzzle to learn vocabulary of report text about animal and plants. Quantitative research approach was used as the research method in this study. The subject of this research was 72 students from class X-3 and X-4 of SMAN 16 Semarang in the 2023/2024 academic year. The data collection method for English vocabulary capability in this study used pretest and posttest procedures with thirty questions provided. Questionnaire about the use of crossword puzzle as their learning media were used as well. The result of this study showed that there is improvement of students’ vocabulary mastery from both X-3 and X-4. The results showed that in X-3 Class improves for 202%. The similar results appear in X-4 Class; they improve for 131%. In sum, both classes’ mean score improve from 32.55 to 85.1 (166.5%). Then, the use of crossword puzzle is considered effective to improve students’ vocabulary mastery in report text about animal and plants. The students also found it interesting when solving the problem and felt that the crossword puzzle activity encouraged them in solving the given problem. The crossword puzzle also triggered critical thinking, making the learning process more enjoyable and challenging. Overall, crossword puzzles proved to be an effective teaching tool for students

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TERINTEGRASI CHALLENGE BASED ON ETHNOMATHEMATICS LEARNING BERBANTUAN TIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

    No full text
    Pentingnya kemampuan berpikir kreatif dalam konteks pendidikan abad ke-21 menuntut inovasi dalam pembelajaran matematika. Urgensi tersebut didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kramat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan bahan ajar terintegrasi challenge based on ethnomathematics learning berbantuan TIK untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII I SMP Negeri 2 Kramat sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Kramat sebagai kelompok kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kelayakan bahan ajar terintegrasi challenge based on ethnomathematics learning berbantuan TIK termasuk kriteria sangat layak dengan persentase skor adalah 95,41%. Tingkat keterbacaan bahan ajar terintegrasi challenge based on ethnomathematics learning berbantuan TIK termasuk kriteria mudah dipahami dengan persentase skor adalah 94,04%. Bahan ajar tersebut telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa karena telah memenuhi keenam hipotesis penelitian. Bahan ajar tersebut juga mendapat respon yang sangat baik dari siswa ditunjukkan dengan rata-rata persentase respon siswa adalah 95,46%. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa bahan ajar terintegrasi challenge based on ethnomathematics learning berbantuan TIK sangat layak, mudah dipahami, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, serta mendapatkan respon yang sangat baik. Bahan ajar yang dikembangkan dapat menjadi salah satu sumber belajar matematika kelas VIII pada materi sistem persamaan linear dua variabel

    AN ANALYSIS OF FORMULAIC EXPRESSIONS USED IN THE CONVERSATIONAL TEXTS IN AN ENGLISH BOOK FOR 9TH GRADERS

    No full text
    Formulaic expressions (FEs) are crucial for improving students’ speaking skill and communicative competence, as well as for making the process of learning a foreign language easier. This study focused on analyzing the types of FEs found in the conversational texts of the 9th grade English textbook entitled “Think Globally Act Locally for the 9th Grade” revised edition written by Siti Wachidah et.al. (2018) from Kemendikbud RI. The objectives of the study were to identify the types of FEs and to examine their usage in the conversational texts in the textbook. This study used a descriptive qualitative research method. The data of this study were twenty five conversational texts from the ninth grade English textbook. The list of formulaic expressions proposed by Biber et al. (1999) was used to analyze the types of FEs. The study concluded that there are six types of FEs found in the conversational texts. They were free combinations of verbs + particle, inserts, binomial phrases, collocations, idiomatic phrases, and lexical bundles. The most frequent types used in the conversational texts were free combinations of verbs + particle with a total of 42 phrases followed by inserts with 41 phrases, binomial phrases with 25 phrases, collocation with 18 phrases, idiomatic phrases with 16 phrases, and lexical bundles with 14 phrases. The function of FEs in conversational texts were presented according to the types found. Using FEs in learning foreign languages enables learners to produce speech that is more natural and native-like when speaking English

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇