Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN DARK TRIAD PERSONALITY DAN FLAMING: STUDI PADA FANS ESPORT DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dark triad personality dan perilaku flaming di kalangan penggemar esport di Indonesia. Dark triad personality mencakup tiga dimensi utama, yaitu machiavellianisme, narcissisme, dan psychopathy, yang diasumsikan berhubungan dengan perilaku flaming. Latar belakang penelitian ini berasal dari fenomena meningkatnya partisipasi fans esport di platform daring, yang kerap memicu terjadinya perilaku flaming, terutama dalam forum diskusi dan komentar saat siaran langsung pertandingan esport.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel convenience sampling. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan Google Form kepada 153 responden yang merupakan penggemar esport di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah skala flaming dan dark triad personality yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Uji korelasi nonparametrik Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara ketiga dimensi dark triad personality dengan perilaku flaming. Koefisien korelasi antara machiavellianisme dan flaming sebesar 0,664, antara narcissisme dan flaming sebesar 0,706, serta antara psychopathy dan flaming sebesar 0,734. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi skor dimensi dark triad personality, semakin tinggi pula intensitas perilaku flaming yang dilakukan oleh penggemar esport di media sosial
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN WISATAWAN TERHADAP PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN DI OBJEK WISATA PROVINSI JAWA TENGAH
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SPECTAPROBE UNTUK MENGEMBANGKAN KOMPETENSI ABAD KE-21
Perkuliahan Pendidikan Jasmani (Penjas) pada Program Studi Pendidikan Guru
Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) tingkat strata satu secara faktual bertujuan untuk
membekali calon Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dapat mengajarkan Penjas ketika
tidak tersedia Guru Penjas Profesional sesuai bidangnya. Namun, hambatan
dijumpai dalam perkuliahan Penjas, diantaranya adalah tidak adanya panduan
standar materi Penjas yang harus diajarkan, jumlah Satuan Kredit Semester (SKS)
yang terbatas, dan keterlibatan dosen dalam penyelesaian tugas-tugas administratif
kependidikan. Sedangkan tuntutan pencapaian kompetensi abad ke-21 harus
dipenuhi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran
Pendidikan Jasmani yang mengakomodasi ketercapaian pengembangan kompetensi
abad ke-21 bagi Mahasiswa PGMI (calon Guru Kelas MI). Metode penelitian yang
digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model
dari Plomp. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model ini memiliki tingkat
validitas dengan nilai 4.65 dari total nilai maksimal 5 dengan kategori sangat valid.
Model ini juga dinilai sangat praktis dengan tingkat penilaian 4.70 dari total nilai
maksimal 5. Selanjutnya, untuk efektivitasnya terhadap pengembangan kompetensi
abad ke-21 adalah cukup efektif dengan tingkat nilai persen N-gain sebesar 65.33%
pada aspek berpikir kritis, 71.49% pada aspek kreatif, 66.86% pada aspek
kolaboratif, dan 71.96% pada aspek komunikatif. Simpulan yang dapat diambil
dalam penelitian ini adalah Model SPECTAPROBE dinilai sangat valid, sangat
praktis, dan cukup efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Penjas di
PGMI
PENGARUH SELF-COMPASSION TERHADAP SCHOOL WELL-BEING DI SMA NEGERI 1 SUKAHAJI DITINJAU DARI JENIS KELAMIN
Siswa berinteraksi menggunakan bahasa yang dinilai kurang sopan,
sehingga tak jarang menimbulkan konflik. Konflik itu menimbulkan perundungan
atau bullying secara verbal, contohnya name calling atau nama panggilan lain
seperti ejekan si gendut, menyebut nama orang tua, dsb. Problematika terkait
budaya perundungan di sekolah ini sangat memengaruhi dengan bagaimana siswa
memberikan penguatan positif atau menerima diri mereka yang lebih kita kenal
sebagai self-compassion sekaligus memengaruhi bagaimana terbentuknya iklim
school well-being. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh self-compassion terhadap school well-being siswa di SMA Negeri 1
Sukahaji ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif desain ex post facto. Populasi pada penelitian ini berjumlah 571 siswa.
Sampel penelitian berjumlah 201 siswa kelas X dan 139 siswa kelas XI yang
diambil menggunakan teknik proportionate stratified cluster random sampling.
Instrumen yang dikembangkan yaitu skala school well-being berdasarkan
teori milik Konu dan Rimpela (2002) yang terdiri dari 23 item pernyataan serta
skala self-compassion merujuk teori milik Neff (2003) dengan 22 item pernyataan.
Hasil uji validitas skala self-compassion ada pada rentang 0,213 - 0,535 dan skala
school well-being ada pada rentang 0,175 - 0,564. Hasil dari uji reliabilitas skala
self-compassion memiliki nilai alpha cronbach 0,616 dan skala school well-being
memiliki nilai 0,518, keduanya masuk dalam kategori reliabilitas moderat.
Berdasarkan hasil tersebut kedua skala dapat dikatakan valid dan reliabel sehingga
dapat digunakan untuk pengambilan data penelitian.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier
sederhana dan moderation regression analysis. Variabel school well-being berada
pada kategori sedang (M = 65.756 SD = 4.399) dan variabel self-compassion berada
pada kategori sedang (M = 60.293 SD = 4.975). Menilik hasil uji hipotesis dapat
diketahui bahwa self-compassion berkontribusi secara positif sebanyak 11,3%
dengan koefisien determinasi (R2 = 0,113, ρ < 0,05). Hasil tersebut dapat dimaknai
bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari self-compassion terhadap
school well-being di SMA Negeri 1 Sukahaji. Selain itu, penelitian ini juga
membuktikan bahwa self-compassion dan jenis kelamin terhadap variabel school
well-being sebesar 11.4%. dengan koefisien determinasi (R2 = 0,114, ρ < 0,05).
Artinya adanya efek moderasi jenis kelamin dalam pengaruh self-compassion
terhadap school well-being. Merujuk pada hasil kedua hipotesis, maka kedua
hipotesis dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hal tersebut, peneliti
merekomendasikan pada guru BK untuk memberikan layanan individu, kelompok,
ataupun klasikal pada siswa guna meningkatkan self-compassion dan school well
being. Adapun peneliti memberikan rekomendasi pada peneliti selanjutnya agar
menggunakan metode penelitian lain, dan memperluas populasi serta
menyeimbangkan sampel laki-laki dan perempuan
RANCANG BANGUN PETA VIRTUAL 3D RUMPUN MATEMATIKA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG MENGGUNAKAN UNITY 3D
Rumpun Matematika merupakan salah satu rumpun yang ada di Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang yang
menjadi pusat ilmu pengetahuan dasar. Rumpun Matematika memiliki Gedung D7
dimana didalamnya terdapat fasilitas penting yang dipergunakan untuk kegiatan
pembelajaran dan riset. Pada penelitian kali ini, bertujuan untuk menyelesaikan
masalah akses informasi tentang Gedung D7 Rumpun Matematika di Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.
Sebelumnya, informasi mengenai lokasi dan fasilitas di dalam gedung disajikan
melalui peta konvensional yang seringkali rumit dan kurang efektif. Untuk
memperbaiki akses dan kejelasan informasi, penelitian ini fokus pada
pengembangan peta virtual 3D menggunakan perangkat lunak Unity. Tujuan
utamanya meliputi pembuatan model tiga dimensi Gedung D7, pengembangan
aplikasi digital yang memungkinkan eksplorasi virtual, dan peningkatan akses
informasi tentang lokasi ruangan serta fasilitas di gedung tersebut. Metode yang
digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Metode Waterfall, yang
mendukung proses sistematis dari analisis data, desain, implementasi, hingga
pengujian. Proses dimulai dengan rancang bangun menggunakan SketchUp untuk
model 3D, kemudian pengembangan aplikasi di Unity, dan diakhiri dengan uji coba
aplikasi. Hasilnya, aplikasi ini memberikan visualisasi tiga dimensi yang
memudahkan pengguna memahami tata letak gedung serta fasilitas yang ada. Selain
itu, aplikasi ini mempermudah mahasiswa dan non-akademisi dalam menemukan
lokasi ruangan dan fasilitas, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai
Gedung D7 dengan cara yang lebih efektif dan modern
ANALISIS KEBERHASILAN KOMBINASI VARIASI UKURAN BIJI ROOTSTOCK DAN JUMLAH MATA TUNAS SCION TERHADAP GRAFTING DURIAN UNGGUL INDONESIA
Perbanyakan secara generatif untuk penyediaan bibit unggul berkualitas tidak
efektif karena membutuhkan waktu lama dan genotipe bibit yang dihasilkan
cenderung berbeda dari induknya. Teknologi perbanyakan yang potensial
dilakukan dengan waktu cepat dan berpotensi meningkatkan kualitas bibit grafting.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variasi ukuran biji sumber
rootstock dan jumlah mata tunas scion, serta interaksi keduanya terhadap
keberhasilan grafting durian unggul Indonesia. Penelitian ini menggunakan
rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dua faktor. Faktor pertama adalah variasi
ukuran biji sumber rootstock dengan tiga taraf yakni biji kecil (2-12 gram), biji
sedang (13-22 gram) dan biji besar (23-32 gram). Faktor kedua adalah variasi
jumlah mata tunas scion yang terdiri atas tiga taraf, yakni 1, 2 dan 3 mata tunas.
Percobaan ini meliputi 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan pada setiap
perlakuan. Parameter yang diamati adalah waktu pecah mata tunas, persentase
keberhasilan grafting, jumlah daun, dan persentase keberhasilan aklimatisasi.
Parameter waktu pecah tunas dan jumlah daun dianalisis dengan SPSS Statistics
versi 26.0 menggunakan analisis varians (ANOVA) dua arah pada taraf 5%.
Perbedaan antar rerata diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ)
(P<0,05). Persentase keberhasilan grafting dan persentase keberhasilan aklimatisasi
dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh nyata
variasi ukuran biji sumber rootstock dan jumlah mata tunas scion yang berbeda
terhadap cepatnya waktu pecah tunas. Penggunaan scion dengan 2 dan 3 mata tunas
menghasilkan jumlah daun yang lebih banyak dibandingkan penggunaan scion
dengan 1 mata tunas tetapi tidak berbeda nyata sehingga penggunaan 2 mata tunas
dapat dipilih untuk efisiensi scion. Persentase keberhasilan grafting menggunakan
variasi ukuran biji sumber rootstock dan jumlah mata tunas scion yang berbeda
menunjukkan hasil 100% karena faktor lingkungan yang mendukung, sedangkan
persentase aklimatisasi perlakuan penggunaan rootstock dari biji sedang dan scion
dengan mata tunas 2 menunjukkan hasil 100% sebagai perlakuan yang paling
optimal
OPTIMASI ALGORITMA RANDOM FOREST MENGGUNAKAN SMOTE DAN GRIDSEARCHCV PADA DIAGNOSIS PENYAKIT LIVER
Penyakit liver merupakan penyakit yang dianggap sebagai pembunuh diam-diam
tanpa gejala. Di Indonesia sendiri terdapat 28 juta kasus orang terkena penyakit
liver sehingga dapat disebut sebagai salah satu dari 10 penyakit dengan tingkat
kematian yang paling tinggi. Untuk mendeteksi penyakit liver dapat menggunakan
menggunakan beberapa cara salah satunya dengan menggunakan machine learning
dengan model klasifikasi. Pada penggunaan machine learning dapat digunakan
untuk menganalisis data medis, memprediksi hasil tes. Penelitian ini menggunakan
dataset Indian Liver Patient Dataset (ILPD) yang diambil dari UCI Machine
Learning Repository memiliki jumlah data sebanyak 583 data dan 14 atribut.
Setelah mendapatkan dataset kemudian dilakukan preprocesing seperti pengecekan
missing value, pengecekan outlier, pengecekan imbalance data dan tahap split data.
Kemudian peneliti melakukan suatu klasifikasi terhadap penyakit liver, dengan
menggunakan algoritma Random Forest sebagai metode pengklasifikasi serta
imbalance data SMOTE (Synthetic Minority Over-sampling Technique) dan
menerapkan hyperparameter tuning GridSearchCV yang bertujuan untuk
meningkatkan hasil akurasi pada proses klasifikasi. Hasil yang didapatkan pada
algoritma Random Forest didapatkan hasil akurasi sebesar 77,19%, sedangkan
menggunakan SMOTE meningkat sebesar 06,86% menjadi 84.05% dan
menggunakan tambahan GridSearchCV meningkat lagi sebesar 10,43% menjadi
94,48% ini semua menggunakan pembagian data 80%:20%. Dengan hasil yang
didapatkan dapat menghasilkan prediksi yang akurat dalam mendeteksi penyakit
liver
AN ANALYSIS OF TEACHER STRATEGIES USING WORDWALL WEB BASED LEARNING MEDIA IN TEACHING ENGLISH
English has been an international language for a long time and it is used by people
to communicate around the world. Countries around the world has inserted
English language topic in their school. It has many challenges in teaching English
in Indonesia which the people are non-native English speaker. Teacher need to
arrange suitable approach to teach students as English first learner. Teacher’
strategies have important role to build students’ motivation. The use of technology
in teaching can be the method to enhance students’ motivation in the classroom.
This final project aims to analyze the use of web-based learning media in teaching
English. This study used descriptive qualitative approach to analyze the research
findings. The data was collected by observation, interview, and questionnaire. The
questionnaire was used Likert scale and followed by open-ended questions. Data
triangulation is used to reduce findings and to draw the conclusion. The research
found that both students and teacher expressed positive perceptions. The web
based learning media supports the teacher to create various types of attractive
learning material which enrich students’ motivation. Web-based learning provides
benefits in time efficiency, tracking students’ progression, create faster and
accurate feedback to students. This study can be the reference for teacher to
initiate learning using technology. Website can be an alternative instrument for
teacher to create interactive and attractive learning activity
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS YOUTUBE TERHADAP EMPAT KEMAMPUAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS V KECAMATAN WERA NUSA TENGGARA BARAT
Penelitian ini dilatar belakangi pada saat obeservasi dan wawancara yang
dilakukan oleh peneliti pada guru kelas IV SD Gugus V Kecamatan Wera Nusa
Tenggara Barat diketahui bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pada kemampuan
menyimak, berbicara, membaca, dan menulis belum berjalan secara optimal. Guru
masih menggunakan metode ceramah, dan sumber belajar, media, serta bahan ajar
yang disediakan oleh sekolah belum dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan
penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengaruh media audio visual berbasis
youtube terhadap empat kemampuan berbahasa dalam pembelajaran Bahasa
Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Gugus V Kecamatan Wera Nusa Tenggara
Barat.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis penelitian korelasi.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, tes, angket
dan dokumentasi. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas IV Sekolah
Dasar Gugus V Kecamatan Wera Nusa Tenggara Barat, dengan jumlah 5 SD yakni,
SD Negeri Wora, SD Negeri Inpres Wora Dalam, SD Negeri Inpres 1 Wora, SD
Negeri Inpres 2 Wora, SD Negeri Tadewa. Teknik analisis data yaitu Analisis
Statistik Deskriptif.
Adapun hasil penelitian ini adalah hasil uji koefisien determinasi
menggunakan media audio visual berbasis youtube pada kemampuan menyimak
diperoleh sebesar 0,060 memberikan dampak positif sebesar 6%. kemampuan
berbicara diperoleh sebesar 0,067 memberikan dampak positif sebesar 6,7 %.
kemampuan membaca diperoleh sebesar 0,090 memberikan dampak positif sebesar
9 %. kemampuan menulis diperoleh sebesar 0,098 memberikan dampak positif
sebesar 90,2%.
Berdasarkan uraian di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media
audio visual berbasis youtube memberikan pengaruh paling besar terhadap
Kemampuan menulis bahasa Indonesia, dengan persentase 9,8%, sehingga faktor
yang paling berpengaruh terhadap kemampuan menulis
PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD DABIN V ADIWERNA KABUPATEN TEGAL
Motivasi belajar sangat dibutuhkan dalam pembelajaran agar tujuan dan hasil belajar siswa maksimal. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di lima SD Dabin V Kecamatan Adiwerna, diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran. Hasil belajar masih kurang terutama pada mata pelajaran matematika, karena kurangnya pemberian penguatan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh pemberian penguatan dalam pembelajaran matematika terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD Dabin V Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal.
Metode penelitian ini adalah ex post facto. Populasi penelitian ini yaitu 142 orang siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik Simple Random Sampling. Diperoleh sampel sebanyak 105 orang siswa. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini yaitu (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian penguatan dengan motivasi belajar siswa dengan arah hubungan yang positif dan cukup. Diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 ttabel 1.983. Nilai kontribusi antara variabel X terhadap variabel Y1 sebesar 97,3%; dan (4) Terdapat pengaruh ke arah yang signifikan antara pemberian penguatan terhadap hasil belajar Matematika siswa. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung yang didapat sebesar 13.144 > ttabel 1.983. Kontribusi antara variabel X terhadap Y2 sebesar 62,7%.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian penguatan dengan motivasi dan hasil belajar matematika siswa dengan arah hubungan yang positif dan cukup; terdapat pengaruh ke arah yang signifikan antara pemberian penguatan terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa