Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN E-BOOK BERBASIS POTENSI LOKAL BATURADEN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Potensi lokal Baturaden belum banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran Biologi dikarenakan adanya keterbatasan waktu. Baturaden merupakan kawasan yang memiliki potensi lokal yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran materi keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati pada penelitian ini meliputi keanekaragaman hayati tingkat tingkat gen, jenis, dan ekosistem. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru biologi SMA N 1 Baturaden diketahui bahwa hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati masih belum maksimal. Desain penelitian ini adalah Research and Development (RnD). Uji keterbacaan menggunakan angket keterbacaan yang diberikan kepada guru Biologi kelas X dan siswa kelas X10 SMA Negeri 1 Baturaden berjumlah 9 siswa. Uji coba skala besar dilakukan dengan uji efektifitas. Uji efektivitas menggunakan soal pre-test dan post-test yang diberikan kepada 2 kelas X6 dan X7 SMA negeri 1 Baturaden tahun ajaran 2023/2024. Hasil analisis validitas menunjukkan bahwa e-book sangat valid digunakan dalam pembelajaran dengan hasil validasi materi persentase 97,05 % dan ahli media 95,31 %. Penilaian keterbacaan terhadap e-book oleh guru dan siswa memperoleh nilai 93,75 % dan 91,11 % dengan kriteria sangat baik. Keefektifan e- book ditentukan berdasarkan nilai ketuntasan klasikal, N-gain dan angket sikap konservasi. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa setelah menggunakan e-book dalam proses pembelajarannya sebesar 91,67% yang artinya tuntas secara klasikal. Pada ranah kognitif Uji N-gain pada kelas kontrol memperoleh 0,43 dengan kriteria sedang dan pada kelas eksperimen 0,71 dengan kriteria tinggi, artinya bahan ajar sangat efektif meningkatakan hasil belajar siswa. Penilaian sikap konservasi pada kelas kontrol dan eksperimen memperoleh uji N-gain sebesar 0,50 dan 0,63 dengan kriteria sedang. Simpulan pada penelitian ini adalah e-book berbasis potensi lokal Baturaden valid dan layak dengan keterbacaan sangat baik serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALGA MERAH TERHADAP KADAR ROS PADA TIKUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN DAN NICOTINAMIDE
Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Penyakit ini disebabkan oleh menurunnya produksi insulin akibat disfungsi sel β pankreas dan/atau disertai dengan resistensi insulin. Pada tahun 2019, kasus Diabetes Melitus di seluruh dunia mencapai 463 juta kasus. International Diabetes Federation (IDF) melaporkan bahwa pada tahun 2020 terdapat 10,32 juta jiwa pengidap DM di Indonesia dan diprediksi akan meningkat hingga 6,6 juta jiwa pada tahun 2045. Salah satu tanaman yang berpotensi antidiabetes alami adalah alga merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian alga merah terhadap kadar Reactive Oxygen Spesies (ROS) pada tikus diabetes melitus. Alga merah dengan spesies Gracilaria gracilis merupakan salah satu alga yang belum pernah diteliti sebagai antidiabetes.
Alga merah diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan menggunakan etanol 96%. Ekstrak alga merah diuapkan dengan menggunakan rotary evaporator hingga didapatkan ekstrak kental. Ekstrak alga merah dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak alga merah mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan steroid. Ekstrak dilakukan uji lanjutan berupa uji in vivo sebanyak 25 ekor tikus galur dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok sehat, kontrol positif, kelompok negatif yang diberikan induksi streptozotocin (STZ) 45mg/kgBB dan nicotinamide (NA) 100 mgBB secara intraperitoneal, kontrol positif berupa pemberian metformin 45mg/kgBB, kelompok perlakuan 1 dan 2 berturut-turrut mendapatkan ekstrak alga merah 100 mg dan 200 mg. Pengujian dilakukan selama 14 hari dengan penginduksian STZ dan NA pada hari ke sebelum dibeirkan treatment. Pada hari terakhir dilakukan pengambilan darah pada vena orbitalis mata dengan menggunakan tabung mikrohematokrit kemudian di masukkan ke dalam vacutainer yang berisi EDTA. Uji kadar ROS dilakukan menggunakan flow cytometry.
Hasil menunjukkan bahwa alga merah dosis 200 mg dapat menurunkan kadar ROS secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif dan ekstrak alga merah dosis 100 mg. Kemampuan ekstrak alga merah dosis 200 mg setara dengan kemampuan metformin dalam menurunkan kadar ROS
EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS GANTIWARNO PROVINSI LAMPUNG
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang banyak terjadi di Indonesia. Salah satu penatalaksanaan ISPA adalah dengan menggunakan antibiotik. Namun masih banyak terjadi kasus ketidaktepatan dalam penggunaan antibiotik di fasilitas pelayanan kesehatan terutama di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien anak dengan ISPA atas di Puskesmas Gantiwarno Provinsi Lampung tahun 2022 berdasarkan prinsip Permenkes RI No 28 Tahun 2021, yaitu tepat diagnosis, tepat pasien, tepat pasien, tepat jenis antibiotk, tepat regimen dosis, dan waspada efek samping dan interaksi obat.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental yang dilakukan secara cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan data yang digunakan adalah data sekunder berupa catatan rekam medik pasien anak dengan ISPA atas yang mendapatkan antibiotik di Puskesmas Gantiwarno Provinsi Lampung. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis dengan mengevaluasi pengguaan antibiotik yang dibandingkan dengan Permenkes RI Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pedoman penggunaan Antibiotik dan Kepmenkes RI Nomor 1186 Tahun 2022.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang digunakan pada pasien anak ISPA terdiri dari Amoksisilin (84,48%), Siprofloksasin (7,76%), dan Kotrimoksazol (7,76). Evaluasi penggunaan antibiotik menunjukkan bahwa 98,28% tepat pasien, 60,34% tepat jenis antibiotik, 52,59% tepat dosis, 100% tepat cara pemberian, 100% tepat interval pemberian, 18,97% tepat lama pemberian, dan terjadi interaksi obat sebanyak 2 pasien atau 1,72%. Kesimpulan penelitian ini adalah masih terdapat ketidaktepatan dalam penggunaan antibiotik pada pasien anak dengan ISPA di Puskesmas Gantiwarno Provinsi Lampung
DESAIN E-LKPD BERBASIS DISCOVERY LEARNING TERINTEGRASI CTL (Contextual Teaching and Learning) PADA MATERI HUKUM DASAR KIMIA UNTUK MELATIH CRITICAL THINKING SKILLS
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD berbasis discovery learning terintegrasi contextual teaching and learning yang layak, efektif, dan mendapatkan respon positif dari peserta didik dan guru untuk melatih critical thinking skills. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D yaitu define, design, dan development. Kelayakan E-LKPD dilihat melalui penilaian validator ahli dengan rata-rata hasil validasi ahli materi sebesar 81,39% dan ahli media sebesar 89,66% dengan kategori sangat layak. Keefektifan E-LKPD dilihat dari interpretasi nilai rata-rata test hasil belajar peserta didik dengan hasil presentase sebesar 52,81% termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil uji efektivitas menunjukkan E- LKPD tersebut efektif dalam melatih critical thinking skills peserta didik. Hasil respon peserta didik memperoleh persentase penilaian sebesar 72,84% dengan kategori menarik, sedangkan hasil respon guru memperoleh persentase penilaian sebesar 91,06% dengan kategori sangat menarik. Hasil penelitian menunjukkan E- LKPD yang digunakan memiliki karakteristik bersifat interaktif dan dirancang berdasarkan model pembelajaran discovery learning terintegrasi contextual teaching and learning dan disesuaikan dengan indikator critical thinking skills
MIKROZONASI KERENTANAN SEISMIK DENGAN METODE HVSR DIDUKUH KALISALAK, DESA GARUNGLOR, KECAMATAN SUKOHARJO, KABUPATEN WONOSOBO
Di Pesisir Selatan Pulau Jawa, pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia membentuk gunung berapi yang disebut Busur Magmatik. Kabupaten Wonosobo, yang terletak di zona tektonik belakang busur magmatik, rentan terhadap tanah longsor. Dukuh Kalisalak di Kecamatan Sukoharjo dihadapkan risiko pergerakan tanah yang dapat mempengaruhi struktur rumah warga. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai frekuensi dominan dan faktor amplifikasi wilayah tersebut serta membuat peta mikrozonasi kerentanan seismik guna mengetahui wilayah mana saja yang berpotensi rentan akan pergerakan tanah. Penelitian dimulai dengan studi literatur tentang geologi lokasi penelitian kemudian menentukan lokasi dan merancang desain survei. Pengukuran dilakukan pada 25 titik dengan jarak antar titik sekitar 10 meter, menggunakan sensor mikroseismik untuk mengukur getaran tanah dalam tiga arah (NS, EW, V). Data mikroseismik yang diolah menggunakan software Geopsy dengan metode H/V untuk mendapatkan kurva H/V yang memberikan nilai Frekuensi Dominan dan Faktor Amplifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dukuh Kalisalak memiliki nilai frekuensi dominan antara 3 Hz hingga 12,5 Hz dan nilai faktor amplifikasi antara 1,4 hingga 6,8. Variasi ini menunjukkan beberapa area lebih rentan terhadap amplifikasi getaran seismik. Berdasarkan nilai frekuensi dominan dan faktor amplifikasi, dibuat peta mikrozonasi kerentanan seismik untuk Dukuh Kalisalak dengan nilai berkisar antara 0,2 hingga 7. Peta ini penting untuk perencanaan mitigasi bencana dan relokasi Dukuh Kalisalak
PENGEMBANGAN E-BOOK BERBASIS GAME EDUKASI BERNUANSA ETNOMATEMATIKA MASJID AGUNG DEMAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI MATEMATIKA
Kemampuan berpikir komputasi menjadi salah satu kemampuan yang diperlukan pada abad 21. Faktanya banyak siswa belum memiliki kemampuan berpikir komputasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru matematika SMP Al Islam Gunungpati, diperoleh bahan ajar dan metode pembelajaran yang digunakan tidak mengarahkan siswa dalam berpikir komputasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika sebagai sarana pembelajaran matematika, menganalisis keefektifan penerapan e-book berbasis game edukasi untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasi matematika, dan respon siswa terhadap penggunaan e-book berbasis game edukasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation, evaluation. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Al Islam Gunungpati. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket dan tes. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kelayakan media e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika adalah 80,22% dengan kategori layak. Rata-rata persentase kelayakan materi e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika adalah 93,66% dengan kategori sangat layak. E-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi matematika siswa karena telah memenuhi kriteria keefektifan. Rata-rata persentase skor respon siswa terhadap e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika adalah 88,7% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika layak digunakan, efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasi matematika siswa, dan mendapat respon yang baik. Saran yang diajukan adalah diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pengembangan e-book berbasis game edukasi bernuansa etnomatematika sebagai sumber belajar atau media dalam pembelajaran matematika
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA PADA MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) BERBANTUAN E-LKPD
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berbantuan E-LKPD dalam meningkatkan kemampuan pemecahan matematis siswa dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar pada model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berbantuan E-LKPD. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan desain penelitian sequential explanatory design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Salam tahun pelajaran 2023/2024 dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII B (kelas eksperimen) dan siswa kelas VIII E (kelas kontrol) dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis data kevalidan perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian, analisis pengamatan aktivitas guru atau keterlaksanaan pembelajaran, analisis data kuantitatif, dan analisis data kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berbantuan E-LKPD berkualitas untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa karena memenuhi kualitas tahap perencaaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi pembelajaran, (2) siswa dengan gaya belajar visual mampu membangun pengetahuan matematika baru melalui pemecahan masalah, mampu menyusun dan meyesuaikan berbagai strategi yang tepat untuk memecahkan masalah, mampu memecahkan masalah yang timbul dalam matematika dan dalam konteks lain, serta mampu memantau dan merefleksikan proses dari pemecahan masalah matematis; siswa dengan gaya belajar auditorial mampu membangun pengetahuan matematika baru melalui pemecahan masalah, mampu menyusun dan meyesuaikan berbagai strategi yang tepat untuk memecahkan masalah, cenderung tidak mampu memecahkan masalah yang timbul dalam matematika dan dalam konteks lain, serta cenderung tidak mampu memantau dan merefleksikan proses dari pemecahan masalah matematis; siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu membangun pengetahuan baru melalui pemecahan masalah, cenderung tidak mampu menyusun dan menyesuaikan berbagai strategi yang tepat untuk memecahkan masalah, tidak mampu memecahkan masalah yang timbul dalam matematika dan dalam konteks lain, serta tidak mampu memantau dan merefleksikan proses dari pemecahan masalah matematis
GAYA PERMAINAN CELLO KERONCONG PADA KOMUNITAS PELAKU KERONCONG SEMARANG
Lolita, Alvina. 2023. “Gaya Permainan Cello Keroncong pada Komunitas Pelaku Keroncong Semarang”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Ibnu Amar Muchsin S.Pd.,M.A. Gaya permainan cello keroncong pada Komunitas Pelaku Keroncong Semarang mempunyai variasi yang berbeda setiap grup keroncong nya. Komunitas Pelaku
Keroncong Semarang adalah salah satu komunitas grup keroncong di Kota Semarang yang mempunyai tujuan untuk melestarikan dan membangkitkan kembali musik keroncong berbagai inovasi dan kreativitas dalam menyajikan musik keroncong dengan gaya masa kini di kota Semarang. Rumusan masalah yang muncul dari penelitian ini adalah bagaimanakah gaya permainan cello setiap grup keroncong pada Komunitas Pelaku Keroncong Semarang. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan gaya permainan instrumen cello dalam jenis musik keroncong pada Komunitas Pelaku Keroncong Semarang. Manfaat penelitian ini adalah sebagai pengalaman berharga peneliti dan merupakan salah satu upaya untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang musik keroncong dan gaya permainan cello . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan memaparkan hasil secara deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahapan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, dimana data yang diperoleh dari lapangan dibandingan dengan data yang diamati oleh peneliti. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dalam memainkan cello keroncong
pada setiap masing-masing personal pemain Komunitas Pelaku Keroncong Semarang memiliki ciri khas masing-masing. Gaya permainan instrument cello keroncong yang dibawakan oleh grup Citra ungaran menggunakan gaya Jakarta karena pemain cello sangat lincah dan hidup, lalu untuk gaya permainan grup KPKS dan Sedulur keroncong menggunakan gaya Solo. Pola permainan yang dimainkan
menggunakan variasi-variasi petikan yang berbeda dan suara petikan setiap pemain juga berbeda sehingga grup Citra ungaran,KPKS, dan Sedulur Keroncong mempunyai ciri khas masing-masing. Hal ini dikarenakan adanya motivasi pemain keroncong untuk melestarikan musik keroncong.
Kata Kunci : Keroncong,Cello Keroncong,Gaya Permainan Cello Keroncon
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN RUBRIK FOOD DALAM MEDIA KOMPAS.COM SERTA KELAYAKAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TEKS PROSEDUR BAGI PESERTA DIDIK KELAS VI
Syafitri, Dyah Maya. (2024). Analisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Rubrik Food dalam Kompas.com serta Kelayakannya sebagai Sumber Belajar Teks Prosedur Bagi Peserta Didik Kelas VII. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing : Dr. Santi Pratiwi Tri Utami, M.Pd.
Kata kunci : Teks Prosedur, Kompas.com, Sumber Belajar Teknologi yang sangat pesat pada era ini berpotensi dalam pemanfaatan sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran dapat diperoleh dari media massa atau daring, salah satunya media Kompas.com yang memungkinkan dijadikan sebagai sumber belajar teks prosedur. Analisis kelayakan teks prosedur sebagai sumber belajar harus memenuhi kriteria terhadap pemilihan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan struktur teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com, 2) mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com, 3) memaparkan kelayakan teks prosedur yang terdapat dalam rubrik food Kompas.com sebagai sumber belajar teks prosedur. Pendekatan
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan teoretis berupa teori teks prosedur dan teori kriteria pemilihan sumber belajar serta menggunakan desain deskriptif kualitatif. Berdasarkan lima belas artikel rubrik food Kompas.com edisi Januari-Maret 2024 yang
telah dianalisis, terdapat empat artikel yang tidak sesuai kaidah kebahasaan teks prosedur serta terdapat sebelas artikel yang sesuai kaidah kebahasaan teks prosedur. Terdapat sebelas artikel dalam rubrik food yang layak digunakan sebagai sumber belajar teks prosedur. Kesebelas artikel tersebut dinyatakan layak karena memenuhi lima indikator pemilihan sumber belajar
yang meliputi ekonomis; relevan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai; fleksibel, mudah dikembangkan, dan tidak terpengaruh faktor lain; praktis dan sederhana; sumber belajar dipilih dengan efisien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi peneliti yang
hendak melakukan penelitian dengan masalah serupa, kemudian dapat dimanfaatkan oleh peserta didik untuk melatih kemampuan menganalisis struktur serta kebahasaan teks prosedur, serta dapat digunakan sebagai informasi tambahan dalam pemilihan sumber belajar teks prosedur bagi pendidik
NILAI-NILAI BERKEBINEKAAN GLOBAL DALAM ANTOLOGI CERPEN PIALA DI ATAS DANGAU PADA LAMAN REPOSITORI.KEMDIKBUD.GO.ID DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMP
Anggitasari, Putri. 2024. Nilai-Nilai Berkebinekaan Global dalam Antologi
Cerpen Piala di Atas Dangau Pada Laman
Repositori.kemdikbud.go.id dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar
Sastra di SMP. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas
Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Dr.
Mulyono, S.Pd., M.Hum.
Kata kunci: nilai berkebinekaan global, peserta didik, cerpen, bahan ajar sastra,
relevansi
Pada era globalisasi yang semakin pesat ini generasi muda lebih mudah
terpengaruh oleh budaya barat. Hal tersebut dapat mempengaruhi dan menggeser
budaya lokal bangsa. Globalisasi juga dapat mempengaruhi perilaku individu yang
ditandai dengan 1) sikap generasi muda yang lebih cenderung mengandalkan
interaksi secara digital, 2) sikap intoleransi karena adanya perbedaan pandangan
dan rasisme, 3) terpaparnya konten yang tidak sehat yang dapat memicu timbulnya
ujaran kebencian, perilaku berbahaya, kekerasan, diskriminasi, perundungan, 4)
serta terpaparnya pengaruh media asing yang dapat mempengaruhi gaya hidup dan
budaya luar. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya upaya untuk menanamkan nilai-
nilai berkebinekaan global sebagai bentuk pencegahan melemahnya karakter
bangsa. Upaya penanaman nilai-nilai berkebinekaan global kepada peserta didik
dapat diintergrasikan melalui pembelajaran bahasa Indonesia, salah satunya melalui
pembelajaran sastra yang memanfaatkan karya sastra sebagai sarana pendidikan
karakter berkebinekaan global. Mengacu pada Kurikulum Merdeka, pembelajaran
di sekolah harus menanamkan Profil Pelajar Pancasila yang terdiri atas enam
elemen, salah satunya adalah elemen berkebinekaan global. Cerpen merupakan
salah satu karya sastra yang kaya akan nilai-nilai pendidikan, salah satunya nilai
berkebinekaan global yang dapat dijadikan sebagai sarana penanaman nilai positif
kepada peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai berkebinekaan global
dalam antologi cerpen Piala di Atas Dangau, (2) mendeskripsikan relevansi
antologi cerpen Piala di Atas Dangau sebagai bahan ajar sastra di jenjang SMP.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan
sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik catat dan
teknik dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada kata, kalimat, paragraf, dan dialog
yang terdapat di dalam antologi cerpen Piala di Atas Dangau yang mengandung
nilai berkebinekaan global dan relevan sebagai bahan ajar sastra di SMP.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam sepuluh cerpen dalam antologi
cerpen Piala di Atas Dangau ditemukan nilai berkebinekaan global berupa elemen
1) mengenal dan menghargai budaya, 2) komunikasi dan interaksi antarbudaya, 3)
berkeadilan sosial yang ditunjukkan melalui watak dan perilaku tokoh. Ditemukan
5 cerpen mengandung elemen mengenal dan menghargai budaya, 2 cerpen
mengandung elemen komunikasi dan interaksi antarbudaya, dan 7 cerpen
mengandung elemen berkeadilan sosial. Berdasarkan aspek bahasa, psikologis, dan
latar belakang budaya antologi cerpen Piala di Atas Dangau relevan dijadikan
sebagai bahan ajar sastra di SMP karena menggunakan bahasa komunikatif yang
ix
mudah dipahami peserta didik sesuai perkembangan psikologisnya, memuat nilai-
nilai positif yang dapat menjadi contoh bagi peserta didik pada tahap realistik, dan
berkaitan erat dengan kehidupan peserta didik.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam
memilih bahan ajar dengan nilai karakter berkebinekaan di dalamnya yang relevan
bagi peserta didik sehingga dapat meningkatkan karakter berkebinekaan global
dalam diri peserta didik melalui pembelajaran. Selain itu, penelitian ini dapat
dijadikan sebagai rujukan bagi peneliti lain yang ingin mengkaji penelitian yang
relevan dengan penelitian penulis sehingga menemukan lebih banyak
kebermanfaatannya