Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
EREMPUAN SUMBA DALAM PERGULATAN GENDER PADA NOVEL MELANGAKAH KARYA JS KHAIREN
Pergulatan gender dalam novel mengangkat tentang peran dan hak
perempuan dalam masyarakat. Pada novel Melangkah karya JS Khairen
mengisahkan seseorang tokoh wanita yang berasal dari Sumba yang tangguh
dalam menjalankan pesan arwah nenek moyangnya melawan pasukan berkuda
yang dipimpin oleh Runa Anapaku, kakak tiri laki-lakinya dengan perjuangannya
memperjuangkan haknya sebagai seorang perempuan Sumba.
Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana
wujud pergulatan gender serta pandangan feminisme dalam novel ini. Penelitian
ini bertujuan mendeskripsikan wujud pergulatan gender pada tokoh, watak, alur
cerita, dan latar serta pandangan feminisme pengarang yang ditemukan dalam
novel Melangkah karya JS Khairen.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, yaitu penelitian
yang berbentuk deskripsi. Sumber penelitian ini berasal dari novel Melangkah
Karya JS Khairen yang diterbitkan oleh PT Gramedia Widiasarana Indonesia,
pada Februari 2020 (Cetakan pertama) novel ini berjumlah 349 halaman. Data
penelitian ini berupa kata-kata, frasa, maupun kalimat yang berhubungan dengan
masalah yang diteliti, yakni kutipan yang mengambarkan pergulatan gender dan
pandangan feminisme pengarang dalam novel Melangkah Karya JS Khairen serta
implikasinya terhadap pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh wujud pergulatan gender dalam novel
Melangkah karya JS Khairen ialah perjuangan perempuan dalam menuntut
kesetaraan gender yang digambarkan dengan tindakan menentang tradisi, menjadi
pemimpin, mencari nafkah keluarga, mendapat pendidikan yang setara, menjadi
pelindung, sama kuat dengan laki-laki, berani mengambil tanggung jawab, dan
berpikiran modern. Pandangan feminisme pengarang dalam teks pada novel ini
ialah pandangan pengarang mengenai kesetaraan gender, perempuan sebagai
pahlawan, perempuan mandiri dan pemberani, persahabatan antara perempuan dan
laki-laki, dan perempuan dalam berbudaya. Novel ini memuat data srtuktural
novel dan nilai karakter yang juga dapat yang dapat diimplikasikan pada
pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah.
vi
Dapat disimpulkan bahwa terdapat pergulatan gender yang digambarkan
pada novel Melangkah menunjukkan perjuangan perempuan dalam menghadapi
stereotip dan norma sosial masyarakat serta pandangan pengarang
merepresentasikan feminisme menjadi bagian penting untuk meningkatkan
kesadaran dan mendorong perubahan sosial menuju dunia yang lebih adil dan
setar
PENGARUH LATIHAN DRILL DAN TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP HASIL SHOOTING PETANQUE
Shooting olahraga petanque merupakan lemparan keras dengan tujuan
mengenai taget bola besi atau bola kayu. Walaupun menguasai teknik shooting
dengan baik, kurangnya latihan drill akan mempengaruhi lemparan yang tidak
konsisten. Oleh karena itu, pada penelitian ini memberikan latihan drill penghalang
untuk melatih lemparan parabol yang konsisten sesuai tingkat konsentrasi atlet.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh latihan drill dan tingkat
konsentrasi terhadap hasil shooting petanque.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan design faktorial 2x2
dengan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini atlet UKM petanque UNNES
yang berjumlah 45 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling sehingga diperoleh 40 orang. Instrument yang digunakan adalah tes
shooting petanque dan grid concentration test. Analisis data penelitian ini
menggunakan SPPS versi 22.
Hasil penelitian: 1) perbedaan pengaruh antara latihan terhadap hasil shooting
petanque, nilai rata-rata jack pralon half 19,40 dan jack pralon high sebesar 16,30,
Fhitung (6.099) > Ftabel (2.87) dan α p = 0,018 < 0,05. 2) perbedaan pengaruh antara
konsentrasi terhadap hasil shooting, nilai rata-rata konsentrasi tinggi 21,20 dan
konsentrasi rendah 14,50, Fhitung (26.492) > Ftabel (2.87) dan α p = 0,000 < 0,05. 3)
interaksi latihan drill dan tingkat konsentrasi terhadap hasil shooting petanque, Fhitung
(4,627) > Ftabel (2,87) dan α p = 0,038 < 0,05.
Kesimpulan penelitian: 1) Terdapat perbedaan pengaruh antara latihan drill
jack pralon half dan jack pralon high terhadap hasil shooting petanque, kelompok
latihan drill jack pralon half memberikan pengaruh yang lebih baik. 2) Terdapat
perbedaan pengaruh antara konsentrasi tinggi dan konsentrasi rendah terhadap hasil
shooting, kelompok yang memiliki konsentrasi tinggi memberikan pengaruh yang
lebih baik. 3) Terdapat interaksi latihan drill dan tingkat konsentrasi terhadap hasil
shooting petanque, konsentrasi tinggi dengan latihan jack pralon half lebih baik
terhadap hasil shooting petanqu
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS TEKS DESKRIPSI BERTEMA BUDAYA JAWA DENGAN MENGINTEGRASIKAN NILAI HUMANIS
Buku pengayaan menulis teks deskripsi yang mengkolaborasikan dengan
budaya Jawa dan memuat nilai karakter humanis keberadaannya masih minim,
keterampilan menulis teks deskripsi dianggap masih sulit, terpengaruhnya budaya luar
sehingga sehingga minim pengetahuan tentang budaya lokal, pendekatan CLIL poin
culture tidak tercapai karena peserta didik apatis, dan banyaknya kasus kriminal dan
kekerasan.
Berdasarkan
masalah tersebut lahirlah tujuan penelitian, yaitu
mendeskripsikan kebutuhan buku pengayaan, menentukan karakteristik buku
pengayaan, menyajikan wujud produk final buku pengayaan, dan mengukur
keberterimaan buku pengayaan menulis teks deskripsi bertema budaya Jawa dengan
mengintegrasikan nilai humanis. Berdasarkan pernyataan tersebut, perlu adanya buku
pengayaan menulis teks deskripsi bertema budaya Jawa dengan mengintegrasikan nilai
humanis yang mencakupi empat apek penting, yaitu aspek materi/isi, aspek penyajian,
aspek bahasa dan keterbacaan, dan aspek grafika.
Buku pengayaan ini dapat digunakan sebagai buku penunjang dan dapat
memperkaya bahan literasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and
development (R&D) dengan 7 tahap penelitian.Teknik penelitian yang digunakan
adalah teknik wawancara, teknik observasi, teknik kuesioner kebutuhan, review ahli,
dan keberterimaan produk. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik dan
pendidik kelas VII MTs Matholi’ul Huda Bugel, peserta didik dan pendidik kelas VII
MTs Matholibul Huda Mlonggo, peserta didik dan pendidik kelas X MA Matholi’ul
Huda Bugel, peserta didik dan pendidik kelas X MA Matholibul Huda Mlonggo.
Kebutuhan buku pengayaan menulis teks deskripsi bertema budaya Jawa
dengan mengintegrasikan nilai humanis mencakupi aspek materi/isi, aspek penyajian,
aspek bahasa dan keterbacaan, aspek garfika. Karakteristik buku pengayaan tersebut
mencakupi prinsip kelengkapan, prinsip kesesuaian, prinsip kemudahan, prinsip
kecukupan, prinsip runtut, bersistem, lugas, dan mudah dipahami, prinsip
mengembangkan sikap sosial dan spiritual, prinsip etis, estetis, dan fungsional, prinsip
komunikatif, prinsip ejaan, prinsip kulit buku, prinsip tata letak, prinsip huruf dan
penomoran. Kebutuhan dan prinsip buku pengayaan tersebut digunakan untuk
menyusun buku pengayaan menulis teks deskripsi bertema budaya Jawa dengan
mengintegrasikan nilai humanis. Wujud produk final buku pengayaan tersebut
vi
dilakukan keberterimaan pada aspek materi/isi memperoleh nilai akhir 98, aspek
penyajian 98, aspek bahasa dan keterbacaan 95, aspek grafika 98 sehingga buku
pengayaan ini masuk dalam kategori diterima dan sangat layak.
Buku pengayaan menulis teks deskripsi bertema budaya Jawa dengan
mengintegrasikan nilai humanis dapat dijadikan sebagai buku penunjang bagi peserta
didik kelas VII SMP/MTs dan bahan untuk memperkaya literasi
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING BERORIENTASI ALAT PERAGA PADA MATERI KINEMATIKA GERAK LURUS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS & KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK
Project Based Learning merupakan pembelajaran yang melibatkan peserta didik
dalam suatu kegiatan (proyek) yang menghasilkan suatu produk. Keterlibatan
peserta didik mulai dari merencanakan, membuat rancangan, melaksanakan,
melaporkan hasil kegiatan berupa produk dan laporan pelaksanaannya. Dalam hal
ini peserta didik mengembangkan kreativitas & kemandirian dalam belajar.
Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis implementasi model Project Based
Learning berorientasi alat peraga pada materi kinematika gerak lurus untuk
meningkatkan kreativitas & kemandirian belajar peserta didik, 2) menganalisis
korelasi kreativitas & kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini
menggunakan jenis penelitian Quasi Experiment dan desain penelitian
nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 140
siswa kelas XI SMA Negeri Semarang. Hasil penelitian menunjukkan kreativitas
peserta didik meningkat dengan tercapainya indikator berpikir lancar (fluency),
berpikir terperinci, berpikir luwes dan mengevaluasi. Kemandirian peserta didik
meningkat sangat baik dalam belajar terutama pada indikator percaya diri. Korelasi
kreativitas dan kemandirian belajar tinggi. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya
melakukan penelitian mendalam dengan sampel yang lebih besar dan
mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kreativitas dan
kemandirian belajar peserta didik
PENGARUH TINGKAT STRES, MOTIVASI BEROLAHRAGA DAN KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA TERHADAP KESAMAPTAAN JASMANI PADA PERSONEL AKADEMI KEPOLISIAN
esamaptaan jasmani memiliki beberapa komponen-komponen penting
yang dapat menunjang keberhasilan kesamaptaan itu sendiri, antara lain seperti
stres, motivasi berolahraga, dan ketersediaannya sarana dan prasarana. Ketiga
komponen tersebut memiliki hubungan yang sangat erat pada aspek psikologi bagi
para personel akademi kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
seberapa besar pengaruh: 1)Tingkat stres terhadap kesamaptaan jasmani pada
personel Akpol, 2)Tingkat Motivasi berolahraga terhadap kesamaptaan jasmani
pada personel Akpol, 3)Tingkat Ketersediaan sarana dan prasarana terhadap
kesamaptaan jasmani pada personel Akpol, dan 4)Antara tingkat stres, motivasi
berolahraga, dan sarana prasarana terhadap kesamaptaan jasmani pada personel
Akpol.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan
dengan subjek yang berjumlah 190 personel Akademi Kepolisian. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen stress dengan menggunakan Self
Reporting Quetionnaire 29, Instrumen motivasi berolahraga menggunakan Sport
Motivation Scale, Instrumen Sarana dan prasarana menggunakan Survey PP
No.16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Teknik analisis data
dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis uji korelasi sederhana
menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi ganda menggunakan
persamaan garis regresi.
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan: (1) adanya pengaruh antara
tingkat stress terhadap kesamaptaan jasmani dengan nilai R sebesar 0,94 dengan
nilai sig. sebesar 0,000, (2) adanya pengaruh antara tingkat motivasi berolahraga
terhadap kesamaptaan jasmani dengan nilai R sebesar 0,87 dengan nilai sig.
sebesar 0,000, (3) adanya pengaruh antara tingkat ketersediaan sarana dan
prasarana terhadap kesamaptaan jasmani dengan nilai R sebesar 0,69 dengan nilai
sig. sebesar 0,000, (4) Adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat stres,
motivasi berolahraga, dan sarana prasarana terhadap kesamaptaan jasmani dengan
memperoleh nilai Fhitung sebesar 9,867 dan Ftabel sebesar 8,541 ditandai nilai R
sebesar 0,83 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Kesimpulan hasil penelitian adalah terdapat pengaruh yang sangat kuat
dan signifikan antara tingkat stres, motivasi berolahraga, sarana dan prasarana
secara bersama-sama terhadap kesamaptaan jasmani personel Akpol
PRARANCANGAN REAKTOR BUBBLE PADA PABRIK AMMONIUM NITRAT DARI ASAM NITRAT DAN AMONIA DENGAN KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN
Pertumbuhan industri kimia mengalami kenaikan yang signifikan
dibuktikan dengan mulai banyaknya industri kimia yang berdiri serta dibukanya
kesempatan untuk penanaman modal asing. Kenaikan ini dikarenakan
meningkatnya kebutuhan bahan kimia dalam negeri maupun untuk memenuhi
permintaan luar negri. Bahan kimia yang diperlukan sebagai bahan baku atau
penunjang industri di Indonesia sebagian besar masih diimpor dari luar negeri.
Salah satunya yaitu ammonium nitrat. Amonium nitrat yaitu suatu senyawa kimia
berupa garam nitrat dari kation amonium dengan rumus NH4NO3. Sebagian besar
produk amonium nitrat digunakan sebagai bahan peledak dan pada tingkat yang
lebih rendah digunakan sebagai campuran pupuk dan obat bius. Bahan baku
pembuatan ammonium nitrat yaitu ammonia dan asam nitrat. Karena besarnya
jumlah impor ammonium nitrat serta kebutuhan dalam negeri meningkat, maka
pendirian pabrik ammonium nitrat memiliki potensi yang besar. Pembangunan
pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan domestik, mengurangi
ketergantungan pada impor, meningkatkan penerimaan devisa negara, dan
menciptakan lapangan kerja baru. Oleh karena itu, dilakukan penelitian
prarancangan pabrik ammonium nitrat dari asam nitrat dan ammonia dengan
kapasitas 100.000 ton/tahun. Dipilih reaktor bubble karena terdapat dua fase yaitu
gas dan cair dengan bahan konstruksi Stainless steel SA-167 grade 10 tipe 310
dengan tentuk silinder thorspherical dengan suhu operasi 175°C tekanan 4,5 atm.
Volume pada reactor yaitu 1.303 ft3
, tebal shell 0,88 in, tinggi reaktor total 14,24 m.
Diameter gelembung dalam reaktor yaitu 0,37 cm, dengan jumlah lubang 123.785
buah dan tekanan gas rata rata 4,5 atm. Kecepatan gelembung dalam reaktor yaitu
0,16 m/s dengan waktu tinggal gelembung yaitu 88,74 s. Reaktor menggunakan
jaket pending kareaksi yang terjadi yaitu eksotermis, jaket pendingin menggunakan
cooling water dengan suhu 30°C, diameter 7,12 m, tekanan 5,72 atm dengan bahan
stainless stell SA-167 grade 10 tipe 31
ANALISIS PENGARUH JENIS ELEKTRODA PADA HASIL PENGELASAN ASTM A36 DENGAN KAMPUH V TUNGGAL TERHADAP KEKUATAN IMPAK DAN TARIK
Perkembangan era telah mendorong kemajuan teknologi salah satunya
dalam teknik pengelasan. Pengelasan merupakan metode penyambungan logam
dengan cara memanaskan sebagian logam dasar dan logam pengisi hingga meleleh.
Bentuk pengelasan yang umum adalah pengelasan SMAW. Tujuan dari penelitian
adalah untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda terhadap kekuatan tarik dan
impak pada plat baja. Adapun metode penelitian yaitu dengan mengguanakan
elektroda jenis E6010, E6013 dan E7016 dengan bahan plat baja ASTM A36,
menggunakan kampuh V tunggal. Berdasarkan hasil pehitungan yang telah
dilakukan menunjukkan bahwa pengujian tarik dan impak dari hasil pengelasan
dengan jenis elektroda E6010, E6013, dan E7016 pada sambungan plat baja ASTM
A36 mendapatkan hasil pada variasi elektroda E7016 dengan nilai rata-rata 488,87
MPa, lalu diikuti E6010 dengan nilai rata-rata 474,84 MPa, dan yang mendapatkan
nilai terendah yaitu E6013 dengan nilai rata-rata 471,1 MPa. Sedangkan untuk raw
material mendapatkan nilai rata-rata 469,63 MPa. lalu untuk pengujian impak
E7016 dengan 1,709 J/mm², lalu diikuti E6010 dengan nilai rata rata 1,373 J/mm²,
dan pengelasan dengan nilai rata- rata terendah yaitu E6013 dengan 0,973 J/mm².
Sedangkan untuk raw material mendapatkan nilai rata rata sebesar 1,939 j/mm².
Jadi dapat disimpulkan jenis elektroda berpengaruh terhadap nilai kekuatan tarik
sambungan las, jenis elektroda berpengaruh terhadap nilai kekuatan impa
PEMBUATAN E-MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING HYGIENE PERORANGAN PADA MATERI HYGIENE DAN SANITASI DI KELAS X KULINER SMK MATARAM
Pendidikan memerlukan Sumber Daya Manusia berkualitas untuk
melaksanakan perannya dalam melayani kebutuhan pendidikan masyarakat.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru pengampu dasar kuliner kelas X di SMK
Mataram, proses pembelajaran cenderung menggunakan metode ceramah dan
modul konvensional berupa buku pegangan dari perpustakaan sekolah dan
terbatasnya variasi media pembelajaran. Peneliti membuat e-modul dengan materi
hygiene dan sanitasi. Pada materi hygiene dan sanitasi tersebut tidak semua sub bab
diajarkan. E-modul materi hygiene dan sanitasi dibuat agar siswa dapat mengerti
hygiene perorangan untuk menjaga hygiene dan sanitasi, memiliki pedoman dalam
pengelolaan makanan, agar pangan yang dihasilkan sehat dan aman pada saat
dikonsumsi serta bernilai gizi tinggi. Siswa SMK Bidang Keahlian Tata Boga, kelak
bidang pekerjaannya akan selalu berhubungan langsung dengan bahan makanan,
peralatan, mesin-mesin, dan ruang pengolahan. Hal tersebut memiliki resiko
terhadap terjadinya kontaminasi makanan yang diolah, maka penting untuk
mempelajari materi hygiene dan sanitasi. Mempersiapkan tenaga kerja yang siap
pakai, selain diberikan ketrampilan, siswa Tata Boga SMK juga diberikan
pengetahuan hygiene dan sanitasi agar siswa mengetahui dan memahami
kebersihan diri dan lingkungan.
Penelitian ini menggunakan model Research and Development. Penelitian dan
pengembangan pendidikan (R&D) adalah proses untuk mengembangkan dan
memvalidasi produk pendidikan. dengan model pengembangan 4D yang
dimodifikasi menjadi 3D yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan),
dan develop (pengembangan). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar
instrumen dimana responden memilih jawaban yang ada dalam lembar instrumen.
Lembar instrumen diajukan kepada ahli materi, ahli media dan respon peserta didik.
Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase untuk mengetahui
kelayakan e-modul dan respon pengguna (peserta didik). Sumber data terdiri dari
ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Teknik keabsahan data uji validitas
instrumen dengan Aiken’V serta uji reabilitas dengan ICC. Teknik analisis data
menggunakan deskriptif presentase.
Hasil penelitian uji kelayakan e-modul, diperoleh nilai sebesar 84% dengan
kategori sangat layak dari 3 ahli materi dan memperoleh 94% dengan kategori
sangat layak dari 3 ahli media. Setelah media dikatakan layak, media pembelajaran
mendapatkan respon dari peserta didik sebesar 91% dengan kategori sangat layak.
Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-modul layak digunakan dalam
proses pembelajaran. Saran untuk guru e-modul dapat didukung dan difasilitasi oleh
sekolah untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran hygiene dan sanitasi, guru
dapat memanfaatkan bahan ajar e-modul dalam pembelajara
PENGARUH JENIS ZAT PEMBASAH TERHADAP KUALITAS HASIL ECOPRINT MENGGUNAKAN PEWARNA ALAMI KULIT KAYU MAHONI (SWIETENIA MAHAGONI (L.) JACQ) TEKNIK STEAM BLANKET
Prinsip eco-fashion yang mulai banyak diterapkan dalam industri tekstil
menjadikan banyak pengrajin yang melakukan inovasi serta pengembangan dalam
pembuatan produk ecoprint. Namun demikian, masih dijumpai permasalahan pada
kualitas hasil ecoprint seperti jejak motif yang kurang jelas dan warna yang
dihasilkan kurang pekat, sehingga perlu dilakukan eksperimen dalam pembuatan
ecoprint agar mendapatkan kualitas yang lebih baik. Dalam penelitian ini, ecoprint
dibuat menggunakan teknik steam blanket pada beberapa zat pembasah dengan zat
warna alam kulit kayu mahoni. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
pengaruh jenis zat pembasah terhadap kualitas hasil ecoprint pada aspek ketuaan
warna, ketahanan luntur warna dan estetika motif. Penelitian kuantitatif ini
dilakukan dengan eksperimen. Variabel bebas terdiri dari zat pembasah soda kue,
tunjung dan soda kue + tunjung, sedangkan variabel terikat terdiri dari ketuaan
warna, ketahanan luntur warna dan estetika motif. Teknik pengumpulan data
menggunakan uji laboratorium dan uji organoleptik, sementara analisis data
dilakukan dengan melalui uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi hasil uji Kruskall Wallis pada uji ketuaan
warna memperoleh 0,113>0,05 (Ho diterima), pada uji ketahanan luntur warna
terhadap pencucian memperoleh 0,102>0,05 (Ho diterima), dan uji estetika motif
memperoleh 0,027<0,05 (Ho ditolak). Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa zat pembasah berpengaruh terhadap estetika motif, namun zat
pembasah tidak berpengaruh terhadap ketuaan warna dan ketahanan luntur warna
terhadap pencucian. Saran dari penelitian ini yaitu perlu penelitian lebih lanjut
terkait penggunaan zat pembasah dari jenis dan takaran yang berbeda, serta dapat
melakukan pengujian pada motif daun yang berbeda dengan memperhatikan
karakteristik daun agar memperoleh kualitas ecoprint yang lebih baik
ANALISIS INTENSITAS PENERANGAN DAN SEBARAN CAHAYA PADA KANTOR DPD GERINDRA JAWA TENGAH
Penerangan menjadi salah satu aspek dasar dalam merancang suatu ruangan.
Intensitas penerangan dan sebaran cahaya yang tepat pada ruang kantor dapat
meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja serta meminimalkan risiko
kecelakaan dan kesehatan yang dapat disebabkan oleh kondisi penerangan yang
buruk. Pengukuran dan simulasi untuk mengetahui nilai intenstias penerangan dan
sebaran cahaya Gedung DPD Gerindra Jawa Tengah sudah sesuai dengan standar
SNI 6197: 2020 atau belum, pengukuran dilakukan menggunakan digital lux meter,
simulasi menggunakan software Dialux Evo 12.0.
Tujuan dari penelitian ini menganalisis nilai intensitas penerangan dan
sebaran cahaya ruangan pada Gedung DPD Gerindra Jawa Tengah apakah sesuai
dengan standar SNI 6197: 2020 atau tidak. Berdasarakan pengukuran yang telah
dilakukan menggunakan lux meter diketahui semua ruangan memiliki instensitas
penerangan yang belum sesuai SNI 6197: 2020 karena rata-rata dari hasil
pengukuran masih di bawah 150 lux. Masih banyak lampu yang lumennya belum
sesuai dengan ukuran yang disarankan, oleh karena itu menjadi faktor belum sesuai
dengan standar SNI 6197: 2020.
Menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) untuk mengetahui
penyebab terjadinya kecacatan intensitas penerangan dan sebaran cahaya agar dapat
sesuai dengan SNI 6197: 2020. Hasil yang didapatkan diharapkan dapat memenuhi
tujuan penelitian untuk mengetahui pemodelan melalui aplikasi DIALux Evo 12.1
pada Gedung DPD Gerindra Jawa Tengah sesuai SNI 6197: 2020.Pergantian lampu
pada seluruh ruangan dan penataan tata letak antar armature lampu akan
mendapatkan nilai intensitas penerangan sesuai dengan standar SNI 6197: 2020