Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    MUSIK RAPA’I GEURIMPHENG DI KABUPATEN PIDIE UPAYA REVITALISASI DALAM KONTEKS PENDIDIKAN SENI

    No full text
    Penelitian ini fokus mengkaji permasalahan terkait; (1) memahami hubungan revitalisasi rapa’i geurimpheng dengan budaya masyarakat; (2) menemukan cara/strategi revitalisasi rapa’i geurimpheng dilakukan dalam upaya pemertahanannya sebagai seni pertunjukan di Kabupaten Pidie; (3) menemukan implikasi revitalisasi rapa’i geurimpheng dalam hubungannya dengan pembangunan pendidikan seni dalam masyarakat. Pengkajian dalam penelitian ini berlandaskan pada pendekatan interdisiplin dengan berbagai konsep teori, meliputi strukturasi, kebudayaan, tindakan sosial, pemertahanan, akulturasi, dan pendidikan melalui seni. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi sebuah studi atas berbagai aspek budaya, dalam bentuk ide/gagasan, sistem sosial, perilaku, maupun artefak fisik yang ada, yang berkaitan dengan revitalisasi musik rapa’i geurimpheng lebih mendalam. Pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Keabsahan data berdasarkan pada kredibility, transferability serta triangulasi. Analisis data digunakan untuk mereduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang erat antara revitalisasi rapa’i geurimpheng dengan kehidupan budaya masyarakat. Harapan masyarakat terhadap revitalisasi rapa’i geurimpheng yaitu: partisipasi masyarakat dalam usaha melestarikan budaya lokal, pemberdayaan masyarakat terutama seniman dan praktisi seni, mengedukasi masyarakat akan pentingnya pelestarian seni. Pendidikan dan pembinaan generasi muda, Peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap revitalisasi. Pelaku utama revitalisasi adalah seniman sebagai agen, legitimasi pemerintah diwakili oleh BPNB Aceh dan adanya kolaborasi keduanya. Dari hasil diskusi dengan seniman dan masyarakat setempat, maka dianalisis bersama rangkaian pertunjukan rapa’i geurimpheng. Terdapat “rukun” rapa’i geurimpheng sebagai hasil revitalisasi, yaitu: saleuem aneuk syahi, saleuem rakan, seulaweut, tingkah, kisah, syahi panyang, saman, dan lanie. Dalam setiap penampilan menggunakan “rukun” sebagai tahapan yang telah ditetapkan bersama. Implikasi pendidikan seni dalam latihan rapa’i geurimpheng, mulai dari saleuem hingga lanie semua mengetengahkan pendidikan seni. Teknik memainkan rapa’i, keseragaman tabuhan menimbulkan warna bunyi yang sangat khas dan unik. xv Mengembangkan pemahaman dan apresiasi terhadap musik rapa’i geurimpheng serta mempertahankan warisan budaya yang berharga. Disamping itu implikasi pendidikan seni pada latihan rapa’i geurimpheng yang dilakukan hari demi hari adalah pendidikan karakter, yaitu disiplin, tanggungjawab, kerjasama, menghargai orang lain. Semua karakter ini muncul pada setiap peserta latihan. Pada akhirnya muncul kesadaran budaya, yang dimiliki oleh semua anggota tim rapa’i geurimpheng. Rapa’i geurimpheng akan tetap lestari jika agen masih diberikan kekuatan dan kesehatan untuk melakukan latihan serta pertunjukan. Agen tidak berfungsi, jika masyarakat luas tidak tanggap dan melupakan keberadaan rapa’i geurimpheng. Oleh karenanya seni pertunjukan rapa’i geurimpheng akan terus ada jika semua masyarakat pendukung mampu mempertahankan keberadaannya dengan cara memberi ruang pertunjukan

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SOFTWARE AUTOCAD DAN INVENTOR DALAM MENGGAMBAR CAD 3 DIMENSI PADA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN KAPAL DAN TEKNIK PENGELASAN DI SMK N 10 SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya penggunaan Software AutoCAD dan Inventor di SMK N 10 Semarang. Tujuan penelitian ini antara lain: 1). Menganalisis perbandingan efektivitas software AutoCAD dan Inventor dalam menggambar CAD 3D berdasarkan hasil belajar siswa di kelas 12 Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan Kapal dan Teknik Pengelasan SMK N 10 Semarang. 2). Menganalisis perbandingan kemudahan penggunaan software AutoCAD dan Inventor dalam menggambar CAD 3D di kelas 12 Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan Kapal dan Teknik Pengelasan SMK N 10 Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan desain one group pre-test post-test design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XII Teknik Pemesinan Kapal rombel A dan XII Teknik Pengelasan rombel A yang berjumlah masing masing rombel 35 siswa. Sebelum digunakan untuk mengumpulkan data, instrumen penelitian berupa gambar CAD 3D divalidasi oleh 4 ahli dengan hasil rata-rata 85% (sangat layak). Hasil penelitian yaitu nilai rata-rata post-test kelompok AutoCAD adalah 73,49 dan kelompok Inventor 85,34. Hasil angket kemudahan Software AutoCAD menunjukkan angka 65,61% (mudah) dan software Inventor menunjukkan angka 78,18% (sangat mudah). Data di atas menunjukkan software Inventor lebih efektif dan lebih mudah digunakan untuk menggambar CAD 3D daripada software AutoCAD

    KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING DAN SELF-TALK UNTUK MEREDUKSI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA

    No full text
    Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Randomized Pretest-Posttest Comparasion Group. Sebagai langkah memperoleh data maka melibatkan 17 siswa yang dipilih secara random assignment. Ada 3 kelompok yang diberikan perlakuan dengan masing-masing ada 6(A), 6(B), 5(C) siswa. Kelompok eksperimen tersebut menggunakan teknik cognitive restructuring, teknik self-talk, dan teknik gabungan. Pengambilan sampel berdasarkan hasil pretest, yaitu siswa yang mempunyai tingkat prokrastinasi tinggi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat treatment selesai diberikan, nilai rata-rata prokrastinasi kelompok A (teknik cognitive restructuring) sebesar M = 58.07 sedangkan pada kelompok B (teknik self-talk) sebesar M = 52.33 serta pada kelompok C (teknik kombinasi) nilai M sebesar = 57.20. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat prokrastinasi yang dilakukan oleh siswa pada ketiga kelompok pada saat sebelum diberikan treatment dan sesudah diberikan treatment. Intervensi konseling kelompok menggunakan teknik cognitive restructuring dan teknik self-talk efektif untuk menurunkan prokrastinasi siswa MTs Nurul Huda Demak. Terdapat perbedaan tingkat keefektifan intervensi menggunakan teknik cognitive restructuring, teknik self-talk, dan kombinasi teknik cognitive restructuring dan teknik self-talk dalam menurunkan prokrastinasi siswa MTs Nurul Huda Demak. Intervensi teknik self-talk lebih efektif dalam penelitian ini

    EFEKTIVITAS LATIHAN PLIOMETRIK DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SISWA SMP NEGERI 2 AJIBARANG

    No full text
    Cabang olahraga bola voli membutuhkan aspek fisik yang memadai salah satunya adalah daya ledak. Pda saat pertandingan daya ledak otot tungkai sangat dibutuhkan ketika menyerang dan bertahan seperti blok dan smash, sehingga dibutuhkan metode latihan yang sesuai untuk mengoptimalkan daya ledak otot tungkai. Salah satu metode latihan untuk meningkatkan daya ledak yaitu plyometrik. Namun pada faktanya kemampuan fisik khususnya daya ledak belum mendapatkan perhatian khusus untuk diberikan kepada partisipan bola voli, artinya perlukan pengujian efektivitas. Tujuan penelitian adalah menguji (1) perbedaan pengaruh plyometrik tuck jump dan double leg jump terhadap daya ledak otot tungkai, (2) perbedaan panjang tungkai tinggi dan rendah terhadap daya ledak otot tungkai, (3) interkasi plyometrik (tuck jump dan double leg jump) dengan panjang tungkai (tinggi dan rendah) terhadap daya ledak otot tungkai. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Partisipan adalah pemain bola voli ekstrakurikuler sekolah menengah pertama jenis kelamin laki-laki berjumlah 28 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen adalah meteran dan vertical jump serta penggunaan rumus Harman untuk mencari peak power. Analisis data adalah Two way anova taraf signifikansi p<0.05, dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian telah ditemukan (1) Ada perbedaan efektivitas plyometrics tuck jump dan double leg jump terhadap daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi 0.011<0.05 dan nilai F adalah 7.690. (2) tidak ada perbedaan panjang tungkai (tinggi dan rendah) terhadap daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi adalah 0.118>p 0.05 dan nilai F adalah 2.630. (3) tidak ada interaksi plyometrik (tuck jump dan double leg jump) dengan panjang tungkai (tinggi dan rendah) terhadap daya ledak otot tungkai. Simpulan metode latihan plyometrics tuck jump lebih baik peningkatannya daripada double leg jump terhadap daya ledak otot tungkai, hal ini dapat dilihat karakteristik gerakan tuck jump lebih cepat dan tidak ada jeda hal ini menunjukkan foot kontak kebawah kemudian meloncat keatas membutuhkan kecepatan dan kekuatan yang singkat. Selain itu, panjang tungkai tinggi dan rendah tidak menjadi salah satu faktor daya ledak yang baik namun ada faktor�faktor lain untuk mengoptimalkan daya ledak otot tungkai, oleh karena itu panjang tungkai tinggi dan rendah sama baiknya diberikan latihan plyometrik tuck jump dan double leg tuck jump

    ANALISIS KELAYAKAN ISI DAN BAHASA BUKU TEKS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI SUMBER BELAJAR YANG ESENSIAL BAGI PESERTA DIDIK KELAS X SMA/SMK

    No full text
    Buku teks memiliki peranan penting dalam memperlancar proses pembelajaran di sekolah sehingga diperlukan buku teks yang baik dan berkualitas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dicanangkan kurikulum. Kualitas buku teks yang digunakan dalam pembelajaran juga akan memengaruhi pencapaian target materi pembelajaran. Buku teks yang baik memiliki kriteria atau standar tertentu seperti tentang relevansinya dengan kurikulum yang sedang berlaku, kesesuaian metode dengan materi yang disampaikan, serta isi buku atau sudut keilmuan. Berdasarkan Badan Standar Nasional Pendidikan, terdapat beberapa komponen dasar yang dapat digunakan untuk menentukan kualitas buku teks, yaitu kelayakan isi atau materi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kelayakan isi buku teks bahasa Indonesia untuk kelas X SMA/SMK edisi kurikulum merdeka yang diterbitkan oleh Kemendikbud Ristek, dan (2) mengidentifikasi kelayakan bahasa buku teks bahasa Indonesia untuk kelas X SMA/SMK edisi kurikulum merdeka yang diterbitkan oleh Kemendikbud Ristek. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian analisis isi dengan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi pada buku teks bahasa Indonesia berjudul “Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK kelas X” karya Fadillah Tri Aulia dan Sefi Indra Gumilar yang diterbitkan Pusat Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dokumen serta simak dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument) dan kartu data yang berbentuk tabel. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman. Kemudian, data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah derajat kepercayaan (credibility), keteralihan (transferability), kebergantungan (dependability), dan kepastian (confirmability). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan skor kelayakan isi materi dan bahasa buku teks bahasa Indonesia menunjukkan kesesuaian sebesar 95,13% dan 84,71% dengan kategori sangat baik. Jika dilihat dari persentase kesesuaian maka buku teks bahasa Indonesia berjudul Cerdas Cergas Berbahasa Indonesia untuk SMA/SMK kelas X edisi kurikulum merdeka karya Fadillah Tri Utami Aulia dan Sefi Indra vii Gumilar yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia. Jadi, meskipun buku ini merupakan cetakan pertama dan belum pernah ada cetakan revisi, tetapi buku ini sudah disusun dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Saran dalam penelitian ini adalah pengguna buku teks hendaknya memastikan bahwa isi dan bahasa yang digunakan dalam buku teks yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran telah memenuhi standar kelayakan isi dan bahasa yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

    PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENCERITAKAN KEMBALI LEGENDA KABUPATEN SEMARANG BERMUATAN DIMENSI GOTONG ROYONG UNTUK PESERTA DIDIK SMP

    No full text
    Sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran menceritakan kembali teks legenda menggunakan kurikulum merdeka masih sangat minim. Belum ada buku tambahan atau referensi yang dapat digunakan pendidik maupun peserta didik dalam pembelajaran di kelas. Pembelajaran teks legenda yang berasal dari daerah sendiri juga belum ditambahkan dalam materi pembelajaran menceritakan kembali teks legenda. Cerita legenda di Kabupaten Semarang telah banyak yang terlupakan. Nilai gotong royong dalam diri peserta didik mulai berkurang di era zaman yang semakin modern. Pendidik dan peserta didik membutuhkan buku pembelajaran tambahan yang dilengkapi dengan materi teks legenda, contoh legenda yang ada di Kabupaten Semarang, dan muatan dimensi gotong royong di dalamnya. Dengan demikian, buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendidik dan peserta didik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti bermaksud menyusun buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP. Terdapat beberapa tujuan dalam penelitian ini, meliputi 1) mendeskripsikan analisis kebutuhan buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP; 2) mendeskripsikan prinsip pengembangan buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP; 3) mengembangkan prototipe buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP; 4) mendiskripsikan perbaikan buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan lima langkah yakni 1) potensi masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, dan 5) revisi desain. Penelitian ini menggunakan triangulasi pengumpulan data, yakni observasi, wawancara, dan penyebaran angkat. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah (1) analisis kebutuhan pendidik dan peserta didik, (2) validasi ahli dari pendidik bahasa Indonesia dan dosen ahli selaku validator. Sumber data penelitian, yakni kebutuhan buku pengayaan oleh pendidik dan peserta didik dan validasi produk oleh dosen ahli. Analisis data dalam vii penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang terdiri atas pemaparan data dan simpulan data. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, hasil analisis kebutuhan pendidik dan peserta didik terhadap buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang yang bermuatan dimensi gotong royong yang terdiri dari empat aspek, yakni materi/isi, penyajian, desain, dan grafik buku. Kedua, prinsip pengembangan buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang yang bermuatan dimensi gotong royong yang digunakan untuk menyusun buku tersebut. Ketiga, prototipe buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang yang bermuatan dimensi gotong royong. Keempat, penilaian prototipe buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang yang bermuatan dimensi gotong royong oleh dosen ahli buku pengayaan dan ahli pembelajaran sastra dengan memberikan saran dan masukan. Kelima, hasil perbaikan buku pengayaan menceritakan kembali legenda Kabupaten Semarang bermuatan dimensi gotong royong untuk peserta didik SMP berdasarkan penilaian dan saran yang telah diberikan oleh ahli validator. Adapun saran yang dapat direkomendasikan, yaitu hendaknya buku pengayaan dapat digunakan oleh peserta didik dan pendidik sebagai buku pendamping dalam pembelajaran menceritakan kembali teks legenda; dapat digunakan oleh pendidik dalam upaya penanaman nilai-nilai gotong royong dan pendidikan karakter; dan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji buku pengayaan menceritakan kembali teks legenda bermuatan dimensi gotong royong sehingga dapat digunakan secara maksimal

    STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL LUKACITA KARYA VALERIE PATKAR

    No full text
    Permasalahan tentang kondisi mental dapat dialami oleh semua kalangan, termasuk pada kalangan remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anakanak menuju dewasa. Kondisi mental yang tidak sehat dapat mengakibatkan gangguan suasana hati, kemampuan berpikir serta kendali emosi yang pada akhirnya memberikan pengaruh negatif pada perilaku buruk seperti skizofrenia, depresi, kecemasan, gangguan kepribadian, gangguan mental organik, gangguan psikosomatik, bunuh diri, dan retadrasi mental. Dengan begitu, permasalahan tersebut perlu diatasi sepenuhnya karena dapat mengganggu kepribadian dalam menjalani kehidupannya. Kepribadian juga dapat ditemukan pada karya sastra seperti novel melalui tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita. Kepribadian pada tokoh-tokoh tersebut yang diceritakan masing-masing secara khusus yang sesuai dengan imajinasi pengarangnya yang mampu memikat perhatian pembaca. Tujuan pokok dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penyebab dari kepribadian serta struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Lukacita karya Valerie Patkar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat dan paragraf yang diduga mengandung penyebab munculnya kepribadian serta struktur kepribadian dari tokoh utama pada cerita dalam novel Lukacita karya Valerie Patkar. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik studi pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Hasil penelitian Struktur Kepribadian Tokoh Utama Novel Lukacita Karya Valerie Patkar menunjukkan (1) kejadian-kejadian yang dapat menyebabkan munculnya arketipe-arketipe dalam kepribadian dari tokoh Utara diantaranya ketika keharusan Utara untuk menyesuaikan diri dengan menutupi kondisi Disleksia yang dialaminya, pengalaman-pengalaman kelam seperti meninggalnya Edwin dan perselingkuhan yang terjadi pada Yasa dengan Gigi di masa lalu yang terus membayangi kehidupannya, momen bersama Javier yang memberikan nasihat kepadanya, serta berakhir dengan ketakutan-ketakutan pada dirinya yang perlahan berubah menuju ke arah yang lebih baik. (2) Kejadian-kejadian yang dapat menyebabkan munculnya arketipe-arketipe dalam kepribadian dari tokoh Javier diantaranya ketika keharusan untuk menyesuaikan diri dengan menutupi kondisi buta warna yang dimiliki, pengalaman-pengalaman kelam seperti kecelakaan saat ia berusaha mengejar adiknya kabur dari rumah di masa lalu yang masih membayangi kehidupannya, momen bersama Mama Javier yang menunjukkan sikap lembut untuk memberikan kenyaman, serta berakhir dengan ketakutanketakutan sebelumnya yang perlahan berubah menuju ke arah yang lebih baik. Melalui berbagai pengalaman yang dialami dapat merefleksikan arketipe-arketipe pada kepribadian Utara diantaranya adalah (1) Persona yang berupa menampilkanix sosok pekerja keras, Shadow yang berupa memulai hidup baru dengan meninggalkan dunia caturnya, Animus yang berupa sikap tegas saat berbicara kepada Javier, dan Self yang berupa penerimaan keadaan yang menciptakan mimpi untuk kembali bermain catur tanpa memikirkan obsesi untuk menang. (2) Kemudian, pada kepribadian Javier juga dapat merefleksikan arketipe-arketipe diantaranya Persona yang berupa sosok pemimpin yang tegas, Shadow yang berupa keluar dari Pengantara, Anima yang berupa sikap lemah lembut kepada Utara, dan Self yang berupa penerimaan keadaan yang menciptakan mimpi mengenai kebebasan dalam hidupny

    IMPLEMENTATION OF FLIPPED CLASSROOM METHOD TO ENHANCE THE MOTIVATION AND READING ACHIEVEMENT OF STUDENTS WITH DIFFERENT GENDER AT MADRASAH ALIYAH HUSNUL KHOTIMAH SEMARANG

    No full text
    This study aimed to demonstrate how the use of flipped classroom methods could enhance students’ motivation and reading achievement based on gender perspectives. It employed mixed-method research (qualitative and quantitative). The participants comprised 28 second-grade students 14 males and 14 females majoring in IPS in the academic year 2023/2024. Data were gathered through observation checklists, tests, closed-ended questionnaires, and semi-structured interviews. The result of this study was found that; 1) The flipped classroom method effectively enhanced reading achievement in both female and male students, as evidenced by their pre-post test results; 2) The flipped classroom method had a positive impact on both female and male students' motivation, but the effect was more pronounced among female students; 3) the teacher's implementation of the flipped classroom method positively impacted both female and male students' motivation in reading activities. Female students responded more positively, showing higher engagement, collaboration, and enjoyment levels. Male students required more continuous support and prompting from the teacher to stay motivated and engaged. The differences in responses highlight the importance of tailored strategies to address female and male students' varying needs and motivations in reading activities

    HUBUNGAN TERPAAN HOAKS VAKSINASI COVID-19 DI MEDIA SOSIAL DAN PERSEPSI DALAM HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP PERILAKU VAKSINASI COVID-19 MASYARAKAT UMUM KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    Latar Belakang: Virus SARS-CoV-2 atau biasa disebut COVID-19 merupakan salah satu jenis virus Corona yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada tanggal 31 Desember 2019. Pencegahan COVID-19 telah memasuki babak baru dengan tersedianya vaksin COVID-19 yang telah melalui beberapa tahap uji klinis dan dapat diproduksi secara massal. Kebijakan vaksinasi yang dilakukan saat ini merupakan salah satu langkah untuk mengakhiri pandemi COVID-19. Banyaknya pengguna platform media sosial di Indonesia menyebabkan cepatnya akses terhadap informasi yang tersebar di media sosial. Berbagai platform media sosial menimbulkan permasalahan, yakni munculnya banyak hoaks terkait pandemi vaksinasi Covid-19. Berdasarkan uraian – uraian di atas, peneliti ingin mengkaji lebih lanjut apakah terdapat pengaruh terpaan hoaks vaksinasi COVID-19 di media sosial dan persepsi dalam Health Belief Model terhadap perilaku vaksinasi COVID-19 pada warga Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian cross-sectional, dengan cara menyebarkan kuesioner kepada masyarakat umum di Kabupaten Jombang dengan pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara accidental sampling mengingat populasi yang cukup besar dari penelitian ini. Penelitian dilakukan pada Oktober 2022 Hasil: Responden berjumlah 400 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Dari 400 sampel diperoleh hasil uji t diperoleh t hitung sebesar 6,339 > t tabel 1,965 dan nilai sig 0,00 t table 1,965 dan nilai sig 0,00 f table sebesar 3,018 dengan signifikansi 0,00 < 0,05 menunjukkan bahwa variable “Paparan Hoax Vaksinasi COVID-19 di Media Sosial” dan “Persepsi pada Health Belief Model” “Secara simultan mempunyai pengaruh terhadap” Perilaku Vaksinasi COVID-19 Masyarakat Umum di Kabupaten Jombang. Kesimpulan: Paparan hoax vaksinasi COVID-19 di media sosial dan persepsi dalam Health Belief Model berpengaruh signifikan terhadap perilaku vaksinasi COVID-19 masyarakat umum di Kabupaten Jombang

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇