Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    REGISTER PETANI MELATI DI DESA SIDOREJO KECAMATAN GRINGSING KABUPATEN BATANG: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

    No full text
    Setiap kelompok masyarakat berkesempatan untuk melahirkan bahasa yang berbeda dari kelompok masyarakat lain. Hal tersebut yang menjadikan setiap kelompok masyarakat memiliki bahasa khusus yang menarik untuk diteliti seperti register dalam bidang pertanian melati di Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan bentuk dan makna register petani melati di Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. (2) menjelaskan fungsi register petani melati di Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan masyarakat petani melati di Desa Sidorejo yang diduga mengandung register. Data diperoleh dengan menggunakan metode simak berupa teknik simak libat cakap (SLC) dan metode cakap berupa teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Metode dan teknik analisis data yang digunakan yaitu metode padan subjenis referensial dan translasional dengan teknik dasar PUP dan teknik lanjutan berupa HBB. Selain itu, digunakan pula metode agih dengan teknik dasar BUL dan teknik lanjutan berupa teknik perluas. Adapun metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Berdasarkan penelitian, ditemukan hasil terkait dengan bentuk dan makna, serta fungsi register petani melati di Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Bentuk register petani melati terdiri atas dua yaitu bentuk register selingkung terbuka (28 data) dan selingkung terbatas (10 data). Fungsi register petani melati terdiri atas enam yaitu fungsi referensial, konatif, emotif, fatis, metalingual, dan puitis. Dari hasil penelitian tersebut, saran yang dapat peneliti berikan 1) peneliti yang akan datang hendaknya melakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan yang lebih luas, misalnya mengkaji penggunaan register dalam kelompok petani melati dengan kajian linguistik lain seperti dialektologi maupun semantik, 2) bagi masyarakat disarankan agar terus mempertahankan dan melestarikan penggunaan register khusus yang sudah menjadi bagian dari identitas sosial serta budaya masyarakat

    KONFLIK INTERPERSONAL DAN INTRAPSIKIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MANUSIA DAN BADAINYA KARYA SYAHID MUHAMMAD

    No full text
    Konflik interpersonal dan intrapsikis seringkali muncul dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memengaruhi kesehatan mental serta hubungan antar individu. Konflik ini juga ditemukan dalam karya sastra, salah satunya dalam novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik interpersonal dan intrapsikis yang dialami tokoh utama— Janu, menggunakan pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat dalam novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad. Data tersebut dimungkinkan berpotensi mengandung jawaban atas masalah yang telah dirumuskan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca dan catat. Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas melalui kecakapan referensi dan ketekunan pengamatan, serta uji dependability. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan simpulan. Hasil analisis menunjukkan dua jenis konflik yang dialami oleh Janu: konflik interpersonal yang meliputi perbedaan pandangan dan harapan serta komunikasi yang buruk, dan konflik intrapsikis terkait dengan konsep diri, seperti diri rendah (despised real self), diri nyata (real self), diri ideal (ideal self), dan diri aktual (actual self). Dari konflik interpersonal dan intrapsikis tersebut ditemukan indikasi dampak negatif konflik interpersonal mencakup gangguan mental, krisis identitas, serta perasaan terasing dan kehilangan, sedangkan dampak positifnya adalah kesadaran diri dan penyembuhan serta komitmen untuk komunikasi yang lebih jelas dalam hubungan. Konflik intrapsikis memiliki dampak negatif berupa ketidakmampuan untuk berkomunikasi, tetapi juga berdampak positif dengan memahami batasan diri dan mengenal diri sendiri. Kemudian, penyelesaian konflik interpersonal yang ditemukan dalam novel meliputi bergerak mendekati orang lain, bergerak menentang orang lain, dan bergerak menjauh dari orang lain. Sementara itu, penyelesaian konflik intrapsikis ditemukan melalui pemahaman diri (self awareness). Selanjutnya, saran yang dapat peneliti sampaikan adalah penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti yang ingin mengkaji novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad, baik menggunakan pendekatan yang sama maupun pendekatan lain, khususnya dalam aspek psikologi tokoh. Diharapkan penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam dengan mempertimbangkan penggunaan teori yang berbeda untuk memperkaya wawasan di bidang sastra dan psikologi

    PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN BINGO SEBAGAI MEDIA LATIHAN MENYIMAK UNTUK PEMBELAJAR TINGKAT INTERMÉDIAIRE DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    No full text
    Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan menyimak mahasiswa tingkat menengah di Universitas Negeri Semarang. Sejumlah mahasiswa kerap mengalami kebosanan dengan materi menyimak yang monoton, yang menyebabkan penurunan minat dan efektivitas pembelajaran. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, ditemukan bahwa masalah utama adalah kurangnya variasi perangkat yang dapat digunakan untuk melatih keterampilan menyimak. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan pendekatan Borg dan Gall (Level 1) untuk menciptakan solusi yang lebih efektif. Proses penelitian ini meliputi: Tahap I: Analisis potensi dan permasalahan. Tahap II: Studi lapangan dan kajian literatur. Tahap III: Perancangan produk yang akan dikembangkan. Tahap IV: Validasi produk oleh ahli alat peraga. Tahap V: Revisi produk berdasarkan masukan dari ahli. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang dihadapi mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan permainan bingo yang dimodifikasi, yang dirancang sebagai media untuk latihan keterampilan menyimak. Permainan ini dikemas dengan tema Recevoir des Amis sesuai dengan materi yang terdapat dalam buku panduan Tendances A2. Setelah melalui proses validasi dan revisi oleh ahli, media pembelajaran ini dinyatakan layak dan siap digunakan sebagai perangkat yang efektif dalam latihan keterampilan menyimak berbasis permainan. Diharapkan, pengembangan ini dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa dalam keterampilan menyimak

    PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan media video animasi terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Palebon 03. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media video animasi, sedangkan variabel terikatnya adalah minat dan hasil belajar siswa. Sampel yang digunakan adalah 28 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket minat dan angket hasil belajar bentuk pilihan ganda yang telah diuji validitasnya. Analsisi data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial dengan menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukan rata-rata skor minat belajar sebelum treatment 55,5 dan minat belajar mengalami peningkatan setelah diberi treatment 73,5. Hasil belajar sebelum treatment sebesar 52 dan hasil belajar mengalami peningkatan setelah diberikan treatment dengan skor rata-rata 84. Hasil analisis statistik inferensial media video animasi terhadap minat belajar dengan pengujian menunjukan nilai signifikansi uji regresi 0,000 < 0,05. Sedangkan nilai signifikansi uji regresi media video animasi terhadap hasil belajar sebesar 0,001 > 0,05. Dapat disimpulkan bahwa media video animasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat dan hasil belajar pada materi perkembangbiakan tumbuhan pada siswa kelas IV SD Negeri Palebon 03

    KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH IPAS SISWA SD NEGERI

    No full text
    Perubahan Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka menggabungkan mata pelajaran IPA dan IPA menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah salah satu mata pelajaran yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari pembelajaran IPA di sekolah dasar adalah siswa diharapkan siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar yang berfokus pada pertanyaan dan tindakan. Pada pembelajaran IPA siswa dituntut untuk mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku panduan, dan mengetahui keefektifan model pembelajaran PBL berbantuan media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah sekolah dasar yang berada di Gugus Kartini, pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Sidomulyo 04, SDN Gedanganak 02, dan SDN Gedanganak 03. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validasi ahli untuk buku panduan, Uji N-Gain, dan Uji T-Test. Uji validasi ahli untuk buku panduan berada pada kategori sangat layak sehingga dapat digunakan. Hasil Uji N Gain pada kelompok eksperimen memiliki rata-rata sebesar 78% pada kategori tinggi, efektif pada uji N-Gain Test. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki rata-rata sebesar 69% pada kategori sedang cukup, efektif pada uji N-Gain Test. Pada Uji T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penerapan model PBL berbantuan media wordwall pada kelas eksperimen lebih efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya menerapkan model PBL

    KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI SELF-CONFIDENCE PADA MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE

    No full text
    Penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan berpikir kritis matematis dalam pendidikan. Selain itu, hasil observasi pada kelas X di MAN Kendal menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik masih rendah. Untuk mengatasi hal ini, peneliti menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan multimedia interaktif Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan model PBL berbantuan multimedia interaktif Articulate Storyline dan menganalisis pengaruh self-confidence terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Metode yang digunakan adalah mixed-method dengan desain sequential explanatory. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis matematis, angket self-confidence, modul ajar, media pembelajaran Articulate Storyline, dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah kelas X MAN Kendal tahun ajaran 2024-2025. Teknik cluster random sampling digunakan untuk menentukan sampel, dengan kelas XA sebagai kelompok eskperimen dan kelas XB sebagai kelompok kontrol. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan angket self-confidence yang dikelompokkan menjadi tiga kategori: tinggi, sedang dan rendah. Dipilih dua peserta didik dari tiap kategori untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) model PBL berbantuan multimedia interaktif Articulate Storyline efektif terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik dengan rata-rata sebesar 81,82 dan proporsi peserta didik yang mencapai nilai minimum 75 adalah sebesar 85,29%, (2) self confidence memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, (3) peserta didik dengan self-confidence tingkat tinggi memenuhi keempat indikator kemampuan berpikir kritis matematis; peserta didik dengan self-confidence tingkat sedang memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang baik pada indikator klarifikasi, dan cukup pada indikator asesmen, kesimpulan dan strategi; peserta didik dengan self-confidence tingkat rendah memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang cukup pada indikator klarifikasi, dan kurang pada indikator asesmen, kesimpulan, dan strategi

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU BERDASARKAN GAYA BELAJAR PADA MODEL THINK TALK WRITE BERBANTUAN QUESTION CARD

    No full text
    Kemampuan matematis dalam pembelajaran matematika meliputi pemecahan masalah (problem solving), penalaran dan pembuktian (reasoning and proof), komunikasi (communication), koneksi (connection), dan representasi (representation). Kemampuan komunikasi matematis merupakan aspek penting bagi mahasiswa. Hal ini dapat dipengaruhi oleh gaya belajar karena setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda, yang berdampak pada tingkat keberhasilan mahasiswa. Salah satu model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa adalah model Think Talk Write (TTW) berbantuan Question Card. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kualitas pembelajaran matematika dengan model Think Talk Write (TTW) berbantuan Question Card terhadap kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, dan (2) menganalisis kemampuan komunikasi matematis mahasiswa ditinjau dari gaya belajar pada kelas yang menggunakan model Think Talk Write (TTW) berbantuan Question Card. Metode penelitian ini adalah mixed method dengan model sequential explanatory. Penelitian dilaksanakan di Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) Semarang dengan sampel penelitian mahasiswa program studi D4 Transportasi Laut Tahun Akademik 2024/2025 kelas B sebagai kelas eksperimen dan kelas A sebagai kelas kontrol. Subjek penelitian kualitatif ditentukan berdasarkan gaya belajar dari De Porter dan Hernacki. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan uji ketuntasan klasikal dan uji beda rata-rata. Analisis data kualitatif menggunakan uji keabsahan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dikatakan berkualitas dengan perangkat pembelajaran, instrumen penelitian, dan keterlaksanaan pembelajaran dalam kategori sangat baik. Proporsi ketuntasan mahasiswa pada kelas yang menggunakan model Think Talk Write (TTW) berbantuan Question Card lebih dari 75% dan nilai rata-rata kemampuan komunikasi matematis mahasiswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 78,05 dan kelas kontrol 62,55. Mahasiswa dengan gaya belajar visual dapat menyelesaikan tiga indikator kemampuan komunikasi matematis, mahasiswa dengan gaya belajar auditorial dapat menyelesaikan dua indikator, sedangkan mahasiswa dengan gaya belajar kinestetik hanya dapat menyelesaikan satu indikator

    AKTIVITAS KATALITIK CaO TERMODIFIKASI SiO2 PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL

    No full text
    Batu kapur merupakan salah satu jenis batuan sedimen yang memiliki warna putih keabuan dan sebagian besar mengandung kalsium karbonat (CaCO3). Kalsium karbonat jika dipanaskan dengan suhu tinggi akan mengalami dekomposisi menjadi kalsium oksida (CaO) yang dapat berperan sebagai katalis. Prekursor CaO dari penelitian ini berasal dari batu kapur Pracimantoro yang digunakan dikalsinasi dengan suhu 900 oC selama 3 jam lalu diuji menggunakan XRF untuk mengetahui kandungan pada batu kapur. Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa komponen utama pada batu kapur adalah CaO sebesar 92,60%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik CaO dari batu kapur Pracimantoro yang dimodifikasi dengan SiO2 melaui metode presipitasi serta uji aktivitas katalitiknya pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah. Modifikasi katalis dilakukan melalui presipitasi antara CaO dan SiO2 yang masing-masing dilarutkan pada larutan HCl dan diendapkan kembali dengan NaOH. Karakterisasi katalis dilakukan dengan XRD, FTIR, dan SEM. Hasil karakterisasi katalis menggunakan XRD menunjukkan bahwa SiO2 bersifat amorf yang ditunjukkan dengan puncak tertinggi pada 2θ = 21 22o sedangkan CaO terdistribusi secara merata pada matriks silika sehingga tidak menunjukkan puncak CaO yang jelas. Hasil FTIR dari katalis menunjukkan adanya interaksi antara CaO dan SiO2 ditandai dengan adanya pergeseran gelombang 1055 cm-1 menjadi 1060 cm-1. Hasil SEM menunjukkan bahwa permukaan katalis terlihat halus dan terdispersi secara merata meskpun masih nampak sedikit aglomerasi. Hasil uji katalitik katalis pada sintesis biodiesel dengan proses reaksi transesterifikasi pada suhu 65 oC selama 3 jam dengan perbandingan massa minyak metanol yaitu 1 : 9 dan berat katalis 5%bt. Katalis CaO menghasilkan yield metil ester sebesar 76,77% sedangkan katalis SiO2 hanya menghasilkan yield metil ester sebesar 6,96%. Ketiga variasi katalis CaO/SiO2 masing-masing menghasilkan yield biodiesel sebesar 16,59 %, 23,57%, dan 68,09%. Hasil tertinggi dari katalis tersebut adalah pada jenis variasi 25% CaO/SiO2

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAVI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA PADA MATERI SISTEM RESPIRASI

    No full text
    Menghadapi tantangan abad 21 guru harus mempersiapkan siswa untuk memiliki kemampuan sebagai seorang yang bernalar kritis, berpikir kreatif, kolaboratif, dan mampu memecahkan masalah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMA Negeri 5 Semarang diperoleh informasi bahwa kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa masih tergolong rendah. Siswa belum terbiasa untuk melakukan analisis dan pemecahan soal tipe HOTS, serta sulit untuk diajak bekerja secara berkelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning dengan pendekatan SAVI terhadap kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Penelitian ini merupakan quasi eksperiment dengan desain non-equivalent kontrol group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-9 dan XI-10 yang ditentukan secara cluster purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan pretest, posttest, dan lembar observasi. Data hasil kemampuan berpikir kritis dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian data dianalisis dengan uji Mann-Whitney dan uji n-gain. Analisis data kemampuan kolaborasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dengan pendekatan SAVI berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan berpengaruh positif terhadap kemampuan kolaborasi siswa. Hasil uji normalitas data kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa sig > 0,05 data terdistribusi tidak normal. Hasil uji homogenitas data kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa sig < 0,05 data tidak homogen. Data yang terdistribusi tidak normal kemudian dianalisis menggunakan non parametik dengan uji Mann Whitney. Hasil uji Mann Whitney nilai posttest menunjukkan nilai yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemampuan kolaborasi kelas eksperimen memperoleh hasil rata rata lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran PBL dengan pendekatan SAVI berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Implikasi penerapan model PBL SAVI dalam pembelajaran respirasi memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Dengan model ini, siswa diharapkan mampu menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, dan membuat keputusan yang tepat terkait materi sistem respirasi

    IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI PATI NOMOR 126 TAHUN 2018 TENTANG PENGELOLAAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA KABUPATEN PATI (Studi Kasus: Pemeliharaan dan Perawatan Rusunawa Bumirejo Juwana)

    No full text
    Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) merupakan salah satu program pemerintah untuk menyediakan tempat tinggal yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dalam pengelolaan Rusunawa supaya berjalan secara optimal, maka diperlukan suatu kebijakan yang adil, jelas, dan lengkap. Selain ketersediaan kebijakan, pengimplementasian dari suatu kebijakan juga diharapkan dapat berjalan sesuai prosedur untuk mencapai manfaat dan tujuan dalam pengelolaan Rusunawa sesuai dengan cita-cita dari hukum yang berlaku. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana Implementasi Peraturan Bupati Pati Nomor 126 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa Kabupaten Pati, khususnya terkait pemeliharaan dan perawatan Rusunawa Bumirejo Juwana?; 2) Apa yang menjadi kendala dalam pengimplementasian Peraturan Bupati Pati Nomor 126 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa Kabupaten Pati, terkait pemeliharaan dan perawatan Rusunawa Bumirejo Juwana? Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan memahami Implementasi Perbup Pati Nomor 126 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Rumah Susun Sederhana Sewa Kabupaten Pati, khususnya terkait pemeliharaan dan perawatan Rusunawa Bumirejo Juwana beserta kendalanya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang didapat dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dengan validitas data menggunakan metode triangulasi. Metode analisis menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengimplementasian pengelolaan Rusunawa Bumirejo dipengaruhi beberapa faktor yaitu yaitu faktor hukum, faktor penegakan hukum, faktor sarana atau fasilitas pendukung, faktor masyarakat, faktor kebudayaan. Akan tetapi dalam kenyataannya dalam beberapa faktor belum terlaksana secara maksimal. Selain itu dalam pengelolaannya juga ditemui kendala dari komplektifitas kebijakan, ketersediaan sumber daya, dan kondisi eksternal, seperti sosial dan ekonomi yang mengakibatkan pengelolaan tidak berjalan optimal

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇