Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
Pengaruh Beban Kerja (Workload) Terhadap Burnout pada Karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Bekasi.
Fenomena burnout sangat umum dialami oleh karyawan pada bidang
perbankan. Salah satu penyebab terjadinya burnout yakni adanya beban kerja
(workload) yang berlebihan seperti memenuhi standarisasi target yang diberikan
perusahaan, kuantitas pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan job description,
arahan langsung dari atasan. Pemenuhan kuantitas pekerjaan yang berlebihan
menuntut karyawan bekerja lebih ekstra yang dapat menyebabkan gejala burnout
yang timbul pada karyawan seperti sakit kepala, leher dan punggung yang terjadi
akibat terlalu lama menatap layar serta gangguan mood. Burnout merupakan suatu
keadaan individu yang mengalami kelelahan fisik ataupun mental disebabkan oleh
adanya tekanan aktivitas yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah terdapat pengaruh antara beban kerja (workload) terhadap
burnout pada karyawan PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk. Kantor Cabang
Bekasi. . Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan sampel 75
karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Bekasi.
Pengumpulan data menggunakan skala likert yang terdiri dari skala Burnout
Assesment Tool (BAT) dan Quantitative Workload Inventory (QWI). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja (workload) dan burnout karyawan
berada pada kategori yang tinggi. Hasil analisis data diperoleh F hitung sebesar
66,379 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,1), sehingga hipotesis diterima.
Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa beban kerja (workload) memiliki
pengaruh terhadap burnout p
GAYA RESOLUSI KONFLIK PADA DEWASA AWAL YANG MENJALANI HUBUNGAN BERPACARAN JARAK JAUH DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya resolusi konflik dalam
mempertahankan hubungan jarak jauh, mengingat konflik sering muncul akibat
tantangan dalam komunikasi. Selain itu, perbedaan gender juga berperan dalam
memengaruhi gaya resolusi konflik yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengidentifikasi gaya resolusi konflik yang digunakan oleh dewasa
awal dalam hubungan berpacaran jarak jauh, serta menganalisis perbedaan gaya
resolusi konflik berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain deskriptif dan komparatif. Data dikumpulkan melalui
kuesioner menggunakan Romantic Partner Conflict Scale (RPCS) yang telah
diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Partisipan adalah individu berusia dewasa
awal (18–40 tahun) yang menjalani hubungan berpacaran jarak jauh dengan durasi
minimal satu bulan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini, yaitu 321 orang yang
terdiri dari 158 laki-laki dan 163 perempuan. Analisis data dilakukan menggunakan
statistik deskriptif dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa gaya resolusi konflik yang paling banyak digunakan dalam hubungan
berpacaran jarak jauh adalah Compromise (Kompromi). Terdapat perbedaan
signifikan antara laki-laki dan perempuan pada gaya Avoidance (Penghindaran) =
0.033, Separation (Pemisahan) = 0.002, dan Submission (Penyerahan) = <0.001,
dengan nilai rata-rata yang lebih tinggi pada laki-laki. Sementara itu, tidak
ditemukan perbedaan signifikan antara laki-laki dan perempuan pada gaya
Compromise (Kompromi) = 0.152, Interactional Reactivity (Reaktivitas
Interaksional) = 0.224, dan Domination (Dominasi) = 0.622. Temuan ini
menunjukkan bahwa gender memiliki pengaruh terhadap preferensi gaya resolusi
konflik tertentu pada dewasa awal dalam hubungan berpacaran jarak jauh
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SISWA KELAS X
Kemampuan literasi digital siswa menjadi salah satu kompetensi penting di abad
ke-21 untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin berbasis teknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan
media pembelajaran interaktif dengan kemampuan literasi digital siswa kelas X.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei
korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas X-2 dan X-3 di SMAN 1
Bergas, dengan sampel sebanyak 72 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster
random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur intensitas
penggunaan media pembelajaran interaktif dan tes untuk menilai kemampuan
literasi digital siswa. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson untuk
mengidentifikasi hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan
media pembelajaran interaktif dengan kemampuan literasi digital siswa, dengan
nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0, 706 dan p < 0,05. Temuan ini mengindikasikan
bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif secara intensif dapat mendukung
pengembangan literasi digital siswa
PENGARUH SERVICE QUALITY DAN TIMELINESS TERHADAP CUSTOMER LOYALTY MELALUI CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Pengguna Layanan Ekspedisi SPX Express Hub Gunungpati, Di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang)
Jasa pengiriman barang saat ini mengalami perkembangan yang signifikan
sesuai dengan perkembangan dunia bisnis online atau transaksi online di Indonesia.
Kebutuhan jasa ekspedisi terus meningkat. Tujuan penelitian ini untuk menguji
Pengaruh Service Quality Dan Timeliness Terhadap Customer Loyalty Melalui
Customer Satisfaction Sebagai Variabel Interverning Pada Konsumen layanan SPX
Express Hub Gunungpati.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan sumber data
primer.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh Konsumen SPX
Express Hub Gunungpati di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang yang tidak
diketahui jumlahnya. Sampel diambil menggunakan Nonprobability sampling
dengan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan
menyebarkan kuesioner secara online kepada 100 responden melalui googlefrom.
Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan pendekatan
Struktural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) pada
SmartPLS 4.0
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Service Quality berpengaruh Positif dan
signifikan terhadap Customer Satisfaction. timeliness berpengaruh Positif dan
Signifikan terhadap Customer Satisfaction. Service Quality tidak berpengaruh
terhadap Customer Loyalty. Timeliness berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Customer Loyalty. Customer Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Customer Loyalty. Customer Satisfaction tidak memediasi hubungan
antara Service Quality terhadap Customer Loyalty. Customer Satisfaction
memediasi hubungan antara Timeliness terhadap Customer Loyalty
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Ibu Buruh Kayu Lapis PT.X Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung: Pendekatan Mix Method
ASI Eksklusif merupakan nutrisi terbaik bagi bayi namun cakupannya di
Indonesia masih rendah, termasuk di Kabupaten Temanggung. Ibu bekerja,
khususnya di industri besar seperti PT.X, seringkali menghadapi tantangan dalam
memberikan ASI eksklusif akibat kendala fasilitas, kebijakan perusahaan, dan
faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu pekerja di PT.X,
Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif observasional dengan desain studi cross-sectional yang
dilakukan dengan metode wawancara langsung kepada 56 responden Ibu buruh
kayu lapis di PT.X. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi. Hasil
penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan pemberian
ASI Eksklusif meliputi pendidikan (p=0.028), paritas (p=0.042),durasi kerja
(p=0.024) dan dukungan suami (p=0.004). Namun, tidak ditemukan hubungan
signifikan antara pengetahuan (p= 0.080) umur ibu (p=0.367), dukungan
keluarga (p= 0.086), dukungan rekan kerja (p=0.080), dukungan petugas
kesehatan(0.091), waktu tempuh(p=0.280), dan jarak dari tempat kerja ke
rumah(p=0.104). Model multivariat menunjukkan faktor yang paling
berpengaruh tingkat pendidikan (p=0.019), durasi kerja (p=0.035) dan dukungan
petugas kesehatan di tempat kerja (p=0.050). Kesimpulan penelitian ini adalah
tingkat pendidikan, Durasi kerja dan dukungan petugas kesehatan di tempat kerja
merupakan faktor yang paling mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif PT.X
Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung
Data Menguji Cahyo Yuwono
File berikut berisi data ujian disertasi dengan penguji Dr. Cahyo Yuwono, M.Pd
Bukti Peninjauan Substansi Jurnal Scopus pada Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, Volksgeist : Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, dan Journal of Indonesian Legal Studies
DESAIN DAN ANALISIS RANGKA SEPEDA LISTRIK UNTUK SATU PENUMPANG DENGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)
Rangka memiliki peran penting dalam menentukan kekuatan dan kestabilan
sebuah sepeda listrik. Pada penelitian ini, dirancang sebuah rangka sepeda listrik
untuk satu penumpang dengan menggunakan material Aluminum 6061, yang
dikenal ringan namun kuat. Desain mengacu pada standar SNI EN 15194 dan
mengadaptasi referensi geometri dari penelitian sebelumnya agar sesuai dengan
kebutuhan penggunaan sepeda listrik secara relevan.
Desain rangka dibuat menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor,
kemudian dianalisis menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Beban
statis sebesar 100 kg digunakan untuk mewakili berat pengendara, dengan analisis
difokuskan pada tiga parameter utama, yaitu von Mises Stress, displacement, dan
safety factor.
Proses simulasi dilakukan setelah studi mesh convergence, di mana ukuran
elemen rata-rata 0,05 dipilih karena memberikan hasil simulasi yang stabil dan
valid. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada model dengan ketebalan 1 mm,
diperoleh tegangan maksimum sebesar 45,67 MPa, displacement sebesar 0,01771
mm, dan safety factor sebesar 6,02. Sementara itu, pada model dengan ketebalan
rangka 1,2 mm, tegangan maksimum tercatat sebesar 37,35 MPa, displacement
sebesar 0,0145 mm, dan safety factor meningkat menjadi 7,36. Seluruh nilai
tegangan berada jauh di bawah tegangan luluh Aluminum 6061 sebesar 275 MPa,
yang menunjukkan bahwa desain telah memenuhi aspek kekuatan dan keamanan
struktural
PENGARUH GAYA MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP CAPAIAN BELAJAR SISWA PADA KEGIATAN PRAKTIK MESIN BUBUT
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh gaya mengajar guru
dan motivasi belajar terhadap capaian belajar siswa kelas XI jurusan teknik mesin
Pada kegiatan praktik mesin bubut.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan ex post facto. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa
kelas XI Jurusan Teknik Mesin SMK Wisudha Karya Kudus tahun pelajaran
2024/2025 pada semester genap yang terdiri dari 209 siswa sebagai populasi
penelitian, sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling
dengan memilih 3 cluster / kelas secara acak dari total keseluruhan 6 kelas,
sehingga ditemukan jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 90 siswa.
Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi,
serta kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan teknik
analisis data menggunakan uji asumsi normalitas, uji asumsi linieritas, uji asumsi
heteroskedastisitas, uji asumsi multikolinieritas, dan uji asumsi autokorelasi, serta
setelahnya dilakukan uji hipotesis.
Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh
yang signifikan antara Gaya Mengajar Guru terhadap Capaian Belajar Siswa
dengan nilai p(sig.) sebesar 0,028 < 0,05 sehingga hipotesis diterima, dan terdapat
pengaruh yang signifikan antara Motivasi Belajar terhadap Capaian Belajar Siswa
dengan nilai p(sig.) sebesar 0,006 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Secara
simultan menunjukkan besarnya angka hasil nilai R Square sebesar 0,122 dengan
p(sig.) yaitu sebesar 0,003 < 0,05 artinya variabel Gaya Mengajar Guru dan
Motivasi Belajar terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel Capaian
Belajar Siswa sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara gaya
mengajar guru dan motivasi belajar terhadap capaian belajar siswa jurusan teknik
mesin SMK Wisudha Karya Kudus dapat diterima
TANTANGAN PENGAIRAN BAGI PERTANIAN DI DESA MOJOWETAN (Studi Kasus Di Desa Mojowetan Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora)
The majority of the people of Mojowetan Village work as farmers. In carrying out their daily agricultural activities, they face various obstacles, especially irrigation-related ones. Water availability for irrigation still depends on river flow, rainfall, and the use of borewells, all of which are heavily influenced by seasonal changes. The objectives of this study are (1) to analyze the agricultural problems farmers face in Mojowetan Village and (2) to analyze farmers' solutions in Mojowetan Village to overcome irrigation challenges. This research was conducted through a qualitative approach, and data was collected through observation, interviews, and documentation studies. The informants of this research include Mr. Lamijan, Mr. Basiran, and Mr. Riyanto. Data is tested for validity through source triangulation, and qualitatively analyzed including the process of data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawnThe results of the study indicate that some of the problems faced by farmers in Mojowetan Village are the lack of irrigation channels, limited agricultural equipment, limited reliable piping systems and dependence on rain-fed water sources, the limited number of irrigation tools does not match the agricultural land area. Some solutions to overcome these problems are rehabilitating irrigation channels, expanding the irrigation network to other hamlets that do not yet have access, In addition, the construction of village reservoirs and drilled wells at strategic points can be an alternative water source during the dry season. To overcome the problem of suboptimal piping, one urgent solution is to replace damaged or leaking pipes with more durable materials and expand the piping network to agricultural areas that have not been reached, Implementing a low-cost rental system or borrowing village-owned irrigation tools to farmers through farmer groups