Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
64027 research outputs found
Sort by
Sintesis CuO/Graphene Oksida Tereduksi dari Grafit Limbah Baterai Lithium-Ion Dengan Metode Hydrothermal Microwave sebagai Elektroda Superkapasitor
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas elektrokimia material CuO/rGO
yang disintesis dari grafit limbah baterai litium melalui metode hidrotermal
berbantuan microwave, serta untuk mengetahui pengaruh rasio massa Cu:GO (1:1,
1:2, dan 2:1) dan waktu iradiasi microwave (10, 20, dan 30 menit) terhadap
performa elektroda sebagai superkapasitor. Material disintesis dengan variasi rasio
massa dan waktu iradiasi, kemudian dikarakterisasi menggunakan X-ray
Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), Cyclic Voltammetry
(CV), dan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Hasil menunjukkan
bahwa variasi tersebut memengaruhi karakteristik struktural dan elektrokimia
CuO/rGO. Uji CV mengungkapkan bahwa sampel CuO/rGO dengan rasio Cu:GO
1:2 dan waktu iradiasi 10 menit menunjukkan performa terbaik dengan resistansi
transfer muatan (Rct) terendah, yaitu 4,13 Ω. Meskipun morfologi material belum
melampaui hasil dari metode hidrotermal konvensional, metode hidrotermal
berbantuan microwave tetap menawarkan keunggulan dalam efisiensi energi dan
waktu sintesis. Oleh karena itu, metode ini berpotensi dikembangkan sebagai
alternatif dalam sintesis material elektroda untuk aplikasi superkapasitor
Daur Ulang Grafit Limbah Baterai Li-Ion Untuk Menghasilkan Elektroda Superkapasitor Berbasis CoO/RGO Dengan Metode Hidrotermal Microwave
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis material komposit Cobalt(II)
Oxide/Reduced Graphene Oxide (CoO/RGO) sebagai material elektroda untuk
aplikasi superkapasitor. Sintesis dilakukan menggunakan metode hidrotermal
berbantuan gelombang mikro (microwave-assisted hydrothermal) dengan variasi
rasio massa antara CoO dan RGO yaitu 1:2, 1:1, dan 2:1, serta waktu paparan
gelombang mikro selama 10, 20, dan 30 menit. Karakterisasi dilakukan untuk
mengevaluasi struktur kristal (dengan XRD), morfologi permukaan (dengan SEM),
dan kinerja elektrokimia (menggunakan uji cyclic voltammetry). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rasio massa terbaik diperoleh pada perbandingan 1:1 dengan
waktu paparan microwave selama 10 menit. Pada kondisi tersebut, material
komposit CoO/RGO menunjukkan kapasitansi spesifik tertinggi sebesar 12,01 F/g
pada scan rate 5 mV/s. Morfologi material memperlihatkan sebaran partikel aktif
CoO yang merata pada permukaan RGO, mendukung terbentuknya jalur konduktif
dan situs aktif redoks yang baik. Nilai resistansi transfer muatan (Rct) yang rendah
juga mengindikasikan efisiensi dalam proses perpindahan ion dan elektron.
Keberhasilan sintesis ini menunjukkan bahwa metode hidrotermal microwave tidak
hanya efektif dan efisien dari segi energi, tetapi juga mampu menghasilkan material
elektroda dengan performa elektrokimia yang baik. Selain itu, pemanfaatan
material berbasis limbah baterai dalam proses sintesis memberikan nilai tambah
dari sisi keberlanjutan, sehingga pendekatan ini berpotensi besar dikembangkan
dalam teknologi penyimpanan energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
HUBUNGAN GAYA HIDUP REMAJA PUTRI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWA SMA DI KOTA CIREBON
Anemia masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di
masyarakat, khusunya remaja putri. Prevalensi anemia remaja putri di Kota Cirebon
pada tahun 2023 sebesar 36,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan gaya hidup remaja putri dengan kejadian anemia pada siswa SMA di
Kota Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik
observasional dengan menggunakan desain Cross Sectional. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah remaja putri sebanyak 116 responden.
Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur menggunakan
kuesioner dan pengecekan kadar Hb menggunakan auto check. Analisis data yang
digunakan meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square serta
analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik. Penelitian ini menunjukan
hasil adanya hubungan yang signifikan antara pola makan yang meliputi konsumsi
energi p = (0,000), konsumsi protein p = (0,000), konsumsi zat besi p = (0,000),
pola istirahat p (0,011) dengan kejadian anemia dan tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara pola aktivitas fisik p = (0,240) dengan kejadian anemia. Uji regresi
logistik pada analisis multivariat menunjukan faktor yang paling berpengaruh
terhadap anemia adalah konsumsi zat besi dngan OR 0,034. Dari hasil penelitian
yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
pola makan yang meliputi konsumsi energi, protein dan zat besi dan pola istirahat
dengan kejadian anemia serta faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian
anemia adalah konsumsi zat besi
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LINGKUNGAN SOSIAL DAN PENGENDALIAN DIRI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF DENGAN MINAT BELI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Fenomena konsumerisme telah meluas di kalangan remaja, termasuk
mahasiswa yang cenderung menunjukkan perilaku konsumtif akibat preferensi
terhadap hal baru dan pencarian identitas diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis
pengaruh literasi keuangan, lingkungan sosial, dan pengendalian diri terhadap
perilaku konsumtif dengan minat beli sebagai variabel mediasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 3.033
mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang angkatan
2022–2023. Sampel sebanyak 97 mahasiswa ditentukan menggunakan rumus
Slovin (10%) dengan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan
melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis jalur,
dan uji Sobel.
Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan, lingkungan sosial, dan
pengendalian diri berpengaruh positif terhadap minat beli. Selanjutnya terdapat
pengaruh positif literasi keuangan, lingkungan sosial dan pengendalian diri
terhadap perilaku konsumtif, melalui minat beli terbukti memediasi. Terdapat
pengaruh positif minat beli terhadap perilaku konsumtif.
Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi
keuangan, lingkungan sosial yang positif, serta pengendalian diri yang baik dapat
menekan perilaku konsumtif pada mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa
mahasiswa perlu meningkatkan kesadaran finansial, mampu mengendalikan
dorongan konsumsi, dan bersikap rasional dalam minat beli. Selain itu, penelitian
ini merekomendasikan agar peneliti selanjutnya mempertimbangkan variabel dan
sampel agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan secara lebih luas
PERAN MODERASI KECERDASAN EMOSIONAL DAN MEDIASI MOTIVASI MENJADI GURU PADA PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PENGUASAAN TPACK TERHADAP KESIAPAN BERKARIER MENJADI GURU
Persaingan dunia kerja yang kompetitif menuntut dunia Pendidikan untuk
mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap bersaing. Oleh karena itu,
mahasiswa perlu menguasai keterampilan dan pengetahuan yang relevan agar dapat
memiliki kesiapan berkarier sesuai dengan kebutuhan industri. Tujuan penelitian
ini adalah untuk menganalisis kesiapan mahasiswa berkarier menjadi guru meliputi
lingkungan keluarga dan penguasaan TPACK yang dimoderasi oleh kecerdasan
emosional dan mediasi motivasi menjadi guru.
Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian
ini, yaitu mahasiswa Pendidikan Ekonomi Angkatan Tahun 2022 Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang, yaitu berjumlah 408
mahasiswa dan sampel sejumlah 124 mahasiswa penelitian ini menggunakan
proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan
kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sedangkan teknik analisis
data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, analisis jalur, dan uji Sobel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, penguasaan
TPACK dan motivasi menjadi guru berpengaruh positif signifikan terhadap
kesiapan berkarier menjadi guru. Pengaruh total lingkungan keluarga melalui
motivasi menjadi guru sebesar 33,57%, penguasaan TPACK melalui motivasi
menjadi guru sebesar 26,11%, Serta interaksi lingkungan keluarga dengan
kecerdasan emosional berpengaruh sebesar 10.43% dan interaksi penguasaan
TPACK dengan kecerdasan emosional berpengaruh sebesar 3.21%.
Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah agar orang tua senantiasa
mendukung anak-anak mereka dalam mempersiapkan diri menjadi guru, bagi
mahasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh untuk menjadi seorang guru serta
meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknologi serta mengelola emosi
dengan baik yang sehingga dapat menunjang kesiapan untuk berkarier menjadi
guru
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS TENGGANG WAKTU PEMENUHAN PRESTASI PASCA RE SCHEDULING YANG TELAH DISEPAKATI DENGAN PERUSAHAAN FINANCE
Penelitian ini berangkat dari pemasalahan konsumen yang telah memperoleh
penjadwalan ulang kembali tanggal jatuh tempo yang berupa rescheduling dari pihak
perusahaan finance. Namun berjalannya waktu terdapat pegawai perusahaan finance telah
melakukan penagihan yang tidak sesuai dengan Standar Opersional Prosedur penagihan
perusahaan finance terhadap konsumen tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah pertama bagaimana upaya perusahaan finance untuk dapat dipenuhinya prestasi
oleh konsumen setelah diberikan tenggang waktu pemenuhan prestasi dan yang kedua,
bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen yang sudah diberikan tenggang
waktu untuk memenuhi prestasi pasca re-scheduling dari pegawai perusahaan finance
yang melakukan penagihan dengan itikad tidak baik terhadap konsumen. Metode
penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis sosiologis
dan validitas triangulasi. Penelitian ini dilakukan PT. BMP Kota Semarang dan di
Otoritas Jasa Keuangan Kota Semarang. Sumber data terdiri dari sumber data primer,
sekunder, dan tersier. Tekhnik Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi kemudian diolah menggunakan analisis data kualitatif.
Hasil penelitian ini upaya perusahaan finance untuk dapat dipenuhinya prestasi oleh
konsumen setelah upaya perusahaan finance untuk dapat dipenuhinya prestasi oleh
konsumen setelah diberikan tenggang waktu pemenuhan prestasi adalah memberikan
tenggang waktu yang disebut dengan istilah re-scheduling. Perjanjian baru tersebut
merupakan bentuk perlindungan konsumen sebagai implementasi dan pelaksanaan dari
Pasal 8 Ayat 1 dan 2 huruf e Peraturan Otoritas Jasa keuangan Nomor 22 Tahun 2023
Tentang Perlindungan Konsumen Dan Masyarakat Di Sektor Jasa keuangan.
Perlindungan hukum terhadap konsumen atas tenggang waktu pemenuhan prestasi pasca
rescheduling dari pegawai perusahaan finance yang melakukan penagihan dengan iktikad
tidak baik dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu dari prespektif perlindungan hukum
preventif, yang pertama terdapat kebijakan dalam Standar Opersional Prosedur (SOP)
perusahaan finance tentang tugas dan tanggungjawab pegawai perusahaan finance
dilarang menagih dengan kalimat tidak sopan, mengancam, dan mengintimidasi debitur
(konsumen). Konsumen dapat mengadukan ke pihak perusahaan finance apabila pegawai
perusahaan finance melakukan penagihan terhadap konsumen tidak sesuai dengan SOP
perusahaan, yang kedua dapat mengadukan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui
layanan pengaduan yang sudah disediakan oleh pihak OJK sebagiamana yang disebutkan
dalam Pasal 4 huruf c Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.07/2020
Peraturan Otoritas Tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen Dan Mayarakat Di
Sektor Jasa Keuangan. Selanjutnya perlindungan hukum terhadap konsumen atas
tenggang waktu pemenuhan prestasi pasca rescheduling dari pegawai perusahaan yang
melakukan penagihan dengan iktikad tidak baik dapat dilakukan dari prespektif
perlindungan hukum represif adalah pertama pihak perusahaan finance yang diwakili
oleh Direksi telah melakukan mediasi antara pegawai perusahaan finance dengan
konsumen yang akhirnya pihak perusahaan finance memberikan sanksi berupa surat
peringatan dan surat pemberhentian kerja terhadap pegawainya. Apabila mediasi gagal
dilakukan, maka pihak konsumen bisa melapor ke Otoritas Jasa Keuangan melalui
layanan pengaduan konsumen dan OJK akan menindak tegas berupa sanksi administratif
terhadap Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) sesuai dengan ketentuan Pasal 62 ayat 4
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Masyarakat Di
Sektor Jasa Keuangan
DETERMINAN NON PERFORMING LOAN DI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) ТВК KANTOR CABANG SEMARANG
Peranan bank dalam perekonomian secara garis besar terdiri dari
menghimpun dana dari masyarakat (funding) serta menyalurkan dana kepada
masyarakat (lending). Kunci keberhasilan suatu bank adalah bagimana bank
tersebut dapat memperoleh kepercayaan masyarakat sehinggan perannya sebagai
lembaga perantara keuangan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris determinan
non performing loan di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor cabang
Semarang. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan objek
penelitian yaitu nasabah PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor cabang
Semarang. Analisis data dilakukan dengan Analisis Regresi Linier Berganda
menggunakan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa character tidak berpengaruh terhadap
non performing loan, capacity tidak berpengaruh terhadap non performing loan,
capital tidak berpengaruh terhadap non performing loan, collateral tidak
berpengaruh terhadap non performing loan dan condition tidak berpengaruh
terhadap non performing loan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah non performing loan tidak dipengaruhi
oleh character, capacity, capital, collateral dan condition. Hasil penelitian ini
memberikan gambaran mengenai persepsi mengelola non performing loan di
Kantor Cabang Semarang sehingga perbankan dapat lebih senantiasa mengevaluasi
kebijakan yang berorintasi pada penurunan non performing loan
PENGEMBANGAN SMART E-BOOK BERPENDEKATAN STEM UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
Pendidikan di era digital saat ini menuntut inovasi dalam proses pembelajaran agar
mampu mengembangkan keterampilan abad 21, salah satunya adalah kemampuan
pemecahan masalah dan pemahaman konsep. Pada pembelajaran IPA, kedua
kemampuan ini sangat penting untuk membentuk pola pikir ilmiah, logis, dan kritis
yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kenyataannya di
lapangan masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami
konsep-konsep abstrak dan menyelesaikan permasalahan yang bersifat aplikatif.
Hal ini disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan, yang
sering kali masih bersifat konvensional, monoton, dan kurang menarik. Tujuan
penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik, menganalisis validitas,
menganalisis hasil uji coba penerapan, dan menganalisis kepraktisan penggunaan
Smart E-book berpendekatan STEM pada materi getaran, gelombang dan
pemanfaatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and
Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate)
menggunakan desain one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan berupa
angket validasi oleh ahli, angket keterbacaan oleh siswa, soal pretest dan posttest,
dan angket kepraktisan oleh siswa dan pendidik IPA. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart E-book berpendekatan STEM
memiliki karakteristik (1) mandiri, (2) kontekstual, (3) fleksibel, (4) evaluatif, (5)
mengandung unsur STEM, (6) mendukung pemahaman konsep, dan (7) melatih
kemampuan pemecahan masalah. Validitas e-book dinilai oleh ahli materi dan
media menggunakan instrumen validasi, dengan hasil rerata skor 98,8% yang
tergolong sangat valid. Hasil uji coba penerapan media menunjukkan peningkatan
pemahaman konsep siswa secara signifikan dengan N-Gain sebesar 0,543 (kategori
sedang) dan kemampuan pemecahan masalah dengan N-Gain sebesar 0,629
signifikansi p < 0,05. Kepraktisan dianalisis berdasarkan tanggapan 25 guru IPA
melalui angket, dengan persentase kepraktisan sebesar 91,44% (kategori sangat
praktis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Smart E-book berpendekatan
STEM layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA untuk meningkatkan
pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP terhadap
materi getaran, gelombang, dan pemanfaatanny
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) TERINTEGRASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
Pada abad ke-21 kehidupan manusia mengalami perubahan yang sangat
cepat dan menuntut sumber daya manusia yang berkualitas di berbagai usaha dan
hasil kerjanya di mana pendidikan menjadi salah satu contoh dari perubahan yang
sangat cepat itu. Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu dalam melahirkan
generasi bangsa di masa depan. Pendidikan tidak dapat terlaksana tanpa adanya
kurikulum karena kurikulum menjadi rujukan, dasar, atau pandangan hidup di
dalam bidang pendidikan. Kurikulum yang digunakan saat ini adalah Kurikulum
Merdeka. Salah satu tujuan pendidikan dan keterampilan pembelajaran yang
dibutuhkan oleh peserta didik pada abad ke-21, yaitu berpikir kritis. Berdasarkan
data dalam Program for International Student Assessment (PISA) 2022,
disimpulkan bahwa pemahaman sains dan berpikir kritis peserta didik masih
tergolong rendah. Kemampuan berpikir kritis tidak langsung melekat pada diri
seseorang sejak lahir, melainkan melalui proses pembiasaan atau pengalaman
langsung seseorang dalam menghadapi masalah. Dalam usaha untuk meningkatkan
kemampuan berpikir kritis peserta didik, guru harus menyediakan lingkungan
belajar yang dapat memotivasi peserta didik untuk menggunakan kemampuan
berpikir kritisnya, menerapkan model pembelajaran yang sesuai, dan menggunakan
media pembelajaran yang selaras. Salah satunya yaitu menggunakan model
Problem Based Learning (PBL) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan produk
yang dikembangkan yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terintegrasi
Problem Based Learning (PBL) untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta
didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research
and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, and Evaluation). Namun, penelitian ini hanya sampai tahap
pengembangan saja, karena penelitian dilakukan hanya untuk mengetahui
kevalidan dan kepraktisan produk yang dikembangkan, serta keterbatasan waktu
pelaksanaan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai
validitas untuk keenam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yakni sebesar 93,81%
dengan kriteria sangat valid dan rata-rata nilai kepraktisan untuk keenam Lembar
Kerja Peserta Didik (LKPD) yakni sebesar 77,88% dengan kriteria praktis.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) terintegrasi Problem Based Learning (PBL) untuk melatih
kemampuan berpikir kritis peserta didik dinyatakan sangat valid dan praktis
digunakan dalam pembelajaran
ANALISIS PENGARUH MODAL FISIK, MANUSIA, TEKNOLOGI, SERTA SUMBER DAYA ALAM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAWASAN AMERIKA
Sebagian besar negara di dunia berupaya meningkatkan pertumbuhan
ekonomi sebagai salah satu indikator utama dalam mengukur tingkat kesejahteraan
masyarakat. Sumber daya alam memiliki peran strategis dalam meningkatkan
pertumbuhan ekonomi dan menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi
banyak negara. Namun, ketergantungan yang berlebihan terhadap aktivitas
ekstraksi sumber daya alam justru dapat menghambat pertumbuhan ekonomi,
terutama akibat menurunnya ketersediaan cadangan serta ketidakstabilan harga
komoditas di pasar global. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh total tenaga kerja, Pembentukan Modal
Tetap Bruto, belanja pendidikan, riset dan pengembangan, sewa minyak, serta sewa
batubara terhadap produk domestik bruto di kawasan Amerika tahun 2005-2022.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan
pendekatan Fully Modified Ordinary Least Square (FMOLS). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa total tenaga kerja, Pembentukan Modal Tetap Bruto, belanja
pendidikan, riset dan pengembangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
produk domestik bruto. Sewa minyak menunjukkan pengaruh positif namun tidak
signifikan, sementara itu sewa batubara memberikan pengaruh negatif signifikan
terhadap produk domestik bruto. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini
merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan alokasi anggaran pada sektor�sektor produktif seperti pendidikan dan teknologi, serta mengelola pendapatan dari
sumber daya alam melalui bentuk dana cadangan guna menjamin kesejahteraan
masyarakat di masa mendatang