Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL DISTRESS DENGAN SIKAP TERHADAP PENCARIAN BANTUAN PSIKOLOGIS PROFESIONAL DITINJAU DARI PERCEIVED SOCIAL SUPPORT PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    No full text
    Fenomena gangguan kesehatan mental di kalangan mahasiswa perguruan tinggi masih menjadi permasalahan yang sangat kompleks. Mahasiswa yang memiliki permasalahan kesehatan mental enggan untuk datang ke konselor perguruan tinggi disebabkan oleh faktor lingkungan yang kurang mendukung, merasa belum percaya dengan ahli profesional dan memiliki rasa malu apabila permasalahan yang dialami diketahui oleh pihak lain. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara psychological distress dengan sikap terhadap pencarian bantuan psikologis yang ditinjau dari perceived social support pada mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif model korelasional. Sampel pada penelitian sebanyak 336 mahasiswa yang diperoleh menggunakan teknik pengambilan sampel Convenience/Accidental Sampling.. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa tingkat psychological distress mahasiswa sedang, tingkat sikap pencarian bantuan psikologis sedang, serta perceived social support yang diterima mahasiswa baru sedang. Hasil analisis boostrapping menggunakan process yang dikembangkan oleh Hayyes menunjukan hasil bahwa psychological distress dan sikap terhadap pencarian bantuan psikologis profesional tidak dimoderasi oleh perceived social support. Penelitian ini memiliki implikasi dalam profesi bimbingan dan konseling di Perguruan Tinggi untuk menjadi gambaran konselor dalam meningkatkan kualitas layanan dengan selalu memperhatikan permasalahan yang dihadapi mahasiswa, dan informasi yang perlu diberikan

    PENGARUH STRENGTH-BASED PARENTING TERHADAP THRIVING DIMEDIASI OLEH GROWTH MINDSET PADA SISWA SMA DI KOTA SEMARANG

    No full text
    Dalam menghadapi tekanan akademik dan tekanan sosial sebaya (peer pressure), terutama pada siswa SMA kelas akhir yang sedang mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi, penting untuk memahami faktor-faktor yang mendukung kemampuan siswa dalam bertahan dan berkembang secara optimal, atau yang dikenal dengan istilah thriving. Salah satu pendekatan dalam pola asuh yang potensial dalam mendukung thriving adalah strength-based parenting, yakni pola pengasuhan yang berfokus pada pengembangan kekuatan individu anak. Di sisi lain, growth mindset sebagai pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat dikembangkan melalui usaha, strategi, dan bimbingan juga diyakini berperan sebagai faktor internal dalam memperkuat respons adaptif siswa terhadap tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strength-based parenting terhadap thriving yang dimediasi oleh growth mindset pada siswa SMA di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi linear sederhana dan analisis bootstrapping menggunakan alat bantu aplikasi SPSS. Sampel penelitian berjumlah 219 siswa kelas 11 dari SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Semarang, yang karakteristik nya selaras dengan tujuan penelitian. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala strength-based parenting, growth mindset, dan thriving yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa strength-based parenting memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap thriving (p < 0,05). Selain itu, strengthbased parenting juga berpengaruh positif secara signifikan terhadap growth mindset, namun kekuatan hubungannya tergolong lemah (R² = 0,022). Di sisi lain, growth mindset tidak berpengaruh signifikan terhadap thriving (p = 0,059), dan hasil uji mediasi menunjukkan bahwa growth mindset tidak berperan secara signifikan sebagai mediator dalam hubungan antara strength-based parenting terhadap thriving (karena BootLLCI dan BootULCI mengandung nilai nol). Simpulan dari penelitian ini adalah strength-based parenting berperan penting dalam meningkatkan thriving siswa, namun peran growth mindset sebagai mediator tidak terbukti secara signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru BK, orang tua, dan pihak sekolah untuk memperkuat pendekatan pengasuhan dan intervensi pendidikan yang berbasis kekuatan serta mendukung pengembangan potensi siswa secara menyeluruh supaya siswa mampu berkembang secara optimal, baik dalam aspek pribadi, sosial, maupun belajar

    IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH READING ACTIVITIES IN ENGLISH LEARNING AT SMP NEGERI 39 SEMARANG

    No full text
    The purpose of this study is finding the English subject teaching methods in reading activities for seventh grade students at SMP Negeri 39 Semarang use and how they affect vocabulary mastery for students. The study is driven by the difficulties junior high school students, especially those who did not receive English lessons during elementary school and are now facing the transition to learning English at a higher level. This study main goal is investigating how various reading activities help to raise students’ vocabulary mastery in English lesson. With data collected via classroom observations, documents analysis, interviews with English teachers, and students’ questionnaire, the study employs a qualitative methodology. The results expose teachers use interactive reading activities, vocabulary drills, and reading exercises among other methods to improve students’ vocabulary mastery. Effective language acquisition was found to be hampered, nevertheless, by time restrictions, different student aptitudes, and the necessity of individual training. The study implies that more customized and dynamic teaching methods are required to solve these issues and better help students in vocabulary mastery. This study underlines the important need for vocabulary mastery in language competence and the need to modify teaching methods according to students’ needs

    STRUKTURAL NARATIF PADA KUMPULAN DONGENG LES CONTES DE MA MÈRE L’OYE KARYA CHARLES PERRAULT: KAJIAN STRUKTUR NARATIF VLADIMIR PROPP

    No full text
    Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis lima dongeng karya Charles Perrault yang berjudul La Belle au Bois Dormant, Le Petit Chaperon Rouge, La Barbe Bleue, Le Maître Chat ou Le Chat Botté, dan Les Fées. Dengan menggunakan teori struktur naratif Vladimir Propp. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi fungsi naratif, menyusun skema struktur cerita, dan mengkategorikan fungsi ke dalam tujuh lingkungan tindakan (spheres of action). Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik baca catat yang dilakukan secara mendalam dan berulang. Hasil penelitian menunjukkan fungsi naratif yang sering muncul, pola skema struktur cerita, dan lingkungan tindakan tokoh diperkenalkan dalam kelima dongeng tersebut. Pada La Belle au Bois Dormant ditemukan 18 fungsi, dengan skema struktur yang dimulai dari fungsi datang tak terkenal (o) dan diakhiri fungsi kemenangan (I5). Kemudian, lingkungan tindakan meliputi villain diperankan Peri tua dan Ratu muncul 6 kali, donor diperankan tujuh Peri muncul 6 kali, hero diperankan Pangeran muncul 3 kali, helper diperankan Kepala Pelayan muncul 3 kali, princess and her father diperankan Raja muncul 2 kali. Dalam Le Petit Chaperon Rouge ditemukan 7 fungsi, dengan skema struktur yang dimulai dari fungsi larangan (γ2) dan diakhiri fungsi kejahatan (A14). Kemudian, lingkungan tindakan meliputi dispatcher diperankan oleh Ibu Si Baju Merah Kecil muncul 1 kali, villain diperankan Serigala muncul 6 kali. Dongeng La Barbe Bleue ditemukan 15 fungsi, dengan skema struktur yang dimulai dari fungsi kekurangan (a1) dan diakhiri fungsi perkawinan atau naik tahta (W*). Kemudian, lingkungan tindakan meliputi false hero dan villain diperankan Janggut Biru masing-masing muncul 2 kali, dispatcher diperankan oleh Putri Bungsu muncul 1 kali, helper diperankan oleh Anne muncul 2 kali, hero diperankan Dua Ksatria muncul 3 kali. Pada dongeng Le Maître Chat ou Le Chat Botté ditemukan 11 fungsi, dengan skema struktur yang dimulai dari pertama donor (D7) dan diakhiri fungsi perkawinan atau naik tahta (W*). Kemudian, lingkungan tindakan meliputi hero diperankan Tuan Marquis de Carabas muncul 2 kali, villain diperankan Kucing licik dengan sepatu bot muncul 5 kali, helper diperankan oleh Raja muncul 2 kali, princess and her father diperankan Raja dan Putranya muncul 1 kali. Sementara, dongeng Les Fées terdiri dari 11 fungsi, dengan skema struktur yang dimulai dari fungsi tugas sulit (M) dan diakhiri fungsi kemenangan (I5). Kemudian, lingkungan tindakan meliputi villain dan dispatcher diperankan Ibu janda masing-masing muncul 2 kali, donor diperankan oleh Peri yang menyamar menjadi Wanita miskin muncul 2 kali, hero diperankan Putri Bungsu muncul 3 kali, helper diperankan Putra Raja muncul 2 kali

    PENGARUH KUALITAS KOMUNIKASI TERHADAP KEPUASAN HUBUNGAN ROMANTIS PADA PEREMPUAN YANG MENJALANI HUBUNGAN JARAK JAUH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kualitas komunikasi terhadap kepuasan hubungan romantis pada perempuan yang menjalani hubungan jarak jauh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan jenis teknik quota sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui angket atau kuesioner. Subjek penelitian ini sebanyak 150 perempuan yang menjalani hubungan jarak jauh. Data pada penelitian ini diperoleh menggunakan skala Relationship Assessment Scale (RAS) dan Skala Kualitas Komunikasi. Hasil koefisien regresi bahwa kualitas komunikasi memiliki pengaruh dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,005) dengan besar pengaruh atau r square sebesar 0,407, yang berarti kualitas komunikasi memberikan kontribusi sebesar 40,7% terhadap kepuasan hubungan romantis dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain selain kualitas komunikasi. Dengan demikian, variabel independen (kualitas komunikasi) memiliki pengaruh terhadap variabel dependen (kepuasan hubungan romantis)

    HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN SELFDISCLOSURE PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL X

    No full text
    Users of social media platform X frequently exhibit more open self-disclosure compared to other social media platforms. Previous research has indicated a negative relationship between self-esteem and self-disclosure. This study investigates the relationship between self-esteem and self-disclosure among early adults who are active users of social media platform X. The research employed a quantitative approach with a correlational research design. A total of 250 early adult respondents were selected as the sample using nonprobability sampling with purposive sampling techniques. Data were collected using a selfesteem scale based on Coopersmith's dimensions and a self-disclosure scale based on Wheeless and Grotz's dimensions. Data analysis using Pearson’s product-moment correlation revealed a significance value of .002 (p<.005), indicating a positive and significant relationship between self-esteem and self-disclosure among early adults using social media platform X. These findings support the hypothesis that self-esteem is positively associated with self-disclosure in this population

    PENGEMBANGAN E-BOOK PANDUAN MENULIS PUISI AKROSTIK BERBASIS CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING ( CRT) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA PESERTA DIDIK KELAS TINGGI

    No full text
    Menulis menjadi salah satu aktivitas pembelajaran yang penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia karena dapat mengembangkan pengetahuan yang dimiliki. Namun, proses pembelajaran menulis puisi akrostik di sekolah di SDN Bendan 03 menunjukkan ketercapaian KKTP 65% dan SDN Bendan 01 mencapai 68% dari KKTP 70 yang ditetapkan. Faktor yang menyebabkan antar lain selama ini hanya berpedoman pada buku ajar yang penjelasannya terbatas. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan kebutuhan peserta didik dan pendidik terhadap E-Book panduan menulis puisi akrostik, 2) mendeskripsikan prototipe E-Book, 3) menguji kelayakan, dan 4) menguji keefektifan E-Book panduan menulis puisi akrostik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall modifikasi Sugiyono. Data penelitian diperoleh dari wawancara, angket kebutuhan, angket validator, serta pretest dan postest. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen One Group Pretest Postest Design. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Kebutuhan peserta didik dan pendidik. 2) prototipe E-Book meliputi bentuk fisik, sampul, pendahuluan, isi dan penutup buku. 3) Uji validitas oleh validator desain, E-Book panduan menulis puisi akrostik memperoleh prosentase 87,5 % dengan kategori sangat layak. Uji kelayakan oleh validator materi dan bahasa memperoleh prosentase 90 % dengan kategori sangat layak, serta uji kelayakan oleh guru berpengalaman 95%. 4) Uji efektivitas: berdasarkan hasil uji t (Paired Simple Test) output menunjukkan Sig (2-tailed) lebih kecil dari nilai signifikansi yaitu 0,000 < 0,05. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis puisi sebelum dan sesudah menggunakan e-book panduan menulis puisi akrostik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diketahui bahwa penggunaan E-Book panduan menulis puisi akrostik berbasis CRT efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi di sekolah dasar. Kesimpulannya adalah E-Book panduan menulis puisi akrostik berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dikembangkan layak dan efektif untuk meningkatkan ketrampilan menulis puisi kelas V SD. Saran dalam penelitian ini yaitu sekolah hendaknya memfasilitasi pendidik mengikuti pengembangan sumber belajar, pendidik seyogyanya mengembnagkan sumber belajar Bahasa Indonesia yang variatif serta perlu dilakukan penelitian pengembangan yang serupa

    KEEFEKTIFAN INTEGRASI COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY DENGAN EXPRESSIVE WRITING UNTUK MENINGKATKAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MAHASISWA

    No full text
    Rendahnya kesejahteraan psikologis mengakibatkan menurunnya kinerja akademik, kesehatan fisik dan mental, gangguan emosional, serta terganggunya fungsi dalam menghadapi transisi perkembangan menuju dewasa awal pada mahasiswa tahun pertama. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh integrasi Cognitive Behavior Therapy dengan Expressive Writing untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa tahun pertama. Desain penelitian ini menggunakan pretest posttest comparasion group. Subjek penelitian ini adalah 15 mahasiswa tahun pertama yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok integrasi Cognitive Behavior Therapy dengan Expressive Writing, kelompok Cognitive Behavior Therapy, dan kelompok Expressive Writing. Kesejahteraan psikologis diukur menggunakan instrumen Psychological Well-being Scale (PWBS) 42 yang diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dengan validitas konstruk sebesar 0.159 sampai 0.402 dan reliabilitas instrumen dengan koefisien Alpha sebesar 0.789. Hasil analisis menggunakan Wilcoxon Signed Test antara pretest dan posttest menunjukkan konseling integrasi Cognitive Behavior Therapy dengan Expressive Writing (K1) (Z1 = -2.02, p<0.05), Cognitive Behavior Therapy (K2) (Z1 = -2.02, p<0.05), Expressive Writing (K3) (Z1 = -2.02, p<0.05) menunjukkan peningkatan psychological well-being mahasiswa tahun pertama setelah konseling dan Hasil analisis menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan efektivitas dari ketiga intervensi kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa konseling integrasi Cognitive Behavior Therapy dengan Expressive Writing dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan psychological well-being dengan implikasi penting bagi layanan di perguruan tinggi. Penelitian ini menyarankan agar peneliti selanjutnya untuk menyediakan alat mengukur tingkat emosional subjek, menyediakan alat ukur tambahan untuk mengukur tingkat perubahan narasi pada konseling Expressive Writing, mengembangkan integrasi Cognitive Behavior Therapy dengan Expressive Writing pada variabel lain, kelompok sampel yang berbeda dan follow up untuk menguji keefektifannya lebih lanjut

    OPTIMALISASI HYPERPARAMETER CNN-LSTM MENGGUNAKAN GRID SEARCH UNTUK KLASIFIKASI CHURN PELANGGAN DI SEKTOR INDUSTRI TELEKOMUNIKASI

    No full text
    Churn pelanggan merupakan tantangan signifikan bagi suatu perusahaan, khususnya di sektor industri telekomunikasi, karena dapat berdampak terhadap pendapatan dan keberlangsungan bisnis. Tingkat persaingan dan inovasi yang semakin tinggi menekankan pentingnya pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi churn pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan pola perilaku pelanggan menggunakan dataset IBM Telco Customer Churn, yang memuat informasi perilaku pelanggan. Dalam penelitian ini, teknik pembelajaran mesin berbasis Convolutional Neural Network–Long Short term Memory (CNN-LSTM) digunakan untuk membangun model klasifikasi churn. Selain itu, dilakukan penerapan teknik data balancing SMOTEENN dan hyperparameter tuning menggunakan grid search yang bertujuan untuk memperoleh model dengan kinerja optimal. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi CNN-BiLSTM-SMOTEENN memiliki akurasi sebesar 91.84%, dimana mengungguli akurasi model-model lain yang dibandingkan. Analisis lebih lanjut menunjukkan kombinasi metode, hyperparameter tuning, jenis LSTM, dan penerapan teknik data balancing SMOTEENN memiliki pengaruh terhadap peningkatan performa model dalam klasifikasi churn pelanggan di sektor industri telekomunikasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dalam mengidentifikasi pola churn pelanggan, sehingga dapat menerapkan strategi yang efektif untuk mempertahankan pelanggan

    KLASIFIKASI SITE BERDASARKAN NILAI Vs30 DAN INDEKS KERENTANAN SEISMIK MENGGUNAKAN METODE HVSR DI WILAYAH KERUSAKAN GEMPA 2018, DESA KERTOSARI, KECAMATAN KALIBENING, KABUPATEN BANJARNEGARA

    No full text
    Desa Kertosari di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, merupakan salah satu wilayah terdampak gempa bumi 18 April 2018 yang menimbulkan kerusakan yang cukup parah meskipun berada jauh dari episentrum. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kerusakan tidak hanya bergantung pada jarak ke pusat gempa, tetapi juga pada kondisi bawah permukaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelas situs berdasarkan nilai Vs30, serta memetakan nilai frekuensi dominan, faktor amplifikasi, dan indeks kerentanan seismik di Desa Kertosari menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Pengukuran mikrotremor dilakukan pada 22 titik dengan durasi perekaman 15–30 menit per titik. Data diproses menggunakan perangkat lunak Geopsy untuk memperoleh kurva H/V, sedangkan inversi kurva eliptisitas dilakukan menggunakan Dinver untuk memperoleh profil kecepatan gelombang geser. Hasil penelitian menunjukkan nilai frekuensi dominan bervariasi antara 1,36–4,22 Hz, faktor amplifikasi antara 1,55–4,22, serta nilai indeks kerentanan seismik antara 0,19 1,96, yang tergolong dalam klasifikasi rendah–sedang. Nilai Vs30 yang diperoleh berkisar 409,9–818,5 m/s, menunjukkan sebagian besar area termasuk dalam klasifikasi tanah keras hingga batuan lunak. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik tanah di Desa Kertosari yang penting untuk dipertimbangkan dalam perencanaan bangunan tahan gempa dan upaya mitigasi bencana

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇