Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    IMPLEMENTASI MEDIA BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA MATERI KEBENCANAAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 6 SEMARANG

    No full text
    Bencana merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dan seringkali terjadi menimbulkan kerugian besar, baik secara fisik, ekonomi, maupun psikologis. Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi, terutama banjir. Salah satu kecamatan yang rawan banjir adalah Semarang Barat. Pembelajaran kebencanaan dibantu dengan menggunakan media Assemblr Edu yang berbasis AR. Assemblr Edu adalah sebuah media pembelajaran yang merupakan sekumpulan objek 3D yang di susun secara signifikan untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui implementasi media pembelajaran Assemblr Edu pada materi kebencanaan di SMA Negeri 6 Semarang, (2) Untuk menganalisis hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran Assemblr Edu di SMA Negeri 6 Semarang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 6 Semarang yang berada di Kelurahan Gisidrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode pre-eksperimental dengan desain penelitian One Group Pre-test and Post-test. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Purposive sampling diperoleh kelas XI-I sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, observasi, angket dan dokumentasi. Tenik analisis data yang digunakan adalah uji analisis deskriptif persentase, uji paired t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Implementasi media pembelajaran yang berbasis Augmented Reality menggunakan Platform Assemblr Edu pada materi kebencanaan di SMA Negeri 6 Semarang berjalan secara sistematis melalui tiga tahapan utama yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi; dan (2) Media Assemblr Edu dinilai sangat layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran kebencanaan. Terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kesipsiagaan bencana siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis AR. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data Pretest dan Posttest yang menunjukan nilai rata-rata dari 62,35 menjadi 76,24. Peningkatan ini menunjukan bahwa penggunaan media AR memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa secara kognitif, afektif dan psikomotorik. Saran dari peneliti adalah disarankan untuk memulai memanfaatkan media pembelajaran inovatif seperti Augmented Reality (AR), khususnya Platform Assemblr Edu, dalam pembelajaran geografi maupun materi lain yang membutuhkan alat bantu atau inovasi dalam penyampaian materinya

    REAKSI OKSIDATIF ENZIMATIK EPIKATEKIN DARI TANAMAN GAMBIR (Uncaria Gambir Roxb) MENGGUNAKAN HOMOGENAT KECAMBAH KACANG HIJAU SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PEROKSIDASE UNTUK AKTIVITAS ANTIOKSIDAN

    No full text
    Penggunaan enzim sebagai biokatalis pada reaksi oksidatif banyak dipelajari karena sifatnya yang ramah untuk lingkungan. Enzim peroksidase (EC 1.11.1.7) merupakan kelompok protein heme yang dapat mengkatalis reaksi oksidatif dengan melibatkan penggunaan hidrogen peroksida (H2O2). Horseradish Peroxidase (HRP) merupakan peroksidase komersial yang banyak dipakai, namun karena keterbatasannya dicari alternatif sumber peroksidase dari tanaman yang melimpah di Indonesia, yaitu kecambah kacang hijau. Budidaya yang mudah, dan modal produksi murah membuat kecambah kacang hijau dapat dimanfaatkan sebagai katalis dalam reaksi oksidatif enzimatik senyawa epikatekin. Pada penelitian ini didapatkan kadar protein total kecambah kacang hijau menggunakan metode Bradford sebesar 1273,402 μg/mL. Dilakukan optimasi kondisi reaksi oksidatif epikatekin menggunakan Respon Surface Methodology Box-Behnken Design guna melihat pengaruh faktor volume H2O2, waktu, dan temperatur operasional terhadap aktivitas antioksidan (IC50) senyawa hasil reaksi. Didapatkan nilai IC50 yang paling rendah sebesar 19,78 pada percobaan dengan kombinasi variasi volume H2O2 3 µL, waktu operasional 3 h, dan temperatur operasional 24 ºC. Penggunaan RSM BBD ini juga menunjukkan pengaruh interaksi antar faktor. Hasil optimasi selanjutnya dikarakterisasi menggunakan FTIR dan LC-MS. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa terbentuk senyawa dimer epikatekin proantosianidin B2 dengan berat molekul 578. Penelitian ini bermanfaat dalam pengembangan antioksidan alami untuk aplikasinya di bidang kesehatan sebagai solusi dalam mengatasi radikal bebas dan mengobati penyakit degeneratif

    UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) SEBAGAI ANTI-DEPRESSANT DAN ANTI-ANXIETY PADA MENCIT YANG DIINDUKSI UNPREDICTABLE CHRONIC MILD STRESS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antidepresan dan antiansietas ekstrak etanol daun singkong (Manihot esculenta Crantz) pada hewan uji yang diinduksi unpredictable chronic mild stress. Ekstrak etanol daun singkong dibuat melalui proses maserasi menggunakan etanol 70% selama 24 jam. Uji skrining fitokimia menunjukkan ekstrak etanol daun singkong mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, steroid, dan tanin. Uji aktivitas antidepresan dan antiansietas dilakukan menggunakan uji Tail Suspension Test (TST), Forced Swim Test (FST), Light/Dark Box Test (LD), Elevated Plus Maze (EPM), serta histologi jaringan. Penetapan kadar flavonoid total yang mengacu kepada pembanding rutin menunjukkan bahwa kadar flavonoid total yang terkandung di dalam ekstrak sebesar 4,21%. Hasil pengujian secara statistik terhadap parameter durasi imobilitas, didapatkan perbedaan signifikan antar kelompok negatif dengan kelompok ekstrak dosis 900 mg/kgBB dan 1300 mg/kgBB pada uji FST dimana durasi imobilitas pada kelompok ekstrak tersebut menunjukkan nilai yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol negatif. Ekstrak tersebut juga menunjukkan perbedaan dengan kelompok rutin, yang berarti aktivitas antidepresan ekstrak etanol daun singkong yang ditimbulkan dari golongan flavonoid mungkin saling memiliki efek potensiasi atau sinergi. Pada uji TST, LD, dan EPM, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif dengan ekstrak. Pengujian histologi juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan pada perbaikan sel di area hippokampus. Pada kelompok sehat, bagian hippokampus menunjukkan sel granul dentate gyrus yang tebal yang berarti tidak terjadi kerusakan sel, sedangkan pada kelompok ekstrak dan kelompok kontrol negatif sel dentate gyrus terlihat lebih tipis

    INTERNATIONAL BOARDING SCHOOL DI KABUPATEN BEKASI DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE

    No full text
    Pendidikan dimaknai sebagai usaha untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, sikap dan berbudi pekerti sehingga memberikan sebuah langkah untuk menggapai apa yang menjadi cita-cita yang tinggi. Pendidikan dianggap memberikan pengaruh yang kuat diukur apabila mampu ikut ambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan berhasil mewujudkan Pendidikan yang bermutu dan berkarakter. Menurut Kemendikbud untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter sesuai amanah UUD, yaitu dengan mengembangkan Boarding School. Pengembangan Boarding School berskala Internasional berjalan searah dengan minat masyarakat yang terus meningkat akan sekolah Internasional. Hal ini juga berbanding lurus dengan terus meningkatnya jumlah murid yang ada di Indonesia terlebih di Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data yang diperoleh melalui BPS (Badan Pusat Statistik), Kabupaten Bekasi adalah daerah nomor 3 dengan jumlah siswa terbanyak di Jawa Barat yakni dengan angka murid untuk jenjang SMA mencapai 60.423 siswa serta tingkat kepadatan penduduk mencapai 1.820 jiwa per km² pada tahun 2024. Namun, permasalahn timbul terkait sekolah yang didirikan di Kabupaten Bekasi yang terbilang mengkhawatirkan dan memiliki jenjang usia yang cepat untuk mengalami kerusakan sehingga Sustainable Architecture perlu diterapkan pada bangunan International Boarding School nantinya. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan metode pendekatan data kualitatif dari hasil studi literatur, studi kasus, dokumentasi, dan observasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil akhir yang diperoleh yaitu mewujudkan prinsip berkelanjutan pada bangunan berupa efisiensi energi yang maksimal dan penggunaan material yang berorientasi pada keberlanjutan adapun tapak yang akan digunakan terletak di Kabupaten Bekasi dengan tapak terpilih terletak di Kecamatan Cikarang Pusat dengan luasan 2,45 Ha berdasarkan hal tersebut diharapkan dapat terwujud sekolah yang mampu memberikan jawaban terhadap permasalahan lingkungan, kenyamanan, estetika dan biaya

    INTEGRASI KECAKAPAN HIDUP (INTRAPERSONAL SKILLS DAN INTERPERSONAL SKILLS) MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN

    No full text
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang masalah di SMP Negeri 3 Bantarsari yaitu dibuktikan dari hasil rekapitulasi angket, persentase penyimpangan perilaku siswa di SMP Negeri 3 Bantarsari dalam kategori tinggi, hal tersebut salah satunya karena adanya pengaruh penyimpangan 34,7 % dan faktor terhadap penyimpangan perilaku siswa sejumlah 88% yang berkategori dominan. Peneliti mencermati terhadap siswa, cenderung memiliki Intrapersonal Skills dan Interpersonal Skills yang kurang konsisten sehingga berdampak pada pembelajaran pendidikan jasmani. Dominasi terjadi pada faktor penyebab penyimpangan perilaku siswa yaitu faktor individu dan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh integrasi antara Intrapersonal skills dan Interpersonal skills pada pembelajaran penjas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif, korelasi dan eksperimen yang terdiri dari kelompok eksperimen I: integrasi intrapersonal skills; eksperimen II: integrasi intrapersonal skills dan kelompok kontrol. Sumber data penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bantarsari Tahun Pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan kuisioner. Analisis data menggunakan paired dan independent simple t test. Penelitian ini menghasilkan data yang signifikan pengaruh Intrapersonal skills dan Interpersonal skills pada pembelajaran penjas. Penelitian ini juga menemukan pengembangan program integrasi melalui pembelajaran pendidikan jasmani, yaitu 1) Intrapersonal Skills (Goal Setting, Time Management, Leadership, Emotional Skills) dan 2) Interpersonal Skills (Timework, Interpersonal Communication, Social Skills dan Problem Solving & Decision Making)(L. D. Cronin & Allen, 2017). Kesimpulanya adalah penerapan kelompok eksperimen integrasi intrapersonal skills dan interpersonal skills melalui uji paired sample t test ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa untuk kelas Pre-post test kelas eksperimen intrapersonal skills dan interpersonal skills dengan Post-test kelas kontrol (non integrasi). Pada uji independent sample t test diketahui nilai sign < 0, 005 menyimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran PJOK yang terintegrasi Interpersonal skills dan Intrapersonal skills dengan non integrasi., data penelitian diambil dari pengisian instrumen kuisioner Life skills Scale for Sport (LSSS) dari (L. D. Cronin & Allen, 2017) yang menghasilkan data perbandingan pengaruh integrasi intrapersonal skills dan interpersonal skills memiliki pengaruh yang efektif dari hasil post test

    MODEL PEMILU SERENTAK PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 55/PUU-XVII/2019

    No full text
    Salah satu pilar bekerjanya sistem demokrasi adalah pelaksanaan pemilihan umum. Pemilu serentak pada pelaksanaan dewasa ini menggunakan model pemilu untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPRD atau pemilu 5 kotak. Dalam pelaksaan model pemilu 5 kotak banyak menimbulkan permasalahan secara desain dan teknis. Kemudian perludem melakukan uji materi terhadap pelaksanaan model pemilu dan Mahkamah Konstitusi dalam putusan nomor 55/PUU-XVII/2019 memberikan pertimbangan hukum pada paragraf [3.16] mengenai pilihan model pemilu yang konstitusional berdasarkan pada penelusuran original intent dan penafsiran semantik. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana model pemilu serentak yang terdapat dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019?; (2) Bagaimana implikasi pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 terhadap desain penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia? Tinjauan kepustakaan penelitian ini terdiri dari penelitian terdahulu, landasan konseptual, landasan teori dan kerangka berfikir. Penelitian terdahulu dari Musaddiq Amir (2020) dengan judul “Keserentakan pemilu 2024 yang paling ideal berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia”; Feri Amsari dan Haykal (2020) dengan judul “Desain Pemilu serentak berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019, dan Muhammad Anwar Tanjung, dkk (2021) dengan judul “Model pemilu serentak di Indonesia kajian putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019; Landasan konseptual penelitian ini yaitu (1) Model; (2) Implikasi; (3) Pemlihan Umum (4) Mahkamah Konstitusi; (5) Sistem Presidensial; (6) Negara Hukum Demokratis.Landasan teori penelitian ini adalah teori kedaulatan rakyat dan teori penafsiran konstitusi. Penelitian ini juga dilengkapi dengan kerangka berpikir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan penelitian secara kualitatif. Jenis penelitian ini yaitu doktrinal yuridis-normatif dengan fokus penelitian pda model pemilu serentak pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019. Sumber data penelitian ini yaitu sumber data primer menggunakan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU XVII/2019, perundang-undanagan terkait pemilu, sedangkan sumber data sekunder menggunakan buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, publikasi ilmiah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu studi terhadap dokumen atau kepustakaan. Validitas data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu data dikumpulkan, data direduksi, data disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini meliputi model pemilihan umum serentak dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 terdapat beberapa jenis model pemilu serentak, yakni (a) model pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPRD; (b) model pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur, dan Bupati/Walikota; (c) model pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPRD, Gubernur, dan Bupati/Walikota; (d) model pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan beberapa waktu setelahnya dilaksanakan pemilu serentak lokal untuk memilih anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota; (e) model pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, anggota DPD, Presiden dan Wakil Presiden, dan beberapa setelahnya dilaksanakan pemilu serentak untuk memilih anggota DPRD Provinsi dan pemilihan Gubernur, dan kemudian beberapa waktu setelahnya dilaksanakan pemilu serentak kabupaten/kota untuk memilih anggota DPRD Kabupaten/Kota dan memilih Bupati dan Walikota, (f) pilihan lain sepanjang menjaga keserentakan DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden. Kemudian perbandingan model pemilu seretak dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019; Hasil penelitian dan pembahasan selanjutnya mengenai implikasi model pemilu pada efek ekor jas (coattail effect) dapat tercipta dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden membawa pengaruh terhadap keterpilihan anggota DPR yang berasal partai politik pengusung Presiden dan Wakil Presiden, sehingga dengan menggunakan logika yang sama hasil pemilu nasional akan berdampak pada pemilu lokal untuk memilih DPRD dan kepala daerah, kemudian implikasi penguatan sistem presidensial dalam model pemilu serentak dengan memilih bersama-sama DPR, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden pada tingkat nasional dengan tujuan untuk menguatkan sistem presidensial, maka dengan logika yang sama pemilu pada tingkat lokal DPRD dengan kepala daerah akan menghasilkan penguatan pada kelembagaan daerah dalam menjalankan sistem pemerintahan dan otonomi daerah dan impikasi pada aspek legitimasi kedaulatan rakyat adalah model pemilu yang tersedia pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU XVII/2019 menjadi kunci untuk pembangunan model pemilu serentak dengan mengutamakan kemudahan bagi rakyat untuk memberikan suara. Simpulan penelitian ini (1) Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 membawa pada keadaan hukum baru dengan ekstensifikasi model pemilihan umum serentak. (2) Implikasi akan membawa pada efek ekor jas (coattail effect), penguatan sistem presidensial dan legitimasi kedaulatan rakyat. Disarankan kepada pembentuk undang-undang untuk mengedepankan aspirasi kelompok pegiat kepemiluan, orientasi pembangunan sistem keserentakan pemilu yang mapan, berkesinambungan, tidak transaksional dan berkepastian hukum serta model pemilu yang membawa pada kemudahan rakyat dalam memberikan hak suara

    PRA RANCANGAN MENARA DISLITASI PABRIK ETILEN OKSIDA DARI ETILENA DAN UDARA DENGAN PROSES OKSIDASI LANGSUNG KAPASITAS 10.000 TON/TAHUN

    No full text
    Etilen oksida merupakan senyawa kimia intermediate yang digunakan dalam industri etilen glikol, surfaktan, dan farmasi. Produksi etilen oksida dilakukan melalui oksidasi langsung etilena dengan udara, namun tahap pemurnian menjadi tantangan karena sifat reaktif dan termolabil senyawa ini. Penelitian ini bertujuan merancang sistem distilasi pada pabrik etilen oksida kapasitas 10.000 ton/tahun yang meliputi menara distilasi, kondensor, reboiler, dan akumulator. Desain dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi pemisahan, keselamatan operasional, dan efisiensi energi. Hasil perancangan menunjukkan menara distilasi memiliki 25 plate dengan diameter 1,038 m dan tinggi 15,301 m. Sistem kondensor menggunakan shell and tube heat exchanger, reboiler menggunakan double pipe heat exchanger, dan akumulator memiliki diameter 0,491 m serta panjang 1,751 m. Desain ini diharapkan mampu memurnikan etilen oksida hingga ≥99,7% dengan konsumsi energi minimal dan stabilitas proses yang tinggi

    PERHITUNGANNERACAMASSAPADAPABRIKNATRIUM BIKARBONATDARINATRIUMKARBONATDANKARBON DIOKSIDADENGANPENAMBAHANKALSIUMKARBONAT BERKAPASITAS45.000TON/TAHUN

    No full text
    Peningkatan kebutuhan natrium bikarbonat di Indonesia yang terus mengalami tren naik mendorong perlunya pendirian pabrik lokal untuk mengurangi ketergantungan impor. Natrium bikarbonat (NaHCO₃) merupakan senyawa kimia yang digunakan secara luas di berbagai sektor, seperti industri makanan, farmasi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perhitungan neraca massa pada pabrik natrium bikarbonat dengan kapasitas produksi sebesar 45.000 ton/tahun menggunakan proses karbonasi. Metode yang digunakan berupa studi literatur dan perhitungan teoretis berbasis data sekunder, dengan asumsi kondisi operasi kontinu selama 330 hari kerja per tahun dan basis perhitungan 1 jam operasi. Hasil perhitungan menunjukkan tahapan-tahapan proses mulai dari rotary dissolver hingga ball mill, serta keseimbangan massa pada setiap alat proses. Perhitungan ini menghasilkan kapasitas aktual produksi sebesar 5.681,82 kg/jam dengan kemurnian produk mencapai 99%. Penelitian ini memberikan gambaran kuantitatif yang dapat dijadikan acuan awal dalam rencana pendirian pabrik natrium bikarbonat di Indonesia, serta mendukung pengembangan industri kimia nasional

    PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN SALES GROWTH SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2023)

    No full text
    Beberapa perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021-2023 mengalami kerugian dari operasional selama dua tahun berturut-turut. Perusahaan yang tergolong dalam kategori kesulitan keuangan juga dapat dikenali melalui penerbitan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tahun 2021-2023 terdapat beberapa perusahaan di sektor properti dan real estate yang tidak menyampaikan laporan keuangan perusahaan. Financial distress atau kesulitan keuangan merupakan tahapan penurunan kondisi keuangan perusahaan yang terjadi sebelum suatu perusahaan mengalami kebangkrutan atau likuidasi. Pada penelitian sebelumnya terkait dengan financial distress telah banyak dilakukan, namun pada penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress dengan sales growth sebagai variabel moderating. Populasi penelitian ini merupakan perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021-2023. Sampel penelitian ditentukan melalui purposive sampling dengan menggunakan beberapa kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 88 unit analisis. Data sekunder yang digunakan merupakan laporan keuangan tahunan yang dapat diunduh melalui website resmi BEI. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial dengan jenis data yaitu data panel. Pengolahan data instrumen dalam penelitian ini menggunakan program software IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif signifikan, ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sales growth sebagai variabel moderasi dalam penelitian ini tidak mampu memoderasi pengaruh likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Kesimpulan penelitian ini adalah leverage dan ukuran perusahaan dapat mempengaruhi financial distress, sedangkan likuiditas tidak dapat berpengaruh terhadap financial distress. Sales growth sebagai variabel moderating tidak dapat memoderasi pengaruh likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel independen diluar penelitian ini, seperti seperti profitabilitas, arus kas operasional, kepemilikan manajerial, dan kepemilikian institusional

    PERAN DESA ANTIKORUPSI DALAM MENDORONG INKLUSI SOSIAL DI DESA BANYUBIRU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Desa Antikorupsi dalam mendorong inklusi sosial di Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, didukung oleh analisis deskriptif dan data kuantitatif dari 215 responden Masyarakat Desa Banyubiru. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif dan strategi berbasis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program Desa Antikorupsi telah berkontribusi dalam membangun tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel, inklusi sosial belum sepenuhnya tercipta. Masih terdapat kesenjangan partisipasi antara kelompok mayoritas dan kelompok rentan seperti perempuan, pemuda, serta warga dengan keterbatasan akses digital dan pengambilan keputusan. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip antikorupsi belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perlunya strategi penguatan partisipasi yang lebih inklusif, peningkatan literasi digital, distribusi bantuan yang lebih adil, serta integrasi nilai antikorupsi ke dalam perencanaan desa jangka panjang. Hasil ini diharapkan menjadi referensi bagi desa lain dalam membangun tata kelola yang bersih dan inklusif

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇