Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF TERINTEGRASI CHALLENGE BASED ON STEM CONTEXT LEARNING BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS

    No full text
    Kemampuan berpikir kreatif matematis menjadi salah satu kemampuan esensial yang harus dikuasai oleh peserta didik di abad ke-21. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih tergolong rendah, dilihat dari hasil tes studi pendahuluan di SMP Negeri 1 Temanggung yang menunjukkan perolehan rata-rata skor 8,84 dari skor maksimum yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa e-modul interaktif terintegrasi Challenge Based on STEM Context Learning berbantuan Wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis. Produk tersebut dirancang agar layak, mudah dipahami, efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis, dan mendapatkan respons sangat baik dari peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D, yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Temanggung. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu peserta didik kelas VIII C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan guru dan peserta didik, sedangkan analisis data kuantitatif mencakup uji kelayakan, uji keterbacaan, uji efektivitas, serta uji respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e modul interaktif terintegrasi Challenge Based on STEM Context Learning berbantuan Wordwall memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 93,73% dengan kriteria sangat layak, tingkat keterbacaan sebesar 94,92% dengan kriteria mudah dipahami, efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik dengan terpenuhinya keenam hipotesis penelitian, serta mendapatkan respons positif peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 94,38% dalam kriteria sangat baik. E-modul interaktif terintegrasi Challenge Based on STEM Context Learning berbantuan Wordwall direkomendasikan sebagai sumber belajar yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis pada pembelajaran matematika, khususnya materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di kelas VIII. Penerapan model Challenge Based Learning, STEM Context, dan Wordwall menjadi inovasi dalam pembelajaran matematika untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, khususnya pada kemampuan berpikir kreatif matematis

    PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA POKOK BAHASAN ALAT OPTIK

    No full text
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan bahan ajar peserta didik yang dilakukan pada observasi pra-penelitian. Hasil sebaran angket kebutuhan bahan ajar peserta didik di kelas XII MA Nurul Ulum Munjungan diketahui bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi alat optik, salah satunya disebabkan oleh buku pegangan yang digunakan belum mencukupi kebutuhan sebagai sumber belajar, sehingga diperlukan sumber belajar tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kelayakan E Modul fisika berbasis PBL dalam materi alat optik, (2) mengetahui apakah penggunaan E-Modul fisika berbasis PBL dalam materi alat optik dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, (3) mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan E-Modul fisika berbasis PBL dalam materi alat optik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian dan pengembangan (R&D) dengan metode 4D (Define, Design, Development, dan Dissemination). Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh : (1) hasil validasi uji kelayakan terhadap E-Modul berbasis PBL oleh ahli materi diperoleh 90%, ahli media 92,5%, dan guru mata pelajaran sebesar 88,6%, (2) hasil pengaruh penggunaan E-Modul berbasis PBL didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 35,44, nilai rata-rata posttest sebesar 83,04, dan nilai N-gain 0,74 dengan kategori tinggi, (3) hasil analisis keseluruhan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran E-Modul berbasis PBL pada pokok bahasan alat optik didapatkan nilai persentase sebesar 85% dengan kategori sangat tinggi. Dengan demikian E Modul berbasis PBL pada pokok bahasan alat optik dinyatakan valid dan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik

    ANALISIS KETERKAITAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI TERHADAP KEBIASAAN AKSES KONTEN VIDEO BERDURASI PENDEK

    No full text
    Konsumsi konten video berdurasi pendek secara berlebihan dapat mengakibatkan penurunan kemampuan fokus serta dapat menurunkan motivasi belajar pada siswa. Penurunan fokus dan motivasi belajar siswa dapat mempengaruhi hasil belajar siswa salah satunya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik dengan kebiasaan konsumsi konten video pendek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini adalah 55 orang siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jepara. Data penelitian diperoleh dari tes, angket, dan wawancara. Angket dan wawancara digunakan untuk mengetahui kebiasaan konsumsi konten video pendek siswa, sedangkan tes digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada materi suhu dan kalor sebesar 53,7 berada dalam kategori “Cukup”. Berdasarkan indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi, nilai kemampuan menganalisis sebesar 59,09 dalam kategori “Cukup”, nilai kemampuan mengevaluasi sebesar 47,82 dalam kategori “Cukup”, dan nilai kemampuan mencipta (C6) sebesar 55,35 dalam kategori “Cukup”. Berdasarkan hasil angket dan wawancara menunjukkan bahwa rata-rata durasi menonton konten video pendek siswa sebesar 188,6 menit per hari. Hasil uji korelasi antara kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan kebiasaan konsumsi konten video berdurasi pendek menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,077. Nilai ini menunjukkan bahwa korelasi antara kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kebiasaan konsumsi konten video pendek siswa berada dalam kategori sangat rendah. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperhitungkan variabel-variabel lain seperti motivasi belajar dan peran orang tua agar didapatkan hasil penelitian yang lebih akurat

    METAFORA ARTISTIK DALAM TARI GAYA SEMARANGAN: REPRESENTASI BUDAYA LOKAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER

    No full text
    Penelitian bertujuan mengkaji struktur metafora artistik dalam enam karya Tari Gaya Semarangan serta implikasinya terhadap pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Karya yang dikaji meliputi Denok Semarangan, Geol Denok, Denok Deblong, Warak Dugder, Dugderan, dan Semarang Hebat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi simbolik dan metafora kognitif Lakoff & Johnson. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pertunjukan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik-kategoris dan pemetaan konseptual, yang dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi makna, dan interpretasi ranah sumber ke ranah target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen artistik dalam tari seperti gerak, kostum, rias, musik, ruang, ekspresi dan, properti, mengandung struktur metafora konseptual yang dapat dipetakan dari ranah sumber (bentuk fisik) ke ranah target (nilai karakter). Struktur tersebut dikelompokkan dalam lima kategori utama: metafora kinestetik, visual, material, spasial, dan psikologis. Nilai-nilai karakter yang dimunculkan meliputi kepercayaan diri, toleransi, kerja sama, keberanian, dan identitas lokal. Tari Gaya Semarangan terbukti tidak hanya menjadi ekspresi estetika, tetapi juga sebagai sistem representasi budaya yang menyimpan muatan karakter lokal yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa metafora artistik dalam tari Gaya Semarangan memiliki potensi besar sebagai sumber belajar pendidikan karakter yang kontekstual, menyenangkan, dan sarat nilai budaya lokal, baik untuk pendidikan formal di sekolah dasar maupun pendidikan nonformal di lingkungan masyarakat seperti sanggar, festival seni, dan pelatihan budaya. Implikasi dari temuan memberikan kontribusi praktis bagi guru, pelatih seni, dan pengembang kurikulum untuk menjadikan elemen tari lokal sebagai media pembelajaran karakter. Secara khusus, struktur metafora artistik yang terkandung dalam elemen gerak, ekspresi, warna, dan properti tari Gaya Semarangan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang kontekstual dan bermakna. Temuan ini juga memperkaya khasanah teoretis dalam kajian seni, budaya, dan pendidikan dengan pendekatan interdisipliner antara simbolik, estetika, dan kognitif

    APLIKASI ATRIBUT RMS AMPLITUDO DAN ENVELOPE UNTUK MEMPREDIKSI PENYEBARAN RESERVOIR PADA LAPANGAN “X”, CEKUNGAN SUMATRA TENGAH

    No full text
    Petroleum dan gas alam saat ini menjadi sumber energi utama yang banyak dimanfaatkan. Untuk menentukannya diperlukan eksplorasi geofisika, khususnya dengan metode seismik, guna mengungkap cadangan hidrokarbon baru. Cekungan Sumatra Tengah, salah satu wilayah dengan potensi migas terbesar di Indonesia, menyimpan reservoir batupasir utama pada Formasi Bekasap, yang menjadi fokus penelitian ini. Dua atribut fisik seismik yang digunakan untuk pemetaan persebaran zona reservoir pada penelitian ini antara lain atribut RMS (Root Mean Square) Amplitudo dan Envelope. RMS Amplitudo menghitung akar kuadrat rata-rata amplitudo dalam suatu jangka waktu, sedangkan Envelope memetakan kekuatan refleksi. Hasil analisis RMS Amplitudo menandai sebaran reservoir pada marker 350D Top dalam rentang 30–80 ms dan pada marker 700 UpTop dalam rentang 30 130 ms, keduanya ditandai dengan adanya brightspot. Sementara itu, analisis Envelope menunjukkan area reservoir pada marker 350D Top antara 40–85 ms dan pada marker 700 UpTop antara 60–190 ms. Zona reservoir potensial untuk pengembangan selanjutnya terletak di barat daya sumur Rudi dan Tabuti pada marker 350D Top, serta di timur sumur Rudi dan selatan sumur Tabuti pada marker 700 UpTop

    PERANCANGAN UI/UX WEBSITE KOMUNITAS TULI MENDONGENG SEBAGAI MEDIA INFORMASI

    No full text
    Bahasa lisan merupakan salah satu faktor penting bagi tumbuh kembang manusia. Alternatif lain untuk merangsang kemampuan ini yaitu dengan mendongeng. Tuli Mendongeng merupakan komunitas di Jawa Timur yang menjadi media edukasi Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) bagi teman tuli khususnya anak-anak melalui kegiatan mendongeng. Proyek studi ini menghasilkan sebuah prototipe website sebagai media informasi dengan tujuan untuk membantu meningkatkan perhatian terhadap eksistensi komunitas dan kesadaran akan teman tuli. Metode User Centered Design (UCD) digunakan sebagai acuan dalam proses keseluruhan perancangan. Pada tahap pengujian diterapkan metode System Usability Scale (SUS) yang mendapatkan hasil skor 82.25 dimana termasuk dalam rentang Acceptable dan peringkat A pada penilaian Grade. Hasil ini menunjukan bahwa fitur website dan informasi yang diberikan sudah efektif membantu dan mudah dipahami, sehingga berhasil mencapai aspek kepuasan pengguna yang baik

    INVENTARISASI JENIS IKAN YANG DIPERDAGANGKAN DI PASAR KABUPATEN BEKASI

    No full text
    Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beragam. Ikan memiliki 4 karakterisitik penting yaitu, memiliki insang, sistem peredaran darah tunggal, memiliki vertebrata (tulang belakang), dan memiliki kekurangan nutrisi dikarenakan ikan tidak dapat mensistesis asam amino aromatik. Hasil perikanan di Kabupaten Bekasi meningkat setiap tahunnya. Peningkatan hasil perikanan dikarenakan banyaknya minat penduduk Kabupaten Bekasi akan ikan yang memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh. Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi barang maupun jasa, salah satunya adalah ikan. Ikan yang diperdagangkan secara langsung di pasar memiliki jenis yang beragam, namun terdapat kurangnya informasi mengenai keanekaragaman jenis ikan yang diperdagangkan di pasar sehingga perlu dikakukannya inventarisasi jenis ikan di pasar Kabupaten Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis komposisi jenis ikan yang diperdagangkan di pasar di Kabupaten Bekasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-September 2024 di lima titik pasar di Kabupaten Bekasi yaitu Pasar Tarumajaya, Pasar Cikarang, Pasar Tambun, Pasar Cibarusah, dan Pasar Kedunggede. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan perwakilan dari pembagian wilayah administratif Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif, yaitu melakukan proses menganalisis, menggambarkan, dan merangkum berbagai kondisi serta situasi berdasarkan data yang dikumpulkan. Hasil penelitian ini yaitu terdapat sebanyak 32 jenis ikan yang diperdagangkan yang tergolong ke dalam 10 ordo dan 21 famili yang dapat ditemukan dan diidentifikasi dari pasar di Kabupaten Bekasi. Perciformes dan Scombridae merupakan ordo dan famili yang paling banyak ditemukan. Ditemukan sebanyak 10 jenis ikan yang diperdagangkan di seluruh titik pasar. Berdasarkan distribusinya, Pasar Tarumajaya memiliki jumlah jenis ikan yang paling banyak (26 jenis) dikarenakan Pasar Tarumajaya merupakan pasar besar yang memiliki pedagang ikan terbanyak dan memiliki jumlah permintaan konsumen akan ikan terbanyak karena lokasi pasarnya terletak di dekat daerah perairan

    IMPLEMENTASI PENYALURAN BLT DD DI DESA BITING KECAMATAN SAMBONG KABUPATEN BLORA

    No full text
    The Village Fund Direct Cash Assistance (BLT-DD) is a government program aimed at helping poor rural households through direct financial support, In practice, the implementation of this program often faces various challenges, both in technical execution and in how it is perceived by the community. In Biting Village, the program in managed by the village government with the involvement of local RT leaders and village deliberations. This paper seeks to understand how the BLT-DD is implemented and how it is experienced and interpreted socially by local residents. This research uses a qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. Informants include village officials, community leaders, and both recipient and non-recipient villagers. The findings show that the implementation of BLT-DD in Biting Village has followed the official procedures, including data collection through the SIKS-NG system, village deliberation, formal decree issuance, and distribution via Bank BPD. However, challenges remain, such as delayed disbursements, social jealousy, and lack of public understanding about the bureaucratic process, which leads to negative perceptions of village officials. Overall, the program is considered helpful by recipients, but improvements are needed in communication, information sharing, and regular data updating to ensure fair and accurate targeting

    PENGARUH SOCIAL SUPPORT, OPTIMISM DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA DENGAN SELF EFFICACY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

    No full text
    Resiliensi akademik adalah kemampuan mahasiswa untuk mengatasi, beradaptasi, dan pulih dari berbagai tantangan dan stres yang terkait dengan proses belajar di lingkungan akademik. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Ekonomi 2019 Universitas Negeri Semarang memiliki resiliensi akademik yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh social support, optimism dan locus of control terhadap resiliensi akademik baik secara langsung maupun melalui self efficacy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Pendidikan Ekonomi 2019 Universitas Negeri Semarang yang berjumlah 125 mahasiswa. Sedangkan, sampel yang dipakai dalam penelitian ini sebanyak 95 mahasiswa yang diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis jalur dan uji sobel. Hasil analisis deskriptif resiliensi akademik, locus of control dan self efficacy termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan social support dan optimism termasuk dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social support, optimism, locus of control dan self efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi akademik. Social support, optimism dan locus of control berpengaruh positif terhadap self efficacy. Optimism dan locus of control berpengaruh positif terhadap resiliensi akademik melalui self efficacy, sedangkan social support tidak berpengaruh signifikan terhadap resiliensi akademik melalui self efficacy. Peran self efficacy sebagai variabel mediasi bersifat partial mediation yang berarti tidak mampu memediasi secara sempurna. Simpulan penelitian ini yaitu resiliensi akademik dipengaruhi secara positif oleh social support, optimisme, locus of control, dan self efficacy. Selain itu, self efficacy berperan sebagai mediator dalam hubungan antara optimisme, locus of control, dan resiliensi akademik, namun self efficacy tidak mampu memediasi hubungan antara social support dan resiliensi akademik. Saran dari penelitian ini yaitu mahasiswa perlu meningkatkan self-efficacy, optimisme, locus of control, dan dukungan sosial untuk meningkatkan resiliensi akademik. Caranya adalah dengan menetapkan tujuan kecil, fokus pada hal positif, mengambil tanggung jawab, dan membangun komunikasi dengan teman, dosen, atau kelompok pendukung

    PENERAPAN METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PADA MATERI SEJARAH PROKLAMASI KEMERDAKAAN INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SEJARAH PESERTA DIDIK DI KELAS XI IPS 2 MAN 1 BREBES TAHUN AJARAN 2025/2026

    No full text
    Permasalahan dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas adalah kurangnya minat dan pemahaman peserta didik terhadap materi sejarah, khususnya materi Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Hal ini sering kali disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan cenderung monoton. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah metode diskusi, yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran melalui kerja kelompok dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman sejarah peserta didik setelah diterapkannya metode diskusi pada materi Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kelas XI IPS 2 MAN 1 Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental), yakni model One Group Pretest–Posttest Design. Subjek dalam penelitian ini adalah 35 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman siswa, serta analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 53,20, sedangkan nilai posttest meningkat menjadi 81,40. Berdasarkan hasil uji Paired Sample T-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Hal ini menunjukkan bahwa metode diskusi berpengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman sejarah siswa. Selain itu, selama proses pembelajaran berlangsung, siswa tampak lebih aktif, antusias, dan mampu bekerja sama dalam mengkaji materi sejarah secara lebih mendalam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode diskusi dalam pembelajaran sejarah, khususnya pada materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dapat meningkatkan pemahaman sejarah peserta didik secara signifikan. Metode ini layak untuk diterapkan dalam pembelajaran sejarah karena mendorong partisipasi aktif dan memperkuat pemahaman siswa terhadap materi secara kontekstual dan kolaboratif

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇