Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    REVITALISASI ALUN-ALUN KALIWUNGU DALAM MEWUJUDKAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KENDAL NOMOR 2 TAHUN 2019

    No full text
    Antara lingkungan hidup dengan ruang ialah satu-kesatuan yang saling berhubungan. Tiap-tiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan lingkungan yang asri, tentunya hal ini dapat ditunjang dengan keberadaan ruang yang tersedia dengan baik. Oleh sebab itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas penghijauan daerah kota dengan menyediakan ruang terbuka hijau. Berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 050/110/2023 tentang Penetapan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2023, menetapkan bahwa pembangunan/ revitalisasi Alun-alun Kaliwungu Kendal menjadi salah satu dari total duabelas rincian yang masuk dalam program prioritas pemerintah Kabupaten Kendal. Dalam penelitian ini, alun-alun Kaliwungu justru berfungsi sebagai tempat perdagangan para Pedagang Kaki Lima yang tidak tertata rapi, hingga akhirnya beralih fungsi dengan sebutan “Pasar Sore”. Maka dari itu, permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) apakah revitalisasi alun-alun Kaliwungu efektif dalam mewujudkan ruang terbuka hijau; (2) bagaimana pelaksanaan relokasi pedagang kaki lima untuk mendukung terwujudnya alun-alun Kaliwungu sebagai ruang terbuka hijau. Dengan menggunakan teori implementasi kebijakan publik dan teori efektivitas hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kendal, serta di lokasi observasi yaitu alun-alun Kaliwungu. Penelitian dilakukan dengan analisis kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini ialah terlaksananya revitalisasi alun-alun Kaliwungu sebagai ruang terbuka hijau dengan tiga tahap yang berpedoman pada beberapa peraturan perundang-undangan termasuk Keputusan Bupati Kendal. Kehadiran alun-alun Kaliwungu saat ini jauh lebih memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat umum dibandingkan kondisi alun-alun Kaliwungu sebelumnya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kendal telah berhasil melakukan pembangunan Selter Pasar Sore Kaliwungu dan melaksanakan relokasi pedagang kaki lima alun-alun Kaliwungu di selter yang tersentral dan sah sesuai dengan lokasi peruntukannya, meskipun apabila dikaji melalui teori efektivitas hukum, kedua program ini berjalan efektif namun belum maksimal

    PENGARUH DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN SELF-COMPASSION TERHADAP KEGIGIHAN (GRIT) PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh dukungan teman sebaya dan self compassion terhadap kegigihan (grit) pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini menggunakan desain ex-post facto. Sampel dalam penelitian berjumlah 379 mahasiswa dari angkatan 2019 dan 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling jenis purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu skala grit yang diadaptasi dari Angela Duckworth, skala dukungan teman sebaya berdasarkan teori dari Sarafino (2015) dan skala self compassion berdasarkan teori Neff dan Germer (2017). Hasil uji validitas skala dukungan teman sebaya pada rentang nilai <.001-.041, skala self compassion pada rentang nilai <.001-.047 dan skala grit pada rentang nilai <.000- .02. Sehingga pada paparan tersebut ketiga variabel dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian pada penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat dukunga teman sebaya, self compassion dan kegigihan (grit) berada pada kategori sedang. Hasil hipotesis pertama yang didapatkan yaitu dukungan teman sebaya berpengaruh negatif terhadap kegigihan (grit) sebesar 4.3%, hipotesis kedua yaitu self compassion berpengaruh positif terhadap kegigihan (grit) sebesar 38.3% dan hipotesis ketiga menyatakan bahwa kedua variabel bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kegigihan (grit). Merujuk hal tersebut, peneliti merekomendasikan kepada guru bimbingan dan konseling untuk memberikan layanan dalam meningkatkan kegigihan (grit) khususnya pada setting kelompok seperti bimbingan kelompok dan konseling kelompok. Peneliti memberikan rekomendasi kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih dalam mengenai indikator terendah dengan variabel yang sama

    KONFLIK BATIN TOKOH DALAM NOVEL KEKASIH MUSIM GUGUR KARYA LAKSMI PAMUNTJAK PERSPEKTIF KURT LEWIN

    No full text
    Penelitian ini berfokus dalam menelaah konflik batin yang dialami tokoh dalam novel Kekasih Musim Gugur karya Laksmi Pamuntjak. Konflik dalam sebuah cerita sangat penting, baik konflik internal maupun konflik eksternal. Keduanya menjadi bagian yang tidak bisa lepas dari penciptaan sebuah cerita. Oleh karena itu, konflik memiliki peran penting dalam penciptaan karya sastra. Dalam suatu novel, adanya konflik batin dapat menentukan seberapa hidup karakter tersebut dalam sebuah cerita. Pengarang akan menambahkan aspek konflik batin pada tokoh untuk lebih memperlihatkan gejolak perasaan yang dialami tokoh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan psikologi sastra dengan menggunakan teori psikologi milik Kurt Lewin. Data yang diperoleh merupakan kalimat dan paragraf yang terdapat dalam novel Kekasih Musim Gugur karya Laksmi Pamuntjak yang terbit pada tahun 2021. Teknik pengumpulan data dengan teknik membaca mencatat untuk memperoleh data. Teknik analisis berupa analisis kualitatif dengan tujuan mendeskripsikan data. Penelitian ini bertujuan memaparkan konflik batin yang dialami tokoh dan solusi konflik batin yang diambil tokoh. Peneliti menggunakan teori psikologi milik Kurt Lewin untuk meneliti konflik batin yang dialami tokoh. Untuk melihat solusi yang diambil oleh tokoh dalam novel Kekasih Musim Gugur, peneliti mencoba melihat sisi positif dan negatif dalam konflik batin yang dialami tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 tokoh mengalami konflik batin. Kurt Lewin membagi konflik menjadi 3 tipe. Ditemukan konflik tipe 1 (mendekat mendekat menjauh-menjauh, mendekat-menjauh), konflik tipe 2 dan konflik tipe 3. Tokoh Siri yang mengalami semua tipe konflik batin. Sedangkan tokoh Dara dan Amalia hanya mengalami konflik menjauh-menjauh, konflik mendekat-menjauh, dan konflik tipe 2. Solusi yang diambil tokoh berdasarkan konflik batin yang ada terdiri dari enam solusi yaitu menguatkan keyakinan, mengikuti prinsip, melarikan diri, pasrah/menerima keadaan, pemberontakan, dan memilih berdasarkan dampak. Berdasarkan hasil analisis konflik batin tokoh dalam novel Kekasih Musim Gugur karya Laksmi Pamuntjak dapat disimpulkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh mendorong tokoh untuk mengambil keputusan dan menentukan solusi. Konflik batin yang dialami ketiga tokoh memiliki keterkaitan satu sama lain karena permasalahan utama yang terjadi melibatkan ketiga tokoh. Namun, ada beberapa konflik yang tidak saling terkait. Solusi yang diambil tokoh menentukan cara tokoh untuk bertindak menyelesaikan permasalahan. Solusi tersebut ada yang bernilai positif dan negatif. Namun, tokoh juga mengalami kesulitan ketika menentukan solusi dan memilih melarikan diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu psikologi sastra terkhusus pada konflik batin tokoh dalam karya sastra. Bagi pembaca dan masyarakat dapat memahami cerita dalam novel dan menjadikannya sebagai bentuk pembelajaran dalam memaknai sebuah karya sastra, baik tulisan karya sastra itu sendiri maupun makna dan pesan yang terkandung dalam karya

    ANALISIS PENGARUH DIVERISIFIKASI SUMBER PENDAPATAN TERHADAP KETAHANAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI DESA WIROGOMO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diversifikasi sumber pendapatan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ketahanan ekonomi rumah tangga penting untuk menciptakan kestabilan dan keberlanjutan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada 292 rumah tangga yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga. Rumah tangga dengan sumber pendapatan yang lebih beragam cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi risiko ekonomi, memenuhi kebutuhan dasar, serta memiliki cadangan keuangan. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah desa dan masyarakat untuk mendorong strategi diversifikasi sebagai bentuk adaptasi terhadap ketidakpastian ekonomi

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN GOOGLE SITES BERBASIS PjBL UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP dan KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI UPTD SPNF SKB UNGARAN

    No full text
    Abstrak ini membahas pengembangan bahan ajar berbasis Google Sites dengan model Project-Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas peserta didik dalam materi iklan, slogan, dan poster di SKB Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Sites mendukung pembelajaran fleksibel, interaktif, dan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum Merdeka, terutama untuk siswa pekerja. Validasi menghasilkan nilai rata-rata 90,83%, dengan uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dan kreativitas siswa kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan berada pada kategori sedang hingga tinggi. Temuan utama penelitian adalah integrasi PjBL dengan Google Sites yang efektif dalam mendorong keterlibatan aktif siswa melalui proyek kreatif yang relevan dengan dunia nyata. Penelitian ini menjadi referensi penting untuk pengembangan bahan ajar digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai tingkat pendidikan. Pengembangan bahan ajar berbasis Google Sites dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas siswa di SKB Ungaran, khususnya pada materi iklan, slogan, dan poster. Bahan ajar ini menciptakan pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan menarik, sehingga siswa lebih aktif dan mampu mencapai hasil belajar yang melampaui nilai KKM. Proses pengembangan menggunakan model ADDIE menghasilkan media pembelajaran yang valid, praktis, dan layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli dan evaluasi siswa. Bahan ajar berbasis Google Sites perlu terus dikembangkan untuk materi lain agar pembelajaran lebih bervariasi dan menarik. Penyempurnaan pada konten materi iklan, slogan, dan poster juga diperlukan untuk mendukung pemahaman konsep yang lebih baik. Selain itu, metode ini disarankan diterapkan pada mata pelajaran lain yang membutuhkan kreativitas siswa untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi dalam proses pembelajaran

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTU MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD N 01 KUTOHARJO

    No full text
    Model dan media yang digunakan dalam pembelajaran masih menggunakan model konvesional sehingga kemampuan berpikir kritis siswa rendah dan tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran STAD berbantu media video animasi dan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Hasil uji kelayakan media oleh ahli media dengan rata-rata 91 dan hasil uji kelayakan oleh ahli materi sebesar 93 artinya media video animasi layak digunakan. Hasil uji normalitas lebih tinggi 0.026. hasil uji homogenitas 0,096> 0,05 maka artinya kedua kelompok homogen. uji hipotesis terdapat perbedaan signifikan rerata hasil belajar antara sebelum pre test sebesar 64.43 dengan standar deviasi 3.650 dengan setelah penerapan atau posttest sebesar 80.74 dengan standar deviasi 6.460, t (26) = 17.190 dan dengan taraf significant 0,00. Hasil uji N-gain 0.4625>0,3 artinya sedang atau cukup efektif. Nilai rata-rata kelas control sebesar 0,4336 sedangkan kelas eksperimen 0,4625 lebih tinggi 0,026. Dengan nilai maksimum kelas control sebesar 67, sedangkan kelas eksperimen 83. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata kelas control dengan kelas eksperimen. Uji ketuntasan klasikal 2,142 > 1,65, maka dapat disimpulkan hipotesis diterim

    PENGEMBANGAN E-LKPD BERBANTUAN CANVA MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MEMBACA DAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK SDN RANDUGUNTING 6 KOTA TEGAL

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan konsep membaca dan kemandirian peserta didik di SDN Randugunting 6 Kota Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbantuan Canva dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan penguasaan konsep membaca dan kemandirian peserta didik. Fokus penelitian ini adalah pada pengembangan media pembelajaran yang interaktif dan menarik untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh langkah. Penelitian ini melibatkan analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, pengujian terbatas, revisi hasil uji, dan revisi produk akhir. Uji coba dilakukan di kelas IV SDN Randugunting 6 dengan melibatkan 21 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbantuan Canva yang dikembangkan telah valid dan layak digunakan. Rata-rata N-Gain pada penguasaan konsep peserta didik mencapai 0,76, yang tergolong efektif, sedangkan N-Gain untuk kemandirian belajar mencapai 0,78, juga tergolong efektif. Respon peserta didik terhadap penggunaan E-LKPD ini sangat positif, dengan skor efektivitas mencapai 95%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan E-LKPD berbantuan Canva dengan model PBL efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep membaca dan kemandirian peserta didik. Disarankan agar guru menggunakan E LKPD ini dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat baca dan kemandirian peserta didik, serta melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih inovatif

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISTEM PENCERNAAN MANUSIA PADA SISWA KELAS V

    No full text
    Kurangnya ketersediaan media pembelajaran menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang efektif, mengurangi motivasi siswa, dan dapat menghambat pemahaman materi yang diajarkan. Tujuan penelitian ini adalah, Menghasilkan media pembelajaran Interaktif, menganalisis karakteristik, kelayakan dan kefektifan media dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) menggunakan prosedur pengembangan ADDIE yang merupakan proses pengembangan instruksional dengan 5 tahapan yaitu analisis (Analysis), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi penelitian (Implementation) and evaluasi (Evaluation). Model ini dipilih karena tahap-tahap pelaksanaan dibagi secara detail dan sistematis. Subjek penelitan berjumlah 15 siswa telah menerima materi dan 40 pada siswa yang belum menerima materi di kelas V SD Negeri Pangkah 01. Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Karakteristik media Interaktif Dispensia (Digital Sistem Pencernaan Manusia) yang dihasilkan berupa software berbentuk aplikasi, berbasis model pembelajaran problem based learning, menyajikan materi sistem pencernaan manusia dengan jelas dan akurat, menggunakan gambar, video, animasi dan kuis untuk meningkatan motivasi dan hasil belajar siswa.; 2) Kelayakan media Interaktif Dispensia berbasis problem based learning yang dikembangkan berdasarkan hasil uji validasi ahli materi, uji validasi media, dan validasi bahasa serta uji kepraktisan guru dan siswa, memperoleh skor rata-rata sebesar 96,51%. termasuk dalam kategori sangat layak; 3) Nilai keefektifan Media Interaktif Dispensia berbasis problem based learning yang dikembangkan untuk meningkatan motivasi siswa memperoleh hasil 78,61% yang termasuk dalam kategori sangat efektif; 4) Media Interaktif Dispensia berbasis problem based learning dinyatakan efektif dengan adanya perbedaan antara skor pretest dan posttest, serta hasil dari uji n-gain dengan rata-rata 0,62 berklasifikasi sedang. Simpulan penelitian ini adalah Media Interaktif Dispensia berbasis problem based learning materi sistem organ tubuh manusia layak digunakan serta efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa

    LITERASI MATEMATIKA PESERTA DIDIK DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PENDEKATAN PMRI BERBANTUAN MOODLE

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis pembelajaran dengan model problem-based learning pendekatan PMRI berbantuan Moodle berkualitas untuk meningkatkan literasi matematika peserta didik dan (2) mendeskripsikan literasi matematika ditinjau dari gaya kognitif peserta didik pada pembelajaran dengan model problem-based learning pendekatan PMRI berbantuan Moodle. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix-methods dengan model sequential explanatory menggunakan quasi experimental-nonequivalent control group design. Populasi diambil dari peserta didik kelas VII SMP Negeri 20 Semarang tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel penelitian kelas VII-F sebagai kelas kontrol dan kelas VII-G sebagai kelas eksperimen, yang ditentukan secara random sampling. Penentuan subjek penelitian dengan menggunakan purposive sampling dari kelompok eksperimen. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 3 peserta didik dengan gaya kognitif Field Independent dan 2 peserta didik dengan gaya kognitif Field Dependent. Hasil penelitian ini adalah (1) pembelajaran dengan model problem-based learning pendekatan PMRI berbantuan Moodle berkualitas untuk meningkatkan literasi matematika peserta didik yang memenuhi tahap-tahap pembelajaran yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dan (2) peserta didik dengan gaya kognitif Field Independent mampu memenuhi enam komponen literasi matematika dengan sangat baik yaitu memahami dan menuliskan informasi yang diperoleh dan ditanyakan (communication), mengubah permasalahan ke dalam model matematika (mathematising), menyusun strategi penyelesaian masalah (devising strategies for solving problems), menyelesaikan permasalahan dengan menerapkan simbol, bahasa formal, teknis,dan operasi (using symbol, formal, and technical language and operation), menarik kesimpulan dari hasil penyelesaian permasalahan (reasoning and argument) dan terampil dalam menggunakan alat bantu matematika dalam pembelajaran (using mathematics tools) serta menguasai dengan baik komponen representation yang dibuktikan dengan kemampuan peserta didik yang mampu merepresentasikan permasalahan sesuai dengan konsep. Sementara itu peserta didik dengan gaya kognitif Field Dependent hanya mampu menguasai tiga komponen literasi matematika dengan cukup baik yaitu communication, mathematising, dan devising strategies for solving problems tetapi belum memenuhi komponen representation, reasoning and argument, using symbol, formal, and technical language and operation, dan using mathematics tools. Saran dalam penelitian ini yaitu penggunaan model problem based learning pendekatan PMRI berbantuan Moodle perlu diterapkan dalam pembelajaran di kelas untuk meningkatkan literasi matematika peserta didik

    PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN MULTILITERASI BERBASIS AUTHENTIC ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN PROSA DI PERGURUAN TINGGI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penilaian multiliterasi berbasis authentic assessment dalam pembelajaran prosa di perguruan tinggi. Latar belakang penelitian ini muncul dari praktik penilaian sastra yang masih didominasi penilaian kognitif dan sumatif, serta mengabaikan dimensi afektif, ekspresif, dan reflektif dalam pembelajaran prosa. Model penilaian yang dirancang mengintegrasikan pendekatan multiliterasi dan asesmen autentik, untuk mendukung proses belajar yang bersifat transformatif, multimodal, dan berorientasi pada kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg dan Gall, melalui tahap studi pendahuluan, pengembangan model, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba luas, revisi model, hingga deseminasi terbatas. Teknik pengumpulan data meliputi survei, FGD, dokumentasi, observasi, dan angket. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Mahasiswa dan dosen membutuhkan model penilaian yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga menilai proses, pemaknaan, dan ekspresi dalam pembelajaran prosa; (2) Model yang dikembangkan meliputi empat prinsip utama multiliterasi: situasi kritis, pembelajaran yang jelas, pembingkaian kritis, dan transformasi kritis, serta sintaks penilaian yang mencakup penilaian awal, proses, dan akhir dengan orientasi pada tugas-tugas otentik dan multimodal; (3) Model ini terbukti efektif meningkatkan rata-rata nilai akhir mahasiswa (dari 72,5 menjadi 88,1), meningkatkan kemampuan berpikir kritis (naik hingga 38,2%), serta mengembangkan kecakapan literasi multimodal melalui representasi esai analitis, kritik sastra visual, podcast reflektif, dan proyek kolaboratif berbasis isu sosial; (4) Model penilaian ini juga berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi aktif mahasiswa, pelibatan emosi dan nilai-nilai dalam analisis prosa, serta memperkuat daya refleksi dan kepekaan budaya dalam kegiatan apresiasi dan kreasi sastra. Dengan demikian, model penilaian multiliterasi berbasis authentic assessment ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pedagogis untuk membangun ekosistem pembelajaran prosa yang humanistik, kontekstual, dan selaras dengan tuntutan literasi masa kini

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇