Universitas Negeri Semarang Repository
Not a member yet
    64027 research outputs found

    PENGAMANAN DATA TRANSAKSI PADA APLIKASI PRELOVNES SEBAGAI MARKETPLACE BARANG BEKAS MAHASISWA UNNES MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI AES

    No full text
    Perkembangan teknologi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk aktivitas jual beli yang kini dapat dilakukan secara online. Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki potensi besar untuk meningkatkan aktivitas ekonomi melalui penjualan barang bekas. Namun, belum tersedia platform yang secara khusus mengakomodasi kebutuhan ini. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Prelovnes, sebuah platform marketplace lokal untuk mahasiswa UNNES, yang dirancang untuk memfasilitasi jual beli barang bekas dengan fitur-fitur seperti unggah produk, pencarian produk, chatting, dan transaksi. Keamanan data transaksi dijamin melalui penerapan algoritma Advanced Encryption Standard (AES) mode Cipher Block Chaining (CBC), yang mampu melindungi data dari serangan siber. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif. Model pengembangan aplikasi menggunakan waterfall, yang mencakup tahap communication, planning, modeling, construction, deplotment. Pengujian dilakukan menggunakan metode white box testing untuk memverifikasi logika kode, black box testing untuk menguji fungsionalitas aplikasi, serta pengujian performa algoritma AES terhadap serangan brute force. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Prelovnes berhasil memenuhi kebutuhan marketplace lokal dengan menyediakan antarmuka pengguna yang intuitif dan fungsional. Algoritma AES-CBC yang diimplementasikan berhasil melindungi data transaksi dengan waktu rata-rata enkripsi 0,33 ms dan dekripsi 0,31 ms. Hasil pengujian AES-CBC menunjukkan bahwa dari 100 ciphertext yang diuji, hasilnya 100% tidak dapat dipecahkan menggunakan metode brute force atau lebih tepatnya dictionary attack, berdasarkan hasil pengujian pada situs Crackstation. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi mahasiswa UNNES dengan tetap menjaga keamanan data transaksi

    EKSPLORASI DAN REKONSTRUKSI SAINS ILMIAH PADA KEARIFAN LOKAL DESA WISATA SAMIN SAMBONGREJO BLORA UNTUK MEMBEKALI LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK

    No full text
    Integrasi kebudayaan lokal ke dalam pembelajaran kimia tidak hanya akan memperkaya materi pembelajaran, tetapi juga dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebudayaan lokal di Desa Wisata Samin Sambongrejo dan merekonstruksi sains asli masyarakat ke dalam sains ilmiah sehingga dapat diintegrasikan ke dalam konsep-konsep kimia sebagai bekal literasi peserta didik. Jenis penelitian adalah kualitatif etnografi dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data menurut Miles & Huberman (1992) yang terdapat 3 aktivitas utama, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi/penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Hasil analisis rekonstruksi sains ilmiah diidentifikasi ke dalam konsep-konsep pembelajaran kimia meliputi proses fermentasi pada pembuatan tempe kareman, proses kimia pada pembuatan Batik Samin Sambongrejo, kandungan kimia pada wedang cangruk, konsep kimia pada ternak kambing etawa, proses kimia pada pembuatan tapai ketan, kandungan kimia pada jamu tradisional, kandungan kimia pada santan kelapa, proses kimia pada pembakaran kayu, prinsip kimia hijau pada kesenian drumblek, unsur kimia pada alat musik gamelan, dan kandungan kimia pada pupuk pertanian. Hasil analisis konsep-konsep kimia diintegrasikan ke dalam indikator literasi kimia untuk membekali literasi kimia peserta didik

    PREPARASI DAN KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI RANTING TANAMAN TEH UNTUK ADSORPSI GAS KARBON DIOKSIDA

    No full text
    Tingginya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas lainnya di atmosfer menjadi salah satu penyebab efek gas rumah kaca. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan pertanian turut menyumbang kenaikan konsentrasi gas CO2 di atmosfer. Ranting tanaman teh dipilih sebagai material adsorben dalam penelitian ini, karena memiliki kandungan karbon 53,28%, Hemiselulosa 28,92%, selulosa 31.58%, lignin 39,5%. Tujuan penelitian ini yaitu membandingan metode sintesis karbon aktif limbah agroindustri ranting teh dengan menggunakan aktivator H3PO4 melalui variasi dua metode yang akan dibandingkan, yaitu (1) karbonisasi yang diikuti dengan aktivasi kimia, dan (2) aktivasi kimia diikuti dengan karbonisasi, dalam mengadsorpsi gas CO2 dari dua metode yang berbeda melalui Temperature Program Desorption (TPD-CO2). Sintesis karbon aktif menggunakaan suhu karbonisasi 300, 400, dan 500°C selama 1 jam dengan aktivator H3PO4 0,5M, 1M, 1,5M, dan 2M menggunakan suhu 85°C selama 7 jam dan kecepatan magnetic stirrer 110 rpm. Karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), spektrofotometer Fourier Transform Infrared (FTIR), BrunauerEmmett-Teller (BET), Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Temperature Program Desorption (TPD-CO2). Hasil uji karakterisasi XRD karbon aktif memiliki ukuran kristalinitas 22,26 nm. Uji FTIR memperoleh hasil berupa kandungan gugus fungsi pada karbon aktif yaitu O-H, C=O, P=O, P OH, C-H, C-O-C. Karbon aktif memiliki luas permukaan pori sebesar 86,67 m2/g dan morfologinya membentuk pori yang tidak beraturan. Pada proses adsorpsi menghasilkan kapasitas adsorpsi CO2 sebesar 0,58 mmol/g-1 pada karbon aktif A 300/2M, 0.53 mmol/g-1 pada karbon aktif A 300/0,5M dan 0,46 mmol/g-1 pada karbon aktif K 300/1,5M

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WEBSITE VASCULEARN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM SIRKULASI

    No full text
    Kompleksitas materi sistem sirkulasi menuntut guru untuk dapat menerapkan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis sebagai keterampilan abad 21. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model Problem Based Learning. Kombinasi dengan media interaktif seperti website dapat meningkatkan efektivitas penerapan PBL sehingga pengembangan website VascuLearn menjadi solusi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak implementasi model Problem Based Learning dengan bantuan website VascuLearn terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa pada topik sistem sirkulasi. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent pretest-posttest control group dengan kelas XI 4 dan XI 5 sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes yang mengacu pada indikator Facione untuk menilai kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif, angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran, serta lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data pre-test dianalisis dengan uji Independent Sample T-test sedangkan post-test menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Efektivitas model dan media pembelajaran dianalisis melalui uji N-Gain yang hasilnya menunjukkan kategori sedang pada kelas eksperimen dan rendah pada kelas kontrol. Hasil ini membuktikan bahwa PBL berbantuan VascuLearn lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa. Tingkat kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen sebagian besar berada pada kategori sedang sementara kelas kontrol berada pada kategori rendah. Peningkatan tertinggi di kelas eksperimen terjadi pada indikator interpretasi sedangkan indikator regulasi diri mengalami peningkatan terendah, sementara kelas kontrol menunjukkan pola sebaliknya. Presentase ketuntasan klasikal pada kelas eksperimen lebih besar 38,8 poin dibandingkan dengan kelas kontrol. PBL berbantuan VascuLearn mendapat respon positif dengan 91,7% siswa setuju bahwa pembelajaran tersebut menyenangkan. Sintaks pembelajaran telah terlaksana optimal dengan rata-rata keterlaksanaan sebesar 98,86%. Simpulan dari penelitian ini adalah model Problem Based Learning berbantuan website VascuLearn efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa

    DETERMINANTS OF HOUSEHOLD CONSUMPTION IN JAVA ISLAND

    No full text
    Konsumsi rumah tangga mengalami peningkatan setiap tahunnya, namun pertumbuhannya cenderung mengalami penurunan sehingga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pulau Jawa sebagai pusat perekonomian Indonesia menjadi kontributor PDB terbesar di Indonesia mencapai 56,48 persen namun pengeluaran konsumsi rumah tangga di Pulau Jawa masih di bawah Pulau Sumatera yang kontribusi terhadap PDB hanya sebesar 22,04 persen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB per kpaita, inflasi, tabungan, kredit konsumsi dan belanja pemerintah bantuan sosial terhadap konsumsi rumah tangga di Pulau Jawa. Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu data panel enam provinsi di Pulau Jawa dengan rentang waktu 2010-2023. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel menggunakan E-views 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PDRB per kapita, kredit konsumsi dan belanja pemerintah bantuan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga. Sedangkan variabel inflasi dan tabungan berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap konsumsi rumah tangga. Adapun saran yang diajukan oleh penulis yaitu meningkatkan PDRB per kapita dengan cara mendorong investasi asing dan domestik agar tercipta lapangan pekerjaan yang lebih luas dan menyerap lebih banyak tenaga kerja produktif, mengontrol laju inflasi dengan menstabilkan tingkat suku bunga, pemerintah bekerja sama dengan institusi keuangan untuk mendorong program tabungan mikro, Bank umum & BPR meningkatkan promosi penjualan hingga memperluas jangkauan layanan kredit konsumsi, dan mengintegrasikan program bantuan sosial dengan program pemberdayaan ekonomi

    ANALISIS ISI KONTEN MEDIA SOSIAL X PADA PEMBENTUKAN CITRA ANIES BASWEDAN DALAM PEMILU 2024

    No full text
    Media sosial menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat mengenai kandidat presiden, dengan 28% responden mengandalkan platform yang didominasi oleh Generasi Z. Dengan demikian, transformasi tersebut menunjukkan pentingnya adaptasi strategi kampanye politik terhadap perkembangan teknologi dan preferensi media masyarakat untuk memastikan efektivitas komunikasi politik. Anies Baswedan juga dikenal aktif dalam melakukan kampanye melalui media sosial. Salah satu platform yang sering digunakan oleh Anies adalah X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Melalui akun resminya di X, Anies secara konsisten membagikan pemikiran, gagasan, dan janji-janjinya terkait pembangunan dan kemajuan negara. Hal ini didukung oleh jumlah postingannya pada masa kampanye yang berjalan selama 74 hari atau sama dengan 2 bulan 14 hari. Hal tersebut menunjukkan bahwa Anies Baswedan mengunggah kegiatannya di media sosial X sebagai bentuk membangun citranya terutama pada masa kampanye pemilu 2024. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis mengenai strategi dalam membentuk citra politik Anies Baswedan melalui konten media sosial X dalam kampanye Pemilu 2024. Sumber data penelitian diperoleh dari data primer, dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literatur, studi dokumentasi, dan observasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu dilakukan dengan teknik uji transferabilitas (transferability) untuk memberikan uraian secara rinci, jelas, dan sistematis. Melalui metode analisis isi media kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa isi media sosial X @aniesbaswedan terdapat bentuk unggahan mengenai kegiatan-kegiatannya selama kampanye pemilu terkait pembangunan citra politiknya pada Pemilu 2024. Hasil analisis isi media sosial X @aniesbaswedan yang dilakukan melalui proses pengkodingan diperoleh kesimpulan bahwa unggahan mengenai citra politik Anies Baswedan dikategorikan menjadi 5 jenis tipe unggahan berdasarkan teori manajemen citra Jones & Pittman, menunjukkan bahwa isi media sosial X @aniesbaswedan di antaranya yaitu Ingration, Self promotion, Exemplification, dan Supplication

    DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN EKONOMI INKLUSIF DI INDONESIA TAHUN 2013-2023

    No full text
    Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) yang tinggi berkaitan dengan pencapaian kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah atau negara. Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif di Indonesia tergolong dalam kategori yang “memuaskan”, akan tetapi secara regional Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif pada 33 provinsi di Indonesia masih belum merata, sehingga kesejahteraan tidak dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Diperlukan bauran kebijakan yang tepat dalam mengatasi permasalahan ini dengan melakukan pertimbangan dan perpaduan antar variabel-variabel yang dapat memengaruhi Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh tenaga kerja, pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah bidang kesehatan, pajak, investasi asing langsung dan keterbukaan perdagangan terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) pada 33 provinsi di Indonesia tahun 2013-2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Direktorat Jenderal Perimbangan dan Keuangan (DJPK). Jenis data yang digunakan adalah data panel, yaitu gabungan dari data cross section dan time series yang terdiri dari 33 provinsi di Indonesia dengan kurun waktu 2013-2023. Metode penelitian ini menggunakan regresi data panel dinamis Generalized Method of Moment (GMM). Hasil penelitian menunjukkan variabel tenaga kerja, pengeluaran pemerintah bidang pendidikan, pengeluaran pemerintah bidang kesehatan, pajak dan keterbukaan perdagangan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI), sedangkan investasi asing langsung berpengaruh negatif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI)

    PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATICS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL SISWA PADA PEMBELAJARAN ROBOTIK

    No full text
    Salah satu kemampuan yang diperlukan dalam perkembangan teknologi yaitu kemampuan berpikir komputasional atau Computational Thinking (CT). Untuk mengasah kemampuan tersebut, dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu memfasilitasi kemampuan berpikir komputasional siswa. Salah satu pendekatan yang cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran adalah pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa pada pembelajaran robotik di SD Pangudi Luhur Bernadus Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Pangudi Luhur Bernadus Semarang yang mengikuti pembelajaran robotik. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik sampling sensus atau sampling total dengan jumlah keseluruhan sampel 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEAM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa pada pembelajaran robotik. Hal ini dibuktikan dari hasil nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh antara variabel X dan variabel Y, serta dibuktikan dari hasil t hitung sebesar 5,085 > 2,028. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEAM berpengaruh terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa pada pembelajaran robotik. Penelitian ini membuktikan penerapan pendekatan STEAM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasional. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti dapat memberi saran kepada guru untuk menggunakan indikator berpikir komputasional sebagai alat ukur keberhasilan pendekatan STEAM. Bagi sekolah, dapat mengembangkan pendekatan STEAM untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir komputasional. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menganalisis secara mendalam mengenai faktor faktor mediasi atau moderasi yang mungkin berperan menggunakan metode kualitatif

    PENGARUH KUALITAS LAYANAN DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT TERHADAP RETENSI PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada Pelanggan Indihome di Kota Jakarta Timur)

    No full text
    Industri telekomunikasi menghadapi persaingan yang semakin ketat, khususnya dalam layanan internet. Fenomena menarik terjadi pada Indihome, yang meskipun memiliki kualitas internet lebih rendah dibandingkan pesaingnya, tetap memimpin pasar dengan tingkat retensi pelanggan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan customer relationship management (CRM) terhadap retensi pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Populasi penelitian adalah pelanggan Indihome di Jakarta Timur, dengan jumlah sampel sebanyak 135 responden yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan purposive sampling. Responden adalah pelanggan aktif yang telah menggunakan layanan Indihome selama minimal satu tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur variabel kualitas layanan, CRM, kepuasan pelanggan, dan retensi pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode koefisien jalur (path coefficient). Validitas dan reliabilitas instrumen diuji sebelum data dianalisis. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kualitas layanan dan CRM, sedangkan variabel dependen adalah retensi pelanggan, dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan CRM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi pelanggan, Kualitas layanan dan CRM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan .Kepuasan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti memediasi hubungan antara variabel independen dan dependen secara positif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa fokus pada peningkatan kualitas layanan dan implementasi CRM yang efektif dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat retensi pelanggan di industri layanan internet Indihome

    PENGELOLAAN PROGRAM PELATIHAN PADA SANGGAR SENI GREGET SEMARANG

    No full text
    Pengelolaan pelatihan merupakan salah satu komponen penting dalam rangka penyelenggaraan program pelatihan. Umumnya proses pengelolaan pelatihan melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengawuasan, dan evaluasi program pelatihan secara sistematis. Pengelolaan yang baik akan membantu menciptakan pelatihan yang efektif, meningkatkan kompetensi peserta, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan identifikasi kebutuhan program pelatihan, metode program pelatihan, strategi pengelolaan program pelatihan serta indikator keberhasilan program pelatuhan di Sanggar Seni Greget Semarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya yaitu 4 orang terdiri dari pendiri, ketua sanggar, sekretaris sanggar dan staff bidang seni tari. Informan penelitiannya yaitu 3 orang meliputi 1 instruktur dan 2 peserta pelatihan. Teknik pengumpulan datanya meliputi wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan traingulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan model analisis oleh Miles & Huberman (1992) yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa identifikasi kebutuhan pelatihan di Sanggar Seni Greget terdiri atas analisis organisasi, analisis tugas pekerjaan dan analisis individu. Selanjutnya metode yang digunakan dalam pelatihan di Sanggar Seni Greget ialah demonstrasi, ceramah dan simulasi. Desain strategi pengelolaan di Sanggar Seni Greget Semarang terdiri dari beberapa komponen yaitu perencanaan program, pengelolaan sumber daya, pengorganisasian, pengembangan dan pelatihan, pemasaran dan promosi, pelaksanaan dan pengawasan, serta evaluasi. Keberhasilan program pelatihan diukur melalui pencapaian tujuan, peningkatan keterampilan dan pengetahuan, perubahan perilaku, kepuasan peserta, serta produktivitas. Faktor pendukung keberhasilan program pelatihan meliputi komitmen dari pengelola, instruktur dan peserta, adanya dukungan dari pemerintah, orang tua serta masyarakat, adanya kualifikasi dan kompetensi instruktur, materi, metode, sarana dan prasarana yang memadai, evaluasi yang komprehensif dan terukur serta lingkungan pelatihan yang kondusif dan kolaboratif. Faktor penghambatnya mencakup keterbatasan sumber daya serta tantangan dalam mempertahankan minat peserta. Simpulan secara keseluruhan pengelolaan program pelatihan di Sanggar Seni Greget telah berhasil menciptakan lingkungan pelatihan yang kondusif, dengan manajemen pelatihan yang sistematis, metode yang tepat, serta evaluasi yang komprehensif, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan daya saing peserta

    0

    full texts

    64,027

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Negeri Semarang Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇