Elibrary UNIKOM
Not a member yet
16520 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Dan Keterlibatan Pengguna Terhadap Kinerja UMKM
Penelitian dilakukan karena adanya permasalahan mengenai Kinerja UMKM di Kota Bandung yang terus menghadapi berbagai masalah umum seperti keterbatasan modal, kesulitan memperoleh bahan baku berkualitas dengan harga terjangkau, keterbatasan teknologi, serta kekurangan SDM yang terampil dalam penggunaan SIA dan teknik produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Dan Keterlibatan Pengguna Terhadap Kinerja UMKM Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik dan pelaku UMKM di Kota Bandung. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunan Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software SmartPLS Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa (1) Kualitas Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja UMKM Kota Bandung (2) Keterlibatan Pengguna berpengaruh terhadap Kinerja UMKM Kota Bandung. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh para intelektual dan juga oleh para pihak berkepentingan baik pihak pelaku maupun pihak lainnya yang memerlukan informasi berkaitan dengan penelitia
Pengaruh Penagihan Pajak Dan Sanksi Administrasi Pajak Terhadap Pencairan Tunggakan Pajak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Penagihan Pajak dan Sanksi Administrasi Terhadap Pencairan Tunggakan Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cibeunying periode 2019 – 2023. Pencairan Tunggakan Pajak dalam penelitian ini menjadi variabel dependen, sedangkan Penagihan Pajak dan Sanksi Administrasi Pajak sebagai variabel independen. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 16 laporan tahunan pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cibeunying. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sumpling, berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan diperoleh sampel sebanyak 5 tahun karena adanya daluwarsa pajak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji analisis regresi berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan alat uji SPSS versi 22. Hasil menunjukan bahwa Penagihan Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Pencairan Tunggakan Pajak dan Sanksi Administrasi Pajak berpengaruh signifikan terhadap Pencairan Tunggakan Pajak dengan hubungan positif sangat kuat
Analisis Pengaruh Insentif Pajak Dan Financial Distress Terhadap Konservatisme Akuntansi
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengatahui seberapa besar pengaruh Insentif Pajak dan Financial Distress terhadap Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Permasalahan yang terjadi pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman adalah overstatement laporan keuangan, pengelembungan akun piutang, dan adanya gagal bayar kewajiban yang terus menerus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih dengan menggunakan purposive sumpling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan dengan 45 laporan keuangan dari Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji analisis regresi berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan alat uji SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa Insentif Pajak berpengaruh terhadap Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa Financial Distress berngaruh terhadap Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Desain Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku Produk Kopi Terhadap Laporan Keuangan
Penelitian ini dilakukan pada industri Pabrik Usaha Bubuk Kopi Cap Matahari . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pencatatan pembelian bahan baku yang dilakukan usaha bubuk kopi matahari . Metode yang digunakan adalah Waterfall, yaitu menggambarkan peran Disain Sistem Informasi pembelian bahan baku produk kopi pada industri pabrik usaha bubuk kopi Cap Matahari. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara terhadap pemilik industri usaha bubuk kopi matahari. Kesimpulan dari laporan tugas akhir ini menunjukan bahwa pencatatan pembelian bahan baku usaha kopi matahari belum sesuai dengan teori yang dipaparkan penulis. Pencatatan pembelian masih menggunakan cara manual. Dan total pembelian bahan baku, pembelian bersih bahan baku tidak diketahui karena pencatatannya hanya mengelompokkan data transaksi. Hal ini terjadi karena tidak adanya pengetahuan tentang sistem informasi akuntansi
Perancangan Interior Fasilitas Eduwisata Bahari Di Kabupaten Pangandaran
Menurut Soetjipto dalam (Masyrifah & Arief, 2017) museum memiliki fungsi dan tugas pokok museum memenuhi hakekat manusia sebagai makhluk budaya. Adapun tugas pokok museum yaitu sebagai tempat rekreasi, tempat ilmu pengetahuan, sumber informasi dan sebagai pendidikan kebenaran. Berdasarkan pengertian yang diuraikan, museum dapat diartikan sebagai fasilitas wisata yang menyajikan rangkaian cerita melalui koleksi benda (bukti materil) dari sebuah kondisi yang berkaitan dengan budaya, alam, ilmpu pengetahuan dan lainnya. Sebagai fasilitas wisata, rasa “nyaman” bagi pengunjung menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pihak pengelola. Oleh sebab itu, sebuah museum perlu memeiliki konsep desain yang matang salah satunya terkait penentuan sirkulasi (aksesbilitas) ruang dalam museum. Tinjauan ini bertujuan untuk menganalis pengaruh pola sirkulasi ruang dalam yang terdapat pada Museum Galeri Bahari Banuraja. Dalam melakukan analisa, penulis menerapkan pendekatan kualitatif sebagai dasar dalam proses pengumpulan dan pengolahan data
Perancangan Interior Fasilitas Edukasi Wisata Tanaman Beracun Di Bandung
Pengenalan terhadap tanaman beracun memiliki peran penting dalam pencegahan keracunan akibat paparan tanaman tersebut. Meski informasi telah tersedia, pengetahuan masyarakat mengenai tanaman beracun masih terbatas, dan kesadaran akan risikonya belum optimal. Tanaman beracun sering tidak dikenali karena tampilannya yang menarik dan menyerupai tanaman biasa. Untuk itu, edukasi mengenai identifikasi tanaman beracun sangat diperlukan. Di Indonesia, dengan keanekaragaman hayatinya yang kaya, banyak tanaman beracun tersebar di berbagai ekosistem hutan tropis. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan fasilitas edukasi wisata yang menggabungkan pembelajaran dan rekreasi. Fasilitas ini harus mencakup pameran interaktif, taman sensorik, dan informasi rinci tentang toksikologi tanaman. Edukasi ini juga membuka peluang pemanfaatan tanaman beracun sebagai sumber potensial obat-obatan baru. Dengan adanya herbarium tanaman beracun, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih komprehensif mengenai pemanfaatan dan pencegahan risiko kesehatan dari tanaman beracun
Perancangan Interior Fasilitas Edukasi Wisata Budaya Kesenian Di Solo
Edukasi wisata budaya kesenian, khususnya di Kota Solo, merupakan upaya strategis dalam melestarikan budaya lokal. Edukasi wisata didefinisikan sebagai kegiatan perjalanan yang berfokus pada pembelajaran dan pengalaman, yang berpotensi meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap warisan budaya. Kota Solo, dengan kekayaan seni tradisionalnya, memiliki potensi besar sebagai destinasi edukasi wisata. Namun, tantangan seperti minimnya minat generasi muda dan pengaruh budaya modern mengancam kelestarian seni tradisional. Faktor lain yang menghambat adalah kendala geografis dan kurangnya promosi. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan fasilitas edukasi wisata budaya kesenian di Solo untuk memperkenalkan dan melestarikan keindahan seni lokal, sekaligus meningkatkan ekonomi dan pariwisata lokal. Fasilitas ini akan menjadi sarana penting dalam memperkenalkan seni dan budaya Solo kepada masyarakat luas, membantu menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi, dan menyediakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat
Perancangan Fasilitas Hiburan Dan Rekreasi Vtuber Hololive Indonesia Di Bandung
Perancangan fasilitas hiburan dan rekreasi untuk VTuber Hololive Indonesia di Bandung bertujuan untuk mendukung pertumbuhan fenomena Virtual YouTuber (VTuber) yang semakin berkembang di era digital. VTuber, yang merupakan kreator konten dengan menggunakan karakter virtual, telah menjadi salah satu elemen penting dalam industri hiburan modern, terutama melalui platform seperti YouTube dan Twitch. Fasilitas yang dirancang ini menyediakan berbagai kebutuhan teknis dan ruang yang memungkinkan produksi konten VTuber dengan kualitas tinggi serta interaksi yang lebih mendalam antara kreator dan penggemar. Di antaranya, arena konser VTuber memungkinkan penggemar untuk menikmati pertunjukan langsung dengan pengalaman yang mirip dengan konser fisik, namun menggunakan karakter virtual. Selain itu, ruang interaktif yang memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung secara virtual dengan karakter VTuber favorit mereka, menciptakan pengalaman yang imersif dan personal. Studio produksi dalam fasilitas ini juga dilengkapi dengan teknologi motion capture canggih yang mendukung proses perekaman gerak secara real-time, yang diperlukan dalam pembuatan konten VTuber yang autentik dan dinamis. Dengan fasilitas ini, diharapkan dapat tercipta pusat hiburan digital yang tidak hanya menarik minat penggemar VTuber, tetapi juga mempercepat pertumbuhan industri hiburan digital di Indonesia. Fasilitas ini akan menjadi destinasi utama bagi komunitas penggemar VTuber dan mendukung ekosistem kreatif di era konten digital
Perancangan Interior Pusat Eduwisata Budaya Purwakarta
Studi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang disebabkan kurangnya pengembangan potensi wisata budaya dan rekreasi yang memanfaatkan kekayaan Sejarah dan budaya lokal secara lebih optimal. Melalui pendekatan desain partisifatif dan kajian pasar yang komprehensif, perancangan fasilitas wisata budaya dan rekreasi di Purwakarta diarahkan untuk mengeatasi permasalahan tersebut. Konsep perancangan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi budaya dan Sejarah Purwakarta sebagai sumber daya utama. Dengan menciptakan sebuah ekosistem wisata yang terintegrasi, mendirikan pusat informasi wisata menjadikan sebuah titik awal bagi pengunjung untuk memahami secara mendalam mengenai Sejarah, budaya, dan juga hal menarik lainnya. Dengan memfokuskan perancangan yang menjadi pusat yang akan menjadi tempat di mana pengunjung dapat secara langsung mengamati bebagai macam proses pembuatan kerajinan seperti gerabah, ukiran kayu, melalui workshop yang interaktif, pengunjung juga akan terlibat secara aktif dalam membuat kerajinan sendiri sehingga dapat mendalami koneksi dengan budaya lokal. Dengan Kawasan rekreasi yang akan dirancang khusus untuk menyediakan fasilitas seperti area bermain anak, informasi edukasi mengenai pengalaman macam permainan anak – anak jaman dahulu yang dapat meningkatkan semangat belajar anak anak dan juga pengetahuan. Melalui pendekatan holistik ini, terdapat beragam konsep desain yang dapat diadopsi dalam perancangan fasilitas wisata budaya dan rekreasi Purwakarta untuk mencerminkan keindahan dan keanggunan budaya tradisional Purwakarta. Perancangan ini dapat menggabungkan elemen – elemen transisional sunda yang khas dengan sentuhan kontemporer yang menyatu dengan lingkungan alam sekitar yang dapat menciptakan suasana yang unik dan menarik bagi pengunjung, sekaligus dapat mempertahankan keaslian dan keberlanjutan lingkungan
Perancangan Interior Fasilitas Eduwisata Satwa Langka Jawa Barat Di Bandung
Satwa merupakan sumber daya alam yang sangat berharga, penting bagi kita untuk memastikan bahwa mereka tidak punah karena faktor alam maupun akibat tindakan manusia, seperti perburuan dan kepemilikan satwa yang tidak sah. Menurut Undang-Undang Nomor 5 tahun 990 tentang Konservasi Sumber Daya alam Hayati dan Ekosistemnya di Indonesia, satwa liar didefinsikan sebagai semua Binatang yang hidup di darat, air, atau udara serta memiliki sifat-sifat liar, baik yang hidup bebas maupun yang dipelihara oleh manusia