Elibrary UNIKOM
Not a member yet
16520 research outputs found
Sort by
Diplomasi Budaya Indonesia Untuk Meningkatkan Pariwisata Danau Toba Pada Ajang Kejuaraan Dunia F1 Powerboat
Peran diplomasi budaya Indonesia dalam meningkatkan pariwisata di Danau Toba melalui ajang Kejuaraan Dunia F1 Powerboat. Dalam konteks hubungan internasional, diplomasi budaya digunakan sebagai strategi untuk memperkuat citra Indonesia di mata dunia dan menarik wisatawan internasional. Danau Toba, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yaitu program Destinasi Super Prioritas (DPSP), memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pariwisata internasional. Namun, upaya untuk memaksimalkan potensi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam hal promosi dan diplomasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana diplomasi budaya Indonesia dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik pariwisata Danau Toba melalui ajang Kejuaraan Dunia F1 Powerboat. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi literatur, penelitian ini menganalisis strategi diplomasi budaya yang diterapkan serta dampaknya terhadap peningkatan jumlah wisatawan, Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pariwisata berbasis diplomasi budaya yang lebih baik di event Internasional di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajang internasional seperti F1 Powerboat dapat berfungsi sebagai alat diplomasi untuk mempromosikan budaya lokal, yang pada gilirannya meningkatkan minat wisatawan global untuk berkunjung ke Danau Toba, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan penguatan Indonesia dalam mengadakan ajang Internasional
Perlindungan Hukum terhadap Data Pribadi atas Peretasan Kartu Perdana Yang Telah Tidak Aktif dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi
Data pribadi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era digital yang semakin maju. Namun, seiring dengan meningkatnya penggunaan data, muncul tantangan signifikan terkait perlindungannya. Data pribadi harus dilindungi berdasarkan prinsip-prinsip perlindungan yang ketat untuk menjamin privasi dan keamanan pengguna. Namun, kenyataanya praktik penjualan kembali kartu perdana oleh provider tanpa adanya persetujuan atau pemutusan data pengguna sebelumnya telah mengabaikan hak privasi pengguna yaitu akses tidak sah. Hal ini tidak hanya menyebabkan kerugian material, seperti kehilangan sejumlah uang, tetapi juga kerugian immateril berupa kebocoran data pribadi.
Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif dan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis, yaitu dengan cara menggambarkan data dan fakta yang ada terkait peretasan kartu perdana yang telah tidak aktif berdasarkan undang-undang yang berlaku, kemudian ditinjau berdasarkan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Data yang diperoleh dianalisis secara yuridis kualitatif, agar tercapai kepastian hukum. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan Pasal 16 ayat 2 poin g UU PDP mewajibkan provider untuk memastikan bahwa data pribadi dihapus setelah masa retensi berakhir atau sesuai dengan permintaan dari pemilik data. Kewajiban ini sejalan dengan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi yang bertujuan untuk menjaga privasi dan keamanan data pengguna. Jika terjadi pelanggaran, UU PDP melalui Pasal 57 ayat (2) menetapkan sanksi administratif kepada provider yang lalai dalam melaksanakan kewajibannya berupa peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan pemrosesan data pribadi, penghapusan atau pemusnahan data pribadi yang disalahgunakan, serta denda administratif. Namun, sanksi yang paling efektif yaitu pembekuan atau pencabutan izin usaha sebagai langkah untuk menghentikan kemampuan provider dalam menjalankan kegiatan usahanya.Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh korban dapat ditempuh melalui jalur perdata berdasarkan perbuatan melawan hukum sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata, dimana korban dapat menggugat dan menuntut ganti rugi atas pelanggaran yang terjadi. Sementara itu, jalur pidana dapat ditempuh dengan melaporkan pelanggaran tersebut kepada pihak kepolisian berdasarkan Pasal 67 UU PDP, yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku yang terlibat dalam pelanggaran data pribadi
Perilaku Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Pelaku Self-Harm Di Kota Bandung (Studi Fenomenologi Perilaku Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Pelaku Self-Harm Di Kota Bandung)
Penelitian ini bertujuan memahami perilaku komunikasi interpersonal mahasiswa pelaku self-harm di Kota Bandung dengan pendekatan kualitatif metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa pelaku self-harm dan psikolog yang berinteraksi dengan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang melakukan self-harm cenderung menutup diri terhadap orang yang tidak mereka percayai, namun lebih terbuka kepada orang terdekat yang dianggap dapat memberikan dukungan. Komunikasi interpersonal yang baik, di mana mereka dapat terbuka dan mendapatkan respons positif, terbukti dapat mengurangi kecenderungan self-harm . Sebaliknya, komunikasi yang tertutup atau tidak adanya komunikan yang mendengarkan, justru memperkuat dorongan untuk melakukan self-harm . Self-harm dipahami sebagai cara non-verbal untuk mengekspresikan emosi yang sulit diungkapkan secara verbal, serta sebagai bentuk pelampiasan atau permintaan perhatian. Motif self-harm dibagi menjadi "In Order To," yaitu untuk mengatasi tekanan emosional, dan "Because Of," yang dipicu oleh trauma masa lalu, tekanan sosial, dan ketidakmampuan mengelola emosi. Komunikasi interpersonal yang buruk, seperti rasa malu, takut stigma, dan isolasi sosial, memperparah kecenderungan self-harm . Sebaliknya, komunikasi yang suportif dan terbuka membantu mahasiswa mengekspresikan emosi secara lebih sehat, sehingga mengurangi risiko self-harm . Penelitian ini merekomendasikan pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal dan peningkatan dukungan sosial di lingkungan pendidikan untuk membantu mahasiswa mengatasi kecenderungan tersebut
Strategi Komunikasi Guru Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung Dalam Memberikan Materi Penguatan Pendidikan Karakter Pada Siswa
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang Strategi Komunikasi Guru Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung dalam memberikan materi Penguatan Pendidikan Karakter Pada Siswa. Subfokus yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perencanaan Komunikasi, Manajemen Komunikasi dan Hambatan Komunikasi dalam memberikan materi penguatan pendidikan karakter pada siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami fenomena secara mendalam. Penelitian ini menjabarkan strategi komunikasi guru di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung dalam penguatan pendidikan karakter, menggunakan analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama enam bulan. Empat informan dipilih menggunakan Teknik purposive sampling, termasuk guru dan siswa, untuk mendapatkan data yang komprehensif dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Bandung berfokus pada penguatan pendidikan karakter siswa sesuai kurikulum Merdeka Belajar. Guru berperan sebagai komunikator kunci, meskipun menghadapi hambatan teknis, semantik, dan perilaku. Pengawasan dan evaluasi dilakukan untuk memastikan efektivitas nilai Karakter kepada siswa
Penggunaan Akun Media Sosial Instagram @Studiorosid Dalam Membangun Brand Awareness Di Kalangan Pengikutnya
Perkembangan teknologi mengharuskan setiap individu semakin kreatif dan produktif, karena persaingan dapat dengan mudah diciptakan. Dalam dunia bisnis, salah satu aspek yang sangat berpengaruh yaitu penggunaan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penggunaan akun media sosial instagram @studiorosid dalam membangun brand awareness di kalangan pengikutnya. Untuk menjawab penelitian maka dimunculkan beberapa mikro, yaitu: tahap Berbagi (Share), tahap Optimalisasi (Optimize), tahap Mengelola (Manage), tahap Melibatkan (Engage). Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara memdalam, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Untuk mendukung data, dilakukan teknik purposive sampling dan memperoleh 5 orang Informan yang teridiri dari informan kunci yaitu Restu Shidiq Permana dan 4 informan pendukung diantaranya Sarah Ananda Riztika, Aura Amallia Putri, Adrian Pangestu Rochman dan Habib Rizhiq Maulana. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, penelitian ini menggunakan empat tahap dalam penggunaan akun media sosial instagramnya yaitu Berbagi (Share) melalui postingan foto dan video menarik Optimalisasi (Optimize), menggunakan Fitur-fitur dari Instagram seperti hashtag, reels dan mengadakan perencanaan acara. Mengelola (Manage), melihat dari tingkat followers, like dan komentar dan pemilihan waktu yang tepat. Melibatkan (Engage), melakukan community engagement activity seperti mengadakan event atau kolaborasi, diskon. Kesimpulan dari penelitian ini menujukan bahwa penggunaan Instagram @studiorosid dalam membangun brand awareness melalui pendekatan terstruktur yang melibatkan proses berbagi, optimalisasi, mengelola, dan keterlibatan. Meskipun jumlah followers sedikit, Studio Rosid berhasil meningkatkan brand awareness dan mencapai pada tahap brand recognition, secara konsisten akun instagram @studiorosid membagikan konten visual menarik dan interaktif yang melibatkan followers, sehingga meningkatkan pengenalan merek di kalangan audiens. Strategi ini mencakup penggunaan hashtag, repost, serta mengoptimalkan fitur bio yang memudahkan pengikut mengenali dan mengakses merek. Studio rosid diharapkan menjaga konsistensi posting, memanfaatkan auto-reply DM, dan mengeksplorasi platform seperti TikTok. Selain itu, meningkatkan community engagement dengan acara lokal dan bekerja sama dengan influencer dapat mempercepat brand awareness
Analisis dan Rekomendasi Sistem Seleksi Calon Penerima Beasiswa Menggunakan Multi Algoritma (Studi Kasus:SMK PGRI Lembang)
Pada lembaga pendidikan, beasiswa disediakan untuk siswa berprestasi atau yang kurang mampu secara ekonomi, dengan tujuan meringankan beban biaya pendidikan. SMK PGRI Lembang menyediakan beberapa program beasiswa, seperti Beasiswa Tidak Mampu, Beasiswa Prestasi, dan Beasiswa Yatim Piatu. Namun, proses seleksi beasiswa secara konvensional seringkali kurang efisien dan objektif, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakakuratan dalam penentuan penerima beasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merekomendasikan sistem seleksi beasiswa menggunakan kombinasi algoritma Naive Bayes dan Decision Tree. Data yang digunakan mencakup 551 siswa yang mengajukan beasiswa dari tahun 2018 hingga 2023, dengan kriteria seleksi meliputi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat kematian, penghasilan orang tua, nilai rapot, sertifikat prestasi, status yatim piatu, dan jenis beasiswa. Naive Bayes dipilih karena mampu mengklasifikasikan data secara probabilistik dengan asumsi independensi antar atribut, sementara Decision Tree membentuk struktur pohon keputusan yang memperjelas proses klasifikasi. Kombinasi kedua algoritma ini diharapkan meningkatkan akurasi seleksi penerima beasiswa. Pengembangan sistem ini dilakukan melalui analisis data historis siswa SMK PGRI Lembang dan pengujian performa algoritma secara komparatif untuk menentukan pendekatan terbaik. Berdasarkan hasil analisis, algoritma Naïve Bayes mencapai tingkat akurasi sebesar 96,38%, sedangkan algoritma Decision Tree menghasilkan akurasi yang lebih tinggi, yaitu 97,59%. Kombinasi kedua algoritma melalui metode voting menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 98,79%, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan penggunaan masing-masing algoritma secara terpisah. Sistem ini diharapkan mempercepat proses seleksi, memberikan hasil lebih akurat, serta meningkatkan transparansi dan objektivitas dalam penentuan penerima beasiswa
Pengaruh Keterlibatan Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Di PT. Suryaputra Sarana Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan responden mengenai keterlibatan kerja, kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari keterlibatan kerja dan Kepuasan kerja dan loyalitas karyawan pada PT. Suryaputra Sarana Kota Bandung baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif. Penelitian ini adalah populasi dengan jumlah responden sebanyak 50 karyawan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, studi pustaka dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis berganda linier berganda mentunakan aplikasi spss dan menggunakan pengujian hipotesis uji statistic uji T dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas karyawan berpengaruh secara signifikan oleh keterlibatan kerja secara parsial, loyalitas karyawan berpengaruh secara signifikan oleh kepuasan kerja secara parsial dan kepuasan kerja dipengaruhi signifikan oleh keterlibatan kerja dan kepuasan Kerja secara simultan
Budaya Organisasi dan Motivasi Pengaruhnya Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung
Penelitian inibermaksud untuk mengungkap dan mencari tau tentang budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja pada dinas sumber daya air dan bina marga kota bandung. Dalam penelitian ini yaitu terdapat variabel X1 budaya organisasi, variabel X2 motivasi, dan variabel Y kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran budaya organisasi, motivasi dan kinerja pegawai pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung
Pengaruh Retensi, Kebijakan Kompensasi Dan Loyalitas Karyawan Terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Retensi, Kebijakan Kompensasi, Loyalitas Karyawan dan Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung. Serta untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Retensi, Kebijakan Kompensasi dan Loyalitas Karyawan Terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah 54 karyawan. Teknik yang diambil yaitu sampling jenuh (sensus). Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 54 karyawan sebagai responden yang diperoleh melalui hasil pengisian kuesioner dan diproses dengan bantuan software SPSS Version 26.0. Metode Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif yang terdiri dari Persamaan Regresi Linear Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, Analisis Koefisien Determinasi, dan Pengujian Hipotesis dengan melakukan Uji T untuk parsial dan Uji F Untuk simultan. Hasil penelitian menunjukkan Retensi berdampak signifikan terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung secara parsial. Kebijakan Kompensasi berdampak signifikan terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung secara parsial. Loyalitas Karyawan berdampak signifikan terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung secara parsial. Retensi dan Kebijakan Kompensasi berdampak signifikan terhadap Produktivitas Kerja Pada Alisha Fancy Shop Bandung secara simultan
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan responden mengenai Lingkungan Kerja, Kompetensi, dan Kinerja Pegawai. Serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari Lingkungan Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif yang terdiri dari analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, koefisien determinasi dan pengujian hipotesis dengan melakukan uji t untuk parsial dan uji f untuk simultan. Populasi penelitian ini yaitu sebanyak 55 pegawai dengan menggunakan sampel jenuh yang dimana jumlah populasi dijadikan sebagai sampel.
Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif untuk seluruh variabel yang diteliti berada pada kategori baik. Hasil uji korelasi menunjukan bahwa Lingkungan Kerja dan Kompetensi memiliki hubungan yang kuat dengan Kinerja Pegawai. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa adanya pengaruh dari Lingkungan Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai baik secara parsial maupun simultan