Elibrary UNIKOM
Not a member yet
16520 research outputs found
Sort by
Perancangan Persuasi Komersil Sasak Gym Melalui Media Website
Industri kebugaran telah berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan kebugaran. Dalam konteks ini, pelaku usaha di sektor jasa, termasuk pusat kebugaran seperti Sasak Gym, saling bersaing untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Strategi-strategi yang diterapkan oleh manajemen, seperti penyediaan fasilitas lengkap, kenyamanan, dan layanan personal trainer, menjadi kunci dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Saat ini, Sasak Gym menghadapi tantangan kompetitif yang ketat, memerlukan identifikasi strategi persuasi komersil yang efektif untuk menarik anggota baru. Perancangan ini bertujuan untuk membuat website yang merupakan strategi persuasi yang dapat diterapkan oleh Sasak Gym guna meningkatkan daya tarik dan memperluas keanggotaannya di tengah persaingan industri kebugaran yang semakin ketat. Dengan demikian, hasil perancangan ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keanggotaan baru dan mempertahankan pelanggan di industri kebugaran yang dinamis
Perancangan Identitas Visual Jam Wisata Melalui Logo
Aktivitas pariwisata adalah kegiatan dimana seseorang atau kelompok melakukan perjalanan dari satu tempat ketempat lain. Dengan tujuan berliburan atau melaksankaan perjalanan spiritual baik perseorangan atau menggunakan jasa agen perjalanan. Dari sekian banyak agen perjalanan yang menyediakan jasa perjalanan spiritual seperti Haji & Umroh salah satunya yaitu JAM WISATA. Selain promosi, identitas visual (logo) menjadi gerbang awal untuk mengenalkan perusahaan kepada khalayak. Kendati demikian permasalahan yang dihadapi oleh JAM WISATA menemui titik dimana khayalak mempunyai stigma atau pandangan terhadap identitas visual yang tidak selaras dengan apa yang ingin di sampaikan. Penelitian ini bermaksud untuk mengindentifikasi permasalahan yang ada pada JAM WISATA dengan menggunakan teori dari David. E. Carter tentang perancangan sebuah logo perusahaan yang baik. Sehingga penelitian ini diharapkan mempunyai luaran untuk memberikan solusi alternatif perancangan identitas visual dari perusahaan tersebut
Perancangan Informasi Romantisme Dalam Kisah Layla Dan Majnun Karya Nizami Ganjavi Melalui Buku Ilustrasi
Layla dan Majnun merupakan salah satu kisah sastra klasik persia yang terkenal dengan nuansa romantis serta syair-syair indah yang terdapat dalam kisah ini. Syair-syair yang terdapat pada novel kisah Layla dan majnun merupakan sebuah kunci utama agar para pembaca bisa ikut menikmati emosi dari kisah cinta Layla dan Majnun. Namun, pada syair-syair yang ditampilkan pada novel masih sulit untuk dimengerti oleh masyarakat awam atau para pembaca tentang makna yang terkandung dalam syair-syair tersebut. Pada perancangan ini objek yang akan digunakan adalah salah satu novel terjemahan Layla dan Majnun yang berjudul Layla dan Majnun: Kisah Cinta Klasik dari Negeri Timur. Berdasarkan fenomena yang terjadi dalam kisah cinta Layla dan Majnun karya Nizami Ganjavi di atas, maka kisah ini sangat menarik untuk diceritakan kembali dengan memberikan informasi berupa mengartikan makna-makna emosi syair yang terdapat dalam kisah Layla dan Majnun ini secara mendalam. Perancangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kisah cinta mereka berdua yang dikemas melalui media ilustrasi berdasarkan narasi emosi psikologis yang dialami oleh mereka berdua dengan menggunakan teori psikologi sastra. Pada hasil perancangan media informasi buku ilustrasi ini, diharapkan para pembaca atau penikmat karya sastra bisa lebih memahami tentang emosi yang ada pada syair-syair kisah Layla dan Majnun ini dengan makna yang mudah dipahami oleh para pembaca
Perancangan Identitas Visual Maskot Untuk Memperkuat Identitas Visual Tk Bunda Asuh Nanda
TK Bunda Asuh Nanda merupakan lembaga pendidikan usia dini yang berfokus pada pendidikan moral pada anak dan juga memberikan pendidikan umum yang dapat mendukung kebutuhan anak dalam belajar hal dasar dan dalam menghadapi tantangan di kehidupan bermasyarakat kelak, dengan semakin banyaknya TK di Indonesia diperlukan sebuah pembeda antar satu TK dengan TK lain. TK Bunda Asuh Nanda belum memandang identitas lembaga sebagai hal yang penting. Berdasarkan hal tersebut hasil analisis data melalui observasi, wawancara didapatkan bahwa TK Bunda Asuh Nanda memerlukan perancangan identitas visual baru melalui maskot sebagai solusi. Hasil dari perancangan yaitu maskot yang memuat nilai-nilai yang dianut oleh lembaga dengan visualisasi yang dapat merepresentasikan nilai-nilai yang dianut dan konsisten
Perancangan Ulang Identitas Visual Fourfit Fight Gym Melalui Logo Dan Aplikasinya
Seni bela diri, termasuk Muay Thai, Kick Boxing, Jiu-Jitsu, dan Mixed Martial Arts (MMA), adalah cara efektif untuk membela diri, yang telah berkembang menjadi pusat pelatihan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. FourFit Fight Gym di Bandung adalah salah satu pusat pelatihan yang fokus pada bela diri dan kesehatan. Namun, FourFit menghadapi masalah terkait identitas visual logonya, yang menyebabkan kebingungan di kalangan calon pengguna dan anggota. Masalah yang dihadapi meliputi kemiripan dengan logo lain, ketidak konsistenan dalam penggunaan di berbagai media, serta kurangnya kredibilitas dan keterbacaan pada desain logo. Penelitian ini bertujuan merancang ulang identitas visual FourFit Fight Gym agar logo lebih mudah dikenali, relevan dengan perkembangan zaman, dan konsisten di berbagai media. Metode yang digunakan meliputi penelitian, analisis, pengembangan konsep, pembuatan sketsa, digitalisasi logo, dan pengujian aplikasi. Hasilnya adalah logo yang lebih modern, jelas, dan konsisten, yang diharapkan dapat memperkuat identitas dan citra FourFit Fight Gym serta mendukung strategi pemasaran dan promosi
Diplomasi Budaya Indonesia terhadap Korea Selatan melalui Kerja Sama Pendidikan Tahun 2021-2023
Penelitian Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis upaya diplomasi budaya Indonesia terhadap Korea Selatan melalui kerja sama pendidikan tahun 2021-2023. Untuk tujuan tersebut, penelitian ini menguraikan upaya diplomasi budaya Indonesia terhadap Korea Selatan melalui kerja sama pendidikan tahun 2021-2023, seperti kegiatan budaya di intitusi pendidikan di luar negeri, kursus/kelas bahasa Indonesia, beasiswa, dan pertukaran pelajar. Selain itu, diuraikan juga mengenai kendala dan peluang yang dihadapi dalam pelaksanaan diplomasi budaya Indonesia terhadap Korea Selatan melalui kerja sama pendidikan, serta hasil yang sudah didapat dari pelaksanaan diplomasi budaya melalui kerja sama pendidikan tersebut. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan terhadap ketertarikan dari mahasiswa maupun masyarakat Korea Selatan dalam mengenal budaya Indonesia yang dilihat dari pencapaian program-program yang telah terlaksana. Namun, masih terdapat kendala di dalamnya, terutama dalam segi pendanaan dan keterbatasan sumber daya manusia serta promosi. Maka dari itu, dalam memaksimalkan upaya tersebut dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Penelitian Skripsi ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan untuk kemudian hari dilakukan penelitian lebih lanjut dan bahan pembanding bagi mahasiswa yang ingin melakukan pengembangan penelitian berikutnya di bidang yang sama untuk masa mendatang
Kerjasama Badan Narkotika Nasional (Bnn Ri) Dengan Office Of The Narcotics Control Board (Oncb Thailand) Dalam Menghadapi Peredaran Narkoba Di Indonesia (Tahun 2021-2023)
Peredaran narkotika yang semakin kompleks dan meluas menjadi tantangan global yang mendesak perhatian berbagai negara, termasuk Indonesia dan Thailand. Meningkatnya kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia, yang dipicu oleh jaringan internasional dan rute peredaran yang melibatkan beberapa negara, menuntut pendekatan bersama dalam penanggulangannya. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menjalin kerjasama bilateral dengan Office of the Narcotics Control Board Thailand (ONCB Thailand) dengan tujuan mengatasi masalah ini secara komprehensif. Penelitian ini menganalisis efektivitas kerjasama tersebut selama periode 2021-2023, dengan fokus pada penerapan pendekatan Soft Power, Smart Power, dan Hard Power. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara mandalam dengan informan kunci, serta observasi langsung terhadap implementasi kebijakan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama ini telah berhasil menekan angka penyalahgunaan narkotika di Indonesia, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti perbedaan regulasi dan koordinasi antar negara. Kesuksesan Thailand dalam program Pembangunan Alternatif memberikan inspirasi bagi Indonesia untuk menerapkan strategi serupa guna mengurangi peredaran narkotika di wilayah rawan. Namun, perbedaan kebijakan terkait legalisasi ganja di Thailand menjadi kendala dalam kerjasama ini. Secara keseluruhan, kerjasama ini dinilai positif tetapi memerlukan penyesuaian lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas dalam mencapai tujuan bersama
Upaya Perlindungan Kbri Kuala Lumpur Dalam Melindungi Perempuan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Tahun 2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya perlindungan yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur (KBRI KL) dalam melindungi perempuan pekerja migran Indonesia di Malaysia pada tahun 2023. Fokus dari penelitian ini adalah memahami bagaimana KBRI berperan dalam melindungi hak-hak pekerja migran, terutama perempuan, yang menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani pekerjaan di luar negeri. Perlindungan ini penting karena pekerja migran, terutama yang bekerja secara non-prosedural, rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, observasi, dan studi pustaka untuk mengumpulkan data. Dengan metode ini, peneliti dapat memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan pekerja migran. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi para perempuan pekerja migran serta pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan terkait mengenai perlunya penguatan kebijakan perlindungan pekerja migran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa KBRI Kuala Lumpur memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan melalui berbagai kebijakan dan langkah-langkah konkret, seperti memberikan bantuan hukum, memediasi konflik antara pekerja dan majikan, serta menyediakan tempat penampungan sementara bagi pekerja migran yang mengalami masalah. Namun, tantangan besar tetap ada, terutama pekerja migran non-prosedural yang lebih rentan terhadap eksploitasi. Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Malaysia serta penguatan regulasi terkait penyaluran tenaga kerja migran untuk memastikan perlindungan yang lebih optimal bagi perempuan pekerja migran Indonesia
Tinjauan Hukum Terhadap Produk Makanan Minuman Yang Tidak Mencantumkan Label Halal Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014tentang Jaminanproduk Halal Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal
Sertifikasi halal merupakan aspek penting dalam menjaga kepercayaan konsumen, terutama bagi yang beragama Islam. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mengatur mengenai kewajiban sertifikasi halal bagi semua produk yang beredar di pasar. Akan tetapi, masih terdapat produk yang tidak mencantumkan label halal dan tidak adanya sanksi tegas bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi ketentuan ini. Berdasarkan pada latar belakang tersebut maka permasalahan yang dikaji dalam penulisan ini yaitu terkait dengan bagaimana kedudukan hukum terhadap produk makanan dan minuman yang tidak mencantumkan label halal dan akibat hukum dari produk yang tidak mencantumkan label halal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu yuridis normatif dimana peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber lain yang berkaitan dengan permasalahan akan dibahas menjadi dasar dalam penelitian, serta penelitian ini dilakukan secara deksriptif analitis yaitu memberikan gambaran melalui data-data dan fakta-fakta yang ada mengenai produk makanan minuman yang tidak mencantumkan label halal. Hasil penelitian ini bahwa kedudukan hukum produk makanan dan minuman berdasarkan pasal 4 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) menyatakan bahwa produk yang beredar di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Turunan dari Undang-undang tersebut yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal telah mengatur proses sertifikasi halal yaitu melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Meskipun Undang-undang tersebut mewajibkan semua produk di Indonesia untuk memiliki sertifikat halal, banyak pelaku usaha yang tidak mematuhi kewajiban ini, disebabkan oleh ketidaktahuan dan proses sertifikasi yang rumit. Selain itu, sanksi yang ada tidak cukup tegas, menciptakan ketidakpastian hukum bagi konsumen Muslim. Akibat hukum dari tidak mencantumkannya label halal pada Undang-undang tersebut tidak dinyatakan secara tegas akan tetapi hanya mengatur tentang akibat hukum bagi yang telah melakukan sertifikasi halal sebagaimana pasal 27 ayat 1 menyatakan bahwa sanksi yang ada di pasal tersebut berupa peringatan tertulis, denda administratif dan pencabutan Sertifikat Halal
Implementasi Hak Pendidikan Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Dihubungkan Dengan Konvensi Hak Anak Juncto Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak Juncto Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
Pendidikan merupakan kebutuhan dasar bagi perkembangan anak sebagai salah satu upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Indonesia telah mengikat diri dengan perjanjian internasional yang secara khusus membahas mengenai hak anak dalam Keppres Nomor 36 Tahun 1990 Tentang Pengesahan Konvensi Hak Anak yang kemudian berkembang lagi menjadi undang-undang yang saat ini secara khusus membahas hak anak yaitu Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Lembaga Pembinaan Khusus Anak berkewajiban memberikan layanan pendidikan kepada anak yang berkonflik dengan hukum. Maka dari itu, penulis berkenaan untuk menganalisis sejauh mana hak anak yang berkonflik dengan hukum serta hak pendidikannya tetap terlaksanakan melalui lembaga tersebut berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif yang menitikberatkan pada analisis terhadap berbagai regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak anak, terutama pendidikan, serta analisis terhadap implementasi kebijakannya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Hasil penelitian yang didapat Konvensi Hak Anak menyebutkan pendidikan merupakan bagian dari hak anak secara menyeluruh tanpa melihat latar belakangnya. Sedangkan Pasal 3 UU SPPA dan Pasal 64 UU Perlindungan Anak telah secara khusus menyatakan anak yang berkonflik dengan hukum berhak atas pemberian fasilitas pendidikan. Akan tetapi, terdapat dua kondisi anak yang memerlukan perhatian khusus oleh seluruh Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Salah satu contohnya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung terdapat anak yang tidak memiliki dokumen identitas, dan anak yang orang tuanya tidak dapat dihubungi (ditelantarkan). Di sisi lain, hak pendidikan, hak identitas maupun problematika anak terlantar merupakan tanggungjawab pemerintah yang wajib dipenuhi sebagaimana yang tertulis dalam perundang-undangan. Hambatan ini menunjukkan adanya ketidakpastian hukum yang perlu diatasi melalui regulasi kebijakan dan kerjasama lintas instansi