Elibrary UNIKOM
Not a member yet
    16520 research outputs found

    Identifikasi Jangkauan Pelayanan Fasilitas Pendidikan Di Kecamatan Rancasari

    No full text
    Pembangunan wilayah merupakan upaya untuk mendorong perkembangan sosial, ekonomi agar menjaga keberlangsungan kehidupan dan keseimbangan lingkungan terhadap kawasan. Adanya pembangunan wilayah tentunya dapat menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk maupun kegiatan yang dapat mewadahi kegiatan masyarakat terutama pada sarana pendidikan untuk memenuhi kebutuhan wajib. Kepadatan penduduk yang terjadi di Bandung Timur membuat pemerintah mencari solusi untuk menangani nya, yaitu dengan mengembangkan daerah Bandung Timur menjadi kota kedua yang masih banyak lahan kosong untuk di kembangkan sesuai dengan RTRW dan RDTR Kota Bandung. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran fasilitas pendidikan dan jangkauan fasilitas pendidikan terhadap perumahan formal dan informal. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis Buffer menggunakan ArcGis. Hasil penelitian sebaran fasilitas pendidikan di Kecamatan Rancasari menunjukan bahwa semua fasilitas pendidikan SD, SMP dan SMA (Negeri dan Swasta) membentuk pola yang teratur. Jangkauan SD Negeri dan Swasta dengan radius 1000m sudah melayani seluruh perumahan formal dan informal. Aksesibilitas pejalan kaki SD Negeri dan Swasta dengan radius 400m terhadap perumahan formal dan infomal dapat melayani 96,516 ha perumahan formal dan 201,605 perumahan informal. Jangkauan SMP Negeri dengan radius 1000m terhadap perumahan formal dan informal dapat melayani 102,288 ha perumahan formal dan 81,250 ha perumahan informal. Jangkauan SMP Swsata dengan radius 1000m terhadap perumahan formal dan informal dapat melayani 76,903 ha perumahan formal dan 172,383 ha perumahan informal. Jangkauan SMA Negeri dan SMK Swasta dengan radius 3000m sudah dapat melayani seluruh perumahan formal dan informal di Kecamatan Rancasari

    Representasi Maskulinitas Pada Karakter Ken Dalam Film Barbie (2023) Representation Of Masculinity Of Character Ken In Film Barbie (2023)

    No full text
    Penulisan ini menganalisis representasi maskulinitas pada tokoh Ken dalam film Barbie (2023) serta dampak masuknya konsep maskulinitas dalam Dunia Barbie. Teori utama yang digunakan dalam penulisan ini yaitu 7 konsep maskulinitas Janet Saltzman Chafetz; penampilan fisik, fungsional, seksual agresif, emosional, intelektual, interpersonal, dan karakter personal. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teori utama. Hasil menunjukkan bahwa Ken mengalami perubahan maskulinitas setelah ia kembali dari Dunia Nyata, di mana hal itu juga berpengaruh pada keadaan dalam Dunia Barbie. Kesimpulan dari penulisan ini, perubahan maskulinitas pada karakter Ken dipengaruhi oleh lingkungan, yaitu keadaan Dunia Nyata yang berbanding terbalik pada keadaan dalam Dunia Barbie

    Padanan Hasil Terjemahan Idiom Pada Video “Idiom Story | Is This The Best Way To Learn English Idioms?” Oleh Mesin Penerjemah

    No full text
    Tujuan penelitian skripsi ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan hasil terjemahan mesin penerjemah terhadap kesepadanan pesan pada Idiom Bahasa Sumber ke Bahasa Sasaran berdasarkan makna metaforis yang membentuknya. Rumusan masalah difokuskan pada keselarasan hasil terjemahan idiom yang ditunjukkan oleh mesin penerjemah dan apa padanan terjemahan naturalnya berdasarkan makna metaforis yang membentuknya. Enam idiom yang muncul pada video konten serta hasil terjemahan idiom oleh Google Translate dan DeepL digunakan sebagai data pada penelitian ini dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Teori penerjemahan oblique, teori pemanfaatan metafora Halliday, analisis makna serta domain sumber dan sasaran oleh Lakoff digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga metafora interpersonal dan tiga metafora ideasional dengan konsep sosial-budaya berdasarkan situasi, pengalaman hidup, dan kebiasaan yang dimiliki. Selain itu, hasil terjemahan yang dilakukan oleh Google Translate dan DeepL untuk idiom yang ditunjukkan dapat dikatakan belum tepat sepenuhnya dan masih memerlukan interpretasi manusia didalamnya. Penelitian skripsi ini dapat memberikan keberterimaan hasil penerjemahan idiom pada Google Translate dan DeepL dan menjadi sebuah pertimbangan bagi pengguna mesin penerjemah dalam pengambilan hasil terjemahan natural dan berterima khususnya pada idiom

    Terror Management Pada Fase-Fase Kesedihan Karakter Puss Dalam Film Puss In Boots: The Last Wish (2022)

    No full text
    Penelitian ini menganalisis dan menggambarkan kesedihan Puss in Boots dalam menghadapi isu kematian dalam film Puss in Boots: The Last Wish (2022). Fokus penelitian dilakukan pada penggambaran kesedihan dan cara Puss in Boots melewati fase-fase kesedihan melalui tindakan manajemen teror. Teori tahapan kesedihan dari Ross (2014) dan manajemen teror dari Solomon (2015) serta pendekatan multimodal kineikonic dari Burn (2013) digunakan dalam penelitian ini. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Puss in Boots mengalami fase kesedihan dimulai dari penyangkalan, kemarahan, depresi, tawar-menawar, hingga penerimaan. Fase-fase kesedihan Puss ditunjukkan melalui berbagai cara dan tanda yang diwujudkan melalui perkataan dan tindakannya dengan melibatkan aspek-aspek seperti ekspresi wajah, posisi frame, kostum, suara, pengambilan gambar, pencahayaan, dan setingan desain. Untuk melewati fase kesedihannya, Puss melakukan tiga jenis tindakan manajemen teror: saliensi mortalitas, aksesibilitas pemikiran kematian, dan penyangga kecemasan. Tindakan yang paling mendominasi dari ketiga jenis manajemen teror tersebut adalah tindakan saliensi mortalitas, yang dipicu oleh sifat arogan Puss in Boots. Kesimpulannya, sifat dasar karakter Puss in Boots menjadi faktor pemicu pemilihan tindakan manajemen teror ketika ia melewati fase kesedihan akan kematian yang digambarkan melalui perkataan dan tindakannya

    Tindak Tutur Mengancam David Robey Dalam Film Luther: The Fallen Sun 2023 David Robey’s Threatening Speech Acts In Luther: The Fallen Sun 2023 Movie

    No full text
    Tindak tutur mengancam adalah tindakan verbal yang mencelakai atau merugikan mitra tutur. Penelitian berfokus pada tindak tutur mengancam yang dilakukan oleh David Robey terhadap korbannya dalam film Luther: The Fallen Sun (2023). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis tindak tutur yang digunakan oleh Robey ketika mengancam, serta menunjukkan cara Robey mengintimidasi korban lewat tuturannya. Untuk menjawab rumusan penelitian, digunakan teori Rhetorical Genre Studies (RGS) dari Moller (2020), yang berfokus pada fungsi tuturan dalam konteks genre, teori tindakan komunikatif mengancam Fraser (1998) untuk menganalisis indikator dan cara mengancam, dan teori tindak tutur Searle (1969) untuk mengidentifikasi tindak tutur. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek data berupa dialog ancaman Robey. Dari 23 data yang dianalisis, ditemukan bahwa tindakan komunikatif mengancam paling sering dilakukan melalui tindak tutur ilokusi direktif, dengan 8 dari 14 tindak tutur ilokusi tunggal. Temuan ini menunjukkan bahwa intimidasi melalui pengendalian tindakan korban merupakan cara utama yang digunakan Robey untuk mempengaruhi situasi sesuai keinginannya. Penelitian ini memberikan gambaran tentang cara tindakan komunikatif ancaman direalisasikan melalui tindakan tutur dalam konteks karakter antagonis di film

    Aplikasi Moji Higa Sebagai Media Pembelajaran Hiraganaberbasis Android

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan aplikasi Moji Higa sebagai media pembelajaran hiragana dan mengetahui bagaimana tanggapan responden terhadap aplikasi ini. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data mengenai tanggapan responden dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner menggunakan google from dan perhitungan penila ian menggunakan skala likert. Populasi dari penelitian ini yaitu pembelajar bahasa Jepang sebagai mata kuliah pilihan di universitas. Sampel dalam penilitian ini adalah 21 orang mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM semester IV tahun akademik 2023/2024. Aplikasi ini dirancang menggunakan Software Adobe Flash CS6, yang berisi materi hiragana, audio pelafalan, cara urutan penulisan, quiz higa dan hasil skor quiz serta terdapat petunjuk penggunaan dan about. Kemudian, hasil presentase dari aplikasi Moji Higa adalah 88,0%, sehingga aplikasi Moji Higa dapat dikatakan layak sebagai media pembelajaran hiragana. Dengan adanya penelitian ini di harapkan dapat membantu proses pembelajaran bahasa Jepang khususnya huruf hiragana menjadi lebih menarik, efektif dan efisien

    Perkembangan Karakter Tokoh Utama Tachibana Kanami Dalam Manga Rentaru Oniichan Karya Hako Ichiiro

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Asahi Makoto terhadap perkembangan karakter tokoh Tachibana Kanami dalam manga Rentaru Oniichan karya Hako Ichiiro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan psikologi perilaku Skinner dan teori karakterisasi Minderop serta Nurgiyantoro. Objek penelitian adalah karakter tokoh Tachibana Kanami, dengan teknik pengumpulan data melalui metode simak dan catat terhadap adegan serta dialog dari manga tersebut. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui tahapan pemaparan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum merental Asahi Makoto sebagai kakak, Tachibana Kanami memiliki sifat pemurung, penakut, tertutup, dan kurang percaya diri. Namun, setelah adanya peristiwa interaksi dengan Asahi Makoto, karakter tokoh Tachibana Kanami berkembang menjadi lebih ceria, berani, terbuka, dan percaya diri. Perubahan positif ini terjadi sebagai respon terhadap berbagai stimulus dari Asahi Makoto, seperti dukungan, pujian, nasihat, perhatian, dan kepercayaan yang diberikan secara konsisten, yang berdampak pada perkembangan emosional dan psikologis Tachibana Kanami

    Latar Tempat Dan Fungsinya Dalam Novel Noruwei No Mori Karya Haruki Murakami

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar tempat dan fungsi latar dalam novel Noruwei no Morikarya Haruki Murakami. Novel ini menggambarkan perjalanan emosional dan kemajuan pribadi Toru Watanabe, seorang mahasiswa di Tokyo, Jepang, pada akhir tahun 1960-an yang menceritakan tentang kesulitan cinta, persahabatan, kehilangan, dan mencari jati diri selama masa pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan objek material berupa novel Noruwei no Mori karya Haruki Murakami, dengan sumber data primer yaitu novel dan sumber data sekunder berupa jurnal online, dan objek formal berupa latar tempat dan fungsinya. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori latar tempat dan fungsinya yang digagas oleh Burhan Nurgiyantoro. Data yang menjadi objek penelitian berupa kutipan dalam novel Noruwei no Mori. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar metaforik dalam novel ini memiliki pengaruh terhadap suasana batin tokoh, yang berubah seiring dengan pergantian latar cerita

    Perancangan Sistem Informasi Layanan Percetakan Berbasis Web Di Percetakan Orieska Bandung

    No full text
    Percetakan Orieska adalah usaha yang menawarkan layanan percetakan dan desain grafis. Usaha ini mengalami penurunan penjualan konsumen perorangan karena kurangnya eksposur media dan promosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi berbasis web yang dapat membantu menyebarkan informasi layanan percetakan, meningkatkan penjualan, dan memperbaiki efisiensi operasional dengan manajemen stok, produksi, dan keuangan yang lebih terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem dengan pendekatan terstruktur, yang terdiri dari beberapa tahap utama. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan untuk memahami permasalahan yang ada, perancangan sistem yang mencakup desain database dan antarmuka pengguna, implementasi menggunakan teknologi berbasis web, serta pengujian untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan fungsionalitas yang diharapkan. Sistem ini dirancang untuk memudahkan proses pengelolaan stok bahan baku, pencatatan keuangan, proses penjualan dan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web yang dirancang mampu meningkatkan efisiensi operasional, terutama dalam pengelolaan stok dan pencatatan keuangan. Keunggulan sistem ini adalah kemudahan penggunaan, peningkatan eksposur media, dan promosi layanan. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan menambah fitur analisis penjualan dan laporan keuangan yang lebih mendetail

    Sistem Informasi Pelayanan Pada Klinik Pratama Amalia Bandung Berbasis Website

    No full text
    Klinik Pratama Amalia merupakan suatu pusat pelayanan kesehatan yang dengan berbagai layanan poli yang ditawarkan. Semakin hari pasien yang berobat semakin bertambah, tentunya akan membuat kualitas pelayanan yang ada di klinik harus terus dikembangkan, tantangan yang dihadapi oleh Klinik Pratama Amalia saat ini adalah masih ada proses pelayanan yang diberikan kepada pasien masih belum efisien, dimana pasien masih harus mendatangi klinik secara langsung untuk dapat melakukan pendaftaran. Selain itu juga pasien masih harus membawa dokumen pemeriksaan setiap akan berobat, atau juga pada saat melakukan proses pengobatan, hal tersebut tentunya belum memudahkan pasien. Proses pembuatan dokumen pemeriksaan yang dibuat oleh dokter juga masih menggunakan media kertas, dimana belum ada efisiensi untuk pekerjaan yang dilakukan oleh dokter. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem informasi yang dapat membantu serta membuat proses pelayanan yang ada di klinik menjadi lebih baik dan juga efisien, serta sistem informasi yang dibuat ini juga akan membantu pekerjaan dari dokter, apoteker ataupun petugas dalam menjalankan tugasnya. Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini menggunakan metode deskriptif, dimana dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan pemangku kepentingan yang ada di Klinik Pratama Amalia Bandung. Dalam proses pengembangan sistem yang dilakukan, penulis menggunakan metode waterfall, tahapan yang dilakukan diawali dengan proses analisis dari kebutuhan sistem, lalu juga melakukan desain untuk sistem, implementasi, serta melakukan tahap maintenance terhadap sistem. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah dibangunnya suatu sistem informasi pelayanan berbasis website yang dapat membantu proses bisnis yang ada pada klinik. Selain itu juga sistem ini dapat memberikan kenyamanan kepada pasien dalam melakukan pengobatan di klinik, serta membantu pekerjaan para stakeholder yang ada di klinik. Sistem informasi yang dibangun ini juga diharapkan dapat terus dikembangkan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi

    0

    full texts

    16,520

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Elibrary UNIKOM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇