Elibrary UNIKOM
Not a member yet
    16520 research outputs found

    Daya Tarik Konten #Racunshopee Dalam Mendorong Perilaku Konsumtif Masyarakat Pada Pengguna Platform Tiktok Di Kota Bandung

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana daya tarik konten pada hastag #racunshopee sehingga dapat mendorong perilaku konsumtif masyarakat pada pengguna platform Tiktok di Kota Bandung. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. subjek penelitiannya meliputi brand owner, affiliator dan empat pengguna Tiktok di Kota Bandung dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, observasi non partisipan, wawancara, serta dokumentasi. Adapun uji keabsahan data yang dilakukan triangulasi sumber, dan membercheck. Hasil penelitian, Kekuatan daya tarik konten yang dilakukan oleh brand owner dan affiliator dilihat dari keunikan dan keaslian pada produk Bluefriday dan Haulby_syopi yang memiliki kategori khusus, brand owner yang sangat responsif terhadap interaksi audiens pada konten yang diunggah. Penampilan daya tarik minat konsumen terhadap produk apabila secara visualisai dengan menampilkan hook dan headline pada format konten yang variatif. Pesan yang efektif yaitu pesan yang relevan dengan konten serta pesan yang menonjolkan mengenai keaslian, keunggulan dan kualitas produk. Media yang tepat media adalah media sosial Tiktok yang menyediakan berbagai macam fitur untuk mensupport pengguna. Kesimpulan penelitian ini bahwa daya tarik konten brand Bluefriday dan Haulby_syopi dilakukan dengan cara melakukan promosi produknya melalui konten yang dibuat dengan mengaitkan hastag #racunshopee sebagai kata penghubung yang relevan untuk eksplorasi pengguna. hastag tersebut juga bagian dari marketing dalam konten yang dibuat untuk menghasilkan penjualan dengan sasaran target yang tepat, serta bisa menghasilkan engagement yang bagus untuk brand dan affiliator. Saran dari penelitian ini, peneliti berharap Bluefriday dan Haulby_syopi dapat mengembangkan konten-konten yang variatif lagi dengan keunikan dan keaslian pada produk, sehingga dimana nanti bisa berkolaborasi dengan para influencer. Kolaborasi tersebut bisa membantu memperluas jangkauan dan membentuk kredibilitas serta citra merek produk terhadap konsumen

    Komunikasi Persuasif Guru Dengan Peserta Didik Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Kota Bandung

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis Komunikasi Persuasif Guru Dengan Peserta Didik Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Kota Bandung. Untuk menjawab tujuan maka dimunculkan beberapa mikro: Proyeksi dan Empati. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi non partisipan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dan memperoleh 10 informan terdiri dari 5 informan kunci serta 5 informan pendukung. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data, peningkatan ketekunan, dan member check. Teknik analisa data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, Proyeksi, guru SMKN 9 Bandung menciptakan lingkungan belajar dengan konsep kekeluargaan, lalu menggunakan berbagai metode pembelajaran inovatif dan interaktif, dan terdapat hambatan seperti kemauan siswa dan perbedaan perlakuan di rumah dan sekolah. Pada Empati, Guru mendengarkan dan memberikan kesempatan kepada siswa, menerapkan bahwa kesalahan adalah kesempatan untuk belajar, lalu motivasi dan apresiasi dari guru, dan pemahaman terhadap perbedaan setiap karakter siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu proyeksi digunakan oleh guru di SMKN 9 Bandung terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Empati berhasil menciptakan hubungan positif antara guru dan siswa serta lingkungan belajar yang kondusif untuk perkembangan keterampilan komunikasi siswa. Saran dari peneliti bagi SMKN 9 Bandung yaitu melanjutkan konsep keluarga dalam lingkungan belajar di semua jurusan. Memberikan apresiasi dan dorongan konsisten kepada siswa. Sekolah dapat menyelenggarakan pelatihan komunikasi untuk guru, melibatkan orang tua siswa secara aktif, dan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan keterampilan komunikasi

    Pola Komunikasi Penulis Dan Pembaca Cerita Alternative Universe @Kitkatguk Di Kalangan Bts Army Pada Media Sosial X

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pola komunikasi penulis dan pembaca cerita alternative universe khususnya akun @kitkatguk di kalangan BTS ARMY (fans dari grup vokal BTS asal Korea Selatan) pada media sosial X. Subfokus yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses komunikasi serta hambatan komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. informan dipilih melalui teknik pusrposive sampling, terdiri dari empat orang informan kunci, yang merupakan seorang penulis cerita alternative universe @kitkatguk sekaligus pembaca BTS ARMY serta tiga orang informan pendukung yang merupakan seorang K-Pop analyst dan pembaca cerita alternative universe @kitkatguk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi penulis dan pembaca cerita alternative universe @kitkatguk dapat dilihat dari (1) pesan yang disampaikan dalam bahasa informal, idiom dan metafora yang disertai penggunaan emoticon, meme bahkan kapital untuk memberikan emosi pada pesan; (2) Respon yang diberikan berisi feedback terkait cerita alternative universe; (3) Fitur media sosial X yang digunakan dalam komunikasi antara penulis dan pembaca berupa likes, comment, retweet dan direct message. Hambatan komunikasi yang terjadi diantara penulis dan pembaca cerita alternative universe @kitkatguk adalah: (1) Hambatan Mekanis dari fitur media sosial X berupa algoritma X serta kondisi jaringan internet yang berbeda; (3) Hambatan psikologis yang dialami oleh pembaca yang menanggapi cerita alternative universe secara berlebihan. Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa pola komunikasi yang terjalin diantara penulis dan pembaca cerita alternative universe @kitkatguk bersifat interaksional yang dibuktikan dengan interaksi yang dinamis secara timbal balik. Saran penelitian ini bagi penulis untuk menggunakan hashtag dan promosi cerita alternative universe pada akun fan base, terutama akun BTS ARMY

    Strategi Komunikasi Humas Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Dalam Menyampaikan Informasi Pendaftaran Pertanahan Melalui Media Website Di Kalangan Masyarakat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi komunikasi Humas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I dalam menyampaikan informasi pendaftaran pertanahan melalui media website di kalangan masyarakat. Subfokus penelitian adalah pemilihan dan penetapan komunikator, penetapan target sasaran dan analisis kebutuhan khalayak, teknik penyusunan pesan, pemilihan media dan saluran komunikasi, serta evaluasi dan audit komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Selain itu, teknik pengumpulan data dilakukakan dengan wawancara mendalam, observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Teknik analisa data yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dipilih melalui teknik Snowball Sampling, terdiri dari tiga informan kunci serta dua informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Humas Kementerian (ATR/BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I dalam menyampaikan informasi pendaftaran pertanahan melalui media website di kalangan masyarakat. adalah dengan melibatkan pemilihan dan penetapan komunikator yang memenuhi kriteria kredibilitas, daya tarik, dan kekuatan. Penetapan target sasaran dilakukan dengan pendekatan proaktif sedangkan analisis kebutuhan khalayak dianalisis berbasis data yang mempertimbangkan aspek sosiodemografi dan karakteristik. Teknik penyusuan pesan disusun dengan bahasa sederhana dan logis sesuai KBBI, namun elemen visual diakses terpisah dari website resmi. Pemilihan media komunikasi yang digunakan adalah media baru seperti website dan media sosial yang dapat menjangkau audiens luas. Evaluasi komunikasi dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan tanggapan dan keluhan masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa Humas Kementerian ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I menerapkan strategi komunikasi yang telah diterapkan sesuai rencana, meskipun dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Saran penelitian ini adalah Humas Kementerian ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I perlu meningkatkan efektifitas komunikasi, mengoptimalkan kualitas dan penggunaan website untuk memastikan informasi diterima dengan jelas dan tepat oleh masyarakat

    Persepsi Anak Broken Home Di Kota Bandung Sebagai Followers Instagram @Behome.Id Oleh Broken Home Indonesia Dalam Meningkatkan Motivasi Hidup

    No full text
    Maksud penelitian adalah untuk mengetahui Persepsi anak broken home di Kota Bandung sebagai followers Instagram @Behome.id oleh Broken Home Indonesia dalam meningkatkan motivasi hidup. Untuk menjawab fokus penelitian, peneliti memilih 3 sub fokus yaitu, Pemilihan Pesan, Pengorganisasian Pesan, dan Interpretasi Pesan. Persepsi anak broken home di Kota Bandung ditinjau dari 3 sub fokus tersebut menjadi dasar rumusan masalah dan tujuan penelitian ini. Pendekatan penelitian kualitatif, metode deskriptif. Informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 4 informan kunci dan 3 informan pendukung. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (studi literatur dan internet searching), studi lapangan (observasi, wawancara, dan dokumentasi), uji keabsahan data (triangulasi data dan pembahasan dengan teman sejawat), teknik analisa data (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian adalah 1) Pemilihan Pesan anak broken home di Kota Bandung sebagai followers Instagram @Behome.id dalam meningkatkan motivasi hidup yaitu dengan fokus kepada pesan yang memotivasi, memilih isi pesan yang positif, postingan kalimatnya dapat dicerna juga mudah dipahami, dan visualisasi dari akun Instagram @behome.id yang menarik. 2) Pengorganisasian Pesan anak broken home di Kota Bandung sebagai followers Instagram @behome.id dalam meningkatkan motivasi hidup dilakukan dengan cara menyimpan postingan, memposting ulang dalam instagramnya, mengelompokkan pesan berdasarkan algoritma agar lebih terstruktur dan jelas. 3) Interpretasi Pesan anak broken home di Kota Bandung sebagai followers Instagram @Behome.id dalam meningkatkan motivasi hidup dengan cara melihat contoh positif dari orang-orang yang berhasil dan diaplikasikan, mereflesikan pesan kedalam situasi hidup dan dapat diterapkan dalam kehidupan,mengikuti dan menkaitkan postingan dengan pengalam pribadi dengan konten yang di unggah oleh akun Instagram @behome.id. Kesimpulan penelitian menunujukan secara keseluruhan, persepsi anak broken home Kota Bandung dinilai positif sebagai followers Instagram @behome.id dalam meningkatkan motivasi hidup mereka, hal ini karena anak broken home Kota Bandung dapat melakukan pemilihan pesan, pengorganisasian pesan, dan interpretasi pesan secara bebas melalui akun Instagram @behome.id Saran Sebagai followers akun instagram @behome.id mengamati postingan-postingan yang di upload oleh @behome.id peneliti menilai postingan dalam bentuk animasi lebih menarik dapat dipertimbangkan untuk menambah postingan-postingan dalam bentuk animasi

    Proses Humas Polrestabes Bandung Dalam Menangani Fenomena Bandung Gotham City Melalui Media Sosial Tiktok

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Proses Humas Polrestabes Bandung Dalam Menangani Fenomena Bandung Gotham City Melalui Media Sosial TikTok. Untuk menjabarkan fokus penelitian, maka peneliti membagi sub masalah mikro yaitu Proses Perencanaan, Proses Pelaksanaan, dan Proses Evaluasi. Metode penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan studi Deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan Teknik Purposive Sampling terdiri dari tiga orang anggota Humas Polrestabes Bandung, satu orang Praktisi Media Sosial, dua orang Masyarakat Kota Bandung yang mengikuti dan tidak mengikuti Media Sosial TikTok @polrestabes_bandung, Teknik Pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan observasi non partisipan, penelusuran data online, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ini meliputi 3 tahap pelaksaanaan Humas yaitu proses perencanaan, proses pelaksanaan, dan proses evaluasi. Proses perencanaan dilakukan dengan menghasilkan Content Plan, Menentukan Sumber Daya & Dokumentasi, Penyuntingan Konten, Peninjauan Ulang. Proses pelaksanaan dilakukan dengan mengunggah konten yang berisikan informasi atau pesan ke dalam Media Sosial TikTok @polrestabes_bandung. Kemudian proses evaluasi dilakukan dengan Apel Konsolidasi yang bersifat evaluasi. Kesimpulan penelitian, bahwa Proses Humas Polrestabes Bandung Dalam Menangani Fenomena Bandung Gotham City Melalui Media Sosial TikTok mampu membantu menekan angka kriminalitas di Kota Bandung, khususnya pada media sosial Tiktok. Saran untuk penelitian ini adalah Humas Polrestabes Bandung dapat mengoptimalisasi-kan peran dan fungsi Seksi Humas

    Pola Komunikasi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Murid Jenjang Sma Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Pewaris Bangsa Kota Bandung

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang dilakukan guru dan murid di jenjang SMA dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang terbuka, mendukung dan saling percaya. Fokus utama dari penelitian ini adalah pada komunikasi sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar di PKBM Pewaris Bangsa. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka dan studi lapangan. Penentuan informan berdasarkan purposive sampling sehingga menghasilkan 5 informan, yang terdiri dari 3 informan kunci dan 3 informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi yang efektif, baik secara langsung maupun melalui media perantara dalam proses pembelajaran, dapat membangun hubungan yang kuat antara guru dan murid. Hal ini merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar murid. Penggunaan media seperti Google Meet, WhatApps, dan aplikasi lainnya dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan fleksibilitas interaksi antara guru dengan murid. Namun, hambatan komunikasi dalam proses pembelajaran pun sering terjadi. Seperti murid yang tertutup untuk berkomunikasi dengan guru, adanya bahasa yang tidak dimengerti murid, media dan teknologi yang tidak berfungsi dengan baik, dan keadaan lingkungan yang kurang mendukung pembelajaran. Untuk mengatasi hambatan tersebut, perlu dilakukan upaya komunikasi yang melibatkan pendekatan personal dari guru, mendorong keterbukaan dan kepercayaan murid, serta pemanfaatan media dan teknologi secara optimal dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media perantara, penting dalam meningkatkan motivasi belajar murid di PKBM Pewaris Bangsa. Namun, hambatan seperti murid yang tertutup untuk berkomunikasi dengan guru, masalah bahasa yang tidak dipahami murid, ketidakfungsian media dan teknologi, serta lingkungan yang kurang mendukung pembelajaran sering terjadi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan pendekatan personal dari guru, dorongan untuk keterbukaan dan kepercayaan murid, serta pemanfaatan media dan teknologi secara efektif. Guru sebaiknya menerapkan pola komunikasi yang melibatkan umpan balik aktif dan interaksi dialogis. Pola komunikasi ini diharapkan memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap motivasi belajar murid dibandingkan 98 dengan pola komunikasi satu arah. Dengan mengimplementasikan komunikasi yang lebih interaktif, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan murid di PKBM Pewaris Bangsa

    Strategi Komunikasi Guru Pembimbing Kepada Siswa Smk Bina Wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat Dalam Proses Pembekalan Program Praktik Kerja Lapangan Guna Meningkatkan Kesiapan Kerja

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui Strategi Komunikasi Guru Pembimbing Kepada Siswa SMK Bina Wisata Lembang dalam Proses Pembekalan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) guna Meningkatkan Kesiapan Kerja. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti melakukan observasi non partisipan dan wawancara mendalam kepada informan yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel purpose sampling dan snowball sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tahap Persiapan, guru mengadakan pertemuan untuk membahas metode dan media yang akan digunakan serta materi yang akan disampaikan. Tahap Pelaksanaan pembekalan PKL guru pembimbing mengimplementasikan teknis dan materi yang telah disiapkan, komunikasi yang terjalin antara guru pembimbing dan siswa terjalin dua arah dan masih ditemukannya tantangan serta hambatan. Tahap Penutup/penyimpulan tidak dilakukan evaluasi yang khusus, keberhasilan pembekalan hanya dilihat melalui sesi tanya jawab selama pembekalan berlangsung dan pada saat siswa melaksanakan PKL. Kesimpulan dari penelitian ini menjelaskan bahwa strategi komunikasi guru pembimbing yang baik dapat berdampak pada peningkatan kesiapan kerja siswa. Siswa merasa lebih siap setelah pembekalan, dan masalah perpindahan tempat PKL berkurang. Saran peneliti untuk pembekalan mendatang adalah kembangkan metode komunikasi yang lebih interaktif dari guru pembimbing kepada siswa serta memanfaatkan teknologi pendukung untuk meningkatkan efektivitas pembekalan

    Strategi Komunikasi Pandawara Group Dalam Membangun Kesadaran Lingkungan Masyarakat Kota Bandung

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk menganalis strategi komunikasi Pandawara Group dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat kota Bandung. Peneliti menggunakan analisis deskriptif sebagai instrumen untuk menganalisa dan mengkaji data yang telah diperoleh. Hasil penelitian ini akan dijelaskan berdasarkan tiga metode yang dilakukan yakni wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini menggambarkan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pandawara Grup yaitu perencanaan komunikasi, tujuan komunikasi, isi pesan dan penggunaan media. Perencanaan meliputi perencanaan program, segmentasi masyarakat yang sesuai dengan program yang direncanakan, penyampaian isi dan pesan konten ke masyarakat, dan media yang digunakan. Tujuannya untu memunculkan aspek sikap dan partisipasi dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat kota di Bandung. Pesan yang disampaikan Pandawara Grup mengenai edukasi dan informasi dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat. Sedangkan penggunaan Media yang digunakan yaitu online dan tatap muka secara langsung. Media online yang digunakan ialah media sosial Instagram dan TikTok. Kesimpulan dari strategi komunikasi Pandawara Group dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat kota Bandung yaitu perlunya melakukan perencanaan melalui observasi masalah, perencanaan program, menentukan segmentasi, penyampaian isi dan pesan konten. Tujuannya Pandawara Grup untuk membangun kesadaran lingkungan, dan isi pesan yang disampaikan ialah informasi dan edukasi. Saran untuk Pandawara Grup agar menggunakan media sosial facebook sebagai media informasi dan edukasi dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat kota Bandung

    Pemberdayaan Masayrakat Melalui Gerakan Atasi Kemiskinan Extreme Dan Stunting (Gebrak Tegas) Di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang

    No full text
    Penelitian ini untuk mengetahui latar belakang dari Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Gerakan Atasi Kemiskinan Extreme dan Stunting (Gebrak Tegas) di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang. Program Gebrak Tegas ini memiliki tujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan yang terintegrasi dalam menangani isu kemiskinan ekstrem dan stunting. Program ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengurangi angka kemiskinan dan prevalensi stunting melalui serangkaian intervensi yang melibatkan berbagai pihak. Dengan mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dan kerjasama lintas sektor. Teori dari Gunawan Sumodiningrat (1999:133-134) yang mendefinisikan yaitu, penciptaan iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang, memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat, dan memberikan perlindungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik penentuan informan secara purposive dan accidental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan studi pustaka dan studi lapangan sedangkan Uji Keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi dengan metode triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data yang dilakukan peneliti ini adalah melalui tiga tahapan analisis yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Gebrak Tegas di Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang. Menunjukkan penurunan dalam kemiskinan ekstrem dan stunting berkat pengatahuan, motivasi, pendidikan, pelatihan, pembinaan, koslutasi, keterampilan, dan komunikasi. Partisipasi aktif masyarakat dan kerjasama lintas sektor terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan lokal

    0

    full texts

    16,520

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Elibrary UNIKOM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇