Elibrary UNIKOM
Not a member yet
    16520 research outputs found

    Rancang Bangun Sistem Informasi Peminjaman Dan Pengembalian Aset Barang Peralatan Kantor Pada Pusat Survei Geologi Kota Bandung Berbasis Website

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah pengelolaan aset berwujud di Pusat Survei Geologi Kota Bandung, di mana proses peminjaman dan pengembalian aset seperti laptop, handphone, kamera, dan peralatan geologi masih menggunakan aplikasi spreadsheet yang menyebabkan redudansi data dan kesulitan dalam melacak status aset yang belum dikembalikan. Metode penelitian yang digunakan berorientasi objek, untuk pengembangan sistem yang dilakukan menggunakan metode prototype. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi serta studi literatur. Sistem yang sudah dibangun kemudian diuji untuk memastikan bahwa fitur berfungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memenuhi tujuan penelitian. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi pengajuan peminjaman dan pengembalian aset barang peralatan kantor seperti laptop, handphone, kamera, dan peralatan geologi berbasis website. Sistem informasi yang dibuat dapat menginformasikan pengguna melalui email mengenai tanggal pengambilan barang yang dipinjam dan tenggat pengembalian barang yang dipinjam. Adapun saran pengembangan, sistem ini dapat dikembangkan juga dengan versi mobile agar dapat dengan mudah diakses melalui perangkat seluler

    Sistem Informasi Ruangan Dan Pegawai Pada Pusat Survei Geologi

    No full text
    Dalam lingkungan kerja yang terus berubah, perusahaan menghadapi tantangan dalam mengelola ruang kerja dan menyesuaikannya dengan kebutuhan operasional dan strategis mereka. Perusahaan kerap kali mempunyai kompleks bangunan atau gedung yang besar, dengan banyak ruangan yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti rapat, wawancara, atau analisis data. Sementara itu, pada Pusat Survei Geologi sering kali pegawai mengalami kesulitan dalam mengetahui informasi ruangan untuk melakukan pengajuan pindah ruangan, serta mengetahui lokasi ruangan kerja pegawai lain ditempatkan. Kurangnya informasi ini dapat menghambat efisiensi dan produktivitas kerja. Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah membentuk sistem informasi ruangan dan pegawai, sehingga tidak menyebabkan kesalahan dalam mengetahui informasi ruangan, mengetahui lokasi ruangan kerja pegawai lain, serta memperlancar penggunaan ruangan secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan metode pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara dan observasi. Unified Modeling Language (UML) adalah metode yang dipilih oleh peneliti untuk perancangan sistem pada penelitian ini. Hasil akhir dari penelitian ini adalah dengan adanya sistem yang dibangun dapat memudahkan melakukan pengajuan perpindahan ruangan, serta mendapatkan informasi yang cepat mengenai lokasi ruangan kerja pegawai lain di Pusat Survei Geologi

    Perbandingan Pemanfaatan Electronic Word Of Mouth (E-Wom) Untuk Mengunjungi Destinasi Wisata Di Jawa Barat Antara Laki-Laki Dan Perempuan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pemanfaatan Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam keputusan mengunjungi destinasi wisata di Jawa Barat antara laki-laki dan perempuan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara online melalui media sosial dan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku laki-laki dan perempuan dalam memanfaatkan Electronic Word of Mouth (e-WOM) untuk memutuskan berwisata terdapat kesamaan dan perbedaan berdasarkan variabel intensitas, opini dan konten. Pada variabel intensitas terdapat perbedaan namun relatif sama, variabel opini terdapat perbedaan perilaku dan variabel konten memiliki banyak perbedaan perilaku dalam memanfaatkan Electronic Word of Mouth (e-WOM). Perempuan cenderung lebih aktif dalam mencari dan membagikan informasi wisata melalui platform e-WOM dibandingkan laki-laki. Selain itu, perempuan lebih dipengaruhi oleh ulasan dan rekomendasi yang ditemukan secara online dalam membuat keputusan untuk mengunjungi destinasi wisata. Sebaliknya, laki-laki lebih mengandalkan informasi dari sumber- sumber resmi dan teman dekat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelola destinasi wisata di Jawa Barat dapat mempertimbangkan perbedaan gender dalam strategi pemasaran mereka, khususnya dalam memanfaatkan e-WOM sebagai alat promosi. Dengan memahami preferensi dan perilaku wisatawan berdasarkan gender, pengelola dapat merancang kampanye pemasaran yang lebih efektif dan tepat sasaran

    Perubahan Guna Lahan Dan Pusat Kegiatan Di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara

    No full text
    Lahan merupakan sumber daya alam yang memiliki fungsi yang sangat luas dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup dan kegiatan manusia. Dengan disahkannya Kabupaten Tana Tidung pada tanggal 10 juli tahun 2007 terdapat perubahan salah satunya penggunaan lahan di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan guna lahan dan perkembangan wilayah pusat kegiatan di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis overlay dengan Sistem Informasi Geografis (GIS). Hasil akhirnya adalah peta hasil overlay guna lahan Kabupaten Tana Tidung 2012-2023 dan peta overlay guna lahan Kabupaten Tana Tidung dan Struktur Ruang RTRW Kabupaten Tana Tidung Tahun 2012-2032. Guna lahan Tahun 2012 hingga 2022 dalam kurun waktu 10 tahun mengalami perubahan, peningkatan pada jenis guna lahan hutan bertambah dari 45,14% menjadi 47,85%, tubuh air 17,63% menjadi 17,73%, tambak 8,96%, menjadi 12,15%, perkebunan 0,11% menjadi 11,82%, pertambangan 0,18% menjadi 0,83%, dan permukiman 0,06% menjadi 0,29%. Untuk jenis guna lahan yang mengalami penurunan adalah pertanian lahan kering 1,30% menjadi 0,05%, sawah 16,48% menjadi 0,11%, semak belukar 9,25% menjadi 9,12%, dan tanah terbuka 0,89% menjadi 0,03%. Pusat kegiatan berdasarkan RTRW Kabupaten Tana Tidung Tahun 2012-2032 dibandingkan dari jenis guna lahan pada Tahun 2022 terdapat tiga pusat kegiatan yaitu PKL (pusat kegiatan lokal), PPK (pusat pelayanan kawasan) dan PKWp (pusat kegiatan wilayah provinsi). Untuk PKL berada di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Sesayap Hilir dan Kecamatan Tana Lia. Kecamatan Sesayap Hilir di Desa Sesayap dan Kecamatan Tana Lia di Desa Tanah Merah dengan guna lahan permukiman. Untuk PPK berada di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Muruk Rian, Kecamatan Betayau dan Kecamatan Sesayap Hilir. Kecamatan Muruk Rian di desa Kapuak, Kecamatan Betayau di Desa Bebakung dengan guna lahan permukiman dan kecamatan Sesayap Hilir berada di Desa Badan Bikis dengan guna lahan permukiman dan pertambangan. Untuk PKWp berada Di Kecamatan Sesayap Desa Tideng Pale dengan jenis guna lahan permukiman

    Tindak Tutur Commissive Untuk Memanipulasi Oleh Marla Grayson Pada Film I Care A Lot 2020

    No full text
    Dalam berkomunikasi, pembicara umumnya melakukan tindakan melalui ujaran, yang disebut sebagai tindak tutur. Fokus utama dari penelitian ini adalah tindak ilokusi komisif yang digunakan untuk memanipulasi orang lain yang dilakukan oleh Marla Grayson dalam film I Care A Lot dengan tujuan untuk mengidentifikasi jenis ilokusi komisif yang digunakan untuk memanipulasi, dan mendeskripsikan efek manipulasi yang muncul pada mitra tutur. Penelitian ini dilakukan berdasarkan teori Austin dan Searle untuk mengidentifikasi jenis ilokusi komisif; manipulasi kemudian dikategorikan berdasarkan klasifikasi Akopova; konteks situasi dari Leech juga digunakan untuk memahami dinamika percakapan antara partisipan dalam film. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek data adalah karakter Marla Grayson dan objek data adalah tindak ilokusi komisif yang digunakan untuk memanipulasi. Data diambil dari transkrip film dari website https://scrapsfromtheloft.com, dan filmnya. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan terkait jenis-jenis tindak tutur ilokusi komisif yang digunakan untuk memanipulasi, ilokusi ancaman dengan jumlah lima (5) data digunakan untuk menanamkan rasa takut dan tekanan psikologis; penawaran digunakan dengan jumlah empat (4) data untuk membujuk dan mendorong pertimbangan ulang; penolakan digunakan dengan jumlah dua (2) data untuk menolak permintaan dengan tegas. Diharapkan penelitian ini mampu memberikan pengetahuan yang cukup mengenai tindak tutur komisif dan tujuan penggunaannya, khususnya dalam konteks manipulatif

    Metafora Konseptual Sebagai Peranti Persuasif Pada Sambutan Taylor Swift Di New York University 2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menjelaskan jenis serta elemen-elemen pembentuk metafora konseptual, berikut dengan fungsi persuasifnya dalam sambutan pelepasan wisudawan yang dibawakan oleh Taylor Swift. Sambutan ini diyakini mampu menyampaikan pesan kompleks sehingga mempengaruhi audiens untuk bertindak. Diasumsikan bahwa metafora konseptual digunakan sebagai strategi komunikasi persuasif. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan model Metaphorical Source Domain Identification Procedure (MSDIP) dari Reijnierse & Burgers (2023) untuk mengidentifikasi metafora, dan Conceptual Metaphor Theory (CMT) oleh Lakoff & Johnson (1980) untuk menentukan jenis metafora konseptual. Untuk menganalisis fungsi persuasif dari metafora yang ditemukan, digunakan kategori fungsi metafora dalam konteks persuasif berdasarkan gagasan Charteris-Black (2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 data yang mengkonseptualisasikan 22 metafora konseptual. Semua jenis metafora konseptual ditemukan, dengan dominasi oleh metafora ontologis. Selain itu, semua fungsi persuasif juga teridentifikasi, dengan fungsi heuristik dan empati sebagai fungsi yang paling dominan. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa Taylor Swift sering menggunakan objek atau entitas konkrit untuk menjelaskan gagasan abstrak, sehingga memudahkan audiens memahami pesan yang disampaikan. Fungsi persuasif dari metafora ini juga membantu memastikan bahwa gagasan Taylor Swift dirasakan, diingat, dan ditindaklanjuti oleh para audiens

    Kepribadian Enola Holmes Dalam Naskah Film Enola Holmes (2020) Ditinjau Dari Teori Hexaco: Kajian Psikoanalisis

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Kepribadian Enola Holmes dalam Naskah Film Enola Holmes (2020) Ditinjau dari Teori HEXACO: Kajian Psikoanalisis” bertujuan untuk mendeskripsikan enam dimensi kepribadian menurut teori HEXACO; Honesty- humility, Emotionality, Extraversion, Agreeableness, Conscientiousness, dan Openness to Experience dalam karakter Enola Holmes. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tipe kepribadian Enola dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan teknik analisis konten terhadap dialog tokoh utama dalam naskah film, yang kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enola Holmes mencerminkan keempat dimensi kepribadian HEXACO, dengan dimensi Conscientiousness sebagai tipe kepribadian yang paling dominan di antara 12 data yang diperoleh. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana pengalaman internal dan eksternal membentuk karakter Enola, serta menilai efektivitas model HEXACO dalam menangkap keragaman trait kepribadian. Penelitian ini menyoroti kompleksitas karakter Enola Holmes dan menegaskan kontribusi model HEXACO dalam menganalisis kepribadian karakter dalam film

    Pergeseran Bunyi Dalam Terjemahan Nama Tempat Pada Game Toram Online

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pergeseran bunyi dalam penerjemahaan nama tempat pada game toram online segi morfofonemik. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari sebuah game yang berjudul Toram online, dari bab 1 sampai bab 13. Metode penelitian digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari 99 nama tempat ditemukan pergeseran fonem sebanyak 720 data, yaitu sebagai berikut : 1. pelepasan fonem, 2. perubahan fonem, 3. penambahan fonem, 4. peleburan fonem. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pergeseran bunyi vokal yang paling banyak terjadi yaitu pada pelepasan fonem sebanyak 124 data, khususnya dominan dengan fonem voka

    Penggunaan Ateji Dalam Light Novel Jepang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyebaran serta klasifikasi ateji dalam light novel Jepang. Penulis memilih tujuh judul light novel dengan mengambil jilid pertama dari setiap judul light novel yang bergenre fantasi atau aksi. Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, penulis memilih jenis penelitian dengan metode deskriptif kualitatif untuk menjabarkan penyebaran serta klasifikasi yang ada dalam light novel bahasa Jepang. Hasil dari penelitiannya terdapat 5 klasifikasi besar ateji yang terdapat light novel bahasa Jepang, yaitu: 1. Ateji terhadap bahasa percakapan sehari - hari; 2. Ateji terhadap bahasa serapan asing; 3. Ateji terhadap pronomina; 4. Ateji sebagai makna pelengkap; dan 5. Ateji terhadap kosakata ciptaan. Dapat disimpulkan bahwa penyebaran ateji dalam light novel Jepang ini sangat terpengaruh oleh tahapan cerita dan juga genre dari light novel. Akan tetapi dalam penyebarannya, tidak semua judul light novel bahasa Jepang yang bergenre fantasi atau aksi ini memiliki banyak ateji karena pengaruh dari tahapan cerita. Klasifikasi ateji terhadap kosakata ciptaan merupakan yang paling banyak ditemukan karena pengaruh dari genre light novel itu sendiri

    Perubahan Kata Dan Pembentukan Makna Gyarugo Dalam Manga

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembentukan kata dan perubahan makna gyarugo dalam manga. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena gyarugo dalam manga yang muncul akibat proses pembentukan kata serta perubahan makna. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari empat manga yang tokoh utama perempuannya adalah gyaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasilnya ditemukan 394 gyarugo. dari data tersebut ditemukan sembilan jenis pembentukan kata gyarugo di antaranya shouryaku, konkou, doushi no hasei, shakuyou, iikae, kashirajika, keiyoushi keiyoudoushi no hasei, touchi dan lainnya. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembentukan kata gyarugo terbanyak adalah shouryaku disusul konkou. Selanjutnya perubahan makna yang ditemukan dalam penelitian di antaranya dari yang konkret ke abstrak, spesialisasi (dari yang umum ke khusus), perubahan nilai ke arah positif, perubahan nilai ke arah negatif, dan generalisasi dari yang khusus ke umum. Dua perubahan makna terbanyak adalah dari yang konkret ke abstrak, lalu spesialisasi (dari yang umum ke khusus). Penelitian selanjutnya diharapkan mengkaji gyarugo dengan sudut kajian yang berbeda

    0

    full texts

    16,520

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Elibrary UNIKOM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇