Repositori Perpustakaan dan Kearsipan Unikarta
Not a member yet
    34 research outputs found

    Pengaruh pemberian bioneensis terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L. Merrill)

    Full text link
    RUSDIANTO NATAN. 2026. Pengaruh pemberian bioneensis terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L. Merrill). Dibimbing oleh Eka rahmawati dan Syahrani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bioneensis terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan November 2025, pada lahan pertanian balai benih tanaman pangan yang terletak di desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan perlakuan Bioneensis (B) dan lima kali ulangan. Perlakuan Bioneensis mengandung 5 taraf yaitu : b0 (tanpa perlakuan), b1 (10 g tanaman -1), b2 (20 g tanaman -1), b3 (30 g tanaman -1), dan b4 ( 40 g tanaman -1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Bioneensis bepengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 HST, 28 HST dan 42 HST, jumlah daun 14 HST, 28 HST, 42 HST, 56 HST dan 70 HST dan Hasil biji kering (t ha-1), dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 56 HST dan 70 HST, umur berbunga 80%, jumlah polong (polong) dan berat 100 biji (g). Hasil biji kering tertinggi pada perlakuan b4 pada rata-rata hasil 2,78 t ha-1

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Bengkel Motor Syaiful Anwar Di Tenggarong

    Full text link
    NI’MATUR ROSIDAH, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Bengkel Motor Syaiful Anwar di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi penelitian adalah pelanggan Bengkel Motor Syaiful Anwar, dengan jumlah responden sebanyak 61 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan diolah menggunakan SPSS. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan valid (r hitung > r tabel 0,252) dan uji reliabilitas menunjukkan instrumen reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,884 untuk variabel kualitas pelayanan dan 0,848 untuk variabel kepuasan pelanggan. Uji normalitas menunjukkan nilai Asymp. Sig. 0,200 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal, serta uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y=−0,630+1,136X yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 12,970 lebih besar daripada t tabel 2,001 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,740 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mampu menjelaskan 74% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan 26% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Bengkel Motor Syaiful Anwar

    Analisis Yuridis tentang Pelaksanaan Inventarisasi Aset Desa di Kecamatan Tenggarong Seberang

    Full text link
    Arya Syamsudin, NPM 200711473, Kutai, 14 Juli 1998, Minat Hukum Studi Hukum Perdata, Analisis Yuridis tentang Pelaksanaan Inventarisasi Aset Desa diKecamatan Tenggarong Seberang, dibawah bimbingan Bapak Jamaluddin, SH.,MH, Selaku Pembimbing Utama dan Ibu Yudha Sri Wulandari, S.H., M.SI., M.H., selaku Dosen Pembimbing Pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pengelolaan aset desa, tantangan yang dihadapi, serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaannya. Peneliti melakukan wawancara terhadap 5 Desa (Bangun Rejo, Bukit Pariaman, Manunggal Jaya, Loa Lepu, Embalut) sebagai sample dari Seluruh 18 Desa di Kecamatan Tenggarong Seberang dan setelah menganalisa bagaimana desa melakukan inventarisasi aset, mulai dari pendataan, pencatatan, pelaporan dan pertanggungjawaban, peneliti menyimpulkan pencatatan aset desa belum sesuai dengan perundang-undangan. Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian normative-emperis. Penelitian hukum normatif adalah penelitian berfokus pada norma-norma hukum, aturan-aturan yang berlaku, serta prinsipprinsip yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, Sedangkan penelitian hukum empiris adalah berfokus pada bagaimana hukum diterapkan dalam Masyarakat dan dampak dari penerapan hukum tersebut. Hasil penelitian Aset desa pada lokasi yang peneliti jadikan sample menunjukan bahwa masih terdapat desa yang belum melakukan inventarisasi dengan baik dengan berbagai masalah, kurang memahami regulasi terkait peraturan perundang-undangan, belum mendapatkan bimbingan teknis dari instansi terkait dan juga kurangnya pembinaan dari pemerintah kecamatan dalam mengawasi kegiatan inventarisasi aset desa ini. Oleh karena itu disimpulkan perlunya penguatan regulasi, pelatihan bagi aparatur desa, mendalami inventarisasi aset dan pemerintah kecamatan memberikan pengawasan, pembinaan, evaluasi, sosialisasi dan terjun langsung ke desa untuk memastikan kegiatan inventarisasi aset ini berjalan dengan baik

    An Analysis Of Teachers’ Creativity In The Process Of Teaching English At SMKN 1 Sebulu Filial Selerong In The Academic Year 2025/2026

    No full text
    HAYATI, TIKA NUR. 2025.An Analisis of Teachers’s Creativity in the Process of Teaching English at SMKN 1 Sebulu Filial Selerong in Academic Year 2025/2026. Thesis Departement of English Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education. Tenggarong: University of Kutai Kartanegara. Advisors: (1) Samsu Armadi, S.S., M.Pd (2) Elsa Widya Hapsari, S.Pd., M.Ed Teacher creativity plays an essential role in enhancing students’ learning motivation, as creative teachers are able to develop new ideas and innovative teaching strategies that support effective and enjoyable learning. This study is motivated by the need to understand how teacher creativity contributes to the quality of English language instruction at SMKN 1 Sebulu Filial Selerong. The purpose of this research is to analyze the creativity of English teachers in the learning process and to identify specific creative teaching methods applied during instruction. The research focuses on examining how creativity is demonstrated in classroom practices and the types of creative strategies employed to support student learning. This study used a descriptive qualitative design. The research subject was one English teacher at SMKN 1 Sebulu Filial Selerong. Data were collected through interviews and documentation, and the analysis focused on indicators of creativity such as classroom management, creative media use, teaching methods, motivational strategies, ice breakers, lesson planning, and evaluation practices. The findings showed that the teacher demonstrated creativity in several key aspects of teaching. These include well-structured lesson design, effective classroom management based on empathy and positive communication, the use of varied teaching methods to match students’ interests and abilities, the integration of ice breakers and games such as Two Truths and a Lie to increase engagement, and the use of comprehensive written and non-written evaluations supported by reflective feedback. The study concludes that although the teacher exhibits good creativity in many instructional aspects, the use of technology-based learning media remains limited. This research is expected to serve as a reference for future studies and provide recommendations for school leaders to support technology integration, as well as encourage teachers to adopt digital learning media to enhance student understanding and engagement

    Strategi Kelembagaan Dinas Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Kutai Kartanegara

    Full text link
    Pariwisata merupakan sektor potensial yang dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan pada sektor ekstraktif di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kelembagaan yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara serta mengevaluasi peran institusi tersebut dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap PAD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Informan terdiri dari pejabat Dinas Pariwisata, pelaku Pokdarwis, dan pelaku usaha wisata. Data dianalisis dengan menggunakan teori kelembagaan (Institutional Entrepreneurship), manajemen strategik, dan kerangka IION (Institutional Implementation Opportunity Need). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kelembagaan Dinas Pariwisata mencakup pembentukan Pokdarwis, pelaksanaan event budaya, digitalisasi retribusi, dan kemitraan lintas sektor. Namun, fungsi kelembagaan belum berjalan optimal karena keterbatasan anggaran, kapasitas SDM, dan koordinasi antarinstansi. Peran Dinas Pariwisata juga masih terfokus pada destinasi prioritas, sementara beberapa desa wisata belum mendapatkan pendampingan dan promosi yang merata. Kesimpulannya, meskipun formasi kelembagaan telah tersedia, masih diperlukan penguatan fungsi kelembagaan pariwisata melalui sinkronisasi kebijakan, perluasan pendampingan, dan promosi digital berkelanjutan agar sektor ini mampu menjadi sumber PAD alternatif yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara

    Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Serta Promosi Terhadap Minat Beli Pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara

    Full text link
    Indra Kusuma, 2025, "Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Serta Promosi Terhadap Minat Beli Pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara" Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kutai Kartanegara. bimbingan Prof. Dr. Yonathan Palinggi, MM dan Johansyah, SE, MM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel kualitas produk, harga dan promosi terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang didapat dari data kuisioner. Jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang dengan metode pengambilan dengan cara random sampling. Alat analisis menggunakan analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil perhitungan uji F didapat F hitung adalah 148,566 sedangkan nilai F tabel diperoleh nilai sebesar 2,53 hal ini berarti bahwa (Fhitung 148,566 > Ftabel 2,53)., sehingga dapat dikatakan variabel kualitas produk, harga dan promosi secara bersama-sama mampu menunjukkan pengaruhnya terhadap minat beli atau model regresi dapat dipakai untuk mempredikasi minat beli. Sehingga hipotesis pertama di terima. Variabel kualitas produk memiliki pengaruh positif atau searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel kualitas produk ini menjelaskan minat beli sebesar 69.7%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 6,182 > 1,671. Sehingga hipotesis kedua diterima. Variabel harga memiliki pengaruh positif dan searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel harga ini menjelaskan minat beli sebesar 82,6%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel harga berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 11,722 > 1,671. Sehingga hipotesis ketiga diterima. Variabel promosi memiliki pengaruh positif dan searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel suasana ruangan ini menjelaskan minat beli sebesar 38,3%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel promosi berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 7,941 > 1,671. Sehingga hipotesis keempat dalam diterima

    Analisis Keunggulan Dan Daya Saing Komoditas Perkebunan Dikecamatan Sebulu Menggunakan LQ Dan Shift Share

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing komoditas perkebunan di Kecamatan Sebulu dengan menggunakan metode Location Quotient (LQ) dan Shift Share (RS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa produksi komoditas perkebunan tahun 2020–2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Kartanegara. Analisis dilakukan terhadap empat komoditas utama yaitu kelapa sawit, kelapa, karet, dan kopi, untuk mengidentifikasi keunggulan komparatif dan kompetitif di tingkat regional. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa kelapa sawit (LQ = 1,02) dan kopi (LQ = 3,39) merupakan komoditas unggulan secara komparatif karena memiliki tingkat spesialisasi yang lebih tinggi di Kecamatan Sebulu dibandingkan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebaliknya, komoditas kelapa (LQ = 0,65) dan karet (LQ = 0,86) tergolong komoditas non-basis. Sementara itu, analisis Shift Share memperlihatkan bahwa seluruh komoditas memiliki nilai Regional Share (RS) positif—kelapa sawit (RS = 4.921,94), karet (RS = 654,63), kelapa (RS = 87,70), dan kopi (RS = 1,11). Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan seluruh komoditas perkebunan di Kecamatan Sebulu lebih cepat dibandingkan pertumbuhan rata-rata komoditas sejenis di tingkat kabupaten, sehingga tergolong kompetitif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keunggulan komparatif dan kompetitif tidak selalu berjalan seiring. Beberapa komoditas dapat memiliki daya saing kompetitif meskipun tidak unggul secara komparatif, dan sebaliknya. Berdasarkan kombinasi nilai LQ dan RS, kelapa sawit merupakan komoditas yang paling strategis untuk dikembangkan karena memiliki keunggulan komparatif sekaligus kompetitif. Komoditas kopi perlu diperkuat dalam aspek kompetitif, sedangkan kelapa dan karet memiliki potensi pertumbuhan yang besar meskipun belum menjadi komoditas basis. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi komoditas unggulan sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pembangunan sektor perkebunan di Kecamatan Sebulu

    Analisis Pelaksanaan Hak Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat Tahun 2014-2024

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak inisiatif DPRD dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Kutai Barat selama periode 2014-2024 dan menganalisis faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan hak inisiatif DPRD dalam pembentukan Perda di Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa pelaksanaan hak inisiatif oleh DPRD Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur telah mengikuti kerangka peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Proses ini mencakup beberapa tahapan penting, yaitu penetapan agenda kebijakan, formulasi kebijakan, dan tahap adopsi kebijakan. Meskipun tahapan-tahapan tersebut telah dilalui, pelaksanaannya masih menunjukkan kurang optimal. Dalam periode antara tahun 2014 hingga 2024, DPRD Kabupaten Kutai Barat berhasil menghasilkan 36 Raperda dan Perda Inisiatif. Namun, jumlah tersebut belum mencerminkan potensi dan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan. Hambatan yang dihadapi adalah terdiri dari factor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi; Sumber Daya Manusia, Aspek Faktor Sosial Ekonomi, Pola Pikir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Pengalaman Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Faktor Kapasitas Wakil Rakyat. Selanjutnya hambatan factor eksternal adalah: Komunikasi Politik antara DPRD dengan masyarakat, Kurangnya Partisipasi Masyarakat, Kompetensi Tenaga Ahli dan Tim Ahli DPRD, Faktor Anggaran, dan Dinamika politik di dalam DPRD. Rekomendasi yang dapat disampaikan antara lain; perlu adanya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan anggota DPRD, penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembuatan kebijakan. DPRD dapat mengadakan forum-forum diskusi atau konsultasi publik yang melibatkan masyarakat secara langsung, penguatan tim ahli dan staf pendukung DPRD, DPRD perlu memperhatikan aspek anggaran dalam setiap proses pembuatan kebijakan dan pentingnya menciptakan budaya politik yang sehat di dalam DPRD. Keterbatasan penelitian ini adalah cakupan penelitian ini terbatas pada DPRD Kabupaten Kutai Barat, daata yang digunakan dalam penelitian ini sebagian besar bersumber dari dokumen resmi dan wawancara dengan anggota DPRD, dan penelitian ini tidak membahas secara mendalam mengenai dampak dari kebijakan yang dihasilkan oleh DPRD terhadap masyarakat

    Pengelolaan Kepercayaan Publik Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara

    Full text link
    Rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan menjadi tantangan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan akuntabel. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya kepercayaan publik terhadap proses Musrenbang di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan publik terhadap Musrenbang, khususnya dari aspek komunikasi, transparansi, responsivitas, dan integritas aparat penyelenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap 13 informan yang terdiri dari aparat kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan publik sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi dua arah, keterbukaan informasi, kemampuan aparat merespon aspirasi warga, serta konsistensi sikap dan tindakan aparat dalam menjalankan tugas. Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan hasil dari hubungan sosial yang dibangun secara terus-menerus, bukan sekadar hasil dari kebijakan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan teori kepercayaan publik dan partisipasi dalam konteks tata kelola lokal. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi aparat kecamatan untuk meningkatkan kapasitas komunikasi publik, memperkuat integritas, dan menciptakan forum Musrenbang yang lebih terbuka dan délibératif. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed methods guna memperluas jangkauan generalisasi hasil

    Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Serta Promosi Terhadap Minat Beli Pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara

    Full text link
    Indra Kusuma, 2025, "Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Serta Promosi Terhadap Minat Beli Pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara" Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kutai Kartanegara. bimbingan Prof. Dr. Yonathan Palinggi, MM dan Johansyah, SE, MM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel kualitas produk, harga dan promosi terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang didapat dari data kuisioner. Jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang dengan metode pengambilan dengan cara random sampling. Alat analisis menggunakan analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil perhitungan uji F didapat F hitung adalah 148,566 sedangkan nilai F tabel diperoleh nilai sebesar 2,53 hal ini berarti bahwa (Fhitung 148,566 > Ftabel 2,53)., sehingga dapat dikatakan variabel kualitas produk, harga dan promosi secara bersama-sama mampu menunjukkan pengaruhnya terhadap minat beli atau model regresi dapat dipakai untuk mempredikasi minat beli. Sehingga hipotesis pertama di terima. Variabel kualitas produk memiliki pengaruh positif atau searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel kualitas produk ini menjelaskan minat beli sebesar 69.7%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 6,182 > 1,671. Sehingga hipotesis kedua diterima. Variabel harga memiliki pengaruh positif dan searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel harga ini menjelaskan minat beli sebesar 82,6%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel harga berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 11,722 > 1,671. Sehingga hipotesis ketiga diterima. Variabel promosi memiliki pengaruh positif dan searah terhadap minat beli pada Cafe Tentang Rasa Lebaho Ulaq Kecamatan Muara Kaman. Kemampuan variabel suasana ruangan ini menjelaskan minat beli sebesar 38,3%. Berdasarkan uji t (t test) ternyata variabel promosi berpengaruh secara parsial terhadap minat beli (t hitung > t tabel) atau 7,941 > 1,671. Sehingga hipotesis keempat dalam diterima

    33

    full texts

    34

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Perpustakaan dan Kearsipan Unikarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇