UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
    2796 research outputs found

    SINGLE PROPELLER DRONE (SINGRONE): INOVASI RANCANG BANGUN DRONE SINGLE PROPELLER SEBAGAI WAHANA PEMETAAN LAHAN BERBASIS UNMANED AERIAL VEHICLE (UAV)

    No full text
    Dewasa ini, teknologi sebagai faktor memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatankualitas hidup manusia. Salah satu teknologi yang berkembang saat ini adalah drone. Drone adalahpesawat tanpa awak yang dikendalikan dengan sebuah remote control , di lengkapi dengan GPS sebagainavigasi, dan lock position. Pada umumnya drone digunakan untuk berbagai hal, seperti pemantauan lalulintas, pemetaan lahan, investigasi dan sebagainya. Namun penggunaan drone dengan menggunakanbanyak propeller merupakan salah satu masalah penggunaan drone. Semakin banyak propeller yangdigunakan, maka masa hidup drone di udara juga akan semakin berkurang. Hal ini diarenakan bateraiyang digunakan oleh wahana tersebut banyak digunakan untuk mensupply propeller agar dapat berputar.Berdasarkan permasalahan tersebut kami mempunyai gagasan untuk membuat drone yang praktis danefesien energi, sehingga daya tempuhnya dapat lebih lama, karena penggunaan baterai yang hemat yaituSINGRONE Inovasi Rancang Bangun Drone Single Propeller sebagai Wahana Pemetaan Lahan BerbasisUAV. Dengan potensi perkembangan tekonologi tersebut dirasa drone merupakan objek yang dibutuhkanoleh masyrakat Indonesia, terutama dalam hal pemetaan laha

    Improving students\u27 mastery on automotive electrical system using automotive electrical multimedia

    No full text
    This research was conducted to study the improvement of students\u27 understanding of automotive electrical system by applying automotive electrical multimedia. The multimedia was developed and validated by automotive and multimedia experts before being applied in teaching and learning processes. The research design was a single group pretest-posttest design with three field testing. The results showed that in the preliminary field testing, the students\u27 understanding increased by 32.55%; in the main field testing, the understanding was up to 64.89%; and in the operational field testing, the understanding became 77.36%. This indicates that automotive multimedia could increase the students\u27 understanding of automotive electrical system significantly

    An evaluation model of educational quality assurance at junior high schools

    No full text
    The study was to develop an appropriate evaluation model of quality assurance (QA) for evaluating the programs of the educational QA (EQA) at junior high schools. The study was a research and development study that referred to the steps developed by Borg and Gall. The results of the study show that the evaluation model of EQA in junior high schools consist of the implementation of QA system and the performance of QA. The constructs for the instrument of QA system implementation consisted of planning, implementation, monitoring and evaluation, and the act of revision is based on the exploratory factor analysis at the significance level of 0.000. The constructs for the instrument of EQA performance consisted of: resource development; program and activity development; participation, satisfaction, knowledge change, attitude change, and behavior change of school community; social, economic, and school environmental development based on the exploratory factor analysis at the significance level of 0.000. The feasibility of the evaluation model is in a good category based on experts\u27, users\u27, and practitioners\u27 judgment and the evidence found in the field testing

    ANALISIS SISTEM E-COMMERCE PADA PERUSAHAN JUAL-BELI ONLINE LAZADA INDONESIA

    No full text
    Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk menganalisis mengenai system e-commerce pada situs belanjan online terbesar di Indonesia yaitu Lazada.co.id. Analisis meliputi, kelebihan dan kekurangan dari lazada Indonesia serta analisis SWOT pada situs tersebut. Hasil analisis menunjukan bahwa lazada Indonesia mampu menjadi perusahaan belanja online terbesar di Indonesia dengan berbagai kelebihan pelayanan maupun jaminan keamanan transaksi. Namun, lazada juga masih memliki beberapa kelemahan, diantara mengenai security system, dengan masih banyaknya konsumen yang mengalami penipuan. Perusahaan lazada Indonesia menggunakan strategi iovation, bargaining power of consumer dan bargaining power of suppliers untuk menjadikan perusahaan belanja online terbesar di Indonesia

    Pengembangan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi oksidasi - reduksi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis kelayakan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi oksidasi dan reduksi untuk siswa SMK kelas X, (2) Mengetahui efektivitas modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi oksidasi dan reduksi untuk siswa SMK kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Penelitian dilakukan di SMK N Kota Salatiga Program Studi Keahlian Teknik Otomotif. Kelayakan modul diketahui melalui tahap validasi ahli serta respon guru dan siswa sedangkan efektifitas modul melalui penelitian eksperimen. Data dikumpulkan menggunakan tes untuk hasil belajar kognitif, lembar observasi untuk hasil belajar afektif dan psikomotor. Hipotesis diuji menggunakan Anava dan Kruskal-Wallis one way analysis of variance. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) Modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi oksidasi dan reduksi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran kimia, (2) Modul kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi reaksi oksidasi dan reduksi yang dikembangkan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Rata - rata hasil belajar siswa yang belajar menggunakan modul lebih tinggi dibandingkan rata - rata hasil belajar siswa yang belajar menggunakan LKS. Kata Kunci: pengembangan, modul, inkuiri terbimbing, reaksi oksidasi dan reduksi The Development of Chemical Modules Based Guided Inquiry in the Oxidation and Reduction Reactions Matter Abstract This study was aimed to: (1) Analyze the feasibility of chemical module based on guided inquiry in oxidation and reduction reactions material on 10th grade students of vocational students, (2) Determine the effectiveness of chemical module based guided inquiry on oxidation and reduction reactions material on 10th grade students of vocational students. This study is a Research and Development (R&D). The study was conducted in SMK N Salatiga in Automotive Engineering Skills Program. To determine the feasibility of the module through the validation by experts and the response from teachers and students. Whereas to determine the effectiveness of the module in the learning process through by experimental research. Data was collected using a test for cognitive learning outcomes, observation sheet for affective and psychomotor learning outcomes. The hypothesis was tested using ANOVA and Kruskal-Wallis one-way analysis of variance. The conclusion: (1) Developed chemical module based on guided inquiry in oxidation and reduction reactions material is fit as learning material in chemistry subject, (2) Developed chemical module based on guided inquiry in oxidation and reduction reactions material is effectively used to improve student learning outcomes. Average student learning outcomes that study using chemical modul is higher than the average student learning outcomes that study using worksheets. Keywords: development, modules, guided inquiry, oxidation and reduction reaction

    Pembelajaran Geometri Berbantuan Geogebra dan Cabri Ditinjau dari Prestasi Belajar, Berpikir Kreatif dan Self-Efficacy

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan keefektifan pembelajaran geometri berbantuan Cabri dan pembelajaran geometri berbantuan Geogebra ditinjau dari prestasi belajar, berpikir kreatif, dan self-efficacy siswa SMP. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu desain pretest-posttest non equivalent group design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok eksperimen tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Santa Maria Banjarmasin. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIIA dan kelas VIIB yang dipilih secara acak. Kelas VIIA menggunakan pembelajaran geometri berbantuan Cabri dan kelas VIIB menggunakan pembelajaran geometri berbantuan Geogebra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditinjau dari prestasi belajar, berpikir kreatif, dan self-efficacy siswa (1) pembelajaran geometri berbantuan Cabri efektif; (2) pembelajaran geometri berbantuan Geogebra efektif; (3) terdapat perbedaan keefektifan pembelajaran geometri berbantuan Geogebra dan Cabri; (4) pembelajaran geometri berbantuan Geogebra lebih efektif dari pada pembelajaran geometri berbantuan Cabri. Kata Kunci: Cabri, Geogebra, prestasi belajar, berpikir kreatif, dan self-efficacy Geometry Instruction Using Cabri and Geogebra in Terms of Achievement, Creative Thinking, and Self-Efficacy Abstract This study aimed to describe and to compare the effectiveness geometry instruction using Cabri and Geogebra in terms of the achievement, creative thinking, and self-efficacy of the students junior high schools. This research was a quasi-experimental research with the pretest-posttest non-equivalent group design. This study used two experimental groups without control groups. The population of the study was all grade VII students of Junior High School Saint Mary Banjarmasin. The sample of two classes (class VIIA, and class VIIB) was established randomly. Class VIIA got geometry instruction with Cabri and class VIIB got geometry instruction with Geogebra. The results show that in terms of students\u27 academic achievement, creative thinking, and self-efficacy: (1) geometry instruction using by Cabri was effective; (2) geometry instruction using by Geogebra was effective; (3) there was a difference in the instruction using Cabri and that using Geogebra; (4) geometry instruction using Geogebra was more effective than geometry instruction using Cabri. Keywords: Cabri, Geogebra, academic achievement, creative thinking, and self - efficac

    Keefektifan pembelajaran penemuan terbimbing dengan budaya lokal ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran penemuan terbimbing, pembelajaran dengan budaya lokal, dan pembelajaran konvensional dalam pembelajaran matematika ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar; (2) mendeskripsikan ada tidaknya perbedaan keefektifan ketiga metode pembelajaran tersebut; (3) mendeskripsikan pembelajaran mana yang lebih efektif diantara pembelajaran penemuan terbimbing dan pembelajaran dengan budaya lokal dalam pembelajaran matematika ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non equivalent group design menggunakan dua kelompok eksperimen. Populasi penelitian semua siswa kelas X SMK Negeri 4 dan SMK Negeri 6 Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran penemuan terbimbing, pembelajaran menggunakan budaya lokal, serta pembelajaran konvensional tidak efektif ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar; (2) terdapat perbedaan keefektifan yang signifikan antara pembelajaran penemuan terbimbing, pembelajaran dengan budaya lokal, dan pembelajaran konvensional dalam pembelajaran matematika ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar; (3) pembelajaran menggunakan budaya lokal lebih efektif daripada pembelajaran penemuan terbimbing ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar. Kata Kunci: pembelajaran penemuan terbimbing, budaya local, prestasi dan motivasi belajar. The effectivnees of the guided discovery learning with local culture in tearm of students achievement and motivation Abstract This study aimed to: (1) describe the effectiveness of guided discovery learning, local cultural learning, and conventional learning in terms of students\u27 achievement and motivation; (2) describe wether there was difference of effectiveness among the three methods; and (3) describe learning method which was more effective between guided discovery learning and local cultural learning in terms of students\u27 achievement and motivation. This study was a quasi-experimental design with non-equivalent group design using two experimental groups. The study population were all grade X students of SMKN 4 and SMKN 6 Yogyakarta. Instruments used were in the form of achievement tests and questionnaires. The results show that: (1) guided discovery learning, local cultural learning, and conventional learning were not effective in terms of students\u27 achievement and motivation;( 2) there were differences significantly in the effectiveness between guided discovery learning, local cultural learning, and conventional learning; and (3) local cultural learning was more effective than guided discovery learning in terms of students\u27 achievement and motivation. Keywords: guided discovery learning, local cultural learning, achievement, learning motivation

    Pengembangan perangkat pembelajaran geometri bangun ruang SMP dengan menggunakan model guided inquiry

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran perangkat pembelajaran geometri bangun ruang SMP dengan menggunakan model Guided Inquiry berorientasi pada kemampuan berpikir kreatif dan motivasi belajar siswa yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development of Research). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kerja siswa (LKS) dengan menggunakan model pengembangan Plomp. Hasil validasi menunjukkan perangkat yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori valid. Hasil uji coba menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis dan efektif. Ketuntasan belajar secara klasikal sudah mencapai kriteria minimal 80% yaitu untuk tes ketercapaian kompetensi mencapai 80% sedangkan tes kemampuan berpikir kreatif 86, 67%. Berdasarkan analisis angket motivasi belajar menunjukkan bahwa persentase siswa yang memiliki motivasi dengan kategori minimal baik adalah 80%. Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, guided inquiry Developing a learning kit on geometry build space for junior high schools by using model-oriented guided inquiry Abstract This research aims to produce a geometry learning device for SMP by using models of Guided Inquiry oriented to creative thinking skills and students\u27 motivation which is valid, practical, and effective. This type of research is research development (Development of Research). This study developed a learning device that includes learning implementation plan (RPP) and the student worksheet (LKS) using a model developed by the development Plomp. The result of the validation shows that the kits device developed are decent with a valid category. The experimental results show that the device developed practical and effective. Classical learning completeness reached at least 80% criterion for the test of achievement of competence reached 80%, while creative thinking ability test 86, 67%. Based on the analysis of motivation questionnaire show that the percentage of students who have a good motivation with minimal category is 80% Keywords: development, learning kit, guided inquir

    FRONT MATTER

    No full text
    (Cover, Editorial Board, Foreward of Chairperson, Table of Contents

    Pengaruh math phobia, self-efficacy, adversity quotient dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh langsung dan tidak langsung phobia matematika, self-efficacy, Adversity Quotient dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Subjek penelitian adalah 217 siswa SMP kelas VII yang berasal dari 8 sekolah di 8 kecamatan yang berbeda. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan analisis jalur dengan bantuan program pengolahan data statistik SPSS 21 dan AMOS. Selain itu dilakukan uji Sobel untuk menguji hipotesis variabel intervening. Hasil penelitian menunjukkan phobia matematika, self-efficacy, Adversity Quotient dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap prestasi belajar matematika siswa. Kata Kunci: ex post facto, phobia matematika, self-efficacy, Adversity Quotient, motivasi berprestasi, prestasi, analisis jalur The effect of math phobia, self-efficacy, adversity quotient and achievement motivation on mathematics learning achievement of junior high school students Abstract This research aimed to describe direct and indirect influences of mathematics phobia, self-efficacy, Adversity Quotient, and achievement motivation on student achievement of class VII in Gowa district. This research was an ex post facto research. The subjects were 217 junior high school students of class VII derived from eight schools in eight different districts. The data obtained were analyzed by using the descriptive analysis and path analysis with statistical data processing program SPSS and AMOS. Moreover, Sobel test was used to examine the hypothesis of intervening variables. The result showed math phobia, self-efficacy, Adversity Quotient and achievement motivation has a direct and indirect influence on students mathematics learning achievement. Keywords: ex post facto, math phobia, self-efficacy, Adversity Quotient, achievement motivation, achievement, path analysi

    0

    full texts

    2,796

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇