UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
2796 research outputs found
Sort by
Pengembangan model bermain sepakbola untuk meningkatkan aspek psikologis anak usia 12 -13 tahun di Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku pedoman bermain sepakbola untuk meningkatkan aspek psikologis (semangat, gembira, dan disiplin) anak usia 12-13 tahun di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri atas dua tahapan yaitu tahap penelitian pendahuluan terdiri dari kajian literatur, kajian penelitian relevan, studi lapangan dan tahap pengembangan terdiri perencanaan, validasi ahli, uji skala kecil, dan uji skala besar. Peneliti ini mengambil sampel dari sekolah sepakbola di Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pada uji coba skala kecil dilakukan di SSB Real Madrid melibatkan 10 siswa dan satu orang pelatih. Pada uji coba skala besar dilakukan di dua tempat yaitu di SSB Real Madrid dan SSB Bina Putra Jaya Sleman melibatkan 38 siswa dan dua pelatih. Analsis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan model bermain sepakbola anak usia 12-13 tahun layak untuk diuji cobakan. Berdasarkan Hasil pelaksanaan pada uji coba skala kecil dan besar secara substansi isi dan pelaksanaan tergolong sangat baik. Hasil penilaian efektivitas model tehadap psikologis anak berupa semangat, gembira, dan disiplin mengalami peningkatan: nilai pertemuan kedua lebih tinggi dari pertemuan pertama. Dapat disimpulkan model bermain sepakbola anak usia 12-13 tahun efektif untuk meningkatkan aspek psikologis berupa semangat, gembira, dan disiplin siswa dalam melakukan latihan sepakbola.
Kata Kunci: model, bermain, psikologis, sekolah sepakbola
Development a playing soccer model to improve the psychological aspects of 12-13 years old children in Yogyakarta
Abstract
This research aims to develop a playing soccer model to improve the psychological aspects (spirit, joy, and discipline) of 12-13 years old children in Yogyakarta. This study is a research and development which consists of two stages. The Preliminary research stage and development stage. The Preliminary research stage consisted of a literature review, relevant research studies and field studies. The Development stage consisted of planning, validation expert, small-scale test, and test large scale. The Validation involve three people experts. The sampel of take it from soccer school in Yogyakarta. The small-scale tryout was conducted on 10 students and one coach of Real Madrid Soccer School in Yogyakarta. The large-scale trials were conducted with two soccer school on 38 students and two coach of Yogyakarta Real Madrid Soccer School and Sleman Bina Putra Jaya Soccer School. The resul is a playing soccer model for children aged 12-13 years with the title Playing Soccer in Practice to Improve Psychological Aspects . Based on the small-scale tryout and the small-scale tryout content implementation aspects are in an excellent category. The Psychological development of students assessment resulting in the form of passion, joy, and discipline in playing soccer show improvement: score of the second meeting is greater than the average score of the first meeting, thus it can be concluded thaat the playing soccer model for children age 12-13 years is effective to improve students\u27 psychological aspects, including the aspects of spirit, joy, and discipline in doing soccer practice. Keywords: models, play, psychological, soccer schoo
Pengaruh metode uchikomi dan flexibility terhadap hasil bantingan pada pejudo Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian bertujuan mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara metode uchikomi dengan menggunakan karet ban sepeda dan uchikomi jalan terhadap hasil bantingan judo, (2) perbedaan hasil bantingan antara pejudo yang memiliki flexibility tinggi dan flexibility rendah, dan (3) interaksi antara metode uchikomi dan flexibility terhadap hasil bantingan judo. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah pejudo D.I. Yogyakarta yang berjumlah 44 pejudo. Sampel penelitian ini 24 pejudo yang diambil dengan teknik Purposive Rondom Sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran. Instrumen penelitian adalah sit and reach dan Randori (dipertandingkan) selama tiga menit. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Hasil penelitian bahwa: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan uchikomi dengan menggunakan karet ban sepeda dan uchikomi jalan terhadap hasil bantingan judo, (2) ada perbedaan yang signifikan hasil bantingan judo antara pejudo yang memiliki flexibility tinggi dan flexibility rendah, dan (3) ada interaksi antara metode uchikomi dan flexibility terhadap hasil bantingan judo.
Kata Kunci: Metode latihan uchikomi, flexibility, judo, hasil bantingan judo.
The effect of uchikomi method and flexibility against dings results among judoka D.I Yogyakarta
Abstract
This study aimed to determine: (1) the difference between the effect of uchikomi method using rubber tires and on the road uchikomi dings judo results, (2) the difference between the results dings among judoka which have high flexibility and low flexibility, and (3) the interaction between uchikomi method and flexibility of the dings results. This research is experimental with 2 x 2 factorial design. The population was judoka D.I. Yogyakarta, amounting to 44 judokas. The 24 samples were taken with random purposive sampling. All were data obtained through this study to test and measure the flexibility using the sit and reach test and the results of the Randori judo dings (contested) for three minutes. The data analysis technique used is the variant analysis ANOVA. The results of this study indicate that: (1) there is a significant difference between uchikomi exercises using a bicycle tire rubber and on the road uchikomi dings judo results, (2) there is a significant difference between the results of dings judo judoka which have high flexibility and low flexibility, and (3) there is an interaction between uchikomi method and flexibility against dings judo results. Keywords: Uchikomi method exercise, flexibility, judo, judo slam resul
Pengembangan tes kemampuan fisik bolabasket siswa SMA putra di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes kemampuan fisik bolabasket yang valid dan reliabel yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan fisik pemain bolabasket siswa SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Subjek penelitian adalah 156 siswa SMA putra di DIY. Produk yang dikembangkan adalah tes kemampuan fisik bolabasket siswa SMA. Langkah pertama sampai keenam merupakan tahap pengembangan standar indikator keterampilan fisik bermain bolabasket siswa SMA. Langkah ketujuh sampai kesepuluh merupakan tahap pengembangan instrumen. Hasil uji skala kecil digunakan sebagai uji coba pengembangan produk dilakukan untuk keperluan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen tes. Uji lanjut pada skala besar difokuskan untuk menyusun norma dan standar penilaian atas instrumen tes keterampilan fisik bolabasket. Hasil pengembangan tes keterampilan fisik bermain bolabasket meliputi (1) tes kecepatan 3/4 basketball court sprint, (2) tes daya tahan aerobik bleep test, (3)) tes kelincahan lane agility test, (5) tes daya tahan otot core strange and stability test, (6) tes power tungkai vertical jump, (7) tes power lengan push-up, dan (8) tes fleksibilitas sit and reach. Dapat disimpulkan instrumen tes dapat digunakan sebagai metode evaluasi untuk mengukur kemampuan fisik bolabasket pada anak SMA.
Kata Kunci: tes kemampuan fisik, bolabasket, siswa SMA putra
Developing a test of the physical capability for basketball for male students in the Province Of Yogyakarta Special Territory
Abstract
This study aims to develop a valid and reliable test of the physical capability for basketball to measure the level of the physical capability for basketball player among senior high school (SHS) students in Yogyakarta Special Territory (YST). The research subjects were 156 male SHS students in the Province of YST. The developed product was a test of the physical capability for basketball for male SHS students. The first to sixth steps belonged to the stage of developing standards for the indicators of the physical skills for playing basketball for SHS students. The seventh to tenth steps belonged to the stage of developing instrumens. The result of the small-scale testing was used as a product development tryout, conducted to test the validity and reliability of the test instrumens. A further test in the large-scale testing was focused on the construction of assessment norms and standards for the test instrumens for the physical skills for basketball. The results of the development of the test of the physical capability for playing basket include (1) a speed test of 3/4 basketball court sprint, (2) an aerobic endurance test of bleep test for basketball, (3) an agility test of lane agility test, (5) a muscle endurance test of core strange and stability test, (6) a heel power test of vertical jump, (7) an arm power test of push-up, and (8) a flexibility test of sit and reach all of these can used as an evaluation method to measure the physical capability for basketball among SHS students.
Keywords: test of the physical capability, basketball, male SHS student
Penyusunan tes fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah pedoman tes fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding yang valid dan reliabel yang dapat digunakan untuk mengukur kondisi fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Teknik Analisis data menggunakan penyusunan skor baku dengan rerata dan simpangan baku skor T yang digolongkan menjadi lima norma berdasar pada distribusi gejala normal, yaitu sangat baik, baik, sedang, kurang, sangat kurang. Data yang diperoleh tiap-tiap jenis tes merupakan data kasar dari hasil tiap tes yang di capai atlet. Selanjutnya hasil data kasar tersebut diubah dengan rumus T skor. Hasil penelitian ini diperoleh 9 (Sembilan) jenis tes fisik atlet pencak silat dewasa kategori tanding, antara lain: (1) Fleksibilitas (Side Splite), (2) Kecepatan (Sprint 40 Meter), (3) Power Lengan (Push Up 30 Detik), (4) Kekuatan Perut (Sit Up), (5) Kekuatan Punggung (Back Up), (6) Power Tungkai (Standing Triple Jump), (7) Kelincahan (Shuttle Run), (8) Daya tahan anaerobik (Sprint 300 meter), dan (9) Daya tahan aerobik (Bleep Tes). Tes ini dinyatakan valid dan menunjukkan koefisien reliabilitas putra dan putri \u3e 0,5.
Kata Kunci: tes pengukuran, pencak silat, kondisi fisik.
THE CONSTRUCTION OF A PHYSICAL TEST OF ADULT FIGHTING CATEGORY PENCAK SILAT ATHLETE
Abstract
This research was aimed to produce a valid and reliable guide book for a physical test for adult pencak silat athlete in fighting category. This guide book was supposed to measure the physical condition of adult pencak silat athlete at the fighting category. This research was using research and development method. The data analysis techniques used in this research were the construction of standard score by the mean and standard deviation of T score. The T score was classified into five norms based on normal indication distribution, namely very good, good, moderate, poor, and very poor. The data taken from each test was the raw data from the result of each test achieved by the athletes. Then, that result was changed into T-score. This research reveals nine types of physical test for adult pencak silat athlete at the fighting category. They are: (1) Flexibility (Side Splite), (2) Speed (Sprint 40 meters), (3) Arm Power (30 seconds Push Up), (4) Abdominal Strength (Sit Up), (5) Back Strength (Back Up), (6) Leg Power (Standing Triple Jump), (7) Agility (Shuttle Run), (8) Anaerobic Endurance (300 meters Sprint), and (9) Aerobic Endurance (Bleep Test). This test is valid and indicates reliability coefficient of male and female \u3e 0.5.
Keywords: measurement test, pencak silat, physical condition
Pengaruh metode pembelajaran drill, bermain, dan kelincahan terhadap kemampuan passing dalam permainan bola voli
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh metode pembelajaran drill dan bermain terhadap kemampuan passing dalam permainan bola voli, (2) perbedaan kemampuan passing bola voli antara metode pembelajaran drill siswa yang memiliki kelincahan tinggi dan bermain siswa yang memiliki kelincahan tinggi, (3) perbedaan kemampuan passing bola voli antara metode pembelajaran drill siswa yang memiliki kelincahan rendah dan bermain siswa yang memiliki kelincahan rendah, dan (4) interaksi antara metode pembelajaran dan kelincahan terhadap kemampuan passing bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi menggunakan siswa SMP Negeri I Ngaglik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli sebanyak 38 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada perbedaan pengaruh antara metode pembelajaran drill dan bermain terhadap kemampuan belajar passing bola voli, (2) ada perbedaan peningkatan kemampuan passing bola voli antara metode pembelajaran drill siswa yang memiliki kelincahan tinggi dan bermain siswa yang memiliki kelincahan tinggi, (3) ada perbedaan kemampuan passing bola voli antara metode pembelajaran drill siswa yang memiliki kelincahan rendah dan bermain siswa yang memiliki kelincahan rendah, (4) ada interaksi antara metode pembelajaran dan kelincahan terhadap kemampuan passing bola voli.
Kata Kunci: metode pembelajaran drill, metode pembelajaran bermain, kelincahan, kemampuan passing, bola voli
The effects of drill learning method, games and the agility on voleyball passing learning ability
Abstract
This study aimed to determine: (1) the differences in the effect of drill learning methods and games learning methods on the increase of voleyball passing ability, (2) the differencess of the increase of the ability of passing volleyball between drill learning method students that have high agility and the games learning methods students who have high agility, (3) the differencess of the increase of the ability of passing volleyball between drill learning methods of students who have low agility and games learning methods of students who have low agility, and (4) the interaction between learning method and agility of the volleyball passing ability. This study was a quasi-experimental study with a quantitative approach. The population in this research is SMP Negeri I Ngaglik students who take part in extracurricular volleyball as many as 38 students. The research results show that: (1) there is a difference between the effect of drill learning methods and games learning methods in the ability to volleyball passing, (2 ) there is a differences in the increase of volleyball passing ability between drill learning methods students who have high agility and games learning methods that have high agility, (3) there is a difference in the increase of volleyball passing ability between drill learning methods students who have low agility and games learning methods that have low agility. (4) there is an interaction between learning method and agility of the volleyball passing ability.
Keywords: drill learning methods, games learning methods, agility, the ability to passing, volleyball
Evaluasi sarana dan prasarana praktik teknik komputer dan jaringan di SMK Kabupaten Sukoharjo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemenuhan standar sarana dan prasarana praktik paket keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Kabupaten Sukoharjo berdasarkan Permendiknas Nomor 40 tahun 2008. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan model evaluasi kesenjangan. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis persentase. Objek dalam penelitian ini adalah sarana dan prasarana praktik paket keahlian TKJ pada 16 SMK di Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat pemenuhan sarana dan prasarana pada area kerja teknik mekanik elektro belum memenuhi standar; (2) tingkat pemenuhan sarana dan prasarana pada ruang praktik instalasi jaringan belum memenuhi standar; (3) tingkat pemenuhan sarana dan prasarana pada area perbaikan dan perawatan komputer belum memenuhi standar; dan (4) tingkat pemenuhan sarana dan prasarana ruang penyimpanan dan instruktur belum memenuhi standar. Kata kunci: evaluasi, pemenuhan standar, sarana praktik, prasarana praktik
AN EVALUATION OF THE PRACTICE FACILITIES AND INFRASTRUCTURES OF COMPUTER AND NETWORK ENGINEERING OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL IN SUKOHARJO REGENCY
Abstract
This study aimed to find out standard practice facilities & infrastructures compliance level of Computer Engineering and Network package of Vocational High School in Sukoharjo Regency based on Permendiknas no 40 of 2008. This study was program evaluation using discrepancy evaluation model. The approach used was quantitative descriptive, with data analysis of the percentage. The objects of this study were the practice facilities and infrastructures of Computer Engineering and Network competence package of SMK in Sukoharjo Regency. The Data collection techniques used in this research were documentations, observations and interviews. Data analysis techniques in this study used descriptive statistics. The study result showed that: (1) the facilities & infrastructures compliance level of electro mechanical engineering in work area did not meet the standards; (2) the facilities & infrastructures compliance level of practice room did not meet the standards; (3) the facilities & infrastructures compliance level of computer repair and treatment did not meet the standards; and (4) the facilities & infrastructures compliance level of storage room and instructors\u27 room did not meet the standard
Pengembangan modul prakarya dan kewirausahaan materi kerajinan berbasis proses di SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul prakarya dan kewirausahaan materi kerajinan berbasis proses yang layak digunakan di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) modul prakarya dan kewirausahaan materi kerajinan berbasis proses layak digunakan; (2) menurut siswa, modul yang dikembangkan berkualitas sangat baik, dan jika dilihat dari nilai skewness distribusi data adalah normal; (3) penerapan modul dalam proses pembelajaran secara umun dapat terlaksana; dan (4) peningkatan pemahaman siswa dengan menggunakan modul yang dikembangkan berkategori sedang dengan rerata gain score sebesar 0,62 dan selisih nilai (effect size) 14,5 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 87%. Pembelajaran menggunakan modul juga mampu melatih kemandirian siswa dalam belajar dan mampu menumbuhkan kemampuan dalam bekerjasama. Kata kunci: pengembangan, modul, prakarya dan kewirausahaan, kerajinan, berbasis proses DEVELOPING CRAFT AND ENTREPRENEURSHIP MODULE OF PROCESS-BASED CRAFT MATERIALS IN SMK Abstract This study aimed to develop a craft and entrepreneurship module of process-based craft materials appropriate for SMK. This study was research and development.. The results of the study were as follows: (1) the developed craft and entrepreneurship module of process-based craft materials was appropriate for use; (2) according to the students, the developed module was very good and the skewness of the data distribution was normal; (3) in general, the implementation of the module in the learning process was succesful; (4) the improvement of the students\u27 understanding after using the developed module was in a fair category with an average score gain of 0.62 and the difference in value (effect size) was 14.5 with the percentage of mastery of about 87%. The instruction using the module was also able to train the students\u27 autonomy in learning and to generate the ability to cooperate. Keywords: development, module, craft and entrepreneurship, craft, process-base
Pembelajaran problem based learning dalam implementasi Kurikulum 2013 di SMK
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi awal pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013 SMK dan kondisi pembelajaran setelah diterapkan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan bagian dari pengembangan model pembelajaran PBL dalam Penerapan Kurikulum 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru yang mencoba menerapakan PBL dalam penerapan Kurikulum 2013. Data dikumpulkan dengan teknik angket dan wawancara melalui Focused Group Discussion (FGD). Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian tahun pertama menunjukkkan bahwa: (a) PBL sangat potensial diterapkan dalam penerapan Kurikulum 2013 di SMK. Kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum 2013 termasuk dalam kategori tinggi dengan harga rerata sebesar 96,73 dan pencapaian skor 71,9%. Kesesuaian implementasi pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013 termasuk kategori tinggi dengan rerata 152,26 dan pencapaian skor 78,40%. Sebagian besar guru menyatakan bahwa PBL layak diterapkan di setiap mata pelajaran dalam implementasi Kurikulum 2013; (b) PBL terbukti mampu meningkatkan kompetensi siswa dalam aspek kemampuan (hard skills) maupun sikap (soft skills).
Kata kunci: kurikulum 2013, SMK, Probem Based Learning
PROBLEM BASED LEARNING IN THE 2013 CURICULLUM IMPLEMENTATION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL
Abstract
This study aims to describe the pre-learning condition in 2013 curriculum implementation of vocational high school (VHS) and the post-learning condition that Problem Based Learning (PBL) has been implemented. The research is a part of PBL learning model development in 2013 curriculum implementation. The population of this study is the teachers who try to apply PBL in 2013 curriculum implementation. Data collection was done by questionnaire and interview through the Focused Group Discussion (FGD). Data analysis was conducted descriptively. The first year research finding shows: (a) PBL is very potential to be implemented in 2013 curriculum implementation of vocational high school. Teachers\u27 readiness in 2013 curriculum implementation came into the high category with average score 97.63% and the attainment score 71.9%. The compatibility of learning implementation in 2013 curriculum came into the high category with average score 152.26 and the attainment score 78.40%. The majority of teachers explained that PBL is valid to be implemented in every subject matter in the 2013 curriculum implementation; (b) PBL is evident can increase the students competence in the hard skills and soft skills aspect. Keywords: 2013 Curriculum, VHS, Problem Based Learnin