UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
2796 research outputs found
Sort by
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KLINIS UNTUK MEMPREDIKSI KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM
Asfiksia neonatorum merupakan kegawatdaruratan bayi baru lahir berupa depresi pernafasan yang berlanjut sehingga menimbulkan berbagai komplikasi bahkan mengakibatkan kematian. Menurut RISKESDAS Indonesia 2007, 78,5% kematian bayi merupakan kematian neonatal dini dengan penyebab terbesar karena asfiksia neonatorum. Oleh karena itu diperlukan suatu alat untuk mendeteksi dini potensi atau resiko kejadian asfiksia neonatorum pada setiap kehamilan. Identifikasi dini tersebut dapat dilakukan dengan mengaplikasikan Rule Based Reasoning dengan metode Forward Chaining yang dilanjutkan dengan Case Based Reasoning dalam sebuah sistem. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini menghasilkan output berupa prediksi skor APGAR neonatus. Hasil pengujian sistem dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan sistem baik fungsional maupun usabilitas berada dalam kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 92,73%
RANCANG BANGUN ALAT DETEKSI SUARA PARU-PARU UNTUK MENGANALISA KELAINAN PARU-PARU BERBASIS ANDROID
Sistem rancang bangun alat deketsi suara paru-paru berbasis android merupakan pengembangan dari teknik auskultasi yang didukung dengan tampilan sinyal di android untuk mempermudah dokter dalam menganalisa kelainan paru-paru pasien. Perancangan alat terdiri dari stetoskop sebagai pendeteksian awal, kemudian dikuatkan dengan rangkaian pre-amp mic-condenser, low pass filter, high pass filter, notch filter dan output dari ragkaian berkomunikasi serial antar bluetooth untuk menampilkan signal dalam smartphone. Dari hasil pengujian alat deteksi suara paru-paru, untuk rangkaian low pass filter orde 4 frekuensi cutoff 1000 Hz terjadi pemotongan pada frekuensi 900 Hz yaitu (0,56667±0,01155), rangkaian high pass filter orde 4 frekuensi cutoff 20 Hz terjadi pemotongan pada frekuensi 20 Hz yaitu (0,78667±0,01155). Pada pendeteksian kondisi paru-paru pasien memberikan informasi bahwa pada tampilan sinyal diosiloskop tergolong normal, yaitu dengan menampilkan suara paru-paru saat ekspirasi (buang nafas) dan inspirasi (menghirup udara). Untuk tampilan sinyal suara paru-paru dalam smartphone android belum terlihat jelas, perlu spesifikasi prosesor yang tinggi dan perbaikan program sehingga dapat menampilkan sinyal suara paru-paru dengan jelas seperti pada osiloskop
UJI KELAYAKAN SISTEM INFORMASI UNIT KESEHATAN SEKOLAH BERBASIS WEBSITE DI SMK MUHAMMADIYAH 1 BANTUL DENGAN FAKTOR KUALITAS MCCALL
Penelitian ini bertujuan untukmengetahuitingkatkelayakan Sistem Informasi Unit Kesehatan Sekolah Berbasis Website di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahkuantitatif. Prosedur pengujiandalam penelitian ini adalah White-Box Testing, Black-Box Testing, Alpha Testing dan Beta Testing. Objek penelitian ini adalah perangkat lunak Sistem Informasi Unit Kesehatan Sekolah Berbasis Website di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian yang diperolehdariujikelayakan terhadap Sistem Informasi Unit Kesehatan Sekolah Berbasis Website di SMK Muhammadiyah 1 Bantul dengan menggunakan faktor kualitas McCall, diperoleh hasil kelayakan oleh ahli menyatakan Layak dan pengguna menyatakan Sangat Layak untuk digunakan
Meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui pembelajaran IPA berbasis potensi lokal Jepara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran IPA berbasis potensi lokal Jepara untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMPN 1 Bangsri Jepara. Metode penelitian ini adalah kuasi ekspreimen dengan cluster random sampling dan pretest-posttest control group design. Instrumen yang digunakan adalah RPP dan LKPD berbasis potensi lokal Jepara serta soal keterampilan berpikir kritis yang telah valid melalui validasi ahli, praktisi dan teman sejawat. Aktivitas pembelajaran IPA pada penelitian ini memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman secara langsung melalui interaksi dengan pelaku wirausaha pembuatan gerabah dan mebel Jepara sebagai bagian potensi lokal Jepara yang berkaitan dengan materi pembelajaran IPA. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam menyambut era globalisasi saat ini. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran IPA berbasis potensi lokal Jepara efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMPN 1 Bangsri Jepara. Efektivitas pembelajaran ini ditunjukkan berdasarkan hasil uji t dengan nilai sig. 0,000.
Kata Kunci: pembelajaran IPA, potensi lokal, keterampilan berpikir kritis
Improving Students\u27 Critical Thinking Skill Through Science Teaching Based on Jepara\u27s Local Potential
Abstract
This research aims to analyzing the effectiveness of science teaching based on Jepara\u27s local potential to improve students\u27 critical thinking skill of SMPN 1 Bangsri Jepara. The mothods of research is quasi-experiment with the cluster random sampling and pretest-posttest control group design. Instruments of the research are lesson plan, student worksheet, and critical thinking skill test which have been valid through the expert, teacher, and peers validation. The science learning activity of this research makes students gain the experience directly through interaction with entrepreneurs of making pottery and furniture as part of Jepara\u27s local potential that related to science subject. It is expected to improve critical thinking skill of students to commemorate globalization. The result of the research is science teaching based on Jepara\u27s local potential effective to improve students\u27 critical thinking skill of SMPN 1 Bangsri Jepara. The effectiveness of science teaching obtained from t test at sig. 0,000.
Keywords: science teaching, local potential, critical thinking skil
Developing conveyor trainer kit for programmable logic controllers in practical learning
The research aims: (1) to produce conveyor trainer kit equipped with a monitoring system along with its work performance, (2) to know the appropriateness and effectiveness of the use of conveyor trainer kit and module of PLC practical learning. This study is a development research using ADDIE model based on Branch, RB. The steps of this study are: analysis, designing, developing, implementation, and evaluation. Data collection is conducted through observation, survey, and test by using the instruments: observation sheets, questionnaire, and examination. The data are analyzed descriptively using nonparametric test of difference by Mann Whitney. The finding shows: (1) the product of conveyor trainer kit equipped with monitoring system has good work performance; (2) conveyor trainer kit and the module are very appropriate, and the implementation of conveyor trainer kit and module of PLC practical learning can improve student learning outcomes in cognitive, psychomotor, and affective aspects effectively
Industrial assessment to technical and employability skills students based on KKNI (in Jakarta Region)
This study aims to determine the industrial assessment of technical and employability skills of students. The research was conducted by using survey method in several industries as the place of the Job Training (PKL) of the students. The research technique used purposive random sampling with respondents in this research consist of 23 industry in Jakarta area. The results of the research are (1) the industrial assessment of the technical skills of the students obtained a score of 73.10 with high interpretation; (2) The industry average rating of employability of students skills is 83.10 with very high interpretation
Pengembangan instrumen pengukur higher order thinking skills matematika siswa SMA kelas X
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen pengukur higher order thinking skills (HOTS) matematika siswa kelas X yang valid dan reliabel, dan Untuk mengetahui kemampuan higher order thinking (HOT) matematika siswa kelas X dilihat dari hasil uji coba siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan langkah-langkah meliputi: menyusun spesifikasi tes, menulis soal tes, menelaah soal tes, melakukan uji coba tes, menganalisis butir soal, memperbaiki tes, dan merakit tes. Uji coba instrumen dilakukan di kelas X pada tiga sekolah, yaitu SMAN 4 Kota Yogyakarta sebanyak empat kelas, SMAN 6 Kota Yogyakarta sebanyak dua kelas, dan SMAN 10 Kota Yogyakarta sebanyak dua kelas. Jumlah keseluruhan subjek uji coba sebanyak 169 siswa. Teknik dalam mengumpulkan data pada penelitian pengembangan ini adalah tes tertulis. Sedangkan instrumen pengumpulan datanya berupa soal uraian, pilihan ganda dan jawaban singkat. Instrumen yang terdiri dari 75 butir soal ini, diujicobakan sebanyak 46 butir soal. Instrumen yang diujicobakan dibagi menjadi tiga paket soal. Soal paket A sebanyak 15 butir, soal paket B sebanyak 16 butir, dan soal paket C sebanyak 15 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dibuat valid. Hal ini berdasarkan perhitungan yang menggunakan rumus Aiken, bahwa nilai V pada semua butir soal 0,3. Di samping itu, soal paket A dan paket B menghasilkan soal paket yang reliabel, dengan masing-masing nilai Cronbach\u27s Alpha sebesar 0,738 dan 0,658. Sedangkan soal paket C tidak reliabel yang ditunjukkan dengan nilai Cronbach\u27s Alpha sebesar 0,488. Hasil dari uji coba instrumen dapat disimpulkan bahwa kemampuan higher order thinking (HOT) matematika siswa kelas X kurang baik. Hal ini dapat diketahui dari nilai rata-rata hasil uji coba sebesar 26,38 dalam skala 100.
Kata Kunci: pengembangan instrumen, higher order thinking skills (HOTS), validitas, reliabilitas.
Developing an Instrument to Measure Higher Order Thinking Skills of Mathematics In Class X Senior High School
Abstract
This research aims to know an instrument to measure higher order thinking skills (HOTS) of mathematics of class X student which is valid and reliable, and to know the higher order thinking skills (HOTS) of mathematics of class X students seen from the trial test. This research was the development of instruments with steps: preparing test specifications, writing the items, reviewing the items, doing trial tests, analyzing the items, correcting the items, and arranging the items. The instruments trial was done in class X at three schools, that is SMAN 4 of Yogyakarta as many as four classes, SMAN 6 Yogyakarta as many as two classes, and SMAN 10 Yogyakarta as many as two classes. The total number of subjects tested was as many as 169 students. The technique in collecting data on this research is a test, while the data collection instruments in this research are essay, multiple choice and short-answer items. The instrument consists of 75 items, but only 46 items were tested. Instruments tested were divided into three packets. Packet test A totaling 15 items, packet test B totaling 16 items, and packet test C totaling 15 items. The research finding reveals that the instrument is valid. This is based on calculations of Aiken\u27s formula, that value of V for all items are less than 0.3. Besides it, packet test A and packet test B are reliable, with each value of Cronbach\u27s Alpha are 0.738 and 0.658. But for packet test C is not reliable, because the value of Cronbach\u27s Alpha is 0.488. The results of the test instrument can be concluded that the ability of higher order thinking (HOT) of mathematics of class X student is poor. It can be seen from the average value of the test results of 26.38 in the scale of 100. Keywords: instrument development, higher order thinking skills (HOTS), validity, reliability
Pengembangan materi bangun ruang sisi datar sebagai bagian dari persiapan calon guru sekolah dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar materi bangun ruang sisi datar sebagai bagian dari persiapan calon guru sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan pendidikan (educational research and development) sehingga yang diharapkan adalah adanya produk berupa modul berisi materi bangun ruang sisi datar yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk proses pembelajaran. Pengembangan produk dilakukan dengan cara menganalisis kebutuhan, mendesain pengembangan, memproduksi/ mengembangkan bahan ajar, melakukan evaluasi produk, dan melakukan uji coba produk akhir dalam skala kecil dan skala besar kemudian dilanjutkan dengan proses produksi dan disebarluaskan. Penilaian produk bahan ajar Bangun Ruang Sisi Datar menunjukkan hasil yang positif. Hasil penilaian ahli materi dan ahli pembelajaran hasil pengembangan termasuk dalam kategori sangat baik yaitu 4,8 dan 4,3. Sedangkan hasil uji coba dalam skala kecil menunjukkan bahwa frekuensi kelayakan produk untuk dikembangkan sebesar 4,71. Adapun rerata nilai pretest adalah 77,5 dan rerata nilai posttest adalah 85,83. Adapun untuk uji coba produk dalam skala besar menunjukkan bahwa sebanyak 47,72% berada dalam kategori cukup baik dan 25% berada dalam kategori baik dan 6,81% berada pada kategori sangat baik. Jadi pengembangan produk bahan ajar Bangun Ruang Sisi Datar perlu untuk diproduksi dan disebarluaskan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.
Kata Kunci: bahan ajar & bangun ruang
The Development of Three-Dimensional Geometry to Prepare for Prospective Elementary School Teacher
Abstract
This research aims to develop learning materials, three-dimensional geometry to prepare for prospective primary school teachers. This research is the educational research and development. so that the product is expected to be the module containing the material three-dimensional geometry which can be used as a guide to the learning process. Product development is carried out by means of analyzing needs, designing development, producing/developing learning materials, evaluate products, and perform a test run of the final products in small scale and large scale then continued with the production process and disseminated. Product assessment materials of three-dimensional geometry show positive results. The results of the expert assessment of the material and expert learning outcomes development included in the category of excellent 4.8 and 4.3. While the results of a test on a small scale show that the frequency of the feasibility of the product to be developed of 4.71. As for the average value of the pretest is 77.5 and average values for the posttest is 85.83. the value test products in large scale show that as much as 47.72% are in a category is enough and 25% are in the category of good and 6.81% are on an excellent category. Product development learning materials three-dimensional geometry need to be produced and disseminated to quality improvement and quality education.
Keywords: learning materials and Three-dimensional geometr
Keefektifan pembelajaran berdasarkan masalah pada bangun ruang sisi datar ditinjau dari penguasaan SK, motivasi, dan minat siswa SMP
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran berdasarkan masalah dan keefektifan pembelajaran berdasarkan masalah dibandingkan dengan pembelajaran langsung pada pembelajaran bangun ruang sisi datar ditinjau dari ketercapaian standar kompetensi, motivasi, dan minat belajar di SMP.Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Kertosono, kabupaten Nganjuk dan diambil secara acak dua kelas sebagai sampel yaitu kelas VIII-E dan VIII-H. Untuk menguji keefektifan pembelajaran, dianalisis menggunakan uji one sample t-test. Untuk menguji bahwa pembelajaran berdasarkan masalah lebih efektif dari pada pembelajaran langsung, dianalisis menggunakan MANOVA yang dilanjutkan dengan uji t-Benferroni dan untuk mendeskripsikan peningkatan dianalisis menggunakan uji score gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdasarkan masalah efektif dan pembelajaran berdasarkan masalah lebih efektif daripada pembelajaran langsung, serta rata-rata skor gain ternormalisasi pembelajaran berdasarkan masalah lebih tinggi daripada pembelajaran langsung ditinjau dari penguasaan standar kompetensi, motivasi, dan minat belajar siswa SMP.
Kata Kunci: keefektifan, pembelajaran berdasarkan masalah, ketercapaian standar kompetensi, motivasi belajar, minat belajar, bangun ruang sisi datar
The Effectiveness of the Problem-Based Learning on Plane Solid Figure in Terms of Mastery of Competency Standard, Learning Motivation and Learning Interest of Junior High School Students
Abstract
This study aims to describe the effectiveness of the problem-based learning approach and problem-based learning approach compared with direct instruction approach in a plane solid figure in terms of achievement of competency standard, learning motivation and learning interest of junior high school students. This study was a quasi-experimental study employing the pretest-posttest nonequivalent control group design. The research population comprised years VIII students in SMP Negeri 4 Kertosono, Nganjuk Regency and two classes, class VIII-E and VIII-H were randomly selected as the research sample. To test the effectiveness of the problem-based learning approach, the one sample t-test were used. Then, to test the more effectiveness of the problem-based learning approach than the direct instruction approach, the MANOVA was carried out and then continued by the t-Bonferroni test, and to describe increase the data were analyzed using the normalized gain score. The result of the study show that the problem-based learning approach effective and the problem-based learning approach is more effective than the direct instruction approach, and the means normalized score gain the problem-based learning approach is more than direct instruction approach in term of achievement of competency standard, learning motivation, and learning interest of elementary Scholl students.
Keywords: effectiveness, problem-based learning, achievement of competency standard, motivation learning, learning interest, plane solid figur