UNY Journal Collections (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
2796 research outputs found
Sort by
Hubungan prestasi belajar siswa kelas khusus olahraga dengan kecerdasan emosional
Kelas khusus olahraga adalah kelas yang dikuhuskan untuk mengembangkan prestasi olahraga tanpa mengesampingkan prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan pencapaian hasil dari pembelajaran yang telah dilalui. Namun sampai saat ini belum adanya hasil penelitian yang mengungkapkan mengenai faktor yang mendorong prestasi belajar siswa khususnya kelas olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa kelas khusus olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi. Sampel pada penelitian ini adalah 40 siswa kelas khusus olaharga di SMAN 1 Ciparay. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket serta dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini dihitung dengan bantuan microsoft excel 2007. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengarauh dan hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa kelas khusus olaharaga.
The relationship of learning achievement special students with emotional intelligence
Abstract
Special sports class classes are classes that are taught to develop sporting achievements without compromising learning achievement. Learning achievement is the result of learning that has been passed. Until now there has been no research results that reveal about the factors that drive learning achievement specially for sport class. The purpose of this study was to study whether there is a relationship between emotional intelligence on student achievement in sports class. This research is a quantitative research with descriptive research. The sample in this study was 40 students of special sports class at SMAN 1 Ciparay. The instrument used in this study was a questionnaire. Analysis of the data in this study was calculated with the help of Microsoft Excel 2007. The results of this study indicate that there is a significant influence and positive relationship between emotional intelligence on learning outcomes of students in special sports classes
Pengembangan instrumen penilaian afektif siswa kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Klaten
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen yang memenuhi syarat untuk mengukur afektif siswa kelas IV, dan mengetahui gambaran afektif siswa kelas IV tahun ajaran 2016/2017 di Kabupaten Klaten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Developmentdengan Model Thiagarajan. Instrumen penilaian afektif telah dinyatakan valid dan reliabel. Validitas isi diuji oleh ahli dan diperoleh indeks Aiken sebesar 0,85. Validitas konstruk dilakukan dengan analisis faktor eksploratori dan konfirmatori. Hasil analisis faktor eksploratori menunjukkan nilai KMO sebesar 0,726 sedangkan Bartlett\u27s Test sebesar Sig. 0,000. Hasil analisis faktor konfirmatori menunjukkan nilai Chi-Kuadrat sebesar 0,039; RMSEA= 0,012; GFI=0,93; SRMR=0,033; AGFI=0,90; CFI=1,00; RFI=1,00. Hasil reliabilitas menunjukkan bahwa koefisien Cronbach\u27s Alpha sebesar 0,653 sedangkan pada reliabilitas konstruk menunjukkan bahwa pada sikap disiplin koefisien CR=0,99 dan VE=0,99; sikap jujur CR=0,99 dan VE=0,99; sikap peduli CR=0,99 dan VE=0,99; sikap percaya diri CR=0,94 dan VE=0,95; sikap santun CR=0,99 dan VE=0,81; sikap tanggung jawab CR=0,99 dan VE=0,79. Gambaran afektif siswa adalah (a) berdasarkan tingkatan afektif Krathwohl, Bloom & Masia pada tingkatan karakterisasi sebesar 42,9%, mengorganisasi sebesar 50,9 %, menilai 6,2% sedangkan tahapan merepon dan menerima sebesar 0%, (b) berdasarkan acuan Kurikulum 2013 pada kategori baik sekali sebesar 62%, kategori baik 38% dan kategori cukup 1%, kategori butuh bimbingan sebesar 0%.
Kata kunci: penilaian afektif, sikap, tingkatan afektif Krathwohl, Bloom & Masia, analisis faktor eksploratori, analisis faktor konfirmatori
DEVELOPING AFFECTIVE ASSESMENT INSTRUMEN OF FOURTH GRADE STUDENT IN KLATEN REGENCY
Abstract
This study aimed to: produce qualified instrument to measure an affective of grade IV students and find out the affective picture of fourth grade students in academic year 2016/2017 Klaten. This study used Research and Development approach by using Thiagarajan Model. Affective assessment instruments were stated as valid and reliable. Content validity was judged by experts. The Aiken index of instruments is 0.85. Construct validity was measured by using both exploratory and confirmatory factor analysis. The results of exploratory factor analysis showed that the KMO value is 0.726 while the Bartlett\u27s Test is equal to Sig. 0,000. Confirmatory factor analysis showed that Chi-Square value is 0.039; RMSEA = 0.012; GFI = 0.93; SRMR = 0.033; AGFI = 0.90; CFI = 1.00; RFI = 1.00. Cronbach\u27s Alpha coefficient is 0.653 while the construct reliability showed the coefficient of discipline CR = 0.99 and VE = 0.99; honest attitude CR = 0.99 and VE = 0.99; attitude caring about CR = 0.99 and VE = 0.99; self-confidence CR = 0.94 and VE = 0.95; polite attitude CR = 0.99 and VE = 0.81; the attitude of responsibility CR = 0.99 and VE = 0.79. The description of students\u27 affective was (a) based on the affective level of Krathwohl, Bloom & Masia, level of characterization 42.9%, organizing 50.9%, assessing 6.2% while phoning and receiving 0%, (b) based on the 2013 Curriculum reference, it could be stated as excellent category 62%, favorable category 38% and fair category 1%, the category needs guidance at 0%.
Keywords: affective assessment, attitude, Krathwohl affective level, Bloom & Masia, exploratory factor analysis, confirmatory factor analysi
Estimasi kesalahan pengukuran standard setting dalam penilaian kompetensi matematika tingkat SMP di Kabupaten Sumbawa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang lebih akurat dalam mengestimasi kesalahan pengukuran standard setting pada metode Ebel, Bookmark, dan Contrasting group. Data penelitian ini merupakan dokumen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa berupa respon peserta Ujian Nasional Matematika Paket P0C5520 tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 352 siswa. Guru juga dilibatkan dalam penelitian sebagai panelis dalam Focus Group Discussion (FGD). Data yang terkumpul kemudian dianalisis melaui tiga tahap.. Tahap pertama yaitu persiapan, kegiatan pada tahap ini mencakup penyiapan data, penggolongan SMP, dan penentuan karakteristik butir. Tahap kedua yaitu FGD dilakukan dalam dua putaran. Tahap ketiga yaitu mengestimasi kesalahan pengukuran dengan menggunakan pendekatan Generalizability Theory dengan bantuan program eduG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Contrasting group memiliki estimasi kesalahan pengukuran paling kecil dibandingkan metode Ebel dan Bookmark, oleh karena itu, metode Contrasting grouplebih akurat dibandingkan dengan dua metode lainnya.
Kata kunci: cut score, standard setting, generalizability theory
MEASUREMENT ERROR ESTIMATION OF STANDARD SETTING IN MATHEMATICS COMPETENCY ASSESSMENT FOR JUNIOR HIGH SCHOOL IN SUMBAWA REGENCY
Abstract
This research aims to find the most accurate methods in estimating measurement error of standard setting among Ebel, Bookmark, and Contrasting group methods. The data used in this study were 352 students\u27 responses on Mathematics National Exam Package P0C5520 in the academic year of 2015/2016. The document was collected from the Department of Education and Culture in Sumbawa Regency. Teachers were also involved in this research as panelists in the Focus Group Discussion (FGD). The data collected were then analyzed through three stages. The first stage was preparation stage, including the activities of data preparation, school classification, and item characteristics analysis. The second stage was two-round FGD. The third stage was estimating the measurement error using Generalizability Theory approach assisted by eduG program. The research result shows that Contrasting Group method produces the smallest measurement error estimation compared to Ebel and Bookmark methods, therefore, Contrasting group method is considered as the most accurate method. Keywords: cut score, standard setting, generalizability theor
Impact of admission type on students\u27 achievement in economy and business school of Batusangkar State Institute of Islamic Studies
The study is aimed at finding the differences in students\u27 academic achievement based on the admission system type to IAIN Batusangkar and the size of the contribution of admission systems to students\u27 achievement. The study uses the quantitative research approach. The comparative multivariate technique is used for the data analysis. Subjects include 159 student candidates for the local-exam stream, 161 for the national-exam stream, and 123 for the achievement-based stream. Findings show that there is a significant difference in academic achievement between students admitted through the achievement stream and students admitted through the local and national-exam streams. There is no significant difference between the local-exam system and the national-exam system. The contribution of admission systems over academic achievement is 5.4%; specified: 5.2% for Semester I, 2.3% for Semester II, 3.8% for Semester III, 4.1% for Semester IV, and 4.4% for Semester V
Pengembangan media pembelajaran berbasis PowToon pada perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis PowToon pada perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Sriwijaya. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, angket, observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis data deskriptif kuantitatif. Selain data hasil studi pendahuluan, data angket yang berkaitan dengan validitas produk juga dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasilnya, Media pembelajaran berbasis PowToon ini valid sesuai pendapat dari para ahli, dan praktis dalam penerapannya dan berefek potensial dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi perkuliahan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
This research was aimed at developing instructional media based PowToon in Citizenship Education Course at Sriwijaya University. Data was collected through questionnaire, observation, and test. The collected data was analyzed quantitative description. The research reveals that instructional media based PowToon was valid according to both some experts, practicable, and has a potential effect to increase student understanding of course content
Peran karang taruna dalam mewujudkan tanggung jawab sosial pemuda sebagai gerakan warga negara
Generasi muda merupakan aset bangsa, namun banyak dari pemuda yang saat ini kurang memiliki rasa tanggung jawab sosial dalam dirinya. Selain melalui pendidikan, rasa tanggung jawab pemuda dapat diwujudkan melalui organisasi, salah satunya adalah Karang Taruna sebagai organisasi sosial berbasis kepemudaan yang memiliki peran penting dalam mewujudkan tanggung jawab sosial pemuda. Dalam konteks Pendidikan Kewarganegaraan, Karang Taruna dapat ditinjau sebagai gerakan warga negara yang termasuk kedalam domain sosial kultural yang menekankan pada konsep praksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran dari Karang Taruna Nagasari dalam mewujudkan tanggung jawab sosial pemuda di Desa Sindanglaya dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, studi literatur, dokumentasi dan pengamatan (observasi). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Karang Taruna Nagasari memiliki konsep pembentukan tanggung jawab sosial dengan memaksimalkan potensi wilayah, pemberdayaan pemuda dan masyarakat, mengedepankan konsep berdikari untuk melahirkan entrepreneur muda, membuat program produktif secara kontinu dengan memperhatikan aspek lingkungan serta permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat desa, khususnya mengenai kepemudaan, mengajak pemuda untuk peka terhadap lingkungan sosial, serta membantu sesama dengan tulus.
---------------------------------------------
The role of youth in realizing youth social responsibility as a citizen movement
The young generation is a national asset, but many of the youth currently lack a sense of social responsibility in themselves. In addition to education, the sense of responsibility of youth can be realized through organizations, one of which is Youth Organization as a youth-based social organization that has an important role in realizing youth social responsibility. In the context of Citizenship Education, Karang Taruna can be viewed as a citizen movement which is included in the cultural social domain which emphasizes the concept of praxis. This study aims to uncover the role of the Nagasari Youth Organization in realizing youth social responsibility in Sindanglaya Village using a qualitative approach. Data collection techniques used are interviews, literature studies, documentation, and observations. From the results of the study, it was found that the Nagasari Karang Taruna had the concept of forming social responsibility by maximizing the potential of the region, empowering youth and society, promoting a self-sufficient concept to create young entrepreneurs, making productive programs continuously by paying attention to environmental aspects and social problems faced by rural communities, especially regarding youth, invites youth to be sensitive to the social environment, and help others sincerely
Pengembangan Media Pembelajaran Kendali Fuzzy Logic Berbasis Arduino Nano Pada Mata Kuliah Praktik Sistem Kendali Cerdas
Dewasa ini berbagai aplikasi dalam bidang industri yang canggih banyak menggunakan kecerdasan buatan. Mata kuliah praktik Sistem Kendali Cerdas di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika & Informatika FT UNY memerlukan sebuah media pembelajaran yang terintegrasi antara hardware dan software agar kualitas pembelajaran sesuai dengan tuntutan dunia Industri. Hasil penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran kendali fuzzy logic yang teruji kinerja dan kelayakannya pada mata kuliah praktik Sistem Kendali Cerdas. Pendekatan penelitian menggunakan Research and Development dengan 9 tahapan prosedur pengembangan meliputi: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) ujicoba produk, (7) revisi produk, (8) ujicoba pemakaian, dan (9) revisi produk. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) media pembelajaran kendali fuzzy logic yang dirancang terdiri dari hardware berbasis Arduino Nano dilengkapi jobsheet dengan pemrograman menggunakan Arduino IDE dan library yang mudah untuk dipelajari, (2) Unjuk kerja media pembelajaran sudah berfungsi dengan stabil baik pada setiap bagian maupun secara keseluruhan, (3) Tingkat kelayakan media dan materi memperoleh nilai 86% dan 96%. Tingkat kelayakan pemakaian berdasarkan uji pemakaian kepada 15 mahasiswa diperoleh nilai 85% termasuk dalam kategori sangat layak. Hal ini berarti media pembelajaran ini sangat layak digunakan pada mata kuliah praktik Sistem Kendali Cerdas
ANALISIS FORENSIK DIGITAL PADA FROZEN SOLID STATE DRIVE DENGAN METODE NATIONAL INSTITUTE OF JUSTICE (NIJ)
Kejahatan komputer memiliki bukti digital dari tindak kejahatan dan perlu dilakukan analisa. Perkembangan teknologi komputer yang demikian pesat telah membawa perubahan pada bidang perangkat keras. Pada perangkat keras saat ini terdapat Solid State Drive (SSD) sebagai media penyimpanan utama komputer, karena teknologi SSD memiliki kecepatan akses data yang cepat. Penggunaan software pembeku drive pada komputer sering dilakukan oleh teknisi komputer, karena dapat menghemat biaya perawatan. Software tersebut digunakan untuk melindungi komputer dari perubahan yang tidak dikehendaki, sistem komputer yang tanam software tersebut menjadikan perubahan yang terjadi pada sistem komputer tidak disimpan pada media penyimpanan setelah komputer dimatikan. Ketika hal ini terjadi apa yang harus dilakukan oleh penyidik forensik digital. Penelitian ini membahas perbandingan terkait tool Forensik yang digunakan untuk proses eksaminasi dan analisa. Pengambilan salinan bukti digital dilakukan dengan metode forensik statik, sedangkan tahapan penelitian dan analisa mengadaptasi dan mengimplementasikan metode forensik dari National Institute of Justice (NIJ) untuk mendapatkan bukti digital. Software pembeku drive seperti Shadow Defender terbukti berpengaruh terhadap praktik eksaminasi forensik digital terhadap didapatkannya bukti-bukti digital, dengan kondisi tersebut prosentase keberhasilannya merestorasi file hanya 28,7% sehingga dapat menjadi hambatan dalam proses forensik digital
ANALISIS DAN DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIK TEKNIK DIGITAL SESUAI RPS
Mulai kurikulum 2014, Mata Kuliah Praktik Teknik Digital memiliki tambahan beberapa cakupan materi dari Mata Kuliah Praktik Teknik Digital II. Dampak dari hal tersebut adalah berkurangnya waktu pembelajaran untuk penguasaan suatu materi. Oleh karena itu, perlu ada strategi khusus untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya melalui pengembangan media pembelajaran. Tujuan makalah ini untuk menyajikan spesifikasi media pembelajaran pada Mata Kuliah Praktik Teknik Digital Prodi D3 Teknik Elektronika UNY hasil analisis dan desain. Analisis dilakukan secara mendalam terkait Audience, Objective, Task, dan Media Analysis. Analisis dan desain dilakukan dengan beberapa metode, yaitu: observasi, wawancara, angket dan dilanjutkan dengan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesifikasi media pembelajaran yang sesuai pada mata kuliah praktik teknik digital di D3 Teknik Elektronika UNY berupa: (1) trainer yang terdiri atas blok input, blok output, blok development dan blok power; (2) jobsheet yang memuat 12 macam praktik; dan (3) manual book memuat spesifikasi fisik, cara penggunaan dan cara pemeliharaan trainer. Spesifikasi media sebagai hasil analisis dan desain yang dilakukan secara mendalam dan komprehensif diharapkan akan menghasilkan media pembelajaran yang secara tepat mengatasi permasalahan dalam pembelajaran yang secara faktual terjadi, yaitu efektifitas pembelajaran dengan waktu yang terbatas
Rancang Bangun Alarm Deteksi Asap Rokok dan Kebisingan Pada Ruang Kelas Secara Otomatis Berbasis Mikrokontroler
Abstrak- Asap rokok dan kebisingan merupakan masalah yang sering terjadi di sekolah, sedangkan dalam penanganan masalah asap rokok dan kebisingan di sekolah belum maksimal karena belum terdapat alat yang mampu mendeteksi asap rokok sekaligus kebisingan yang diterapkan di sekolah. Pemantauan kondisi ruang kelas agar tetap kondusif perlu diadakan, maka dari itu dilakukan pengembangan alarm deteksi asap rokok dan kebisingan pada ruang kelas secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru dalam memonitoring kondisi di ruang kelas ketika ruang kelas sedang tidak ada guru. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), yang terdiri dari beberapa tahapan mulai yaitu dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, ambil data, analisis data, hasil dan pembahasan, simpulan serta selesai. Dalam penelitian dihasilkan alarm deteksi asap rokok dan kebisingan pada ruang kelas secara otomatis berbasis mikrokontroler yang terdiri dari Arduino Uno, sensor TGS 2600, sensor LM 358, Buzzer, LED, LCD dan Fan. Tahap pengujian meliputi uji coba kelayakan. Hasil analisis data dihasilkan persentase sebesar 82,63 dengan kategori valid. Hasil pengujian sensor asap rokok dan kebisingan sudah dikalibrasi sesuai kondisi sebenarnya. Alarm ini, bagian sensor asap rokok tidak dapat diimplementasikan di ruang kelas nyata, sedangkan bagian sensor kebisingan dapat diimplentasikan di ruang kelas nyata dengan menyetting tingkat kepekaan. Saran untuk peneliti selanjutnya, bagian sensor asap rokok dapat dikembangkan, mampu mendeteksi asap rokok pada ruang kelas nyata